Anda di halaman 1dari 14

52

PENGUKURAN
TEKANAN
7
53
PENDAHULUAN
Pengukuran tekanan lebih banyak
digunakan untuk sistem pengendalian
proses industri.
Tekanan yang berhubungan
dengan fluida :
a. Tekanan mutlak (absolut)
b. Tekanan relatif/pengukur (gage)
Relatif positif
Relatif negatif (vakum/hampa)
A
F
p =
Tekanan relatif
negatif atau vakum
Tekanan relatif
positif
Tekanan
atmosfir
Tekanan absolut nol
0
P
Tekanan
absolut
g atm abs
p p p + =
54
Continue... PENDAHULUAN
Tekanan fluida terjadi karena pertukaran momentum antara
molekul-molekul fluida dan dindingnya bergantung pada
jumlah dan kecepatan rata-rata molekul.
Satuan tekanan :
Sistem Inggris : psi (pound per square inch) = lb
f
/in
2

SI : Newton per meter persegi = N/m
2

Respon transien instrumen bergantung pada :
Respon unsur transduser yang mengindera tekanan
Respon fluida transmisi tekanan, saluran penghubung, dsb.
Kelompok pengukuran : tekanan menengah, rendah dan
tinggi.
55
Continue... PENDAHULUAN
Tekanan menengah : berkisar dari 1 atm - 7000 atm.
Instrumen-instrumen : manometer, penguji bobot mati dan
transduser tipe elastis (tabung Bourdon, diafragma dan
penghembus).

Tekanan rendah : di bawah tekanan atmosfir
Instrumen-instrumen : pengukur McLeod, pengukur
konduktivitas termal (Pirani, termokopel dan termistor),
pengukur Knudsen dan pengukur ionisasi.

Tekanan tinggi : di atas 7000 atm
56
MANOMETER
Jenis tabung-U (U-tube) :
Sangat banyak digunakan untuk
tekanan stedi.
Terdiri dari bejana kaca berbentuk U.
Fluida kerja : air, raksa (merkuri),
bromoform, annilin atau minyak.
P
atm

Sumber
tekanan
h
1
2 0
h g p h g p
m atm f
. . . .
0
+ = +
Jenis bejana (well) :
Cara kerja sama dengan tabung U.
Sering digunakan untuk mengukur
tekanan lingkungan barometer
dz g dp . . =
57
PENGUJI BOBOT MATI
Penguji bobot mati (dead-weight tester)
biasanya dipakai sebagai sumber
tekanan statik untuk kalibrasi.
Ruang dan silinder penguji diisi dengan
minyak yang bersih.
Tekanan yang diberikan fluida pada
piston diteruskan ke pengukur melalui
katup terbuka.
Tekanan diubah dengan menambah
beban atau mengkombinasikan piston-
silinder yang berbeda luasnya.
Bobot
Piston
Katup
Pengukur, G
Minyak
Plunyer
Ketelitian penguji dibatasi dua faktor :
Gesekan antara silinder dan piston.
Ketakpastian mengenai luas piston.
58
TABUNG BOURDON
Elemen elastis bekerja dengan prinsip bahwa defleksi atau
deformasi mengiringi keseimbangan tekanan.
Tabung Bourdon banyak digunakan dalam pengukuran
statik.
Bentuk tabung : tipe C, tipe spiral dan tipe helikal.
Tipe-Helikal Tipe-Spiral Tipe-C
59
Tabung Bourdon mempunyai
penampang elips dan bila
terdapat tekanan dalam
tabung, akan terjadi deformasi
elastis yang dalam keadaan
ideal sebanding dengan
tekanan.
Perpindahan yang terjadi
dapat diukur dengan beberapa
transduser perpindahan
(potensiometer, LVDT, atau
sensor kapasitif).
Continue... TABUNG BOURDON
Tabung Bourdon
Batang gigi
Sekrup setel
Pivot
Penghubung
stel
60
DIAFRAGMA
Tekanan yang diterapkan menyebabkan perpindahan
diafragma dan gerakan ini dapat diukur dengan transduser
perpindahan.
Sering menggunakan transduser sekunder elektrik untuk
defleksi yang sangat kecil.
Dapat digunakan sampai tekanan 10 atm.
Dibagi menjadi dua : tipe datar (flat) dan tipe bergelombang
(corrugated).
Tipe datar Tipe bergelombang
61
Continue... DIAFRAGMA
Distribusi regangan dari tekanan seragam pada
permukaan pelat diafragma datar dan ketebalan tetap
Regangan radial :
( )
( )
2 2
0
2
2
3
8
1 3
r R
Et
p
r

=
u
c
Regangan sirkumferensial :
( )
( )
2 2
0
2
2
8
1 3
r R
Et
p
c

=
u
c
dengan t = ketebalan diafragma, Ro = jari-jari luar diafrgama,
r = parameter posisi, E = modulus elastisitas, dan v = rasio
Poissons
62
PENGHEMBUS
Penghembus (bellows) beroperasi
sangat mirip dengan diafragma.
Sangat jarang digunakan dan
sensitivitas lebih besar dari diafragma.
Perubahan tekanan di dalam
penghembus menghasilkan gerakan
translasi pada ujungnya.
Tak cocok untuk pengukuran transien
karena gerakan dan massa yang relatif
besar.
Range pengukuran : 0 - 1 atm
(pengukur).
Tekanan
Gerakan
Translasi
63
PENGUKUR McLEOD
Merupakan modifikasi dari manometer raksa.
Beroperasi berdasarkan hukum Boyles.
1
2 2
1
.
V
V p
p =
0
1
2
3
4
5
Referensi
Sumber
tekanan, p
Kapiler,
C
Cembul,
B
Bukaan,
O
Piston
Reservoar
Merkuri
Piston digerakkan hingga
turun sampai di bawah O
B, C sekarang mempunyai
tekanan yang sama dengan p
Piston ditekan sampai raksa
mencapai referensi
C B
C
V V
h V g
p

=
. . .
64
PENGUKUR PIRANI
Temperatur yang diberikan oleh
kawat yang dialiri arus listrik akan
bergantung pada tiga faktor : arus,
tahanan dan laju kalor yang
dilepaskan (yang bergantung pada
konduktivitas termal media).
Pada tekanan rendah, konduktivitas
termal gas berkurang sesuai
tekanan.

Permukaan
dingin
Sumber
tekanan
Filamen yang dipanaskan terbuat dari kawat wolfram
atau platina yang dihubungkan paralel.
Respon transien tak baik perlu waktu untuk
mencapai keseimbangan termal

0,1 - 100 Pa

65
PENGUKUR TERMOKOPEL
Temperatur filamen diukur
langsung dengan termokopel.
Sewaktu ruangan pengukuran
dan referensi sama, arus tidak
mengalir pada termokopel.
Dengan adanya perubahan
tekanan akan menyebabkan
perubahan konduktivitas
termal ditunjukkan oleh
arus termokopel.

Regulator
tegangan
Transformator }
Tahanan
dikalibrasi
Sel
pengukuran
Ke
sumber
tekanan
Ke
potensiometer
Sel
referensi
Filamen
Termokopel
Koil
sekunder

Koil primer
Instrumen lain dengan prinsip konduktivitas termal
adalah pengukur termistor (mirip p. Pirani) dengan
material semikonduktor yang dipanaskan