Anda di halaman 1dari 7

Isolasi dan Identifikasi Piperin

Tumbuhan lada (piper nigrum L) termasuk tumbuhan semak atau perdu dan sering kali memanjat dengan akar-akar pelekat. Tumbuhan lada dikenal dengan dengan beberapa nama antara lain piper, lada, merica. Lada mengandung minyak atsiri, pinena, kariofilena, lionena, filandrena alkaloid piperina, kavisina, piperitina, piperidina, zat pahit dan minyak lemak.

Metode yang digunakan untuk mengisolasi piperin dari lada hitam adalah ekstraksi soxhlet yang merupakan pemisahan satu atau beberapa bahan dari suatu padatan dengan menggunakan bantuan pelarut. Pemisahan terjadi atas dasar kemampuan larut yang berbeda dari komponen-komponen. Dalam campuran/pemilihan jenis pelarut ini didasarkan atas beberapa faktor, yaitu selektivitas, kelarutan, kemampuan tidak saling campur, reaktivitas, titik didih, dan criteria lainnya

Piperis Nigri Fructus (Lada Hitam)


Kingdom Divisio Sub-diviso Class Ordo Famili : Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Dicotyledoneae : Piperales : Piperaceae

Genus
Species

: Piper
: Piper nigrum L.

Alat : Seperangkat alat soxhlet Beake glass Timbangan analitis Rotary vacuum evaporatory Gelas ukur Corong penyaring Bahan : Biji lada hitam Etanol 95% KOH

CARA KERJA Giling sebanyak 10 gram biji lada hitam hingga menjadi serbuk halus Ekstraksi dengan 150 metanol 95% dengan soxhlet selama 2 jam Saring filtrat dan uapkan pada rotary vacuum evaporator (600C) Ambil sebagian residu untuk dilakukan uji standarisasi ekstrak Ambil sisa residunya, kemudian tambahkan 10 ml larutan 10% kalium hidroksida dalam etanol Diamkan sebentar, kemudian pisahkan filtrat dari residu dengan cara dekantasi Simpan filtrat dalam lemari es selama semalam sampai didapatkan Kristal jarum berwarna kuning yang memiliki titik lebur 125-126oC Gunakan sistem kromatpgrafi lapis tipis dan pembanding untuk memastikan identitas dna memeriksa kemurniaan isolat yang diperoleh

TERIMA KASIH