Anda di halaman 1dari 15

USAHA KESEHATAN GIGI SEKOLAH (UKGS)

Zahara Meilawaty

Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat FKG Universitas Jember

UKGS adalah suatu komponen dari usaha kesehatan sekolah (UKS) dan merupakan strategi teknis pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi anak sekolah yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

MISI UKGS
Menunjang pencapaian tujuan upaya kesehatan gigi dan mulut nasional dan usaha kesehatan sekolah (UKS).

TUJUAN UKGS
Meningkatkan taraf kesehatan gigi anakanak sekolah dengan jalan mengadakan usaha preventif dan promotif. Mengusahakan timbulnya kesdaran dan keyakinan bahwa untuk meningkatkan taraf kesehatan gigi perlu pemeliharaan kebersihan mulut. Mengusahakan agar anak-anak sekolah dasar mau memelihara kebersihan mulutnya di rumah (Habit formation).

Indikator dan target nasional UKGS tahun 2000:


1. Untuk tingkat SD digunakan indeks umur 12 tahun :
Rata-rata DMF-T peranak 3 Sedikitnya 70% anak mempunyai 3 sextan sehat CPITN Rata-rata F/DMF-T 0,5

2. Untuk tingkat SLTP/SLTA dipergunakan indeks umur 18 tahun :


Sedikitnya 85% anak giginya masih lengkap Sedikitnya 50% anak mempunyai 3 sextan sehat CPITN

TAHAPAN UKGS
1. TAHAP I (Paket Sub Minimal) UKGS pada SD yang belum terjangkau oleh tenaga kesehatan gigi dilakukan oleh tenaga kesehatan lain & guru. Kegiatan: a) Upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut oleh guru dengan materi sesuai dengan kurikulum olahraga dan kesehatan. b) Upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut berupa kegiatan bimbingan pelihara diri : sikat gigi bersama 1 kali/bulan. c) Rujukan kesehatan gigi dan mulut bagi yang memerlukan.

2. TAHAP II (Paket Minimal) UKGS pada SD yang sudah ada tenaga/ sarana kesehatan gigi yang terbatas. Kegiatan: a) Upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut oleh guru b) Pengobatan ringan dan pertolongan pertama untuk menghilangkan rasa sakit gigi di sekolah oleh guru dan atau dokter kecil. c) Upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut berupa :
Sikat gigi bersama dengan pasta gigi yang mengandung fluor 1 kali/bulan. Pembersihan karang gigi Kumur-kumur dengan larutan fluor untuk daerah yang rawan karies.

d)

Upaya pengobatan medik dasar bagi peserta didik yang memerlukan.

3. TAHAP III (Paket Optimal/Paripurna) Sudah ada tenaga dan sarana kesehatan gigi yang memadai pada Puskesmas. Kegiatan: a) Upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut oleh guru. b) Pengobatan ringan dan pertolongan pertama untuk menghilangkan rasa sakit gigi di sekolah oleh guru dan atau dokter kecil. c) Upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut berupa :
Sikat gigi bersama dengan pasta yang mengandung fluor 1 kali/bulan. Pembersihan karang gigi. Kumur-kumur dengan larutan fluor untuk daerah yang rawan karies.

d) Upaya pengobatan berupa pengobatan atas permintaan pada murid kelas I-VI dan perawatan lengkap pada murid kelas selektif

Catatan : Untuk UKGS tahap II dan III harus ada kartu atau catatan perorangan yang meliputi keadaan status kesehatan gigi anak, rencana terapi, catatan terapi, dan rencana pemeriksaan ulang. Untuk pelayanan kuratif harus ada persetujuan dari orang tua murid.

Administrasi dan Pengelolaan


UKGS harus dilaksanakan dalam koordinasi fungsional, yang berarti perencanaan, penggerakan, dan pelaksaan dilaksanakan secara terpadu dengan unit penanggung jawab pelayanan kesehatan sekolah mulai dari Dati I sampai dengan Puskesmas.

Tenaga Pelaksana
a. Adanya tenaga Puskesmas yang ditugaskan mengurus kegiatan pokok kesehatan gigi dan mulut, melaksanakan UKGS dan menjadi anggota Tim Pelaksana UKS di sekolah Pengertian : jika tidak ada tenaga kesehatan gigi, maka tugas tersebut diserahkan pada tenaga kesehatan lain yang telah dilatih tentang kesehatan gigi dan mulut. b. Tenaga di sekolah guru yang telah dilatih dalam bidang kes. gilut dokter kecil

SARANA & PRASARANA


Buku catatan/kartu status Alat peraga Alat diagnostik sederhana Bahan-bahan yang dibutuhkan, seperti alkohol 70%, povidon iodine 10%, kapas, dll. Untuk UKGS tahap 2 dan tahap 3 tersedia tenaga, peralatan dan bahan untuk perawatan kuratif, juga sarana transportasi terutama untuk mengangkut peralatan kegiatan tersebut.

TEKNIK PEMERIKSAAN
DMF-T CPITN (Community Periodontal Index of Treatment Needs) Index untuk mengukur kondisi jaringan periodontal serta perkiraan akan kebutuhan perawatan. Sextan Pembagian gigi pada RA dan RB menjadi 6 regio.

Monitoring dan Evaluasi


Perlu adanya monitoring dan evaluasi sehingga prestasi semua tenaga pengelola/pelaksana dalam upaya meningkatkan pelayanan UKGS dapat dipantau. Pemantauan dilakukan pada tingkat Puskesmas, tingkat Dati II,& tingkat Dati I.