Anda di halaman 1dari 29

Hidup dan

Kehidupan
By setia wirawan
Perlu direnungkan saat galau
dan saat senang
Introduction
- Hidup itu apa
- Untuk apa aku hidup
- Buat siapa aku hidup
- Harus bagaimana aku hidup
- Tanggungjawab hidup pada siapa
- Kenapa aku hidup
Hidup Itu Apa
 Hidup itu karunia
 Hidup itu pemberian
 Hidup itu berpikir
 Hidup itu kita
 Hidup itu tidak sendiri
 Hidup itu singkat
 Hidup itu sehat
 Hidup itu perjuangan
Untuk apa aku
hidup
 Menjalankan sunatullah
 Berbakti pada orang tua
 Berguna buat anak istri
 Berguna buat sesama
Untuk siapa aku
hidup

 Aku hidup untuk orang tua


 Istri dan anak-anakku
 Saudaraku
 Tetanggaku
 Temanku
 Dan orang lainnya
Harus Bagaimana
Aku Hidup
 Bertanggung jawab
 Tenggang rasa
 Saling Menghormati
 Saling Menghargai
 Tidak boleh menghina sesama
 Tidak boleh melecehkan sesama
 Jujur
 Komitmen
Tanggung jawab hidup
pada siapa
 Pada Pencipta
 Pada alam semesta
 Pada orang tua
 Pada Anak istri
 Pada sesama
Kenapa Aku
Hidup
 Karena harus hidup
 Karena tidak punya pilihan
 Karena dikehendaki sang pencipta
Hidup Akan Berguna
Bila, Kita….
 Pintar dan membagi kepintaran
buat berbakti pada orang tua, istri
dan anak dan sesama.
 Kaya dan bisa membantu orang
tua, anak-istri, saudara, tetangga
dan orang lain yang tidak mampu.
Bagaimana kalau tidak
pintar dan kaya ?

 Tetap bisa berguna, apabila hidup


ringan tangan, membantu orang
tua, istri dan anak dan sesama
dengan memberikan tenaga
 Menyenangkan orang lain,
membuat orang lain tertawa,
membuat orang tua bahagian dan
membuat sesama juga bahagia
Musuh hidup

adalah:
Sombong
 Pelit
Tukang mencela
 Iri, dengki dan lobak
 Tidak bersyukur
 Selalu kurang
 Melawan orang tua
 Khianat
 Selalu ingkar
 Tidak bersukur
 Tidak suka menolong
 Tidak bisa menghargai sesama
 Berbohong
 Dll
Pegangan Hidup
 Ada hidup ada kematian
 Semua manusia sama
 Tidak ada yang paling pintar
 Tidak ada yang bodoh
 Tidak ada yang paling kuat
 Tidak ada yang lemah
 Hidup adalah pilihan
 Pilihan hidup ditentukan oleh diri sendiri,
bukan oleh sang pencipta, orang tua
atau lingkungan
Rumus Hidup
 Mau kaya = bekerjalah dengan
keras
 Mau pintar = Rajinlah belajar
 Mau masuk surga = Rajinlah
beribadah, menghormati orang tua
dan bermanfaat buat sesama
Hidup tiada arti
bila…
 Tidak membahagiakan orang tua
 Tidak membanggakan orang tua
 Tidak menghormati orang tua
 Tidak membahagiakan istri dan
anak-anak
 Tidak membanggakan istri dan
anak-anak
 Tidak berguna buat sesama
Perlu Dihindari
Dalam Hidup
 Menyombongkan diri
 Menyombongkan Kekayaan
 Menyombongkan Kepintaran
 Meremehkan orang lain
 Merasa tidak bermanfaat
 Meratapi nasib (kemiskinan)
 Besar pasak daripada tiang
 Merasa mampu
 Merasa hebat
 Merasa pintar
Bagaimana supaya hidup
berguna

 Jadilah orang saleh


 Jadilah orang pintar
 Jadilah orang kaya
 Jadilah ketiganya
 Jadilah salah satunya
Hidup tidak
boleh….
 Ingkar pada sang pencipta
 Durhaka pada orang tua
 Tidak boleh bodoh
 Tidak boleh miskin
Bagaimana menyikapi
Hidup ?
 Hidup adalah perjuangan
 Berjuang adalah sebuah
keharusan
 Hidup adalah pasrah
 Hidup adalah iklas
 Hidup adalah berbagi dengan
sesama
 Hidup adalah indah
Perlu Diingat dalam
Hidup
 Hidup hanya sekali jadi gunakan dengan baik.
 Hidup adalah pilihan. Kita yang menentukan
pilihan dan kita yang menjalani pilihan tersebut
 Hidup harus punya tujuan
 Hidup itu singkat
 Hidup tidak bisa hidup kembali
 Hidup harus bermakna
 Hidup adalah realitas
 Hidup bukan mimpi tapi orang hidup harus
punya mimpi
Tidak boleh dilakukan
dalam hidup
 Tidak berusaha
 Tidak belajar
 Tidak mencoba
 Menyalahkan orang lain
 Menyalahkan keadaan
 Menyalahkan orang tua
 Menyalahkan sang pencipta
Penting untuk
hidup
 Selalu bersukur
 Optimis
 Bekerja keras
 Mengoptimalkan akal
 Belajar dari yang lebih tua
 Belajar dari orang pintar
 Belajar dari kehidupan
 Belajar dari alam semesta
Belajar Hidup dari
semesta
 Tidak pernah mengeluh: matahari, bulan, bintang dan
lainnya selalu menjalankan rutinitas sesuai dengan
ketentuannya, tak pernah mereka ingkar. Maka
terciptalah keseimbangan hidup, harmonisasi hidup
dimana semua cintaanya berjalan sesuai dengan yang
digariskan.
 Menyadari peran dan fungsinya: sketsa kehidupan di
hutan belantara memberikan contoh bahwa pada
dasarnya peran dan fungsi semua mahluk hidup yang
ada didunia telah digarisnya. Tidak ada satu
mahlukpun yang bisa berdiri sendiri tanpa kehadiran
yang lainnya. Bisa dibayangkan apabila semua hewan
atau binatang memiliki kesamaan, dari sisi makanan
saja misalnya tentu yang terjadi adanya
ketidakseimbangan kehidupan.
 Tunduk pada Sunatullah: Tidak ada mahluk dialam
semesta ini yang tidak tunduk pada ketentuan sang
pencipta. Kerusakan-kerusakan yang terjadi dimuka
bumi karena ulah manusia yang selalu ingkar pada
ketentuan sang khalik. Tidak ada salahnya kita
sesekali merenungi hidup dan belajar taat pada
sunatullah, niscaya kita bisa memandang hidup
dengan sederhana,simple dan tidak aneh-aneh.
 Tanggung Jawab: harimau, macan, gajah dan
binatang lainnya dalam kehidupan di hutan belantara
selalu menunjukkan pada umat manusia yang punya
akal untuk hidup harus selalu bertanggung jawab.
Meski tidak memiliki akal, namun mereka tahu bahwa
tanggung jawab didunia ini yang paling utama adalah
menjadi pelindung istri dan anak-anak. Tidak ada bayi
harimau, gajah dan binatang lainnya ditinggal begitu
saja setelah dilahirkan. Mereka dilindungi sampai
anak-anaknya mampu berdiri dengan kekuatannya.
 Hidup harus teratur, punya tujuan, direncanakan dan tidak
pernah berhenti untuk menjadi lebih baik, lebih berguna buat
sesama: Mencermati alam semesta yang semuanya serba
teratur, terarah dan tunduk pada ketentuannya. Matahari tidak
pernah lelah menyinari bumi, bulan tidak pernah absen mewarnai
indahnya malam. Ayam jantan tidak pernah lupa berkokok di pagi
hari, semuanya itu merupakan pembelajaran bahwa hidup akan
bermakna bila manusia tidak membiarkan hidupnya seperti
sebuah aliran sungai yang akan membawa apa saja yang ada
dipundaknya ke muara sungai yang berujung pada laut luas tak
bertepi.
 Selalu memberi tanpa pernah meminta (pamrih): Matahari
setiap hari memberikan energinya pada manusia untuk hidup.
Seekor ayam rela disembelih hanya untuk menjalankan tugasnya
menjadi bagian dari kesukaan ‘mulut’ manusia. Semua mahluk
hidup didunia ini memasrahkan dirinya pada manusia untuk
dimanfaatkan. Mereka tidak pernah meminta imbalan, meskipun
setiap hari ‘mengabdi pada’ mahluk lain, termasuk manusia.
Hidup akan indah,
bila?
 Selalu berpikir positif
 Menerima perbedaan sebagai warna dalam kehidupan
 Bisa menerima keadaan apapun juga dengan bijak. Kalau kaya
tidak sombong, bila miskin tidak kufur.
 Selalu berbuat baik setiap hari
 Selalu belajar menjadi lebih baik setiap hari
 Selalu mendengar kata-kata baik setiap hari
 Selalu melihat sesuatu yang baik setiap hari
 Selalu bisa merasakan kebaikan sang pencipta setiap hari
 Selalu bisa merasakan kebaikan sesama setiap hari
 Bisa berbagi setiap hari
 Selalu bercermin bila mengalami kesulitan hidup
 Selalu optimis
 Menempatkan kekayaan/harta pada tataran proses bukan tujuan.,
 Selalu bersahaja
Derajat Hidup
 Sejauhmana seseorang dengan
segala kelebihan dan
kekurangannya mampu dan bisa
selalu memberikan manfaat positif
bagi alam semesta dan sesama.
Hidup tidak ber-
derajat, bila…
 Orang kaya tidak membagi kekayaannya
buat kepentingan hidup orang yang
membutuhkan
 Orang Miskin yang selalu menyalahkan
keadaan
 Orang pintar yang selalu menggunakan
kepintaran untuk diri sendiri
 Hidup dijalani dengan keluhan, omelan dan
makian
 HIdup dijalani dengan keputusasaan
 Hidup diwarnai dengan dusta
Kesimpulan
 Hidup adalah pilihan. Pilihan hidup harus diisi dengan
keinginan selalu memberikan manfaat buat sesama,
terutama orang tua, anak istri, saudara.
 Untuk bisa bermanfaat, hidup harus belajar, karena
derajat hidup adalah sejauhmana hidup dimaknai
dengan dengan memberikan manfaat buat sesama.
Harta dan ilmu tidak akan ada artinya bila digunakan
untuk kepentingan diri sendiri.
 Bisa dilakukan? Maka Hidup Itu Sebenarnya Indah
TERIMA
KASIH

Anda mungkin juga menyukai