Anda di halaman 1dari 31

BATU URETER

Lissa 112010066

IDENTITAS PASIEN
Nama : Tn. DS Jenis kelamin : Laki-laki Usia : 27 tahun Suku bangsa : Batak Status : Belum menikah Agama : Kristen Pekerjaan : Wiraswasta Pendidikan : SMA Alamat : Desa Badung Tanjung Karang, RT 23, RW 01, Bandar Lampung

ANAMNESIS

Dari: Autoanamnesis Tanggal: 20 Agustus 2011 Jam : 10.00 WIB

KELUHAN UTAMA: NYERI PADA PINGGANG KIRI SEJAK 6 JAM SMRS

KELUHAN TAMBAHAN: KENCING BERWARNA MERAH DAN BERPASIR

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG


3 hari SMRS
Air kencingnya berwarna kuning keruh , pasir-pasir. Nyeri atau panas saat berkemih - darah dan busa pada air kencing - nyeri pada perut maupun pinggang demam -

1 hari SMRS

Air kencing menjadi merah. Masih terlihat pasir-pasir pada air kencing. Pasien mulai merasa nyeri pada pinggang kiri, namun masih bisa ditahan.

6 jam SMRS

Nyeri pada pinggang kiri, nyeri dirasakan seperti ditusuktusuk, nyeri hilang timbul, nyeri ini menjalar sampai ke perut kiri bawah. Karena nyeri ini pasien sampai tidak dapat bergerak. Pasien juga merasa mual dan muntah.

Riwayat keluarga :
Ibu pasien pernah sakit batu ginjal dan telah di operasi 6 bulan yang lalu.

Pola makan dan kebiasaan : Pasien tidak suka minum air putih. Pasien mengatakan sering minum kopi yaitu 5 gelas sehari. Pasien sudah sering minum kopi sejak 5 tahun terakhir.

Riwayat penyakit dahulu: Tidak ada

PEMERIKSAAN FISIK

Keadaan umum Kesadaran Tanda-tanda vital: Tekanan darah Nadi Pernafasan Suhu

: Tampak sakit sedang. : Compos mentis. = 120/70 mmHg = 80 x/min = 20 x/min = 37,1 0C

Kepala Mata Telinga Hidung Tenggorokan Gigi-Mulut Leher Paru Jantung Tungkai

Abdomen: Inspeksi : supel, rata, tidak ada bekas operasi dan bekas luka Perkusi : timpani di seluruh lapang abdomen Palpasi : tidak ada distensi abdomen, nyeri tekan pada kuadran kiri bawah Hati : batas paru hati normal, peranjakan hati + 2 jari Limpa : tidak teraba Ginjal : nyeri pada pinggang kiri, ballotement negatif, nyeri ketok costovertebra kiri + Auskultasi: bising usus 5x/menit

STATUS LOKALIS

Regio pinggang kiri: Inspeksi : warna kulit sawo matang, tidak ada tanda-tanda radang pada kulit, tidak ada sikatrik Palpasi : Nyeri tekan (+), ballotement negatif, nyeri ketok costovertebra kiri +

RINGKASAN

3 hari SMRS, pasien merasa air kencingnya berwarna kuning keruh dan disertai seperti pasir-pasir. 1 hari SMRS, air kencing pasien terlihat menjadi merah. Masih terlihat pasir-pasir pada air kencing. Pasien mulai merasa nyeri pada pinggang kiri, namun masih bisa ditahan. 6 jam SMRS, pasien terbangun dari tidurnya karena merasa nyeri pada pinggang kiri, nyeri dirasakan seperti ditusuktusuk, nyeri hilang timbul, nyeri ini menjalar sampai ke perut kiri bawah. Karena nyeri ini pasien sampai tidak dapat bergerak. Pasien juga merasa mual dan muntah. Muntah 3x, berisi makanan, sebanyak gelas aqua, tidak ada darah. Sebelumnya pasien tidak pernah merasakan nyeri pada pinggang kiri. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan pada regio pinggang kiri dan nyeri ketok CVA padapinggang kiri positif.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Complete Blood Count (18 Agustus 2011) Hb: 18,9 g/dl Ht: 50% Eritrosit: 6,17 juta/l Trombosit: 257.000/l Leukosit: 16.100/l

Ginjal-hipertensi Urea: 31,3 mg/dl BUN: 14,63 mg/dl Creatinin: 0.84 mg/dl

Foto polos abdomen tidak tampak kelainan pada foto polos abdomen

WD

Kolik renal ec batu ginjal

DD

Kolik renal ec batu ureter

ISK

PENATALAKSANAAN

Lakukan pemeriksaan urinalisa Lakukan pemeriksaanUSG abdomen Urinter kaps 400 mg 2x sehari Asam mefenamat tab 500 mg 3x sehari Lanzoprazole kaps 30 mg 2x sehari

FOLLW UP (19 AGUSTUS 2011)


S = Nyeri pada pinggang kiri +. Kencing berpasir + tidak berwarna merah. Mual dan muntah -. Nafsu makan baik. BAB lancar. O= TTV TD = 120/70 mmHg Suhu = 37oC RR = 18 x/menit Nadi = 72 x / menit Regio pinggang kiri: Inspeksi : warna kulit sawo matang, tanda radang -, sikatrikPalpasi : Nyeri tekan (+), ballotement negatif, nyeri ketok costovertebra kiri + Urinalisa (18 Agustus 2011) Warna: kuning keruh Darah 3+ Sedimen leukosit 4-6/LPB eritrosit 40-60/LPB calcium oksalat banyak/LPK

A= Batu ureter kiri dengan perbaikan klinis. P= Urinter kaps 400 mg 2x sehari Asam mefenamat tab 500 mg 3x sehari Lanzoprazole kaps 30 mg 2x sehari

FOLLW UP (19 AGUSTUS 2011)


S = Nyeri pada pinggang kiri +. Kencing berpasir + tidak berwarna merah. Mual dan muntah -. Nafsu makan baik. BAB lancar. O= TTV TD = 120/80 mmHg Suhu = 36,7oC RR = 16 x/menit Nadi = 80 x / menit Regio pinggang kiri: Inspeksi : warna kulit sawo matang, tanda radang -, sikatrikPalpasi : Nyeri tekan (+), ballotement negatif, nyeri ketok costovertebra kiri + Urinalisa (18 Agustus 2011) USG pada ureter distal kiri terdapat batu berukuran 8x3 mm, hampir ke vesika urinaria A= Batu ureter kiri dengan perbaikan klinis. P= Tamsulosin caps 0,2 mg 1 x sehari Furosemide tablet 40 mg 1x sehari Ciprofloksasin tablet 500 mg 3x sehari Ketoprofen tablet 50 mg (bila perlu)

TINJAUAN PUSTAKA

DEFINISI
Batu ureter umumnya terbentuk di dalam sistem kalik ginjal yg turun ke ureter. Batu sering terdapat pada 3 daerah pada ureter yaitu ureteropelvic junction (UPJ), dan muara ureter di vesika urinaria (ureterovesical junction)

ETIOLOGI

Batu kalsium Batu non kalsium

Hiperkalsiuria absorptif Hiperkalsiuria resorptif Hiperkalsiurik ginjal Hiperurikosurik kalsium Hiperoksalaurik kalsium

Struvite Asam urat Sistin Xantin Indinavir Silikat

PREDISPOSISI
Faktor intrinsik Faktor ekstrinsik

Herediter

Geografi

Umur

Iklim dan temperatur

Jenis kelamin

Asupan air

Diet

Pekerjaan

PATOFISIOLOGI

Teori inti

Teori matriks Teori inhibitor kristalisasi

GEJALA KLINIS
Hematuri Nyeri kolik

Perut kembung

Mual

Muntah

Nyeri alih

PEMERIKSAAN FISIK
Berkeringat Takikardi Gelisah

Nyeri tekan

Teraba ginjal Nyeri ketok CVA

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Urinalisa

Darah

KUB radiografi

USG

IVP

CT scan

DIAGNOSIS BANDING

Keganasan Kolesistitis

Adnekitis
Appendisitis

PENATALAKSANAAN Observasi + Farmakologis Simptomatis Dissolusi batu

Pemasangan stent ESWL Ureteroskopi Percutaneous nephrostolithotomy Open nephrostomy

KOMPLIKASI
Pionefrosis
Obstruksi Keganasan

Infeksi sekunder

Hidronefrosis Gagal ginjal

PENCEGAHAN
Kalsium Asam urat Asam urat
Potasium fosfat Thiazide Diet rendah purin Koreksi hidrasi Diet rendah purin Allupurinol

Sistin

Struvite

Sitrat

Potasium sitrat

Penisilamin + B6

Mengeluarkan batu Asam aseohiroksamida