Anda di halaman 1dari 22

Konsep dan Teori Dasar

Penilaian Bisnis
Seorang penilai bisnis harus menguasai pengetahuan
tentang beberapa disiplin Ilmu
Ilmu Akuntansi .
Mikro dan makro ekonomi .
Akuntansi Biaya
Manajemen Keuangan
Analisis Laporan Keuangan .
Pengetahuan tentang saham dan obligasi .
Ilmu Pemasaran .
2
Pendahuluan
Definisi penilaian usaha:
Suatu proses untuk memperkirakan nilai suatu perusahaan
yang berjalan, termasuk berbagai kepentingan dan
kepemilikan (business ownership interest) serta transaksi
dan kegiatan yang memiliki pengaruh terhadap nilai
perusahaan
Ruang lingkup penilaian usaha:
Penilaian penyertaan (ekuitas)
Penilaian perusahaan (badan usaha)
Penilaian aktiva tak berwujud
Penilaian atas benturan kepentingan dan transaksi
material (nilai 10% pendapatan/20% ekuitas terkait
dgn perush. publik, Peraturan Bapepam No. IX.E.1 dan
IX.E.2
Penilaian kerugian ekonomis
3



Penilaian Persh &
Penyertaan dalam Persh u
mendukung tindakan
korporasi
Penilaian usaha
Penilaian Aktiva
Tak Berwujud
Penilaian untuk
tujuan Khusus
1. Common buy sell
transactions
2. Merger dan Akuisisi
3. Divestasi & Privatisasi
4. IPO & Private Placement
5. Partnership dissolution
1. Fairness opinion
2. Solvency opinion
3. Dissenting shareholder
valuation
4. Economic damage
valuation
5. Penciptaan nilai
pemegang saham
Pendahuluan
ALASAN-ALASAN DILAKUKANNYA PENILAIAN USAHA:
Kepentingan akuisisi dan merjer
Untuk keperluan restrukturisasi perusahaan
Divestasi sebagian saham dan private placement
Pemisahan dari suatu kemitraan (partnership dissolution)
Initial public offering dan privatisasi

STANDAR NILAI DALAM PENILAIAN USAHA:
Nilai pasar wajar (fair market value)
Nilai wajar (fair value)
Nilai investasi (investment value)
Nilai likuidasi (liquidation value)
Nilai likuidasi paksa (forced liquidation value)
5
Pendahuluan
NILAI PASAR WAJAR: perkiraan jumlah uang tunai/ekuivalennya yg
dpt diperoleh dr suatu transaksi jual-beli
perush./shm/sekuritas/kepentingan dlm perush. antara yg berminat
membeli (willing buyer) dgn yg berminat menjual (willing seller)
dimana keduanya memiliki kapasitas utk melakukan suatu transaksi,
bertindak tanpa ada keterpaksaan & masing-masing memiliki fakta
& informasi yg relevan
Note: nilai inilah yang scr luas diterima dan diakui dlm
penilaian bisnis

NILAI WAJAR: nilai dr perush./shm yg berlaku scr khusus utk kasus
adanya pemegang saham yg berbeda pendapat (dissenting
shareholder) nilai yg berhak diterima seorang (sekelompok)
pemegang saham yg menolak atas suatu tindakan (corporate action)
yg dilakukan oleh pemegang saham mayoritas
Note: nilai saham sesaat sebelum berpengaruhnya corporate action
yang tdk disetujui oleh pemegang saham minoritas yang berbeda
pendapat (dissenting shareholder)
6
Pendahuluan
NILAI INVESTASI: nilai dr suatu perush./saham (business
interest)/kepentingan dlm perusahaan yg bersifat spesifik
thdp seorg investor, didasarkan pd/terkait dgn persyaratan
tertentu dr seorg/kelompok investor akuisisi strategis dan
merjer

NILAI LIKUIDASI: perkiraan jumlah uang tunai bersih atau yg
bersifat ekuivalen yg dpt diperoleh jika usaha suatu
perusahaan dihentikan dan aktiva-aktivanya dijual scr
terpisah-pisah dlm suatu proses penjualan yang bersifat
normal

NILAI LIKUIDASI PAKSA: perkiraan jumlah uang tunai bersih
atau yg bersifat ekuivalen yg dpt diperoleh jika usaha suatu
perusahaan dihentikan dan aktiva-aktivanya dijual scr
terpisah-pisah dlm waktu yg sesingkat mungkin, misalnya
melalui pelelangan
7
Apa Sebenarnya yang Dinilai?
Neraca, dilihat dari pembagian akun secara umum:
8
Aktiva Kewajiban dan Modal
Aktiva Lancar Kewajiban Lancar
Aktiva Tetap Kewajiban Jangka
Panjang
Aktiva Lain-Lain Ekuitas
Total Aktiva Total Kewajiban dan
Modal
Ekuitas/
Saham
Apa Sebenarnya yang Dinilai?
Neraca, dilihat dari pembagian struktur kapital:
9
Aktiva Kewajiban dan Modal
Aktiva Lancar Kewajiban di Luar
Struktur Kapital
(Hutang Dagang, Hutang Pajak dll)
Aktiva Tetap Hutang/Kewajiban
Struktur Kapital
(Hutang Berbunga Jangka Panjang
dan/atau Hutang Berbunga Jangka
Pendek)
Aktiva Lain-Lain Ekuitas
Total Aktiva Total Kewajiban dan
Modal
Kapital/
Struktur Kapital
Ekuitas/
Saham
Komponen Struktur Kapital
Alternatif 1:
Ekuitas saja
Alternatif 2:
Hutang berbunga jangka panjang (long-term interest bearing debt
[LTIBD])
Ekuitas
Alternatif 3:
Hutang berbunga jangka pendek (short-term interest bearing
debt [STIBD]), jika (1) nilainya signifikan, dan (2) digunakan scr
terus-menerus
Long term interest bearing debt / LTIBD
Ekuitas
Alternatif 4:
Short term interest bearing debt / STIBD
Ekuitas
10
11
VALUATION PROCESS
Understand
the Business
Macroeconomic
Analysis
Industry
Analysis
Company
Analysis

Analysis &
Normalization
of Financial
Statements

Define
Valuation
Assignment
Select
Valuation
Method(s)
&
Perform
Valuation
Reporting
Definisi Nilai dan Model Penilaian
Beberapa definisi nilai dalam penilaian usaha:
Nilai perusahaan (firm/corporate/enterprise value): nilai dari
kapital (invested capital) atau struktur kapital (capital structure)
nilai seluruh aktiva dikurangi kewajiban yg tdk termasuk dlm
struktur kapital
Nilai ekuitas: nilai seluruh aktiva dikurangi dengan nilai seluruh
kewajiban

Dua model yang umum dalam penilaian usaha:
Model ekuitas (equity model): langsung memperoleh nilai ekuitas
Model kapital (invested capital model): memperoleh nilai
perusahaan/kapital, yang harus dikurangi dengan hutang
komponen kapital untuk memperoleh nilai ekuitas
12
Pendekatan dan MetodePenilaian
Pendekatan pendapatan (income approach):
Metode diskonto pendapatan ekonomi mendatang (discounted
future economic income method)
Metode kapitalisasi pendapatan ekonomi mendatang (capitalized
future economic income method)
Pendekatan pasar (market approach):
Metode pembanding perusahaan terbuka (guideline publicly
traded company method)
Metode pembanding perusahaan merjer dan akuisisi (guideline
merged and acquired company method)
Pendekatan aset (asset-based approach):
Metode akumulasi aset (asset accumulation method)
Metode kapitalisasi kelebihan pendapatan (capitalized excess
earnings method)
13
14
Valuation Methodology


Income
Approach
1. Discounted Cash Flow Method
a. Free Cash Flow to Equity Model
b. Free Cash Flow to the Firm Model
2. Capitalized Future Economic Income Method
Valuation
Approach

Relative
Valuation


Asset
Approach
1. Market Multiple Method: P/E, P/BV, etc
2. Guideline Merger & Acquisition Method
1. Adjusted Net Asset Method
2. Capitalized Excess Earnings Method
Valuation Method
(Market Approach)
Prosedur Umum Penilaian Usaha
Mendefinisikan penugasan penilaian usaha secara
jelas
Melakukan analisis terhadap usaha yang dinilai
(analisis ekonomi makro, analisis industri, analisis
perusahaan)
Analisis dan penyesuaian terhadap laporan
keuangan
Pemilihan metode penilaian (1 atau lebih) dan
melakukan penilaian jika lebih dari 1 metode,
perlu dilakukan rekonsiliasi
Penyusunan laporan penilaian usaha
15
Unsur-unsur minimal dalam penugasan penilaian
a. Identitas klien (nama, alamat dsb)
b. Definisi kepentingan hukum atau kepentingan
yang dinilai
c. Tanggal dilakukannya penilaian
d. Tujuan dan penggunaan dari penilaian
e. Standar nilai yang digunakan
f. Nilai going concern vs nilai likuidasi
g. Deskripsi ciri kepemilikan yang spesifik
h. Bentuk dan luas cakupan laporan penilaian
i. Persyaratan khusus serta pembahasan
penggunaan nilai
16
Pemahaman Bisnis: analisis makro,
industri dan perusahaan
Analisis makro ekonomi
Data yang diperlukan: inflasi, unemployment,
consumer spending, interest rate, kegiatan
investasi, konstruksi, pasar uang, pasar modal,
populasi, APBN, kondisi ekonomi regional dan
global, laporan BI, laporan BPS dsb
Analisis industri
Data yang diperlukan: informasi industri dari
lembaga peneliti/KADIN, laporan mengenai
industri dari BI, BPS dsb
17
Pemahaman Bisnis: analisis makro,
industri dan perusahaan
Analisis perusahaan

18
Premi, Diskon, dan Rekonsiliasi Nilai
Jika metode yang digunakan lebih dari satu,
perlu dilakukan rekonsiliasi nilai untuk
memperoleh kesimpulan akhir

Jenis-jenis premi dan diskon yang perlu
diaplikasikan:
Premi kendali
Diskon minoritas
Diskon marketabilitas

19
Jenis Premi dan Diskon
Premi kendali (control premium): jika yg dinilai
penyertaan mayoritas sdgkan nilai yg dihasilkan
berindikasi minoritas

Diskon minoritas (discount for lack of
control/minority discount): jika yg dinilai penyertaan
minoritas sdgkan nilai yg dihasilkan berindikasi
mayoritas

Diskon marketabilitas (discount for lack of
marketability/marketability discount): jika yg dinilai
perush. tertutup sdgkan asumsi diperoleh dari pasar
minoritas (bursa)
20
Penutup
Karena laporan keuangan merupakan data yg vital dlm
penilaian usaha, uji tuntas (due diligence)/ penelaahan secara
mendalam & penyesuaian laporan keuangan adalah sangat
penting .

Jika metode yg digunakan lbh dari satu, perlu dilaku kan
rekonsiliasi nilai utk memperoleh kesimpulan akhir

Jenis premi dan diskon yang perlu diaplikasikan:
Premi kendali (control premium)
Diskon minoritas (discount for lack of control)
Diskon marketabilitas (discount for lack of marketability)
21
Referensi

Valuing a Business, 4
th
Ed. (Shannon P. Pratt, Robert F. Reilly,
Robert P. Schweihs)
Investment Valuation, 2
nd
Ed. (Aswath Damodaran)
Standar Penilaian Indonesia (SPI) 2002
Penilaian Usaha, Edisi 2004/2005. (Agus Prawoto) 2004

22