Anda di halaman 1dari 18

ESOFAGITIS

Definisi
Suatu gangguan pada mukosa esofagus

berupa peradangan yang disebabkan


oleh berbagai akibat

Pembagian
Refluks esofagitis

Infeksi esofagitis
Bentuk lain

REFLUKS ESOFAGITIS =
Gastro Esofageal Reflux Disease (GERD)
Definisi
GERD adalah terjadinya inflamasi mukosa esofagus yang disebabkan oleh refluks cairan lambung atau duodenum yang mengandung

bahan asam, pepsin atau empedu

ESOFAGUS HERPES
Penyebab :
Virus herpes zoster Virus herpes simpleks Sering terjadi pada pasien dengan penyakit kronik atau dalam pengobatan obat imunosupresif

Gejala :
Distagi Odinofagi Sakit retrosternal

Pemeriksaan Fisik :
Lesi herpes di kulit / mukosa mulut

ESOFAGUS HERPES
Endoskopi :
Lesi berupa papulla, vesikel atau tukak < 5 mm Mukosa sekitar lesi hiperemis

Dasar tukak berisi eksudat putih kekuningan

Pengobatan :
Kausal Suportif : makanan cair / lunak Aktasida

ESOFAGITIS BAKTERI
Penyebab tersering lactobacillus dan beta hemolitik streptokokus Biasanya bersamaan pada infeksi virus dan jamur Sering terjadi pada pasien dengan penyakit kronis dan pasien dengan obat imunosupresif Pengobatan suportif dan antibirotik

ESOFAGITIS KANDIDA (MONILIASIS)


Penyebab infeksi jamur

Sering terjadi infeksi pada keadaan HIV, neoplasma, leukemia, DM, terapi antibiotik spektrum luas yang lama, tetapi imunosupresif dan SCF
Pengobatan
Nystatin 200.000 umr (obat kumur) Flusitosin 100 mg/kg/BB 3 x sehari selama 46 minggu

ESOFAGITIS BAHAN KIMIA


Tertelannya bahan kimia korosif ke esofagus Bahan korosif yang bersifat asam menimbulkan nekrosis jaringan yang memadat sehingga perluasan luka terbatas dan tidak terjadi perforasi

Bahan korosif yang bersifat alkali lebih merusak esofagus daripada lambung
Bahan alkali (detergen, NaoH murni) menimbulkan nekrosis jaringan yang cepat sampai mukosa dibawahnya. Pengobatan dengan antibiotik dan antasida

Etiologi dan Patogenesis


Terjadinya refluks karena lemahnya tonus Low Esofageal Tonus (LES) Refluks terjadi melalui 3 mekanisme :
1. Refluks spontan karena relaksasi yang tidak spontan
2. Aliran retrograd yang mendahului kembalinya tonus LES setelah menelan 3. Meningkatknya tekanan intra abdomen

Etiologi dan Patogenesis


Faktor - faktor yang melemahkan LES :
1. Hormonal :
Kolesistokimin Estrogen Glukagon Progesteron Somastatin Sekretin Dopamin Meperidin Teofilin Prostaglandin E1 dan E2

2. Obat obatan :
Antikolinergik Barbitorat Calcium channel blocker Diasepam

3. Diet
Coklat Cafein Efanol Lemak

Etiologi dan Patogenesis


Bahan refluks akan menyebabkan

esofagitis apabila :
1. Terjadinya kontak dalam waktu yang cukup

lama antara bahan refluks dengan mukosa


esofagus

2. Terjadinya penurunan faktor defensif epitel


esofagus

Etiologi dan Patogenesis


Faktor defensif epitel esofagus terdiri dari :
Membran sel Intracellular function Kemampuan sel esofagus dalam transportasi ion H dari Cl (intraselular), ion Na dan bikarbonat (ekstraselular)

Gejala klinik
Rasa terbakar belakang tulang dada (heart burn) Disfagia Atipical chest pain

Diagnosis
Anamnesis Esofagografi dengan barium Esofagoskopi Biopsi

Tabel. Klasifikasi Los Angeles

Derajat kerusakan
A B C D

Gambaran Endoskopi
Erosi kecil pada mukosa esofagus diameter < 5 mm Erosi pada mukosa > 5 mm tanpa saling berhubungan Lesi yang konfluen tetapi tidak mengelilingi seluruh lumen Lesi mukosa yang sirkumferensial

Terapi
1. Pengaturan Lifestyle
Meninggikan posisi kepala saat tidur
Menghindari makan sebelum tidur Berhenti merokok dan minum alkohol Kurangi makanan berlemak Kurangi berat badan

Hindari pakaian ketat


Kurangi makanan / minuman yang mengandung coklat, kopi, pepermint, the, soda

Terapi
2. Medikamentosa
Antasida Antagonis reseptor H2 Simetidin, ranitidin, famotidin, nizatidin Prokinetik
Metaklorpropamide Domperidon Cisapride

Penghambat pompa proton (PPI)


Omeprazole Cansoprazole Pantoprazole Rabeprazole Esomeprazole 2 x 20 mg 2 x 30 mg 2 x 40 mg 2 x 10 mg 2 x 40 mg

Terapi
2. Medikamentosa
Penghambat pompa proton (PPI)
Golongan PPI merupakan Drug of choice untuk pengobatan GERD Umumnya diberikan selama 6 8 mg (terapi inisial) dengan dosisi pemeliharaan selama 4 bulan atau on demand therapy

3. Terapi Endoskopi :
Energi radiofrekwensi Plikasi gastrik endoluminal Implantasi zat implan

4. Terapi bedah

Komplikasi
Striktur Perdarahan Esofagus barret (premaligna)