Anda di halaman 1dari 37

OKLUSI PADA GIGI TIRUAN PENUH (GTP)

KELOMPOK 8

ANGGOTA KELOMPOK
STANLEY NATHAN RAVINRAJ ILANGOVAN YUVAVEERARAJ MANOGARAN ONG VOON GYEE PRIANGKA LAVANEYA GUNASAGARAN KAVILEN RAJ NIK FARHAN NURSYUHADA CHE AZIMI EZZATI HARUN TEBAMBIGAI MOHANNA 110600208 110600209 110600210 110600211 110600212 110600213 110600214 110600215 110600216 110600218 110600219

Konsep umum oklusi GTP


Konsep Spherical: Inklinasi anterioposterior & mesiodistal GT - diatur selaras dengan permukaan spherical. Konsep Organik: Gerakan kondilus menentukan arah ridge dan groove Gerakan mandibula menentukan faktor-faktor lain seperti tinggi titik cusp, kedalaman fossa. Konsep Neutrocentric oklusi bidang oklusi harus rata & sejajar dengan residual alveolar ridge.

Persyaratan Ideal oklusi GTP


Stabilitas gigi tiruan & oklusi ketika mandibula adalah di kedua relasi sentris & eksentrik. Kontak oklusal Seimbang. Membuka cusp secara mesiodistal sehingga gigi tiruan bisa tenang bila ada ridge resorpsi. Cutting, penetrasi dan efisiensi geser permukaan oklusal. Minimalkan daerah kontak. Sharp Ridges, cuso & sluiceways untuk meningkatkan efisiensi pengunyahan.

Tujuan dari Oklusi GTP


Meminimalkan trauma pada struktur pendukung Mempertahanakan struktur yang tersisa Meningkatkan stabilitas Estetika, dan fungsi pembicaraan Meningkatkan pengunyahan Mengurangi gaya lateral ke residual ridge

Perbedaan Oklusi antara Gigi Asli dan GTP


Gigi Asli
Gigi asli berfungsi secara individual dan beban oklusal disebarkan oleh setiap gigi masin-masing Impuls proprioseptif dari periodontium menghindari oklusi prematur Maloklusi tidak menjadi suatu masalah untuk suatu jangka masa Tekanan non vertikal ditoleransi dengan baik Kesimbangan bilateral tidak diperlukan dan biasanya dianggap hambatan Molar kedua membantu dalam proses mastikasi

Gigi Tiruan
Gigi Tiruan berfungsi secara kelompok dan beban oklusal tidak disebarkan secara individual Oklusi prematur dapat menggeser basis Maloklusi menimbulkan masalah yang drastis dengan segera Tekanan non vertikal dapat merusak jaringan pendukung Kesimbangan Bilateral adalah wajib untuk menghasilkan stabilitas gigi tiruan Tekanan berat pada molar kedua akan memiringkan basis pada inclined foundation

Syarat skema oklusi


Skema oklusi mempunyai tiga karakteristik: 1). Incising units 2). Working units 3). Balancing units

Incising units
Termasuk semua keempat insisivus a) Sharp Units untuk peningkatan efisiensi incising. b) Unit tidak harus berkontak selama proses mastikasi kecuali selama protrusi c) Peningkatan overlap horizontal untuk menghindari gangguan selama settling.

Working units
Termasuk kaninus dan gigi posterior dari sisi bergeraknya mandibula Lebar buccolingual yang kecil untuk mengurangi beban oklusal Fungsi kelompok pada akhir siklus pengunyahan dalam posisi eksentrik Beban oklusal harus diarahkan ke pusat anterioposterior gigi tiruan Plane should be parallel to mean foundation of the ridge.

Balancing Units
Termasuk kaninus dan gigi posterior berlawanan dengan sisi bekerja Molar kedua harus berkontak selama protrusi Harus berkontak dengan sisi bekerja pada akhir siklus pengunyahan Kontak meluncur yang halus.

Jenis Oklusi

1). Balanced occlusion 2). Monoplane occlusion


3). Lingualised occlusion

BALANCED OCCLUSION

BALANCED OCCLUSION
Merupakan kontak secara simultan antara gigigeligi rahang atas dan bawah pada keduadua sisi rahang (kanan&kiri) pada bagian oklusal posterior dan anterior dalam posisi sentrik dan eksentrik.

Objektif dari balanced occlusion


1) Untuk meningkatkan kestabilan gigi tiruan 2) Untuk mengurangi rasa nyeri dan resorpsi tulang alveolar 3) Untuk tingkatkan kenyamanan pasien

Pertimbangan umum untuk balanced occlusion


Semakin lebar dan besar ridge & semakin dekat gigi dengan ridge, lebih besar lever balance. Lebih luas ridge & lebih sempit gigi di bukolingual, lebih besar balance. Semakin ke lingual gigi ditempatkan berhubungan dengan puncak ridge,semakin besar balance. Lebih tinggi kekuatan oklusi yang berpusat di anteriorposterior, semakin besar stabilitas basis.

TIPE BALANCED OCCLUSION 1. UNILATERAL 2. BILATERAL - Protrusive occlusal balance - Lateral occlusal balance

Unilateral balanced occlusion Tipe oklusi saat permukaan oklusal gigi-geligi di satu sisi beroklusi secara simultan, sebagai sebuah kelompok, dengan meluncur secara lancar tanpa adanya gangguan. Bilateral occlusal balance Tipe oklusi terlihat ketika kontak simultan terjadi pada kedua sisi rahang dalam posisi sentrik dan eksentrik Untuk keseimbangan oklusal yang minimal, harus ada minimal 3 titik kontak pada bidang oklusal (2 posterior & anterior 1)

Protrusif occlusal balance


Biasanya terlihat saat protrusi mandibula. Faktor-faktor yang mengatur keseimbangan protrusif: Inklinasi jalur kondilus Sudut dari incisal guidance. Sudut dari bidang oklusal. Kompensasi kurva. Tinggi cusp & inklinasi gigi posterior.

Lateral occlusal balance


Minimal kontak 3 titik saat pergerakan lateral mandibula. Tiada pada penyusunan yang normal. Jika diperbolehkan saat susunan gigi, maka gigi tiruan akan kehilangan stabilitas karena tindakan pengungkit. Factors :
Sudut inklinasi jalur kondilus Sudut insisal guidance. Sudut inklinasi bidang oklusi Kompensasi kurva. Tinggi cusp bukal & lingual. The Benett side shift pada sisi kerja.

Faktor-faktor yang mempengaruhi oklusi seimbang

Inclination of the condylar path. Incisal guidance. Orientation of the plane of occlusion Cuspal angulation. Compensating curve.

CONDYLAR GUIDANCE
Peningkatan condylar guidance akan meningkatkan pemisahan rahang selama protrusi. Faktornya tidak dapat dimodifikasi. Jadi pasien dengan condylar guidance yang curam insisal guidance diturun untuk mencegah pemisahan rahang posterior.

Komponen condylar guidance


Horizontal condylar guidance- panduan gerakan maju untuk keseimbangan protrusif. Lateral condylar guidance-panduan gerakan ke samping atau lateral mandibula.

INCISAL GUIDANCE
mempengaruhi permukaan yang kontak, gigi anterior mandibula dan maksila pada gerakan mandibula Jika overjet meningkat, inklinasi insisal guidance menurun Insisal guidance lebih berpengaruh pada gigi posterior dari kondilus guidance. Selama gerakan protrusive, gigi rahang bawah bergerak ke bawah & maju disebut sebagai insisal guidance.

Jika insisal guidance curam, cusp curam atau bidang oklusal atau kurva kompensasi curam menyeimbangkan oklusi. Insisal guide angle harus akut dengan vertikal overlap dan horizontal overlap yang sesuai untuk mencapai oklusi seimbang. Komponen incisal guidance: 1). Komponen Horizontal 2). Komponen Vertical

PLANE OF OCCLUSION
Imaginary surface yang berhubungan dengan kranium secara anatomi dan secara teoritis menyentuh incisal edge gigi insisivus & ujung permukaan oklusi gigi posterior. Ini merupakan average curvature of the space Mendirikan anterior dengan ketinggian kaninus bawah dan posterior dengan ketinggian pad retromolar. Sejajar dengan Campher line & tilting plane > 10o tidak dianjurkan

COMPENSATING CURVE
Lekukan anterioposterior dan lateral dalam keselarasan permukaan occluding dan tepi insisal GT digunakan untuk mengembangkan oklusi seimbang Dua jenis kurva 1). Anterioposterior compensating curve 2).Lateral compensating curves

Anterioposterior compensating curve


Curve of spee Kelengkungan anatomi penyelarasan oklusal gigi dimulai di ujung kaninus bawah dan mengikuti cusp bukal dari gigi premolar dan molar, terus perbatasan anterior ramus.

Lateral compensating curves


Compensating curve for Monson curve Kurva oklusi di mana setiap cusp dan tepi insisal sentuhan untuk segmen bidang 8 "diameter dengan pusat di glabella" berjalan melintasi palatal & bukal cusp gigi molar rahang atas. Compensating curve for Wilsons curve "Curve oklusi yang cembung ke atas" itu diikuti ketika premolar 1 diatur untuk mencegah interferensi untuk gerakan lateral. Pleasures curve Kurva oklusi yang pada transverse cross-section sesuai dengan garis yang cembung ke atas kecuali untuk molar terakhir. Molar 1 horzntl, premolar 2 bukal tilt & molar 2 berikut kompensasi kurva & adalah lingually tilted.

CUSPAL ANGULATION
Angle dibuat oleh kemiringan rata-rata cusp dengan Cuspal plane diukur secara mesiodistal atau buccolingual Ini merupakan faktor penting yang memodifikasi efek bidang oklusi & kurva kompensasi. Katup mesiodistal dikurangi untuk mencegah penguncian cusp Dalam kasus shallow bite-cuspal harus dikurangi untuk menyeimbangkan insisal guidance. Dalam kasus deep-bite dengan insisal guidance yang curam, pemisahan rahang lebih sewaktu protrusi. Gigi dengan cuspal tinggi memerlukan incline. Occlusal reshaping dilakukan setelah penyusunan gigi untuk menghasilkan oklusi yang seimbang."

MONOPLANE / NON-BALANCED OKLUSI

Konsep Neutrocentric gigi Non-anatomi Bidang oklusi sejajar dengan ridge residual. Tidak ada kurva kompensasi, gigi ditetapkan datar Gigi maksila & mandibular diatur tanpa vertikal overlap. Intercuspation Lengkap antara gigi posterior atas & bawah kecuali molar kedua. Gigi sempit dipilih untuk mengurangi tekanan oklusal.

LINGUALISED OKLUSI

Melibatkan penggunaan palatal cusp atas yang besar terhadap lower central fossa yang lebar. Cusp bukal gigi atas & bawah tidak saling berhubungan. Skema kontak Lingual oklusal Cetakan gigi khusus untuk mengatur gigi di lingualized occlusion control contact (CC)

Lingualized Occlusion
Indikasi Permintaan estetika tinggi Ridge mandibula yang parah Jaringan pendukung dapat diganti maloklusi Gigi tiruan sebelumnya sukses dengan Lingualized Occlusion Keuntungan baik estetika Kebebasan gigi atrofi nonanatomi Potensi untuk menyeimbangan jaringan bilateral Memusatkan vertikal forces Meminimalkan tipping forces Memfasilitasi penetrasi bolus

BENTUK GIGI DARI POSTERIOR GIGI


ANATOMIC TEETH (30O) SEMI-ANATOMIC TEETH (<30O) CUSPLESS TEETH (ZERO DEGREE)