Anda di halaman 1dari 18

DISENTRI BASILER

Muti Arizka Rani PM 092011101072 Pembimbing : dr. Sugeng Budi Raharjo Sp. PD

Pendahuluan
Disentri Basiler

Negara berkembang

Indones ia

Definisi

dys = gangguan Enteron = usus Peradangan pada usus besar yang ditandai nyeri perut, buang air besar cair terus menerus dan disertai lendir dan darah.

Epidemiologi
Seluruh dunia : 120 juta kasus Negara maju 0,5 2 episode/orang/ tahun Mayoritas di negara berkembang 1,1 juta orang diperkirakan meninggal/th, dmn 60% terjadi pada balita. 34 95 % resisen ampicilin, cotrimoxsazole, chlorampenicol,dan tetracycline. (WHO, 2009)

Etiologi

1.
2. 3. 4.

Shigella S. dysentriae S. bondii S. flexneri S. sonnei Kemampuan invasi 103 mikroorganisme Enterotoksin berupa endotoksin dan eksotoksin

Patogenesis

Patogenesis

Patogenesis
1. 2.

Shigella masuk ke sel M melalui endositosis menuju makrofag dan menginduksi apoptosis mengeluarkan IL -1 Bergerak ke kutub basilateral sel epitel usus dan masuk ke epitel tsb menginduksi terbentuknya IL-8 Pada sel epitel, shigella mempengaruhi polimerisasi aktin sehingga terjadi protrusi dinding sel epitel Shigella berpindah dari 1 sel epitel ke sel epitel lain Menginduksi masuknya monosit melalui celah antar sel masuknya bakteri lain ke dalam epitel. Terjadi mikroabses pada dinding usus besar, ulserasi, perdarahan, dan terbentuk pseudomembran.

3.

4.

5. 6.

7.

Manifestasi Klinis

Diare
Ingin berak terus-menerus perut mjd cekung Berlendir dg kemerahan (Red currant jelly)

Sakit perut dengan rasa kolik, tenesmus kuadran kiri

Suhu badan bervariasi subnormal - >39c


Cepat dehidrasi timbul rasa haus, kulit kering, ekstremitas dingin, turgor kulit << Vomit

Sakit kepala
Nadi cepat

Manifestasi klinis

Pemeriksaan penunjang

Pemeriksaan tinja Mikroskopis : leukosit PMN dan eritrosit Benzidin test Mikroskopis : fecal leukosit (petanda adanya kolitis), fecal blood. Enzim immunoassay :: deteksi toksin

Aglutinasi : (+) pd pengenceran 1/50


PCR Sigmoidoskopi/ kolonoskopi Tampak mukosa hemoragik, ulserasi, kadang etrtutup oleh eksudat

Shigella stool

Sigmoidoskopi pada disentri basiler

Penatalaksanaan

a) b) c) d)

Cairan dan elektrolit Diet Pengobatan spesifik antibiotika Cotrimoxsazole Ciprofloxacin Ampisilin As nalidiksat Simptomatis (antipiretik, antispasmodik)

Antibiotik Di Jakarta Utara, Indonesia, anak-anak usia 1-2


tahun memiliki insidensi tertinggi shigellosis (32/1000/tahun) dengan 34% - 95% isolat resisten ampicilin, cotrimoxazole, chloramphenicol dan tetracycline (WHO, 2009)

:: Ciproflocaxin 2x500mg/hr selama 3 hari ( Kontraindikasi pd bumil dan anak ) Asam nalidiksat 3x1gr/hr selama 5 hari

Komplikasi

Ekstraintestinal : bakteremia, arthritis, neuritis perifer Hemolytic Uremic syndrome

Pencegahan
Menjaga hygiene makanan Mencuci tangan sebelum makan
Menjaga kebersihan lingkungan

Terima Kasih