Anda di halaman 1dari 10

Kharinta Darmawan 2012-11-085

PASIEN 1

Lab. Penyakit Mulut RSGM UPDM(B)

22 Thn

Dengan keluhan : terdapat permukaan berupa garis yang menonjol, tidak sakit pada pipi bagian dalam sebelah kiri dan kanan,pasien tidak menyadari mulai kapan

permukaan tersebut timbul, permukaan tersebut


tidak melebar dan tidak mengganggu.Pasien mengaku sering menghisap-hisap pipinya.

PEMERIKSAAN INTRA ORAL

Mukosa Pipi Kiri : garis putih, bergelombong, menonjol dengan panjang kurang lebih 3 cm
menghadap regio gigi 36-38 Mukosa pipi kanan : garis putih, bergelombang, menonjol dengan panjang kurang lebih 1 cm menghadap regio 46-48

Diagnosa : Cheek Biting


Perawatan : Pasien diminta menghilangkan kebiasaan buruknya, menghisap-hisap pipi Prognosis : Baik

CHEEK BITING
suatu lesi sebagai akibat kebiasaan menghisap pipi akibat maloklusi, kebiasaan oral atau kurangnya koordinasi dalam pengunyahan sehingga menyebabkan trauma

Gambaran klinis :
Etiologi : faktor psikogenik (stress, cemas, kelainan neuromuskular) abrasi epitelium superfisial yang meninggalkan fragmen keputihan

dengan latar belakang kemerahan di


dekat garis oklusi

Perawatan : menghilangkan faktor penyebab iritasi kronis, kadang penggunaan acrylic guard dapat diaplikasikan

DIAGNOSA BANDING CHEEK BITING


Cheek Biting Linea Alba Thrush

Gambar

Definisi

Lesi putih sebagai akibat kebiasaan menghisap pipi yang tidak disadari sehingga menyebabkan trauma

Garis horizontal pada mukosa bukal, sejajar bidang oklusal

Lesi putih non keratotik yang terjadi akibat serbuan agen endogenous mulut yang infeksius pada lapisan superfisial dari mukosa mulut

Etiologi Gambaran Klinis Perawatan

Faktor psikogenik, kelainan neuromuskular


Fragmen keputihan dengan latar belakang kemerahan Menghilangkan faktor penyebab iritasi kronis, acrylic guard

Aktivitas motorik dan faktor psikis


Garis putih horizontal, lebih tebal dari sekelilingnya, dan biasanya bilateral Menghentikan kebiasaan, terapi psikologis, occlusal night guard

Kandida Seperti plak atau flek putih yang bisa dikerok Biopsi, obat anti jamur (larutan nystatin oral atau pastilles, tablet mikonazol)

PASIEN 2

Lab. Penyakit Mulut RSGM UPDM(B)

33 Thn

Dengan keluhan : terdapat benjolan lunak, tidak sakit pada permukaan pipi bagian dalam sebelah kiri. Pasien tidak menyadari mulai kapan benjolan tersebut

timbul, benjolan tersebut tidak membesar


namun mengganggu saat makan karena sering tergigit secara tidak sengaja.

PEMERIKSAAN INTRA ORAL

Mukosa pipi kiri : terdapat benjolan sesil, lunak dengan diameter kurang lebih 1 cm, berwarna merah tua. Setempat permukaan berwarna putih dan terletak menghadap gigi 25 Diagnosa : iritasi fibroma oleh karena gigi 25 Perawatan :
Rujuk ke bagian prostodonsia guna dilakukan grinding pada permukaan bukal gigi 25 yang tajam Eksisi

IRITASI FIBROMA
Neoplasma jinak akibat iritasi yang menerus sehingga mengakibatkan hiperplasia atau proliferasi yang reaktif pada jaringan ikat

Gambaran klinis :
Etiologi : Iritasi Kronis Perawatan : menghilangkan sumber iritasinya, eksisi bedah Massa semi menonjol, kuat, berbatas jelas, tak bertangkai atau bertangkai, berwarna merah muda, tertutup oleh mukosa yang tampaknya normal atau kadang-kadang tertutup oleh mukosa yang berwarna keputih-putihan akibat hiperkeratosis dan

umumnya terletak pada mukosa bukal


disekitar garis oklusal, bibir dan lidah

DIAGNOSA BANDING IRITASI FIBROMA


Iritasi Fiboma Lipoma Neurofibroma Soliter Gambar

Definisi

Neoplasma jinak akibat iritasi yang menerus Massa semi menonjol, batas jelas, kuat, tak bertangkai atau bertangkai, berwarna merah muda kadang tertutup oleh mukosa yang berwarna keputihan, terletak pada bukal di sekitar garis oklusal Menghilangkan sumber iritasinya, eksisi bedah

Tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak Massa sub mukosa, berbatas jelas, lunak, berbentuk bulat / lonjong, kekuning-kuningan, permukaannya licin dan kadang terdapat pseudofluktuasi Eksisi

Neoplasma jinak yang mengandung campuran selsel schwann neoplastik dan akson-akson yang tersebar Massa semi menonjol, berbatas difus, kenyal, bertangkai, variasi warna mulai dari pucat hingga kekuningan, konsistensi kistik, ukuran besar hingga menimbulkan deformasi Eksisi

Gambaran Klinis

Perawatan