Anda di halaman 1dari 28

ANATOMI SISTEM SARAF

PUSAT
TIARA AYU PRATIWI
13102112201
Enchephalon adalah komponen systema
nervosum centrale/SSP
1. Cerebrum
Thalamus
Hipothalamus
2. Diencephalon
4. Cerebellum
Mesencephalon
Pons varoli
Medula oblongata
3. Truncus
Encephalicus
Cerebrum
Location: Cavum cranii Berat: 1400
LOBI CEREBRALES :
1. FRONTALIS
2. PARIETALIS
3.OCCIPITALIS
4. TEMPORALIS
5. INSULA
*LOBUS LIMBIC

Gyrus
(Elevasi)
Sulcus
(cekunga
n)
Insula (emosi dan Homeostasis
Lobus limbic
Sistem limbic merupakan suatu bagian
otak yang berada pada bagian atas
batang otak dan di bawah korteks.

- Fungsi: emosi, perilaku, memory jangka
panjang, penciuman
Struktur limbic terdiri dari beberapa bagian
yaitu:

1. Hypotalamus
- Hipotalamus adalah bagian otak yang berisi sejumlah nukleus
kecil.
- Hipotalamus terletak di bawah thalamus, tepat di atas batang otak
- Fungsi: memegang peranan penting dalam aliran adrenalin, pusat
emosi,
2. Septum
- Septum adalah pembatas yang memisahkan suatu rongga atau
ruang
3. Thalamus
- Talamus terletak di pusat otak di bagian atas batang otak.
- mengatur tingkat kesadaran
4. Hypocampus
-Hipokampus adalah bagian dari otak besar yang terletak di lobus
temporal.
-Manusia memiliki dua hippocampus, yakni pada sisi kiri dan kanan.
-Hipokampus merupakan bagian dari sistem limbik dan berperan pada
kegiatan mengingat (memori)




5. Basal gangglia
Fungsi: mengontrol kemampuan
kognitif, movement coordinator,
voluntary movement

TRUNCUS ENCEPHALICUS ( BRAIN STEM )
i
Fungsi;
1. Menerima danmengintegrasi
semua input synaptic dari
spinal cord
2. Pusat tidur
3. Pusat kontrol kaediovaskular
4. Pusat respirasi
5. Pengaturan reflek otot
Cerebellum
terletak pada dasar fossa cranii
posterior dan mengisi suatu ruangan
antara brainstem dan lobus occipitalis
hemisphere
Fungsi: sinkronisasi, koordinasi dan
gerak tubuh
Medula oblongata


Fungsi: berkaitan dengan jantung,
pernafasan, dan refleksi
CRANIUM
Cranium dibentuk oleh tulang-tulang
pipih yang berjumlah 22.
Cranium dapat dibagi menjadi:
Neuro-cranium dan Splanchno-cranium.
- Neuro-cranium dapat dibagi menjadi
calvarium (calvaria) dan basis cranii,
sedangkan basis cranii ini dapat dibagi
menjadi basis cranii interna dan basis
cranii externa.
- Splanchno-cranium adalah tulang-tulang
yang menyusun rangka wajah.


- Neuro-cranium ini dibentuk oleh tulang-tulang :
Os occipitale (1)
Os parietale (2)
Os frontale (1)
Os temporale (2)
Os sphenoidale(1)
Os etmoidale (1)

- Splanchno-cranium dibentuk oleh tulang-tulang :
Os nasale (2)
Os maxilla(2)
Os lacrimale(2)
Os zygomaticum(2)
Os palatinum(2)
Os vomer(1)
Os concha nasalis inferior(2)
Os mandibula (1)

Basis cranii interna dapat dibagi menjadi :
-Fossa cranii anterior (frontalis): Lubang-lubang yang terdapat di dalam fossa ini
adalah : lubang pada lamina cribrosa ossis ethmoidalis dan foramen caecum (lubang
yang buntu).

-Fossa cranii media: foramen opticum, fissura orbitalis superior, foramen rotundum,
foramen spinosum, foramen ovale, foramen lacerum, hiatus canalis facialis, apertura
superior canaliculi tympanici dan foramen vesalius.

-Fossa cranii posterior (occipitalis):
-porus acusticus internus, foramen jugulare pars venosa dan pars nervosa, foramen
occipitale magnum, apertura externa aquaductus vestibuli, muara dari canalis
condyloideus.

Pada calvaria bagian ekstrana:
- Ada sutura :
Sutura : hubungan antara tulang-tulang
cranium.
Sutura sagittalis: antara kedua ossa
parietales.
Sutura frontalis : antara kedua ossa
frontales
Sutura coronalis : antara os parietale dan
os frontale
Sutura squamosa : antara os parietale dan
squama temporalis
Sutura lambdoidea: antara os parietale
dan os occipitale

- Ada titik-titik yang penting:
Lapisan cranium dari luar ke dalam :
S : Skin
C : Close connective tissue jaringan
lemak-fibrosa
A : Aponeurotic epicranium lembar
tendinosa yang menyatukan venter
occipitalis dan venter frontalis m.
occipitofrontalis.
L : Loose connective tissue jaringan ikat
longgar.
P : Pericranium periosteum yang
menutupi permukaan luar tulang
tengkorak.

MENINGES
Otak dan medula spinalis dibungkus
oleh tiga memban atau meninges:
dura mater, arachnoidea mater dan
pia mater

1. Durameter, lapisan terluar adalah lapisan yang tebal
dan terdiri dari 2 lapisan. Lapisan ini biasanya terus
bersambungan, tetapi terputus pada beberapa sisi
spesifik.
- Lapisan periosteal luar, pada durameter melakat di
permukaan dalam kranium dan berperan sebagai
periousteum dalam pada tulang tengkorak
- Lapisan meningeal dalam, pada durameter tertanam
sampai ke dalam fisura otak dan terlipat kembali ke
arahnya untuk membentuk bagian:

falx cerebri: lipatan memebentuk bulan sabit terletak ditengah antara
kedua hemisfer
Tentorium cerebeli: lipatan membentuk bulan sabit yang menjadi atap
fosa cranii posterior, menutupi permukaan serebellum dan menyokong
lobus occipitalis cerebri
Falx cerebelli: lipatan kecil memebentuk bulan sabit menonjol ke depan
diantara kedua hemisfer cerebri
Diaphragma sellae: lipatan berbentuk sirkulus kecil yang membentuk atap
cella tursika
Arachnoidmeter, adalah membran
impermeable halus yang meliputi otak dan
terletak antara durameter dan piameter

Piameter, lapisan terdalam yang halus
dan tipis, serta melekat erat pada otak.
Lapisan ini mengandung banyak
pembuluh darah untuk mensuplai jaringan
saraf.

VASKULARISASI

Vena otak tidak memiliki jaringan otot
dalam dindingnya yang sangat tipis dan
tidak memiliki katup. Vena-vena ini keluar
dari otak dan terletak dalam cavum
arachnoidea. Kemudian menembus
arachnoid mater dan lapis meningeal dura
mater, mengalir ke dalam sinus venosus
cranialis.
Terdiri dari v. cerebri, cerebelli dan vena
batang otak. v. magna cerebri dibentuk
oleh bergabungnya kedua v. interna
cerebri dan bermuara ke sinus rectus.

NERVUS KRANIALIS

N. OLFACTORIUS ( I )
N. OPTICUS ( II )
N. OCULOMOTORIUS (III)
N. TROCHLEARIS (IV)
N. TRIGEMINUS ( V )
N. ABDUCENS ( VI )
N. FACIALIS ( VII )
N..VESTIBULOCOCHLEARIS(VIII)
N. GLOSSOPHARYNGEUS ( IX )
N. VAGUS ( X )
N. ACCESSORIUS ( XI )
N. HYPOGLOSSUS ( XII )


penglihatan
Mempersarafi otot-otot intraokuler dan
ekstraokuler