Anda di halaman 1dari 23

BAHASA INDONESIA

Latihan E, F, G, dan H (EYD)


Kelompok iv

Ni Kadek Dwimayanti (P07131013010)


Komang Dwi Pradnyani Laksmi (P07131013018)


Gede Aristana (P07131013019)


Komang Arik Octavi a (P07131013026)

No Kata
Baku
Perbaikan
Ya Tidak
1 Psikhologi *
Psikologi
2 Ekslusif *
3 Manageman *
Manajemen
4 Hidroxida *
Hidroksida
5 Februari *
6 Tehnologi *
Teknologi
7 Kordinasi *
Koordinasi
8 Hakekat *
Hakikat
9 Phisik *
Fisik
10 Aktifitas *
Aktivitas
11 Tarap *
Taraf
12 Signivikan *
Signifikan
13 Produktifitas *
produktivitas
14 Haemoglobin *
Hemoglobin
15 Konserfasi energy *
Konserfasi energi
16 Uji esei *
Uji esai
17 Epilefsi(ayan) *
Epilepsi
18 Krosmosom *
Kromosom
19 Teori *
20 explosif *
Eksplosif
Latihan F
Penulisan kalimat baku sesuai EYD.
1. Di antara obat kimia itu terdapat juga caustic soda.
Perbaikan : Di antara obat kimia itu terdapat juga Caustic Soda.
2. Metoda dan tehnik penelitian itu perlu diperbaiki.
Perbaikan : Metode dan teknik penelitian itu perlu diperbaiki.
3. Mata kuliah asupan gizi balita diberikan oleh M.Suyogo, S.KEP.
Perbaikan : Mata kuliah asupan gizi balita diberikan oleh M.Suyogo,
S.Kep.
4. Semua mahasiswa harus menyertakan bukti pembayaran yang syah berupa
kwitansi.
Perbaikan : Semua mahasiswa harus menyertakan bukti pembayaran yang
sah berupa kuitansi.

5. Bayi yang lahir sebelum waktunya disebut bayi premature.
Perbaikan : Bayi yang lahir sebelum waktunya disebut bayi
prematur.
6. Para mahasiswa se-Bali akan mengadakan konggres
Perbaikan : Para mahasiswa se-Bali akan mengadakan
kongres.
7. Pasient yang rawat nginap jumlahnya sangat banyak.
Perbaikan : Pasien yang rawat inap jumlahnya sangat banyak.
8. Pegawai itu sangan kecewa karena konditenya cendrung
menurun.
Perbaikan : Pegawai itu kecewa karena konduitenya
cenderung menurun.
9. Supaya ada hasilnya, frekuensi dan kwalitas latihan harus
ditambah.
Perbaikan : Supaya ada hasilnya, frekuensi dan kualitas
latihan harus ditambah.
10. PSIK Unud menggunakan sistim belajar yang epektif dan eficien.
Perbaikan : PSIK Unud menggunakan sistem belajar yang
efektif dan efisien.
11. Mereka yang hadir tidak sesuai jadual harus diberikan sangsi
administrasi.
Perbaikan : Mereka yang hadir tidak sesuai jadwal harus
diberikan sanksi administrasi.
12. Anak itu mengalami gangguan bahasa expresif bawaan.
Perbaikan : Anak itu mengalami gangguan bahasa ekspresif
bawaan.
13. Kelainan jantung bawaan sangat mengganggu aktifitasnya
sebagai atlit.
Perbaikan : Kelainan jantung bawaan sangat mengganggu
aktifitasnya sebagai atlet.
14. Menurut diagnosa dokter, ia mengidap penyakit beresiko tinggi.
Perbaikan : Menurut diagnosa, ia mengidap penyakit berisiko
tinggi.
15. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menganalisa keluhan
subyektif pemulung.
Perbaikan : Penelitian ini bersifat dekskriptif dengan
menganalisa keluhan subjektif pada pemulung.
16 Perilaku seseorang dapat diamati melalui pengetahuan, sikap, dan
praktek atau keterampilannya.
Perbaikan : Perilaku seseorang dapat diamati melalui
pengetahuan, sikap, dan praktik atau keterampilannya.
17. Benang sintehesis buatan China memang mahal, tetapi kualitet
bagus.
Perbaikan : Benang sintesis buatan China memang mahal,
tetapi kualitas bagus.

18. Silakan anda berkonsultasi dengan Dr. Sutomo, MSC di
tempat prakteknya.
Perbaikan : Silakan anda berkonsultasi dengan Dr.
Sutomo, Msc. di tempat praktiknya.

19. Untuk menyelesaikan study, seorang mahasiswa harus
membuat sekripsi.
Perbaikan : Untuk menyelesaikan studi, seorang
mahasiswa harus membuat skripsi.

20. Manusia zologi terdapat di Bogor; fosil hidup terdapat di
Pulau Komodo.
Perbaikan :Manusia zoologi terdapat di Bogor; fosil
hidup terdapat di Pulau Komodo.

Latihan G
Penulisan Tanda Baca sesuai dengan EYD.
1. Tidak semua orang berbakat menjadi tenaga kesehatan, kata ibu.
Perbaikan: Tidak semua orang berbakat menjadi tenaga
kesehatan, kata ibu.
Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari
pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain.

2. Ayah berpesan, jalankan tugasmu dengan sebaik-baiknya.
Perbaikan: Ayah berpesan, Jalankan tugasmu dengan
sebaik-baiknya.
Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari
pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain.
3. Kita harus menyiapkan makanan, obat-obatan, selimut dan kain
tenda.
Perbaikan: Kita harus menyiapkan makanan, obat-obatan,
selimut, dan kain tenda.
Tanda koma dipakai diantara unsur-unsur dalam suatu perincian
atau pembilangan.
4. Kalau pasien datang saya tidak akan pergi.
Perbaikan: Kalau pasien datang, saya tidak akan pergi.
Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk
kalimat apabila anak kalimat mendahului induk kalimat.
5. Buah itu busuk meskipun begitu dimakannya juga.
Perbaikan: Buah itu busuk, meskipun begitu dimakannya juga.
Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu
dari kalimat setara berikutnya.

6. Para mahasiswa libur tanggal 20 s/d 25 Desember 2007.
Perbaikan: Para mahasiswa libur tanggal 20 s.d. 25 Desember
2007.
Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah
sangat umum.
7. Tanya suster, kaudengar bunyi kring-kring tadi?
Perbaikan: Tanya suster, Kau dengar bunyi kring-kring tadi?
Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari
pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain.
8. Pasien menunggu giliran, perawat memanggil pasien, dokter
memeriksa pasien.
Perbaikan: Pasien menunggu giliran; perawat memanggil
pasien; dokter memeriksa pasien.

Tanda titik koma dipakai untuk memisahkan kalimat yang setara
didalam suatu kalimat majemuk sebagai pengganti kata
penghubung.
9. Kami memerlukan peralatan seperti kursi, meja, alat tulis, dan
lampu.
Perbaikan: Kami memerlukan peralatan seperti: kursi, meja,
alat tulis, dan lampu.
Tanda titik dua dipakai pada suatu pernyataan lengkap bila
diikuti rangkaian.
10. Susi, mengapa kau menangis ketika melihat jarum suntik?
(dalam dialog)
Perbaikan: Susi, mengapa kau menangis ketika melihat
jarum suntik?
Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari
pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain.

11. Ibu Sanggarwati terpilih sebagai bidan teladan se Kabupaten
Badung.
Perbaikan: Ibu Sanggarwati terpilih sebagai bidan teladan se-
Kabupaten Badung.
Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan se- dengan kata
berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital.
12. Dalam perlombaan itu ia meraih peringkat ke 2.
Perbaikan: Dalam perlombaan itu ia meraih peringkat ke-2.
Tanda hubung dipakai untuk merangkaitkan ke- dengan angka
berikutnya.
13. Asupan gizi seimbang pernah diteliti oleh Gst Md Oka dkk tahun
2005.
Perbaikan: Asupan gizi seimbang pernah diteliti oleh Gst. Md.
Oka dkk. tahun 2005.
Tanda titik digunakan pada singkatan kata atau ungkapan yang
sudah sangat umum.


14. Ketika Prof. Dr. Dr. Md Sugita M.PH. menjadi rektor,
pendidikan di universitas ini sangat maju.
Perbaikan: Ketika Prof. Dr. Dr. Md. Sugita, M.PH. menjadi
rektor, pendidikan di universitas ini sangat maju.
Tanda titik dipakai pada akhiran singkatan, dan tanda koma
dipakai diantara nama orang dan gelar akademik yang
mengikutinya, untuk membedakan dengan singkatan nama
keluarga atau marga.

15. Sudah berkali-kali M.P.R. R.I bersidang, tetapi belum dapat
mengambil keputusan.
Perbaikan: Sudah berkali-kali MPR RI bersidang, tetapi
belum dapat mengambil keputusan.
Akronim yang terdiri atas huruf-huruf pertama dari kata yang
disingkat, maka seluruhnya ditulis dengan huruf kapital.

16. Harga minyak goreng itu naik tajam menjadi Rp 50.000 per
kaleng.
Perbaikan: Harga minyak goreng itu naik tajam menjadi Rp
50.000 per- kaleng.
Tanda hubung digunakan untuk merangkaikan per- dengan kata.

17. Pemerintah daerah membangun sarana: kesehatan, perekonomian
dan pendidikan.
Perbaikan: Pemerintah daerah membangun sarana:
kesehatan, perekonomian, dan pendidikan.
Tanda koma dipakai untuk perincian yang lebih dari 2 perincian.

18. Ia lupa mengonsumsi buah-buahan karena kesehatannya sudah
membaik.
Perbaikan: Kalimat sudah benar.

19. Sudah lama K.T.P dan SIM nya hilang.
Perbaikan: Sudah lama KTP dan SIM-nya hilang.
Akronim yang terdiri atas huruf-huruf pertama dari kata yang
disingkat, maka seluruhnya ditulis dengan huruf kapital. Dan
tanda hubung digunakan untuk merangkaikan nya dengan kata.

20. Mereka menjalankan tugas a.n. Dekan yang menjadi atasan-
langsungnya.
Perbaikan: Kalimat sudah benar.
Tanda hubung boleh dipakai untuk memperjelas hubungan
bagian-bagian kata, dan menhilangkan bagian kelompok kata.

Latihan H
Penulisan Tanda Baca sesuai dengan EYD
1. a.n. rektor Unud.
Perbaikan: a.n. Rektor Unud.
Tanda titik dipakai pada singkatn kata atau ungkapan yang sudah
sangat umum. Pada singkatan yang terdiri dari dua huruf dipakai
dua tanda titik pada masing-masing akhir huruf tersebut. Dan
Setelah tanda titik diawali dengan huruf besar.
2. yth. Ketua P.S.I.K.
Perbaikan: yth. Ketua PSIK.
Tanda titik dipakai pada singkatn kata atau ungkapan yang sudah
sangat umum. Pada singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau
lebih hanya dipakai satu tanda titik. Dan Setelah tanda titik
diawali dengan huruf besar. Selain itu tanda titik tidak dipakai
dalam singkatan yang terdiri dari huruf-huruf awal kata atau
suku kata, atau gabungan keduanya, atau yang terdapat didalam
akronim yang sudh diterima oleh masyarakat.
3. Sudira S.KEP.M.KES
Perbaikan: Sudira, S.Kep.M.Kes.
Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik
yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama
diri, keluarga, atau marga.
Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat,
dan sapaan.

4. Prof. Dr.dr. I B Jagera M.Agr.
Perbaikan: Prof. Dr. Dr. I. B. Jagera, M.Arg
Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat,
dan sapaan. Tanda titik juga dipakai pada akhir singkatan nama
orang.

5. HUT RI ke 60.
Perbaikan: HUT RI ke-60
Tanda hubung dipakai untuk merangkaitkan ke- dengan angka
berikutnya

6. Se Unud.
Perbaikan: se-Unud
Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan se- dengan kata
berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital.

7. pascabedah.
Perbaikan: sudah benar
Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan
bagian-bagian ungkapan.

8. Undang Undang No. 2 Tahun 2003.
Perbaikan: Undang-undang No.2 Tahun 2003.
Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang dan setelah
tanda hubung pada unsur kata yang diulang ditulis dengan huruh
kecil.

9. R.S.U. Pusat Sanglah.
Perbaikan: RSU Pusat Sanglah.
Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan yang terdiri dari huruf-
huruf awal kata atau suku kata, atau gabungan keduanya.
10. Rp. 300.000,-
Perbaikan: Rp 300.00,-
Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan mata uang. Tanda
koma dipakai di antara rupiah dan sen dalam bilangan.
11. Ruangan ber AC (ase)
Perbaikan: ruangan ber-AC
Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan
bagian-bagian ungkapan dan untuk merangkaikan unsur bahasa
Indonesia dengan unsur bahasa asing.
12. subunit.
Perbaikan: sub-unit
Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan
bagian-bagian ungkapan.

13. tiga per-empat.
Perbaikan: sudah benar
Tanda hubung digunakan untuk merangkaikan per- dengan
kata.
14. nara-sumber.
Perbaikan: narasumber
15. pukul 08,30.
Perbaikan: pukul 08.30
Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit,
dan detik yang menunjukkan jangka waktu dan tidak
dipergunakan tanda koma.
16. 25-12-2007.
Perbaikan: sudah benar
Tanda hubung menyambung bagian-bagian tanggal.

17. Ke-nggris-inggris-an
Perbaikan: keinggris-inggrisan
Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang.
18. lauk pauk.
Perbaikan: lauk-pauk
Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang.
19. dibebas-tugaskan.
Perbaikan: dibebas tugaskan
Tidak perlu dipakai tanda hubung karena sudah jelas hubungan
bagian-bagian ungkapannya.
20. masuk satu per-satu.
Perbaikan: sudah benar
Tanda hubung digunakan untuk merangkaikan per- dengan kata.