Anda di halaman 1dari 27

Materi 1

Pendahuluan

Ir. Risma A. Simanjuntak, MT


Teknik Industri
Fakultas Teknologi industri
Institut Sains & Teknologi AKPRIND
Yogyakarta
1
Kompetensi
Memahami pengertian simulasi

Memahami kelebihan dan kekurangan simulasi
2
Pokok Bahasan :
Pengertian simulasi

Keuntungan dan kerugian simulasi

Aplikasi simulasi

Langkah-langkah simulasi
3
Pengantar :
Simulasi sebagai alat untuk membuat keputusan

Solusi baru untuk tantangan baru

Solusi dalam simulasi
4
Defenisi Simulasi
Suatu upaya untuk menirukan beroperasinya suatu
sistem melalui (menggunakan ) suatu model

Suatu sistem yang digunakan untuk memecahkan
atau menguraikan persoalan-persoalan dalam
kehidupan nyata yang penuh dengan ketidak pastian
5
Simulasi :
Proses merancang model (matematika) dari suatu
sistem dan kemudian menjalankanya untuk
mendeskripsikan, menjelaskan, dan menduga
tungkah laku (karateristik dinamis ) sistem

6
Simulasi (lanjut)
Tidak digunakan untuk memecahkan masalah, tapi
bagus untuk mengidentifikasikan masalah secara
jelas dan mengevaluasi alternatif penyelesaian
(solusi) masalah kuantitatif

Simulasi menggunakan analisawhat if
7
Popularitas Simulasi
Digunakan pertama kali pada tahun 1950. Pada
perencanaan strategi militer

Dekade tahun 60 an diterapkan dibidang manufakur
dan jasa
8
Popularitas Simulasi (lanjut)
Lambat penggunaan simulasi
Komputer sangat mahal
Diperlukan pemodelan dengan program yang luas
Kecepatan proses sangat lambat
Memori terbatas
9
Program Simulasi
GPSS
Arena
Pro Model
dll
10
Keuntungan Simulasi
Menghemat waktu
Dapat melebar-luaskan waktu
Dapat mengawasi sumber-sumber yang bervariasi
Mengoreksi kesalahan perhitungan
Dapat dihentikan dan dijalankan
Mudah diperbanyak
11
Kerugian Simulasi
Simulasi bukan suatu proses optimisasi.
Simulasi memberikan evaluasi bukan solusi
Simulasi yang efektif mahal dan membutuhkan
waktu
Tidak semua situasi dapat dinilai melalui simulasi
kecuali situasi yang memuat ketidakpastian

12
Kapan Simulasi Digunakan
Mengembangkan sebuah model matematika adalah
terlalu sulit atau tidak mungkin
Sistem mempunyai satu atau lebih interdependent
random variabel
Dinamika sistem sangat komplek
Tujuan untuk mengobservasikan perilaku sistem
melalui waktu yang ditentukan
13
Penilaian Ekonomis untuk Penerapan Simulasi
14
Waktu
Biaya
Biaya operasi tanpa simulasi
Biaya operasi dengan simulasi
Aplikasi Simulasi
Industri manufaktur
Mobil
Elektronik
Konveksi
Makanan/minimum
Pabrik besi/cor
Pabrik kimia
15
Aplikasi Simulasi (lanjut)
Industri jasa
Pendidikan Bank
Rumah sakit
Hotel
Hiburan
Transportasi
Biro perjalanan
16
Simulasi sebagai alat pemecah masalah :
1. Analisis Inventori
2. Sistem Antrian
3. Penjadualan
4. Sistem Distribusi
5. Permainan
6. Sistem material handling

17
Langkah Langkah Simulasi
Formulasi masalah
Pengumpulan data dan analisis
Pengambangan model
Verifikasi dan Validasi Model
Eksperimentasi dan optimasi
Implementasi
18
Prosedur Pelaksanaan Studi Simulasi
19
Implementasi
Eksperimentasi dan
Optimisasi
Verifikasi dan Validasi
Model
Pengembangan
Model
Pengumpulan Data
Dan Analisis
Formulasi Masalah
Formulasi Masalah
Mengidentifikasikan variabel keputusan dan variabel
tak terkendali
Menspesifikasikan variabel kendala (constrain) pada
variabel kendala
Menentukan ukuran performansi sistem dan fungsi
objektif
Mengembangkan model awal
20
Pengumpulan Data dan Analisis
Pengumpulan data pada sistem yang diamati
Rancangan
Teknis (manual otomatis)

Mencari model (probabilitas) yang sesuai dengan
sistem
21
Pengembangan Model
Memahami sistem

Konstruksi model
Diagram alir (flow chart)
Pemilihan bahasa pemograman
Bilangan random dan statistik
Pemograman dan debugging
22
Verifikasi dan Validasi Model
Model : konseptual, logika, komputer

Verifikasi : internal model (debugging)

Validasi : kecocokan model dengan sistem
(kenyataan)
23
Implementasi
Penggunaan model simulasi untuk pemecahan
masalah pada sistem yang dimodelkan

Komunikasi antar pengguna dan analis
24
Eksperimen dan Optimasi
What if experimentation

Rancangan percobaan

Analisis output
25
Rangkuman
Simulasi dapat memberi solusi, kalau model analitik
gagal melakukannya. Misalnya model antrian yang
rumit

Model simulasi lebih realistis terhadap sistem nyata
karena asumsi yang lebih sedikit

Simulasi dapat digunakan untuk industri manufaktur
dan jasa.
26
Soal soal :
1. Apa yang dimaksud dengan simulasi ?

2. Kapan sebaiknya simulasi digunakan ?

3. Dimana saja simulasi digunakan ?
27