Anda di halaman 1dari 19

TUGAS ANATOMI FISIOLOGI MANUSIA

KELOMPOK 4
DWI WINARSIH 1101023
EKA RANI CAHYATI 1101024
EMMA WULAN SARI 1101025
ENGGAR SUSANTI 1101026
ERINE FEBRIAN 1101027
ESI FUZI SITEPU 1101028
ERNOVIA RISKI 1101029
EVIRA YUNI 1101030
FADHILAH UTAMI 1101031
FEBRIAN ARDI 1101032
FITRAH PHUDLAH DESTI 1101033
ANATOMI FISIOLOGI JARINGAN OTOT
JANTUNG
JANTUNG
Jantung (bahasa Latin, cor) adalah
sebuah rongga, rongga organ berotot yang
memompa darah lewat pembuluh darah
oleh kontraksi berirama yang berulang.
Istilah kardiak berarti berhubungan
dengan jantung, dari kata Yunani cardia
untuk jantung. Jadi, jantung adalah salah
satu organ manusia yang berperan dalam
sistem peredaran darah.

Bagian-bagian dari jantung
Ukuran jantung manusia kurang
lebih sebesar kepalan tangan.
Jantung adalah satu otot tunggal
yang terdiri dari lapisan
endothelium. Jantung terletak di
dalam rongga torakik, di balik
tulang dada. Struktur jantung
berbelok ke bawah dan sedikit ke
arah kiri.
GAMBAR JANTUNG


Jantung hampir sepenuhnya diselubungi oleh
paru-paru, namun tertutup oleh selaput
ganda yang bernama perikardium, yang
tertempel pada diafragma. Lapisan pertama
menempel sangat erat kepada jantung,
sedangkan lapisan luarnya lebih longgar dan
berair, untuk menghindari gesekan antar
organ dalam tubuh yang terjadi karena
gerakan memompa konstan jantung.
Jantung dijaga di tempatnya oleh pembuluh-
pembuluh darah yang meliputi daerah
jantung yang merata/datar, seperti di dasar
dan di samping. Dua garis pembelah
(terbentuk dari otot) pada lapisan luar
jantung menunjukkan di mana dinding
pemisah di antara serambi & bilik jantung.


OTOT
Otot adalah jaringan yang mempunyai
kemampuan khusus yaitu berkontraksi.

Secara marfologis otot dapat digolongkan
menjadi tiga jenis otot :
otot lurik
otot polos
otot jantung
Otot Jantung

Nama lain: Myocardium atau musculus
cardiata atau otot involunter
struktur : Bentuk serabutnya memanjang,
silindris, bercabang. Tampak adanya garis
terang dan gelap. memiliki satu inti yang
terletak di tengah
Kontraksi: tidak menurut kehendak, gerakan
lambat, ritmis dan tidak mudah lelah


Dinamakan otot jantung karena
hanya terdapat di jantung. Kontraksi
dan relaksasi otot jantung
menyebabkan jantung menguncup dan
mengembang untuk mengedarkan
darah ke seluruh tubuh.
Ciri khas otot jantung adalah
mempunyai diskus interkalaris, yaitu
pertemuan dua sel yang tampak gelap
jika dilihat dengan mikroskop.


Otot jantung tersusun dari sel-sel
otot yang mirip dengan otot lurik
namun otot jantung mempunyai
percabangan. Sel-sel otot jantung
mempunyai banyak inti dan
terletak di tengah serabut. Otot
jantung bekerja secara teratur,
tidak cepat dan tidak mengikuti
kehendak kita.



Mekanisme Kontraksi dan Relaksasi Otot
Jantung :
- Sel otot jantung bersifat autoritmik yaitu sebagai
otot yang mempunyai daya rangsang untuk dirinya
sendiri, sehingga menyebabkan aksi potensial yang
spontan yang menyebabkan proses kontraksi.
- Adanya aksi potensial akan menimbulkan
depolarisasi membran serat otot dan berjalan lebih
dalam kedalam serat otot pada tempat dimana
potensial aksi dapat mendepolarisasi sarkolema dan
sitem tubulus T, sehingga ion kalsium dari cairan
ekstrasel masuk. Potensial aksi juga menyebabkan
reticulum sarkoplasma melepaskan sejumlah besar ion
kalsium kedalam myofibril.

Adanya ion kalsium dalam jumlah besar,
efek penghambatan troponin/tropomiosin
terhadap filament yang akan dihambat.
Dengan meningkatnya ion kalsium maka akan
meningkatkan gabungan kalsium troponin C.
Komplek troponin akan mengalami perubahan
bentuk yang menarik molekul tropomiosin
dan memindahkannya lebih dalam kelekukan
antara dua untai aktin. Sehingga bagian aktif
dari aktin tidak tertutupi.
Setelah filamin aktin menjadi teraktivasi oleh
ion-ion kalsium, kepala jembatan
penyeberangan dari filamen myosin menjadi
tertarik ke bagian aktif filament aktin.

Setelah kepala jembatan penyebrangan melekat
pada bagian aktif menimbulkan kekuatan intramolekuler
yang akan menyebabkan kepala miring ke arah lengan
dan menarik filament aktin ( power stroke) segera setelah
kepala miring secara otomatis terlepas dari bagian aktif
kembali ke arah normal. Kemudian kepala akan
berkombinasi bagian aktif yang baru sepanjang filament
aktin, kemudian kepala miring lagi untuk menimbulkan
power stroke baru, sehingga kepala jembatan
penyebrangan membelok ke depan dan ke belakang
berjalan sepanjang filament aktin, menarik ujung filament
aktin ketengah filament myosin sehingga terjadi kontraksi.
- Proses tersebut akan berlangsung terus sampai
filament aktin menarik membrane Z menyentuh ujung
akhir filament myosin. Kontraksi akan terus berlangsung
sehingga lebih memendekkan panjang sarkomer ujung-
ujung filament myosin menjadi kusut dan kekuatan
kontraksi menurun dengan cepat.
Otot jantung terdiri atas serabut serabut otot
yang bergaris garis melintang seperti halnya
otot kerangka . Namun, demikian antara
kedua jenis tersebut terdapat perbedaan :
Serabut otot jantung tidak merupakan sinsitium,
melainkan merupakan rangkaian sel sel tunggal
yang berderet deret ujung ketemu ujung
dengan perantara suatu bangunan yang
dinamakan Discuss intercalaris
Sel otot jantung tidak berbentuk silindris biasa,
melainkan bercabang cabang sehingga
memberikan kesan adanya anyaman 3
dimensional.

Inti sel otot jantung tidak terletak
dibawah sarkolema, melainkan
ditengah sel.
Kontraksi otot jantung diluar pengaruh
kehendak kita.