Anda di halaman 1dari 20

JARING INSANG (Gillnet)

Pengertian : Jaring Insang ( Gillnet ) adalah suatu jenis alat penangkap ikan dari bahan jaring yang bentuknya empat persegi panjang dimana mata jaring dari bagian jaring utama ukurannya sama. Jumlah mata jaring ke arah panjang h!ri"!ntal ( #esh $ength #$ ) jauh lebih banyak dari pada jumlah mata jaring ke arah %ertikal atau ke arah dalam ( #esh &epth #& ). Pada bagian atasnya dilengkapi dengan beberapa pelampung ( 'l!ats ) dan dibagian ba(ahnya dilengkapi dengan beberapa pemberat ( sinkers )) sehingga dengan adanya dua gaya yang berla(anan memungkinkan jaring insang dapat dipasang di daerah penangkapan dalam keadaan tegak. Jenis jaring insang di Ind!nesia: Jaring insang satu lembar (single gillnet) Jaring insang dua lembar (d!uble gillnet atau semi trammel net) Jaring insang tiga lembar (trammel net). Penamaan dari ketiga jaring ini bisa berbeda menurut daerah atau penamaannya menurut daerah atau penamaannya disesuaikan dengan nama ikan yang akan dijadikan target tangkapan.

#et!de peng!perasian dar jaring insang pada umumnya dilakukan se*ara pasi') tetapi ada juga yang di!perasikan se*ara semi akti' atau di!perasikan se*ara akti'. +ntuk jenis jaring yang di!perasikan se*ara pasi' umumnya dilakukan pada malam hari) baik itu di!perasikan dengan alat bantu *ahaya atau tanpa alat bantu *ahaya dengan *ara dipasang di perairan daerah penangkapan yang diperkirakan akan dile(ati !leh ikan atau he(an air lainnya) kemudian dibiarkan untuk beberapa lama supaya ikan mau memasuki mata jaring. $amanya pemasangan jaring insang di daerah penangkapan disesuaikan dengan jenis ikan yang akan dijadikan target tangkapan atau menurut kebiasaan nelayan yang meng!perasikannya. +ntuk jaring insang yang di!perasikan se*ara semi akti' atau yang di!perasikan se*ara akti') pemasangan jaring di daerah penangkapan umumnya dilakukan pada siang hari yaitu dengan mengakti'kan jaring supaya ikan tertangkap atau dengan kata lain tidak menunggu supaya ikan memasuki mata jaring.

+ntuk jenis jaring insang yang k!nstruksinya hanya terdiri dari satu lembar) ikan yang memasuki mata jaring biasanya hanya ikan yang mempunyai ukuran keliling belakang penutup insang (operculum girth) lebih ke*il dari keliling mata jaring dan keliling tinggi maksimum (maksimum body girth) dari ikan lebih besar dari keliling mata jaring (mesh size). ,ara tertangkapnya ikan pada mata jaring biasanya terjerat pada bagian belakang penutup insang (operculum) atau terjerat di antara !per*ulum dan bagian tinggi maksimum (maximum body) ikan. +ntuk jenis jaring insang yang k!nstruksinya terdiri dari dua lembar dan tiga lembar) ikan yang memasuki mata jaring biasanya selain ikan yang mempunyai ukuran keliling bagian belakang penutup insang lebih ke*il dan keliling tinggi maksimum lebih besar darui keliling mata jaring bagian dalam (inner net). ,ara tertangkapnya ikan pada kedua jenis jaring ini) selain terjerat pada bagian belakang !per*ulum atau terjerat di antara !per*ulum dan bagian tinggi maksimum pada mata jaring bagian dalam) juga tertangkap se*ara terpuntal) maka ikan yang tertangkap dapat dengan terjerat atau juga terpuntal pada jaring. -arget tertangkapnya ikan sebagai berikut : a. -arger tertangkapnya ikan !leh jaring satu lembar : . Ikan.ikan yang mempunyai bentuk streamline) seperti bentuk ikan ,akalang (Katsuwonus pelamis)) /embung (Rasreliger spp)) Sarden (Sardinella spp) dan Ikan Salem (Onchorhynchus spp) .

Ikan.ikan yang mempunyai si'at berger!mb!l) baik itu berger!mb!l se*ara agregation) school atau berger!mb!l se*ara food. . 0esar indi%idu dari ger!mb!lan ikan hampir merata) . #empunyai ke*epatan kekuatan untuk menusuk mata jaring dan . Jenis ikan yang mempunyai m!del berenang (mode of swimming) seperti m!del berenang subcarangiform) carangiform, thunniform dan yang menyerupainya. b. -arget tertangkapnya ikan dengan jaring insang dua lembar dan tiga lembar : . Ikan.ikan yang menjadi target tertangkapnya jaring satu lembar) . Ikan.ikan yang tidak mempunyai bentuk sreamline) seperti bentuk beberapa jenis ijkan dasar) ikan lindung) kepiting) udang dan jenis lainnya) . Ikan yang mempunyai si'at s!liter) . Ikan yang mempunyai ukuran besar) seperti layaran) hiu) tuna dan jenis lainnya) . 0esar indi%idu dan ger!mb!lan ikan tidak merata dan . -idak mempunyai ke*epatan kekuatan untuk memasuki dan menusuk mata jaring seperti jenis ikan yang mempunyai m!del berenang (mode of swimming) seperti m!del berenang angiulsform, balistiform, gymnotiform dan rajiform dan yang menyerupainya.

/$ASI1I/ASI JARING INSANG


2.

/lasi'ikasi berdasarkan /!nstruksi ( 3 klasi'ikasi ) : a. 0erdasarkan jumlah lembar jaring utama : 2) Jaring insang satu lembar ( single gillnet ) 3) Jaring insang dua lembar ( double gillnet atau semi trammel net ) dan 4) Jaring insang tiga lembar ( trammel net )

2) Jaring insang satu lembar ( single gillnet ) Jaring utamanya terdiri dari hanya satu lembar jaring -inggi jaring ke arah dalam ( mesh depth ) dan ke arah panjang ( mesh length ) disesuaikan dengan : target tangkapan) daerah penangkapan dan met!de peng!perasian. Peng!perasian jaring insang ini ada yang di permukaan) di tengah ( k!l!m ) perairan atau di dasar perairan dengan *ara diset menetap atau dihanyutkan. 3) Jaring insang dua lembar ( double gillnet atau semi trammel net ) Jaring utamanya terdiridari dua lembar jaring. &i Ind!nesia disebut jaring lapis dua ( jaring lapdu ) untuk menangkap udang. &i luar negeri dipakai untuk penelitian ( tidak untuk k!mersial ). &i!perasikan di dasar air se*ara akti' atau pasi'.

4) Jaring insang tiga lembar ( trammel net ) Jaring utamanya terdiri dari tiga lembar 5 dua lembar jaring bagian luar ( !uter net ) dan satu lembar jaring bagian dalam ( inner net ). #ata jaring bagian luar umumnya lebih besar dari pada mata jaring bagian dalam. Perbandingannya antara 6 7 8 kali dari mata jaring bagian dalam. -inggi jaring bagian dalam berkisar antara kali tinggi jaring bagian luar. 2)2 7 2)9

Peng!perasian jaring ini ada yang di permukaan) di k!l!m dan di dasar perairan dengan *ara diset menetap atau dihanyutkan. 0erdasarkan jumlah lembar jaring utama) masing.masing jaring insang mempunyai keuntungan dan kelemahan sbb: Jaring insang satu lembar dibanding 3 lbr dan 4 lbr
Keuntungan 0iaya bhn lbh murah - Pembuatan dan perbaikan jaring lbh mudah - #elepaskan hsl tangkapan tdk lama - /ualitas hsl tangkapan lbh bagus - $ebih selekti' thd ukuran dan jenis ikan
-

Kelemahan Jml hsl tangkapan lbh sedikit dan tdk ber%ariasi - -dk bisa menangkap ikan yg hanya ditangkap !lh jrg insang 3 lbr atau jrg insang 4 lbr - Selang kls panj. Ikan dari satu jenis ikan yg tertangkap tdk ber%ariasi

/euntungan dan /elemahan jaring insang dua lembar dengan jaring insang satu lembar :
Keuntungan Jmlh hsl tangkapan bisa lbh banyak dan ber%ariasi) - Selang kls panjang ikan yg tertangkap bisa ber%ariasi
-

Kelemahan 0iaya bhn lbh besar - Pembuatan dan perbaikan jaring lebih rumit - :aktu utk melepaskan ikan hsl tangkapan dari jaring lebih lama - /ualitas hsl tangkapan kurang bagus - -dk selekti' thd ukuran dan jenis ikan

/euntungan dan /elemahan jaring insang tiga lembar dengan jaring insang satu lembar :
Keuntungan Jmlh hsl tangkapan bisa lbh banyak dan ber%ariasi) - 0isa menangkap ikan atau habitat lainnya yg tdk bisa ditangkap !lh jrg insang satu lbr dan dua lbr) - Selang kls panjang ikan jenis habitat perairan yg tertangkap bisa ber%ariasi - ,!*!k utk pengambilan *!nt!h ( sampling ) ikan atau habitat lain dari satu perairan.
-0iaya

Kelemahan bhn lbh besar - Pembuatan dan perbaikan jaring lebih rumit - :aktu utk melepaskan ikan hsl tangkapan dari jaring lebih lama - /ualitas hsl tangkapan kurang bagus - -dk selekti' thd ukuran dan jenis ikan

/lasi'ikasi jaring insang berdasarkan jumlah lembar jaring utama

/lasi'ikasi 0erdasarkan #et!de Peng!perasian


2. 3. 4. ;. 6.

Jaring insang tetap ( fixed gillnet atau set gillnet ) Jaring insang hanyut ( drift gillnet ) Jaring insang lingkar ( encircling gillnet ) Jaring insang giring ( frightening gillnet atau drive gillnet ) Jaring insang sapu ( rowed gillnet )

Gambar sbb. : 8. Jaring insang tetap ( fixed gillnet atau set gillnet )

3. Jaring insang hanyut ( drift gillnet )


Gambar :

4. Jaring insang lingkar ( encircling gillnet )


Gambar :

;. Jaring insang giring (frightening gillnet atau drive gillnet)

6. Jaring insang sapu ( rowed gillnet )


Gambar :

0AGIAN.0AGIAN JARING INSANG


0agian.bagian dari jaring insang baik itu jaring insang satu lembar) dua lembar maupun tiga lembar terdiri dari :
2. 3. 4. ;. 6. 8. <. =.

Pelampung ( float ) -ali Pelampung ( float line ) -ali Ris Atas dan 0a(ah (head and ground rope) -ali penggantung badan jaring bagian atas dan ba(ah ( upper and under bolch line ) Srampad Atas dan 0a(ah ( upper and under selvedge ) 0adan jaring atau jaring utama ( main net ) -ali Pemberat ( sinker line ) Pemberat ( sinker )

2. Pelampung ( float ) -erbuat dari bahan yang mempunyai daya apung dengan bentuk beraneka ragam. Nelayan jaring insang yang masih belum maju) ukuran) bentuk bahan dan daya apung dalam satu tingting (pie*e) berbeda.beda meskipun target tangkapannya sama.

3. -ali Pelampung ( float line ) Adalah tali untuk memasang pelampung) terbuat dari bahan sintetis seperti hai"ek) %inyl!n) p!ly%inyl *hl!ride) saran atau bahan lain yang bisa dipakai untuk tali pelampung. Arah pintalan tali pelampung dengan arah pintalan tali ris atas umumnya berla(anan ( pintal kanan atau S dan pintal kiri atau > ) 4. -ali Ris Atas dan 0a(ah (head and ground rope) -ali ris atas 'ungsinya untuk menggantungkan badan jaring yang dipasang diba(ah tali pelampung. -ali ris ba(ah untuk menggantungkan badan jaring dibagian ba(ah yang dipasang di atas tali pemberat. Panjang masing.masing tali ris ditambah sekitar 4? 7 6? *m) untuk menyambung antara pie*e yang satu dengan pie*e yang lainnya. ;. -ali penggantung badan jaring bagian atas dan ba(ah ( upper and under bolch line ) +ntuk mnggantungkan badan jaring pada tali ris. 6. Srampad Atas dan 0a(ah (upper and under selvedge ) Adalah susunan mata jaring yang ditambahkan pada badan jaring utama. -ujuannya adalah sebagai penguat badan jaring untuk mempermudah peng!perasian jaring. 0ahan serampad atas dan ba(ah sama dengan bahan badan jaring utama) n!m!r benangnya biasanya 3.4 kali lebih besar dari n!m!r benang jaring utama.

8. 0adan jaring atau jaring utama ( main net ) 0adan jaring utama pada jaring satu lembar terdiri satu lembar. 0adan jaring utama pada jaring dua lembar terdiri dari dua lembar jaring yang ukuran mata jaring dan tinggi mata jaring berbeda satu sama lain. Jenis jaring insang tiga lembar) terdiri dari satu lembar jaring bagian dalam dan dua lembar jaring bagian luar. 0esar mata jaring bagian luar berkisar sekitar 6 7 8 kali besar mata jaring bagian dalam. 0ahan jaringnya umumnya dari bahan amilan) nyl!n) tengus atau bahan sintetis lainnya. <. -ali Pemberat ( sinker line ) &ipakai untuk memasang pemberat yang bahanya dari tali sintetis. Arah pintalan tali pemberat dengan arah pintalan tali ris ba(ah. =. Pemberat ( sinker ) -erbuat dari bahan yang mempunyai daya tenggelam dengan bentuk yang beraneka ragam.

Gambar.gambar gillnet :

S@ARA-.S@ARA- @ANG AAR+S &IPBN+AI C$BA GI$$NB2. /ekuatan

dari benang (rigidity of twine) 3. /etegangan Rentangan -ubuh Jaring 4. -ingkat Pengkerutan (shortening shringkage) ;. -inggi jaring 6. +kuran mata jaring (mesh size) dan 0esar Ikan 8. :arna Jaring.

<. /ekuatan

dari benang (rigidity of twine) Seharusnya Dlembut tidak kakuE -erutama untuk menangkap ikan dengan *ara entangled. 0ahan yang digunakan biasanya5 *!tt!n) hennep) linen) amylan) nyl!n) k!rem!na dll. @ang mempunyai 'ibres yang lembut. ,aranya dengan memperke*il diameter benang atau jumlah pintalan dikurangi.

3. /etegangan Rentangan -ubuh Jaring /etegangan rentangan) akan mengakibatkan terjadinya tensi!n baik pada 'l!at line maupun pada tubuh jaring) maka akan ada pengaruh terhadap jumlah hasil tangkapan (*at*h). Jika jaring direntangkan terlalu tegang) maka ikan sukar terjerat dan ikan yang sudah terjeratpun akan mudah lepas. /etegangan rentangan jaring akan ditentukan !leh b!uyan*y dar 'l!at) berat tubuh jaring. -ali temali) sinking '!r*e dari sinker dan sh!rtening. 4.-ingkat Pengkerutan (shortening shringkage) @aitu beda panjang tubuh jaring dalam keadaan tegang sempurna (stret*h) dengan panjang jaring setelah diikatkatkan pada 'l!at line dan sinker line. Sh!rtening disebutkan dalam persen (F). ,!nt!h : Panjang jaring utama ((ebbing) G 2?? m. Setelah jadi jaring yang panjang 'l!at line dan sinker linenya G <? m) maka sh!rteningnya adalah 4? F. ( 2?? 7 <? ) 2?? H 2?? F G 4? F ( $ 7 l ) H 2?? F $ $ G panjang jaring) l G panjang tali

+ntuk gillnet yang ikannya tertangkap se*ara gilled) nilai sh!rtening sekitar 4? 7 ;? F) sedangkan untuk ikan yang tertangkapnya se*ara entangled sh!rteningnya sekitar 46 7 8? F. ;.-inggi jaring (mesh depth) Ialah jarak dari 'l!at line ke sinker line pada saat jaring dipasang di perairan. &isebut dalam jumlah mata jaring ataupun meter. Persamaannya : #d G m H n I 3 S 7 S J &imana : #d G tinggi jaring m G mata jaring n G jumlah mata jaring ke arah dalam S G sh!rtening

6. +kuran mata jaring (mesh size) dan 0esar Ikan :ebbing yang terbuat dengan simpul Plat kn!t) maka jumlah t(ine akan lebih sedikit jika dibandingkan dengan simpul yang dibuat dengan -ra(ler kn!t. &engan semakin tebal diameter t(ine dan semakin ke*il mesh si"e yang dipergunakan. Akibat bentuk simpul) maka mata jaring pada (ebbing dengan bebas akan membuka melebar baik ke arah tegak maupun ke arah mendatar.

8. :arna Jaring. :arna jaring maksudnya adalah (arna dari pada (ebbing jaring utama. :arna pelampung) tali dan pemberat dll. diabaikan. :arna jaring di dalam air akan dipengaruhi !leh 'akt!r.'akt!r kedalam dari suatu perairan) transparan*y) sinar matahari) sinar bulan dan 'akt!r lainnya. &engan demikian) maka (arna jaring hendaknya sama dengan (arna perairan) atau janganlah k!ntras dengan baik terhadap (arna air atau pun terhadap dasar perairan dimana jaring dipasang. -B/NI/ PBNGCPBRASIAN Setelah tiba di 'ishing gr!und yang telah ditentukan (sebaiknya daerah yang bukan merupakan alur pelayaran). Pertama) turunkan pelampung tanda dan jangkar. 0erikutnya turunkan jaringnya (setting). Setelah semua jaring diturunkan) maka dalam (aktu sekitar 3 7 6 jam dibiarkan di air. Selanjutnya dilakukan penarikan jaring ke kapal (hauling). Pada (aktu hauling) jaring diataur lagi untuk siap diturunkan pada setting berikutnya. Cperasi penangkapan banyak dilakukan pada malam hari) tetapi pada pagi haripun penangkapan bisa dilakukan. @ang penting (arna jaring tidak terlihat !leh ikan. Jadi (arna jaring disesuaikan dengan (arna perairan.