Anda di halaman 1dari 19

RETURN DAN RISIKO AKTIVA TUNGGAL

Presented by : Bimo Muhammad

Fitria Nurul Jannah

Return Investasi

Realized Return

Return
Expected Return

REALIZED RETURN
Pengukuran realized return:
1. 2. 3. 4. Total Return Relative Return Cumulative Return Adjusted Return

Rata-rata return:
1. Arithmetic Mean 2. Geometric Mean

1. Total Return
Return total merupakan return keseluruhan dari suatu investasi dalam suatu periode tertentu.
Return = Capital gain (loss) + Yield Return saham = Pt Pt-1 + Dt Pt-1

2. Relative Return
Untuk perhitungan rata-rata geometrik yang menggunakan perhitungan pengakaran, dibutuhkan return yang bernilai positif. Menggunakan relative return, yaitu dengan menambahkan nilai 1 terhadap nilai total return. Relative Return = Pt Pt-1 + D t + Pt-1 Pt-1
atau

Pt + D t Pt-1

3. Cumulative Return
Return total tidak mengukur total dari kemakmuran yang dimiliki. Untuk mengetahui total kemakmuran, dapat menggunakan cumulative wealth index. IKK mengukur akumulasi semua return.
IKK = KK 0(1+R1)(1+R 2).(1+R n) IKK = PHK . YK

4. Adjusted Return
Return nominal perlu disesuaikan dengan tingkat inflasi yang ada, disebut dengan inflation adjusted return.

Jika investasi dilakukan di luar negeri

Geometric Mean
GM digunakan untuk menghitung rata-rata yang memperhatikan tingkat pertumbuhan kumulatif dari waktu ke waktu. GM tepat digunakan untuk menghitung ratarata return dari surat berharga yang melibatkan beberapa periode waktu. RG = [(1+R1)(1+R 2).(1+R n)1/n - 1

Geometric Mean
GM banyak digunakan untuk menghitung indeks kemakmuran kumulatif.
IKKt = (1+RG) n.bv

EXPECTED RETURN
Expected return merupakan return yang digunakan untuk pengambilan keputusan investasi. Perhitungan expected return:
1. Berdasarkan nilai ekspektasian masa depan 2. Berdasarkan nilai-nilai return historis 3. Berdasarkan model return ekspektasian yang ada

1. Berdasarkan nilai ekspektasian masa depan


Return ekspektasian dapat dihitung dengan metode nilai ekspektasian, yaitu dengan mengalikan masing-masing hasil masa depan (outcome) dengan probabilitas kejadiannya dan menjumlah semua produk perkalian tersebut.
E(Ri)

2. Berdasarkan nilai-nilai return historis


Tiga metode untuk menghitung return ekspektasian dengan menggunakan data historis:
1. Mean Method
mengasumsikan bahwa return ekspektasi dapat dianggap sama dengan rata-rata nilai historisnya.

2. Trend Method
dapat digunakan jika pertumbuhan akan diperhitungkan.

3. Random Walk Method


beranggapan bahwa distribusi data return bersifat acak sehingga sulit digunakan untuk memprediksi, sehingga diperkirakan return terakhir akan terulang di masa depan.

3. Berdasarkan model return ekspektasian yang ada


Model yang tersedia yang populer dan banyak digunakan adalah Single Index Model dan model CAPM.

Risiko Investasi
Van Horne dan Wachowies, Jr (1992) mendefinisikan risiko sebagai variabilitas return terhadap return yang diharapkan.
Metode yang banyak digunakan untuk menghitung risiko yaitu standar deviasi. SDi = (E([Ri E(Ri)] 2)) 1/2

1. Risiko Berdasarkan Probabilitas


Variance merupakan kuadrat dari deviasi standar. Var(Ri) = SDi2= E([Ri E(Ri)]2)
Rumus varian dapat ditulis dalam bentuk probabilitas: Var(Ri) ([Rij E(Ri)]2.pj)

2. Risiko Berdasarkan Data Historis


Risiko yang diukur dengan deviasi standar yang menggunakan data historis dapat dinyatakan dengan rumus:
[Xi-E(Xi)] 2

Koefisien Variasi
Koefisien variasi dapat digunakan untuk mempertimbangkan faktor return ekspektasian dan risiko aktiva secara bersamaan.

Hubungan Antara Return Ekspektasian dengan Risiko


Return ekspektasian dan risiko memiliki hubungan yang positif, semakin besar risiko suatu sekuritas, maka semakin besar return yang diharapkan.

Hubungan Positif antara return eksperimen dengan resiko


Waran Saham Biasa Saham perusahaan Obligasi perusahaan
Obilgasi pemerintah

Obligasi pemerintah daerah


Deposito

RBR

SBI