Anda di halaman 1dari 41

PENGERTIAN

MIKOLOGI : - ILMU YANG MEMPELAJARI MIKOSA (FUNGI= JAMUR= MISETES) BESERTA SEGALA SELUK BELUKNYA TAKSONOMI TERMASUK GOLONGAN TUMBUHAN YANG BERTALUS (THALLOPHYTA)

TAKSONOMI
TAKSONOMI ( ESSEVELD) MIKOSA MENJADI 2 KELOMPOK BESAR : 1. PSEUDOMYCETA - SCHIZOMYCETA (BAKTERI DAN ACTOMYCETA) - MYCOMYCETA (MIKOSA BERLENDIR DAN TAK PATOGEN) 2. EUMYCETA - PHYCOMYCETES - ASCOMYCETES - BASIDIOMYCETES - FUNGI IMPERFECTI (JAMUR TAK SEMPURNA)

MIKOSA YANG MERUGIKAN


MERUGIKAN INFEKSI MIKOSIS PADA MANUSIA : INFEKSI SUPERFICIAL PADA KULIT, RAMBUT, KUKU DAN BERSIFAT RESISTEN TERHADAP OBAT-OBATAN INFEKSI PROFUNDA MENGGANGGU ORGAN DALAM MANUSIA /HEWAN REAKSI PADA JARINGAN KHAS : - GRANULOMA MENAHUN DISERTAI NEKROSIS - PEMBENTUKAN ABSES

MIKOSA YANG MENGUNTUNGKAN


DAPAT MENGUBAH ZAT-ZAT ORGANIK YANG TIDAK DAPAT DIPERGUNAKAN OLEH HEWAN DAN MANUSIA MENJADI ZAT ANORGANIK DENGAN CARA FOTOSINTESA DAPAT DIBUAT OBAT-OBATAN (ANTIBIOTIK) : PENICILIN, STREPTOMYCIN DAPAT DIGUNAKAN DALAM INDUSTRI ZAT ORGANIK PEMBUATAN ASAM SUSU DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MEMBUAT MAKANAN TEMPE, ONCOM, ROTI, BIR

FAKTOR-FAKTOR PERTUMBUHAN
SUHU YANG TINGGI TANPA ADANYA S.M KELEMBABAN YANG TINGGI KADAR O2 YANG TINGGI BERMACAM-MACAM ZAT ORGANIK

MORFOLOGI MIKOSA
TERDIRI BENANG-BENANG/FILAMEN YANG DISEBUT HIFA TIDAK MEMILIKI AKAR, BATANG, DAUN DISEBUT THALUS FILUM THALLOPHYTA HIFA MEMILIKI DINDING YANG TERSUSUN SELULOSA YANG BAGIAN DALAM TERDIRI SITOPLASMA DAN INTI HIFA DALAM BENTUK ANYAMAN MISELIUM

MOERFOLOGI JAMUR

MISELIUM

BERDASAR MISELIUMNYA
JAMUR DIBEDAKAN : 1. MISELIUM VEGETATIF 2. MISELIUM UDARA 3. MISELIUM REPRODUKTIF

MISELIUM VEGETATIF
MISELIUM YANG MASUK DALAM SUBSTRAT/MEDIA UNTUK ABSORBSI MAKANAN YANG DIPERLUKAN UNTUK PERTUMBUHAN

MISELIUM UDARA
MISELIUM YANG BERADA DILUAR SUBSTRAT/MENONJOL DILUAR SUBSTRAT

MISELIUM REPRODUKTIF
MISELIUM UDARA, MENGHASILKAN SEL-SEL REPRODUKSI DISEBUT SPORA, KEMUDIAN TUMBUH MENJADI MIKOSA

IDENTIFIKASI JENIS MIKOSA


BERDASAR : 1. SIFAT KOLONI YANG MEMBENTUK 2. SIFAT MISELIUMNYA 3. SIFAT SPORANYA

SIFAT KOLONI
KOLONI RAGI KOLONI SEPERTI RAGI KOLONI BERFILAMEN

KOLONI RAGI
MAKROSKOPIS : - BASAH, KENTAL DAN TIDAK PUNYA MISELIUM MIKROSKOPIS : UNISELULER CARA REPRODUKSI : - ASEKSUAL PEMBENTUKAN TUNAS BLASTOSPORA - SEKSUAL PEMBENTUKAN ASKOSPORA (SPORA DALAM KANTUNG ASKUS)

KOLONI SEPERTI RAGI


MAKROSKOPIS : - BASAH, LEMBAK - UNISELULER PSEUDOMISELIUM TUNAS YANG DIBENTUK DARI SEL INDUK TETAPI TIDAK DILEPASKAN DAN TUMBUH MEMANJANG CARA REPRODUKSI : ASEKSUAL PEMBENTUKAN TUNAS

KOLONI BERFILAMEN
MAKROSKOPIS : BELUDRU, WOOL, KAPAS, KATUN MIKROSKOPIS : PENUH MISELIUM DENGAN BERMACAM WARNA REPRODUKSI : SEKSUAL DAN ASEKSUAL

SPORA SEKSUAL
DEFINISI : - SPORA YANG DIBENTUK KARENA PELEBURAN DUA INTI YANG BENTUK SERTA JENIS KELAMINNYA SAMA (HOMOLOG)/TIDAK SAMA (HETEROLOG)

SPORA SEKSUAL
1. 2. 3. 4. ASKUSPORA BASIDOSPORA ZYGOSPORA OOSPORA

ASKUSPORA
SPORA SEKSUAL YANG DIBENTUK SECARA ENDOGEN DI DALAM SUATU KANTONG ASKUS BERISI 2,4,8 SPORA CONTOH : GOL. ASKOMYCETES

ASKUSPORA

BASIDIOSPORA
SPORA SEKSUAL YANG DIBENTUK SECARA EKSOGEN DARI KANTUNG BASIDIUM BERJUMLAH 4 CONTOH : BASIDIOMYCETES

ZYGOSPORA
SPORA SEKSUAL YANG DIBENTUK DARI PELEBURAN DUA INTI YANG BENTUK DAN JENIS KELAMINNYA SAMA CONTOH ; GENUS MUCOR DAN RHIZOPUS

OOSPORA
SPORA SEKSUAL YANG DIBENTUK DARI PELEBURAN DUA INTI YANG BENTUK DAN JENIS KELAMINNYA BERBEDA CONTOH : GENUS ABSIDIA

SPORA ASEKSUAL
TALOSPORA DIBENTUK LANGSUNG OLEH HIFA 1. BLASTOSPORA 2. ARTHROSPORA 3. CHLAMYDOSPORA CANIDIOSPORA DIBENTUK DARI HIFA YANG KHAS KONIDIA SPORANGIOSPORA DIBENTUK DALAM KANTUNG (SPORANGIUM)

BLASTOSPORA
SPORA SEKSUAL YANG DIBENTUK SEBAGAI TUNAS DARI SEL INDUKNYA, KEMUDIAN DILEPASKAN CONTOH : CANDIDA ALBICANS SACCHAROMYCES BLASTOMYCES CRYTOCOCCUS NEOFORMANS

ARTHROSPORA
DIBENTUK KARENA PADA TEMPAT SEPTASI TERPUTUS, PADA BEKAS SEPTUM DINDINGNYA MENEBAL, KADANG MEMBENTUK BULATAN SEHINGGA BENTUKNYA ADA YANG PERSEGI DAN LONJONG CONTOH :GEOTRICHUM CANDIDUM, COCCIDIOIDES IMMITIS

CHLAMYDOSPORA
DIBENTUK OLEH KARENA HIFA PADA TEMPAT TERSEBUT MEMBESAR, MEMBUNDAR DAN DINDINGNYA MENEBAL LETAKNYA BISA TERMINAL, LATERAL, INTERKALAR CONTOH ; CANDIDA ALBICANS, BLASTOMYCES DERMATIDIS, HISTOPLASMA CAPSULATUM

CANIDIOSPORA
MAKROKONIDIA : - SENDIRI, BERSUSUN - SEPERTI JARI TANGAN MIKROKONIDIA : - KONIDIOLATERAL PENDEK - CLUSTERED CONIDIA BUAH ANGGUR - PEDUCULATED CONIDIA DIBENTUK PADA KONIDIOFORA DISEBUT PEDIKULUS

MASUKNYA JAMUR DALAM TUBUH


MELALUI :
1. LUKA KECIL/ABERASI PADA KULIT 2. MENGHISAP ELEMEN-ELEMEN JAMUR 3. KONTAK TETAPI TIDAK PERLU ADA LUKA

CARA MENEGAKKAN DIAGNOSA


GEJALA KLINIS PEMERIKSAAN LABORATORIUM - PEMERIKSAAN PREPARAT LANGSUNG - PEMBIAKAN - REAKSI IMUNOLOGIS - BIOPSI/HISTOPATOLOGI - PEMERIKSAAN DENGAN SINAR WOOD

PEMERIKSAAN LANGSUNG
TERUTAMA UNTUK MELIHAT ADA/TIDAK INFEKSI JAMUR SAMPEL YANG DIPERIKSA DIDAPAT DARI : 1. KULIT DAERAH PINGGIR AKTIF 2. RAMBUT TERPUTUS-PUTUS, TIDAK MENGKILAT LAGI 3. KUKU MASA DETRITUS DARI BAWAH KUKU YANG RUSAK

PEMERIKSAAN DENGAN MENGGUNAKAN LARUTAN


KOH 10-40% UNTUK MELARUTKAN KERATIN KULIT/KUKU KELOMPOK HIFA

PEMBIAKAN/KULTUR
MEDIA AGAR SABORAUD, SUHU KAMAR 2530C 1 MGG PERTUMBUHAN JAMUR (BENTUK, KOLONI, HIFA DAN SPORA)

REAKSI IMUNOLOGIS
ANTIGEN YANG DIBUAT DARI KOLONI JAMUR MENYUNTIKKAN SECARA INTRA CUTAN BILA REAKSI (+) ADA INFEKSI OLEH JAMUR

BIOPSI/HISTOPATOLOGI
KHUSUS PEMERIKSAAN MIKOSIS FROFUNDUS PEWARNAAN KHUSUS ; GRAM, PAS - DAPAT MEWARNAI ELEMEN JAMUR DALAM JARINGAN - MELIHAT REAKSI JARINGAN AKIBAT INFEKSI JAMUR

PEMERIKSAAN DENGAN SINAR WOOD


SINAR ULTRAVIOLET MELEWATI SARINGAN WOOD MERUBAH SINAR POLIKROMATIS MENJADI MONOKROMATIS SINAR DIARAHKAN KE KULIT/RAMBUT YANG TERINFEKSI JAMUR MEMBERIKAN WARNA KEHIJAUAN/FLUORESENSI FLUORRESENSI (+) PEMERIKSAAN SINAR WOOD (+)