Anda di halaman 1dari 10

Jenis jenis batu saluran kemih

Wahyu tri

Batu kalsium

Batu asam urat Batu struvit (magnesiumamonium fosfat)


Batu sistin

Batu Calsium -paling banyak 70-80% -bisa dalam bentuk murni atau campuran -contoh: batu kalsium oksalat, batu kalsium fosfat atau campuran dari kedua unsur tersebut. Mekanisme Terbentuknya batu tersebut diperkirakan terkait dengan kadar kalsium yang tinggi di dalam urine atau darah dan akibat dari dehidrasi. 1 Whewellite 2 Kombinasi kalsium dan (monohidrat) yaitu , batu magnesium menjadi berbentuk padat, warna weddllite (dehidrat) yaitu cokat/ hitam dengan batu berwarna kuning, konsentrasi asam oksalat mudah hancur daripada yang tinggi pada air whewellite kemih.

BATU CALSIUM OKSALAT

Whewellite (monohidrat)

weddllite (dehidrat)

Batu asam urat - Lebih kurang 5-10% -berusia > 60 tahun -dibentuk hanya oleh asam urat. -Ukuran bervariasi mulai dari ukuran kecil sampai ukuran besar sehingga membentuk staghorn (tanduk rusa). Mekanisme Kegemukan, peminum alkohol, dan diet tinggi protein dapat meningkatkan ekskresi asam urat sehingga pH air kemih menjadi rendah. Terapi tipe batu yang dapat dipecah dengan obat-obatan. Sebanyak 90% akan berhasil dengan terapi kemolisis.

Batu asam urat

Batu struvit (magnesium-amonium fosfat) - disebut juga batu infeksi - sekitar 15-20% pada penderita - lebih sering terjadi pada wanita daripada laki-laki - oleh karena Kuman pemecah urea : Proteus spp, Klebsiella, Serratia, Enterobakter, Pseudomonas, dan Staphiloccocus Mekanisme disebabkan oleh adanya infeksi saluran kemih. Kuman penyebab infeksi ini adalah golongan kuman pemecah urea atau urea splitter yang dapat menghasilkan enzim urease dan merubah urine menjadi bersuasana basa melalui hidrolisis urea menjadi amoniak . Infeksi saluran kemih terjadi karena tingginya konsentrasi ammonium dan pH air kemih >7. Terapi Pada batu struvit volume air kemih yang banyak sangat penting untuk membilas bakteri dan menurunkan supersaturasi dari fosfat.

Batu Sistin - terjadi pada saat kehamilan - frekuensi kejadian 1-2% - karena gangguan ginjal Mekanisme - Reabsorbsi asam amino, sistin, arginin, lysin dan ornithine berkurang, pembentukan batu terjadi saat bayi. Disebabkan faktor keturunan dan pH urine yang asam. Selain karena urine yang sangat jenuh, pembentukan batu dapat juga terjadi pada individu yang memiliki riwayat batu sebelumnya atau pada individu yang statis karena imobilitas. Terapi Perlu pengobatan seumur hidup, diet mungkin menyebabkan pembentukan batu, pengenceran air kemih yang rendah dan asupan protein hewani yang tinggi menaikkan ekskresi sistin dalam air kemih.

Batu sistin