Anda di halaman 1dari 20

Listania Triwigati

Lita Permata Sari



Mei Trisnawati

CRITICAL PERSPECTIVES OF
ACCOUNTING
Nama Kelompok :
1. Listania Triwigati (0910233095)
2. Lita Permata Sari (0910233096)
3. Mei Trisnawati K. (0910233099)

Learning Objectives
Mendapatkan wawasan perspektif tertentu yang menolak
pendapat konvensional tentang peran akuntansi dalam
masyarakat.
Memahami argumen yang menunjukkan bahwa akuntansi
keuangan cenderung untuk mendukung posisi individu
yang memegang kekuasaan dan status sosial, namun
melemahkan posisi orang lain.
Memahami bahwa pengungkapan (atau non-disclosure)
informasi dapat ditafsirkan untuk menjadi strategi penting
untuk mempromosikan dan meligitimasi tatanan sosial
tertentu.

Critical Perspective Defined
Digunakan untuk merujuk kepada pendekatan penelitian akuntansi yang
dilampaui mempertanyakan apakah metode tententu akuntansi harus
digunakan
Bukannya berfokus pada peran akuntansi dalam mempertahankan posisi
istimewa mereka di kontrol sumber daya tertentu (modal) sedangkan
membatasi pendapat mereka (yang tidak memiliki modal)
Para peneliti, berusaha menyoroti apa yang disebut teori akuntansi kritis,
melalui analisis kritis, peran kunci akuntansi dalam masyarakat
Mereka menyediakan pandangan persektif bahwa akuntansi dapat
ditafsirkan sebagai sesuatu yang objektif atau netral
Kemudian memberikan bukti untuk mendukung pandangan ini yaitu
akuntansi dipandang sebagai sarana untuk membangun atau melegitimasi
struktur sosial tertentu.
Teori Kritis cenderung menentang aspek dari sistem
kapitalis dan akuntansi
Menekankan bahwa sistem akuntansi yang dibangun di
sekitar tatanan sosial yang berlaku.
Mengingat praktek akuntansi berada di tangan
perusahaan besar dan regulasi akuntansi di tangan
pemerintah. Pihak yang berkuasa tidak pernah
melakukan tindakan selain mendukung sistem sosial
yang ada. (Gray, dkk.)
Criticism of Capitalist System
Origins of
Critical Perspectives
Didasarkan pada Teori Ekonomi Politik.
Menurut Gray, Owen & Adams-1996 :
Ekonomi Politik adalah kerangka sosial, politik dan
ekonomi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat
Menurut Guthrie dan Parker (1990):
perspektif ekonomi politik memandang laporan
akuntansi sebagai dokumen sosial, politik dan ekonomi
Penelitian akuntansi yang kritis cenderung didasarkan
pada teori ekonomi politik klasik.
Classical Political
Economy Perspective
Ekonomi politik klasik berkaitan dengan
karya-karya filsafah seperti Karl Marx
Secara ekspilisit dianggap sebagai konflik
struktural, ketidakadilan, dan peran
analisis negara

Philosophical Basis of
Critical Accounting Research
Banyak penelitian kritis diinformasikan oleh karya
filsafah Karl Marx, Owen, Gray
Bebbington (1997) juga mengacu pada peneliti kritis
yang diidentifikasi sebagai Deep Ecologist
Pertanyaan trade-off antara kinerja ekonomi dan
kerusakan ekologis
Penelitian akuntansi kritis lainnya mengadopsi
perpektif radical feminist
Akuntansi percaya radical feminist yang
mempertahankan dan memperkuat ciri-ciri
maskulin seperti kebutuhan untuk sukses dan
kompetisi,sehingga akuntansi yang bertindak
untuk mengurangi relevansi isu-isu seperti
kerjasama, rasa hormat, kasih sayang, dll

Criticism of
Critical Perspective
Teori kritis sering terpinggirkan ke
tingkat yang lebih besar daripada yang
lain.
Sering tidak konsisten memberikan
solusi untuk masalah yang dirasakan.
Banyak teori kritis sering dianjurkan
oleh para ahli teori Akuntansi Positif
agar bersikap anti- peraturan

Disclosure of
Social Responsibility Information
Para ahli Teori kritis berpendapat bahwa
pengungkapan informasi tanggung jawab
sosial akan terbuang sia-sia kecuali disertai
dengan perubahan fundamental mengenai
bagaimana struktur masyarakat.
Cooper and Sherer (1984) berpendapat :
bahwa upaya untuk menyelesaikan
masalah tanpa pertimbangan lingkungan
sosial dan politik yang ada dapat
menyebabkan ketidaksempurnaan dan
ketidaklengkapan resolusi.

Views on Social and
Environmental Accounting
Akuntansi Sosial dan Lingkungan dianggap
mempertahankan struktur sosial tertentu,
pengenalan bentuk-bentuk baru akuntansi
dan membantu untuk mempertahankan
sistem sosial
Menurut Gray, Owen dan Adams (1996,
hal.63) teori kritis menyatakan bahwa
penelitian : Salah satunya dengan
menemukan penyebab masalah untuk
mencoba memecahkan masalah.
The Role of the State in supporting
existing social structures
Negara dipandang sebagai sistem penggerak bagi
pemegang modal, serta sistem kapitalis secara
keseluruhan
Pemerintah akan melakukan berbagai tindakan dari
waktu ke waktu untuk meningkatkan legitimasi
sistem sosial
Arnold (1990) berpendapat :
Pengungkapan sosial dilihat sebagai sarana untuk
menenangkan tantangan yang banyak dibuat
terhadap sistem kapitalis di mana perusahaan
diberikan banyak hak dan kekuasaan.

The Role of the State in supporting
existing social structures
Membatasi arus informasi maupun
ketersediaan jenis informasi yang spesifik
merupakan salah satu strategi untuk
mempertahankan organisasi-organisasi
tertentu dan struktur sosial
Pemerintah tidak beroperasi dalam
kepentingan umum, tetapi dalam
kepentingan kelompok kelompok tertentu
saja.
The role of accounting research in
supporting existing social structures
Teori kritis melihat
banyak peneliti
akuntansi menyediakan
hasil penelitian dan
perspektif yang
membantu untuk
melegitimasi dan
mempertahankan
ideologi politik tertentu.

Contoh :
Pada akhir tahun 1970 dan
1980 adanya gerakan anti
regulasi dan Hipotesis Pasar
Efisien yang sesuai dengan
pandangan pemerintah pada
saat itu.
Adanya perkembangan dari
Teori Akuntansi Positif
(PAT) yang konsisten dengan
pandangan politik pada saat
itu.


The role of accounting research in
supporting existing social structures
Meningkatnya 'konsekuensi ekonomi' tampaknya
telah didorong oleh keinginan dari perusahaan besar
dalam melawan upaya untuk mengubah sistem
pelaporan dan tingkat pengungkapan.
Peneliti kritis berpendapat bahwa konsekuensi
ekonomi adalah implikasi ekonomi bagi para
pemegang saham dan manajer.

The Role of accounting practice in
supporting existing social stuctures0
Teori kritis melihat
kerangka konseptual
sebagai legitimasi
profesi akuntansi dan
laporan keuangan
yang dihasilkan oleh
pelaporan entitas
Yang melandasi teori
legitimasi adalah
kontrak sosial yang
terjadi antara
perusahaan dengan
masyarakat.

The Role of accounting practice in
supporting existing social stuctures
Akuntan terlihat seperti memaksakan pandangan
mereka sendiri tentang karakteristik kinerja yang
penting atau tidak penting (Hines 1988)
Perhatian diarahkan untuk tindakan tertentu (misalnya
keuntungan) melalui akuntansi
Dalam kenyataan berkomunikasi, akuntan secara
bersamaan membangun realitas
Perspektif politik ekonomi menekankan peran laporan
akuntansi dalam menjaga tatanan sosial

The Role of accounting practice in
supporting existing social stuctures

Carpenter dan feroz (1992, p 618) menyatakan :
.akuntansi dapat dipandang sebagai sarana
untuk melegitimasi struktur sosial dan politik organisasi.
Pelaporan Sosial Perusahaan dilihat sebagai hal yang
berbahaya karena hanya memberikan kesan kepedulian
terhadap lingkungan atas perubahan tetapi kenyatannya
tidak ada perubahan yang terjadi

Kesimpulan
1. Gambaran penjelasan teori teori yang terdahulu dengan
mengklasifikasikan sebagai perspektif kritis Akuntansi.
2. Perspektif kritis akuntansi terutama didasarkan pada teori
ekonomi politik klasik, dimana konflik,ketimpangan dan peran
negara adalah sentral dari analisis.
3. Tujuan dari teori kritis adalah mengaitkan antara teori dan
praktek serta menyediakan wawasan dalam suatu titik pandang
yang kritis.
4. Teori kritis juga berpendapat bahwa pemerintah (negara)
cenderung menempatkan mekanisme dan peraturan untuk
mendukung struktur sosial yang ada.