Anda di halaman 1dari 19

Kelenjar Adrenal

The Adrenal Gland

KELENJAR ADRENAL
Anatomi
Sepasang, berbentuk piramid
Terletak superomedial ginjal Terdiri dari kortex dan medulla

Korteks adrenal Berasal dari mesodermal splanchnic


steroidogenesis medullla adrenal Berasal dari neural crest cells cathecolamines

Kelenjar Adrenal

Kelenjar Adrenal
Adrenals

GLOMERULOSA

FASCICULATA

RETICULARIS

Cholesterol Regnenolone Progesterone

Cholesterol
Pregnenolone 17-OHpregnenolone 17-OHprogesterone 11-deoxycortisol

Cholesterol Pregnenolone 17-OHpregnenolone

Deoxycorticosterone
Corticosterone

Dehydroepiandrosterone androstenedione

aldosterone

cortisol

Box 4.14 - Control of cortisol secretion

Glucocorticoid
Steroid adrenal, efek utama: metabolisme karbohidrat Pada manusia : cortisol (hydrocortison) mempunyai peran penting pada hampir semua aktivitas glukokortikoid Sekresi : 20 mg/hari Corticosterone : glucocorticoid lemah cortisol mempunyai efek metabolisme pada hampir semua jaringan

Efek ACTH
cortex adrenal : Mengaktivasi adenylate cyclase & synthesis cholesterol; adrenal; c-AMP

ambilan protein oleh cortex

RNA. DNA & synthesis protein hiperplasia &

Rangsangan kronis ACTH hiperthrofi cortex adrenal Efek adrenal lainnya : Sekresi MSH

(melanocyte stimmulating hormone)

sekresi Cortisol
1. Variasi diurnal : maksimal jam 06.00, menurun jam 22.00 2. Mekanisme umpan balik Cortisol : Blood Glucocorticoid (GCC ) ACTH

GCC Eksogen /sintetik


3. Stress (fisik dan mental) : stress ACTH cortisol

ACTH

efek GCC :
pengaturan metabolisme protein, karbohidrat, lemak dan asam nukleat
Gluconeogenesis katabolisme lipid & protein redistribusi & deposisi lemak pada jaringan adipose lysis sistem lymphoid lmfosit di sirkulasi supresi eosinophil & basophil neutrophil osteoporosis (aktivitas osteoblast) GCC : - jumlah yang cukup : fungsi otot normal - hypo- / hyper:kelemahan otot - kandungan anti-inflamasi dan antipiretik - dosis tinggi : menekan inflamasi dan respon imun

Transportasi Cortisol
Berikatan dengan protein plasma, afinitas tinggi dengan CBG ( corticosteroid-binding globulin,-glob, diproduksi hati) dan afinitas rendah dengan albumin. Sedikit cortisol bebas estrogen liver disease CBG nephrotic syndr circ. cortisol : free cortisol : N CBG cortisol circ. : free cortisol : N

Katabolisme Cortisol
sekresi 40-80 mmol Waktu paruh : 90 menit berikatan dengan CBG : di hati

Katabolisme

Ekskresi

: urine (17- hydroxycorticosteroids)

Adrenal Insufficiency
defisiensi cortisol

Jarang, tapi fatal jika tidak diterapi

1. Primary : acute : Addisons crisis chronic : Addisons disease

2. Secondary

Adrenal Insufficiency
Etiology :
- Withdrawl from chronic GCC therapy - Adrenal hemorrhage from anticoagulant - Adrenal infarction secondary to septicemia

acute
Primary

- Autoimmune adrenal atrophy - Tuberculosis

chronic

- histoplasmosis - sarcoidosis, hemochromatosis, etc

Etiology :
- Post partum necrosis (Seehans syndr)

- Pituitary tumors
- Idopathic Secondary (pituitary) - Granulomas (TBC, Sarcoidosis) - Infiltrative (leukemia, hemochromatosis) - Destructive (trauma, surgery, metastases)

- post irradiation

Clinical manifestation

weight loss, generalized weakness anorexia, vomitus postural hypotension hyperpigmentation of skin & mucosal

hypoglycemia

Krisis adrenal Akut :


hipotensi, shock febris (infeksi, hypoadrenalism) dehidrasi, anorexia, nausea, vomitus generalized weakness, apathy, confusion, coma Hypoglycemia, hyponatremia, hyperkalemia

Therapy
Acute : - Hydrocortison 100 mg iv 100 mg infusion/8-h - Dextrose 5% or NaCl 0.9% Chronic : - GCC & mineralocorticoid substitution - Hydrocortison 20-25 mg/day or Prednison/prednisolon in equivalent dose 2/3 3/4 dose : morning 1/3 1/4 dose : evening

Laboratory :
Hypoglycemia
Hyponatremia Hyperkalemia

Cortisol
ACTH :

or (-)
(primary) / (secondary)

17-OCHS & 17-KS