Anda di halaman 1dari 15

HIDROGEN SULFIDA ( H2S )

Oleh : Abdul Arif Sudarwanto ( 441301 ) TMK-1U

APA SIH H S ITU?


2

Gas H2S adalah rumus kimia dari gas Hidrogen Sulfida yang terbentuk dari 2 unsur Hidrogen dan 1 unsur Sulfur. Gas H2S disebut juga gas telur busuk, gas asam, asam belerang atau uap bau. Satuan ukur gas H2S adalah PPM ( part per milion ). Gas H2S sekitar lima kali lebih beracun dari karbon monoksida (CO).

S
H H

PROSES TERJADINYA GAS H2S


Gas H2S terbentuk akibat adanya penguraian zatzat organik oleh bakteri. Oleh karena itu gas ini dapat ditemukan di dalam operasi pengeboran minyak/ gas dan panas bumi, lokasi pembuangan limbah industri, pada kilang, peternakan atau pada lokasi pembuangan sampah.

LOKASI SUMBER H2S


Khusus pada aktivitas dalam bidang minyak/gas, H2S kemungkinan dapat ditemukan pada aktivitas aktivitas diantaranya :
proses pemboran : proses sirkulasi lumpur pemboran, pada saat gas keluar ( kick / blow out ), uji kandungan lapisan ( well completion )

pekerjaan pada ruang tertutup ( confined space ) : aktivitas pembersihan tanki, pengukuran tanki, memasuki terowongan
proses / pekerjaan perawatan sumur : cabut tubing, penggantian packer / pompa aktivitas produksi : kebocoran pipa, pengambilan sample Pekerjaan dikilang minyak

SIFAT DAN KARAKTERISTIK GAS H2S


Tidak berwarna tetapi mempunyai bau khas seperti telur busuk pada konsentrasi rendah Merupakan jenis gas beracun. Dapat terbakar dan meledak pada konsentrasi LEL (Lower Explosive Limit ) 4.3% ( 43000 PPM ) sampai UEL ( Upper Explosive Limite ) 46% ( 460000 PPM ) dengan nyala api berwarna biru pada temperature 500F ( 260C ) Berat jenis gas H2S lebih berat dari udara H2S dapat larut (bercampur) dengan air

H2S bersifat korosif sehingga dapat mengakibatkan karat pada peralatan logam.
Dapat larut dalam air atau hidrokarbon

PENGARUH GAS H2S TERHADAP MANUSIA


Efek fisik gas H2S terhadap manusia tergantung dari beberapa faktor, diantaranya adalah :
a. Lamanya seseorang berada di lingkungan paparan H2S. b. Frekuensi seseorang terpapar. c. Besarnya konsentrasi H2S. d. Daya tahan seseorang terhadap paparan H2S.

EFEK FISIK GAS H2S PADA TINGKAT RENDAH

Sakit kepala atau pusing

Badan terasa lesu


Hilangnya nafsu makan Rasa kering pada hidung, tenggorokan dan dada Batuk batuk Kulit terasa perih iritasi mata

BATAS PEMAPARAN YANG DIIZINKAN


Waktu Delapan Jam Timbangan Rata-Rata (TWA = Time Weighted Average) untuk menghindari rasa tidak nyaman, konsentrasi TWA H2S tidak boleh melebihi 10 ppm. Batas Pengaruh Waktu Singkat (STEL = Short Term Exposure Limit) atau Batas Pengaruh Jangka Pendek 15 ppm H2S merupakan batas TWA seseorang untuk jangka waktu 15 menit yang tidak boleh diperpanjang dalam waktu satu hari kerja.

TINGKAT KONSENTRASI H2S DAN EFEK FISIK GAS H2S


Tingkat H2S (PPM)

Efek pada manusia


Bau minimal yang masih terasa Mudah dideteksi, bau yang sedang Permulaan iritasi mata dan mulai berair Bau yang tidak enak dan tidak dapat ditoleransi lagi. Batuk-batuk, iritasi mata dan indera penciuman sudah tidak berfungsi Pembengkakan mata dan rasa kekeringan di tenggorokan Kehilangan kesadaran dan bisa mematikan dalam waktu 30 menit - 1 jam Kehilangan kesadaran dengan cepat dan berlanjut kematian

0.13 4.6 10 27 100 200 300 500 700 > 700

PENJELASAN PENGARUH H2S TERHADAP TUBUH MANUSIA


pada saat H2S terhirup lewat saluran pernafasan, maka gas H2S akan mengiritasi selaput lendir yang menutupi saluran nafas. Iritasi ini akan meliputi bagian hidung, tenggorokan dan pada jaringan paru paru.

Dalam kondisi normal, di dalam paru paru, oksigen akan diserap ke dalam darah dan ditransportasikan ke seluruh tubuh oleh Hemoglobin ( sel darah merah ). Jika seseorang menghirup udara yang telah tercampur dengan gas H2S maka komposisi oksigen didalam darah akan tergantikan oleh H2S, sehingga akan terjadi kekurangan oksigen pada sel tubuh. Aliran darah yang membawa H2S akan mengalir sampai ke otak dan akan menyerang pusat pengendali sistem pernafasan dan lumpuhnya syaraf indera penciuman,

H2S yang tercampur dengan air pada paru-paru akan menghasilkan asam lemah. Asam lemah didalam paru-paru akan menyebabkan paru-paru melepuh dan bengkak. Akibat fatalnya adalah paru-paru akan melemah dan berhenti bekerja, sehingga seseorang dapat hilang kesadaran dan meninggal.

PENGARUH H2S TERHADAP PERALATAN


Pengaruh paling nyata dari gas H2S adalah kemampuannya untuk membuat kerapuhan pada metal atau yang dikenal dengan Sulfide Stress Cracking. Ada 4 faktor yang mempengaruhi metal akan menjadi rusak oleh H2S : 1. Tingkat kekerasan metal 2. Lingkungan dari alat itu sendiri 3. Jumlah beban

4. hampir semua metal berekasi dengan H2S dan membentuk metal

sulfida

MAINTENANCE TERHADAP H2S


Menggunakan kipas angin besar ( big blower )

Menggunakan Sulfur Recovery Unit


Sistem Monitoring Gas H2S Menggunakan Detektor Gas H2S Sistem Alarm Pengurangan pemaparan Gunakan alat safety dan perlindungan pernapasan Pada peralatan proses gunakan bahan yang tahan terhadap korosi

.,Terimakasih.,