Anda di halaman 1dari 34

IDENTITAS MATA KULIAH

Nama Mata Kuliah : Anestesiologi dan Reanimasi


Kode Mata Kuliah : KUB 133
Program Pendidikan : Strata Satu (S1)
Beban Studi : 3 SKS
S t a t u s : W a j i b
Proses belajar-mengajar :
1. Kuliah Diberikan pada SM VII Selama 3 jam
/minggu MEMAHAMI ANESTESIOLOGI DAN
REANIMASI
2. Kepaniteraan Klinik Remaja (KKR) SM VIII
selama 1 mg mengenal praktek Anestesiologi
dan Reanimasi
3. Kepaniteraan Klinik Madia (KKM) SM IX-XII
(JENJANG PENDIDIKAN PROFESI DOKTER)
Praktikum Anestesiologi dan Reanimasi

SASARAN BELAJAR PBM SMVII
MEMAHAMI RUANG LINGKUP DAN SEJARAH
PERKEMBANGAN ANESTESIOLOGI DAN REANIMASI
MEMAHAMI ETIO-PATOFISIOLOGI DAN TATA
LAKSANA NYERI
MEMAHAMI RUANG LINGKUP DAN TATALAKSANA
KEDOKTERAN GAWAT DARURAT
MEMAHAMI RUANG LINGKUP DAN TATALAKSANA
KEDOKTERAN PERIOERATIF
LANDASAN ILMU
FISIOLOGI KLINIK, KHUSUSNYA
SISTEM ORGAN TARGET TRIAS ANESTESIA
SISTEM ORGAN HOMEOSTASIS (LIVE SUPPORT)
FARMAKOLOGI KLINIK, KHUSUSNYA
OBAT-OBAT ANESTETIKUM
OBAT-OBAT GAWAT DARURAT




STAF DOSEN DAN RS MITRA PENDIDIKAN
UNTUK KKM :
1. RSU SANGLAH = 11 ORANG
2. RSU WANGAYA = 2 ORANG
3. RSU TABANAN = 2 ORANG
4. RSU GIANYAR = 2 ORANG


EVALUASI
SM VII :
UTS BOBOT 40%
UAS BOBOT 60%
REMEDIAL
KKR OBSERVASI SIKAP
KKM UJIAN PROFESI DOKTER
KHUSUS ANESTESDIOLOGI DAN
REANIMASI
NILAI AKHIR
ANESTESIOLOGI
terdiri dari KATA:
An = TANPA
AESTHESIA = RASA
LOGI = ILMU
BERARTI : ILMU YANG MEMPELAJARI
TATALAKSANA UNTUK MEMATIKAN RASA


REANIMASI, berasal dari kata ANIMATE =
GERAK
YANG BERARTI : MENGGERAKKAN KEMBALI
= MENGHIDUPKAN KEMBALI
BATASAN
ANESTESIOLOGI DAN REANIMASI
ANESTESIOLOGI (TRIAS)


MATI INGATAN MATI RASA MATI GERAK
(HIPNOTIK) (ANALGETIK) (RELAKSASI)

GERAKAN RESPIRASI)


REANIMASI

RUANG LINGKUP
ANESTESIOLOGI DAN REANIMASI
ADALAH CABANG ILMU KEDOKTERAN
YANG MEMPELAJARI :
1. NYERI
2. KEDOKTERAN PERIOPERATIF
3. KEDOKTERAN GAWAT DARURAT

LATAR BELAKANG
ANESTESIOLOGI :ILMUMEMATIKANRASA
PENERAPANNYA BERKAITAN DENGAN
TRAUMA BEDAH
TRAUMA BEDAH KERUSAKAN JARINGAN
KERUSAKAN JARINGAN NYERI
NYERI RESPONS MULTIORGAN
PENDERITAAN HARUS DITANGGULANGI
BATASAN
NYERI ADALAH :
SATU PENGALAMAN SENSORIK DAN
EMOSIONAL YANG TIDAK MENYENANGKAN
YANG BERHUBUNGAN DENGAN ADANYA ATAU
POTENSI RUSAKNYA JARINGAN ATAU KEADAAN
YANG MENGGAMBARKAN KERUSAKAN
JARINGAN TERSEBUT

(INTERNATIONAL ASSOCIATION FOR STUDY OF PAIN)
B A T A S A N
NYERI MERUPAKAN :
PELINDUNG PASIEN DARI ANCAMAN ATAU DAPAT JUGA
DIKATAKAN SEBAGAI SIKSAAN DARI
PENYAKIT YANG DIDERITA
NYERI SERING DILUKISKAN SEBAGAI :
SUATU YANG BERBAHAYA (NOKSIUS, PROTOFATIK)
ATAU SUATU YANG TIDAK BERBAHAYA (NONOKSIUS,
EPIKRITIK)

RESEPTOR NYERI


RESEPTOR NYERI
ADALAH : UJUNG-
UJUNG SARAF TEPI
(NOSISEPTOR)
TERDAPAT PADA
KULIT
TENDON
SENDI
OTOT
TULANG

MEMAHAMI MEKANISME NYERI
Multimodal Pain &
Stress Management
MEMAHAMI METODA
PENGENDALIAN NYERI
MEMAHAMI RUANG LINGKUP PERIOPERATIF:

EVALUASI-KONSULTASI DAN PERSIAPAN PRA ANESTESIA
TINDAKAN ANESTESIA-ANALGESIA
MEMANTAU/MEMELIHARA FUNGSI SISTEM-ORGAN
PENATALAKSANAAN PASIEN KRITIS PERIOPERATIF
TATALAKSANA KLINIS RESUSITASI PARU JANTUNG
PENANGGULANGAN NYERI AKUT PERIOPERATIF
EVALUASI FUNGSI PARU DAN APLIKASI TERAPI
RESPIRASI
SUPERVISI DAN PENGORGANISASIAN SDM DAN
FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN TERKAIT
PENELITIAN PERIOPERATIF


PENYAKIT BEDAH
NORMAL
PENYAKIT LAIN
PATO-BIOLOGI TERAPI
ANESTESIA-ANALGESIA
TRAUMA BEDAH
PEMULIHAN PENYULIT NORMAL
MASALAH PERIOPERATIF
DIAGNOSTIK PENYAKIT PRIMER BEDAH ?
DIAGNOSTIK PENYAKIT PENYERTA PENYULIT ?
STRES EMOSIONAL MENGHADAPI PENGOBATAN
TRAUMA ANESTESIA
TRAUMA BEDAH
DAYA DUKUNG FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN
DAYA DUKUNG SDM (MEDIS & PARAMEDIS)
PROSEDUR ADMINISTRASI KESEHATAN

NYERI
STRES
MUAL-MUNTAH-ILEUS
HIPOKSEMIA
GANGG TIDURLELAH
KELAPARAN
IMOBILISASI-RESTRIKSI
DRAIN-NGT
TRADISI





MENGHAMBAT
PENYEMBUHAN
PERIODE PERIOPERATIF
PERIODE PRAANESTESIA/BEDAH
EVALUASI PRAANESTESIA/BEDAH
PERSIAPAN PRAANESTESIA/BEDAH
PERIODE ANESTESIA/PEMBEDAHAN
(ANESTESIA UMUM/REGIONAL/LOKAL)
PASCA ANESTESIA/BEDAH NYERI ?
PASIEN GAWAT DARURAT ?

Adalah pasien yang perlu pertolongan
dengan cepat ,tepat dan cermat
untuk mencegah kematian/kecacatan
Ukuran keberhasilan
- Response time
- Waktu tanggap
LATAR BELAKANG
PERUBAHAN POLA HIDUP PERUBAHAN
POLA PENYAKIT PASIEN GAWAT>BANYAK
PERKEMBANGAN IPTEK KEDOKTERAN
KONDISI PENDERITA YANG SEMAKIN
KOMPLEKS MEMERLUKAN TATALAKSANA
KHUSUS YANG CEPAT DAN TEPAT

TRIAS KEDOKTERAN GAWAT DARURAT
1. RESUSCITATION (BHD, BHL DAN
BHJP) BHD ?
2. EMERGENCY CARE FOR LIFE-
THREATENING CONDITIONS
3. INTENSIVE CARE


PELAYANAN KGD
1. PRA RUMAH SAKIT
1.1. DI TEMPAT KEJADIAN
1.2. EVAKUASI/TRANSPORTASI
2. RUMAH SAKIT
2.1. INSTALASI RAWAT DARURAT
2.2. INSTALASI TERAPI INTENSIF
LANGKAH-LANGKAH KGD
1. EVALUASI DAN TRIASE
2. PPGD DAN RESUSITASI (*)
3. KOMUNIKASI MEDIK DAN RUJUKAN
4. EVAKUASI DAN TRANSPORTASI
5. TERAPI DIFINITIF - TERAPI INTENSIF (*)
TUJUAN
TUJUAN : MENGATASI KEADAAN KRITIS

MOTTO : TIME SAVING IS LIFE SAVING
(BATAS WAKTU : 4 6 MENIT)
PRINSIP : MENCEGAH KEMATIAN/KECACATAN
KEJADIAN GAWAT DARURAT
DAPAT TERJADI :
*DIMANA SAJA
*KAPAN SAJA
DAN
*DAPAT MENIMPA
SIAPA SAJA
AKIBAT :

1. PENYAKIT
2. KECELAKAAN
3. BENCANA :
3.1. ALAM
3.2. ULAH MANUSIA
SIFAT KEJADIAN:
- INDIVIDU
- KELOMPOK KECIL
- MASAL (DISSASTER)

SEJARAH SINGKAT
ANESTESIOLOGI
1. DUNIA :
DIAWALI DENGAN PENEMUAN ETER PADA TAHUN 1846
DI AMERIKA SERIKAT OLEH WTG MORTON (DR GIGI)
SHG MENDAPAT PREDIKAT The Most Human Discovery in
Mankind)

2. INDONESIA
DIRINTIS OLEH PROF M KELAN (ASISTEN ILMU BEDAH
FK UI) PADA TAHUN 1954, BELAJAR KE AMERIKA.
PADA SAAT ITU (1954) PERBANDINGAN DSAn antara
INDO : AMERIKA = 1 : 1000
3. BALI
DIKEMBANGKAN OLEH DR W SUKRA PADA TAHUN 1979




SEJARAH SINGKAT
ANESTESIOLOGI
PERKEMBANGAN ANESTESIOLOGI SANGAT
LAMBAT DIBANDINGKAN DENGAN BIDANG
ILMU YANG LAIN
ADA BEBERAPA ALASAN :
TEMUAN OBAT YANG RELATIF LAMBAT
(ETER BERTAHAN CUKUP LAMA)
PELOPOR PENGEMBANGAN
ANESTESIOLOGI ADALAH SEORANG
DOKTER GIGI

BUKU PEGANGAN KULIAH
KUMPULAN KULIAH ANESTESIOLOGI FK UNUD
DENPASAR (PRESENTASI POWER POINT)
ANESTESIOLOGI FKUI (Muhardi dkk)
RESUSITASI JANTUNG-PARU OTAK, (Peter Safar
EDISI BHS INDONESIA)
PERIOPERATIVE CARE, ANESTHESIA, PAIN
MANAGEMENT AND INTENSIVE CARE (Michael Avidan
dkk)
FUNDAMENTALS OF ANATOMY & PHYSIOLOGY
(Martini FH)
FARMAKOLOGI DASAR DAN KLINIK (Bertram G Katzung,
edisi Bhs Indonesia)

Anda mungkin juga menyukai