Anda di halaman 1dari 11

Kemestian Tarbiyah

Kepada Pemilik Keagungan Khalifah Muslimin Paduka yang Mulia Hisyam III
Dari George II, raja Inggris, Ghalia, Swedia, dan Norwegia kepada khalifah kaum Muslimin di Andalusia, Paduka Yang Mulia Hisyam III. Kami telah mendengar tentang kemajuan yang dicapai oleh lembagalembaga ilmu pengetahuan dan industri di negeri paduka yang makmur. Besar harapan kami putera-putera kami bakal baik suri teladan paduka dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan di negeri kami yang dilingkungi kebodohan di seluruh penjurunya. Sebagai pimpinan rombongan ini, kami menunjuk puteri saudara perempuan kami Dubant. Harapan kami bisalah ia, dan teman-temannya, mendapatkan perhatian dan perlindungan dari paduka. Khususnya dari orang-orang yang akan mendidik mereka. Bersama puteri kami yang masih kecil, kami kirimkan cindera mata tidak berharga untuk paduka yang mulia. Tanda tangan: Dari Pelayanmu yang patuh George II

Hisyam III of Cordoba


Hisham III (Arabic: in full ) was the last Umayyad ruler in the Al-Andalus (Moorish Iberia) (1026-1031), and the last person to hold the title Caliph of Cordoba. Hisham III, the brother of Abd ar-Rahman IV, was chosen as Caliph after long negotiations between the governors of the border regions and the people of Cordoba. He could not enter Cordoba until 1029 as the city was occupied by the Berber armies of the Hammudids. Although he tried to consolidate the Caliphate, the raising of taxes (to pay for mosques amongst other things) led to heavy opposition from the Muslim clerics. After the murder of his Visir al-Hakam by a conspiracy of Cordoban Patricians, Hisham was imprisoned. He managed to escape, but died in exile in 1036 in Lerida. After the Caliphate fell with the overthrow of Hisham III in 1031 , the Caliphate's land holdings already much diminished from its height in power just 100 years past devolved into a number of militarily weak but culturally advanced taifas.

1924

632-634 M

634-644 M

644-656 M

656-661 M


661 750 M


750 1517 M 1517 1924 M

Bodoh terhadap Al-Quran (2:78)

Parsialisasi iman (2:85)

DUNIA ISLAM
Terpukau selain minhaj Allah (2:170-171)

Terjerembab kedalam penyakit umat terdahulu

Meremehkan Al-Quran (25:30)



back

Dua Syarat

Sifat Tarbiyah (1)

Sulit tapi Kokoh

Sifat Tarbiyah (2)

Panjang tapi Terjaga Keasliannya

Sifat Tarbiyah (3)

Lambat tapi Hasilnya Terjamin


Tapi bukan karena kerjanya lelet:
Siapa yang lamban kerjanya tidak akan dapat dipercepat karena nasabnya (HR Muslim)

Sasaran Tarbiyah: RABBANI

( kepribadian Islam) ( kepribadian dai) ( kepribadian sosial) ( negarawan)