Anda di halaman 1dari 19

Glass Ionomer Cement

Ellis E. Ramadian, drg Program Studi Pendidikan Dokter Gigi FK UNAND

Pendahuluan

Disebut juga sebagai glass polyalkenoate cement Merupakan derivat dari semen silikat dan semen polikarboksilat Berikatan secara kimia dengan enamel dan dentin selama pengerasan Proses ikatan melibatkan reaksi ionik dengan kalsium dan fosfat dari permukaan enamel dan dentin GIC melepaskan fluor efek anti karies

Powder
Silica (SiO2) Alumina (Al2O3) Calcium fluoride (CaF2) Ukuran partikel berbeda:

Bahan tambal : 50 m Lining dan luting : 20 m

Laju pelepasan ion dari kaca menentukan karakteristik setting, kelarutan dan pelepasan fluoride

Liquid

Larutan asam poliakrilat 40-50%


Asam itakonat, asam maleat, asam trikarboksilat Asam berguna untuk meningkatkan reaktivitas liquid, menurunkan viskositas dan menurunkan kecenderungan terjadinya gelasi

Sifat-sifat GIC
Compressive strength : 90 230 Mpa Flexural strength : 15-20 Mpa

Brittle compressive strength >>>, tetapi mengalami kegagalan dengan pemberian stress yang <<< pada tes dengan tensile / flexural

Tensile strength : 12 Mpa


Tensile bond strength terjadi kegagalan pada 5 Mpa di dalam semen zona konsentrasi stress

Koefisien ekspansi thermal


Perubahan ukuran bahan jika dikenai stimulus panas atau dingin Mempengaruhi ikatan dan kerapatan bahan dan gigi Sulit diukur karena adanya air dalam semen yang sudah tercampur

Daya tahan terhadap abrasi (-)


Perubahan bentuk anatomis Terjadi peningkatan kekasaran permukaan

Estetik cukup, tetapi tidak sebaik resin komposit Radiopasitas (-) susah untuk mendeteksi karies di bawah tambalan

Melekat baik pada enamel dan dentin


Molekul polyacid berikatan dengan kalsium di permukaan gigi Perlekatan lebih baik dengan enamel keterlibatan kalsium pada gigi

Lapisan luar apatit mengalami pelarutan dengan adanya asam pada liquid
Apatit larut, semen mengeras pH naik, terjadi presipitasi kalsium fosfat (dari asam) dan garam polyacid ke permukaan gigi

MANIPULASI

Dentin surface treatment


Perlekatan lebih baik pada permukaan yang bersih Dentin surface treatment

Aplikasi dentin condiitoner asam poliakrilat 10 15 % 30 detik Cuci dan keringkan

Membersihkan smear layer

P/W ratio: Liquid:


Carboxylic acid 1,3 : 3 atau 1.35 : 1 Air atau liquid dengan konsistensi aqueous 3,3 : 1 atau 3.4 : 1

Powder : porsi adukan dibagi 2


Bagian 1 dicampur lebih dahulu dengan liquid Lanjutkan dengan bagian 2 Gerakan pengadukan dilipat 30-60 detik

GIC kemasan kapsul


Pengadukan dilakukan di mesin Selama 10 detik

Setelah tercampur segera insersi Working time 2 menit pada suhu kamar

Bisa ditambah dengan mendinginkan glass slab hingga 30C 9 menit Mengurangi compressive strength

Finishing dan polishing


Maturasi bahan selama 1 24 jam Jika ada kelebihan bahan buang dengan steel bur yang dilapisi vaselin (tanpa semprotan air) Diberi bahan untuk melapis:

Cocoa butter Varnish Unfilled resin metakrilat

APLIKASI

Bahan restorasi
Restorasi klas III dan V Bahan tambal gigi desidui

Semen luting sementasi permanen Sementasi band orto Pit dan fissure sealant Liner dan base Core buildup

Aplikasi tergantung pada konsistensi semen viskositas rendah hingga sangat tinggi Tergantung P/L ratio dan ukuran partikel

Semen restorasi 50 m Semen luting 15-20 m

Reinforced GIC

Cermet
GIC yang diperkuat metal Fusi bubuk kaca dengan partikel perak

Campuran antara resin komposit dengan GIC

Resin modified glass ionomer cement (RM-GIC, Hybrid ionomer)


GIC 80% - resin komposit 20%

Compomer (polyacid-modified resin comsposites)


Resin komposit 80% - GIC 20%