Anda di halaman 1dari 17

Pembangkit Listrik Tenaga

Mikro Hidro (PLTMH)


merupakan suatu pembangkit
skala kecil yang mengubah
energi potensial air menjadi
kerja mekanis, dengan cara
memutar turbin dan generator
untuk menghasilkan daya listrik
skala kecil.
Kondisi air yang bisa
dimanfaatkan sebagai sumber
daya (resources) penghasil
listrik adalah memiliki kapasitas
aliran dan ketinggian tertentu
dari instalasi.


Hydro Power Plant
memiliki dua jenis yaitu
yang run off river seperti
terlihat pada gambar
dimana air yang
dimanfaatkan memiliki
jalur terpisah dengan
aliran sungai.

Sementara jenis kedua
adalah model on river jadi
system tenaga air berada
pada satu jalur dengan
aliran sungai.
Bendungan & Dam Pengalih
Bak Pengendap (Setling Basin)
Bak Penenang (Forebay)
Saluran Pembawa (Waterway)
Penstock (Pipa Pesat)
Power House
Turbin
Generator
Pipa Hisap
Pengalih beban (Ballast Load)
Prinsip dasar mikrohidro adalah memanfaatkan
energi potensial yang dimiliki oleh aliran air pada
jarak ketinggian tertentu dari tempat instalasi
pembangkit listrik. Sebuah skema mikrohidro
memerlukan dua hal yaitu,debit air dan ketinggian
jatuh (head) untuk menghasilkan tenaga yang
dapat dimanfaatkan.

Video 1
Video 2
Perubahan energi potensial air menjadi energi listrik tidaklah
langsung, melainkan melalui beberapa tahapan berturut-
turut sebagai berikut :

Energi Potensial
Energi Kinetik
Energi Mekanik
Energi Listrik
Bendungan berfungsi untuk
mengumpulkan air yang akan
digunakan untuk pembangkit listrik
tenaga air. Bendungan untuk
instalasi PLTMH dapat berupa
bendungan beton atau bendungan
beronjong.

Dam pengalih berfungsi untuk
mengalihkan air melalui sebuah
pembuka di bagian sisi sungai ke
dalam sebuah bak pengendap. Dari
bendungan ini air memasuki pintu
masuk intake gate menuju saluran
khusus air (connecting tunnel) yang
keluar jalur sungai (run off river).
Setelah melalui connecting tunnel
maka air melewati saluran pembawa
(water way)
Bak pengendap digunakan
untuk memindahkan partikel
partikel pasir dari air. Bak
pengendap ini biasanya seperti
kolam yang dibuat dengan
memperdalam dan memperlebar
sebagian saluran penghantar
dan menambahnya dengan
saluran penguras. Fungsinya
untuk mengendapkan pasir dan
menyaring kotoran yang hanyut,
sehingga air yang masuk ke
turbin relatif bersih.

Bak penenang (forebay) terletak diujung
saluran pembawa. Fungsi bak penenang
secara kasar ada dua jenis :
Mengontrol perbedaan debit dalam
penstock dan sebuah saluran pembawa
karena fluktuasi beban.
Pemindahan sampah terakhir (tanah,
pasir, kayu yang mengapung, dll.)
dalam air yang mengalir.
Struktur bak penenang terdiri dari bak
pengendap (setting basin), saluran
pelimpah (spillway), trashrack dan bak
penenang sendiri. Bangunan ini sering
kali dikenal dengan istilah head tank
sebagai reservoir air yang terletak pada
sisi atas untuk aliran ke unit turbin yang
terletak dibagian bawah.

Saluran Pembawa merupakan saluran
mengalirkan air dari intake menuju penstock
(pipa pesat) dengan menjaga ketinggian air.
Saluran ini biasanya mempunyai kemiringan
yang relative kecil. Tipe Saluran Pembawa
biasanya sangat tergantung pada kondisi
topografi geologi daerah yang dilewati, dan
dapat berupa saluran terbuka, pipa ataupun
terowongan, baik bertekanan ataupun tidak
bertekanan. Konstruksi saluran penghantar
dapat berupa pasangan batu kali atau hanya
berupa tanah yang digali. Pada saluran
penghantar yang panjang perlu dilengkapi
dengan saluran pelimpah untuk setiap jarak
tertentu. Hal ini berguna jika terjadi banjir
pada saluran tersebut, kelebihan air akan
terbuang melalui saluran pelimpah.
Penstock adalah penyalur air dari head tank
yang akan memutar turbin. Penstock
dihubungkan pada sebuah elevasi yang lebih
rendah ke sebuah sebuah Turbin.
Dalam ruangan power house ini berisi peralatan
utama pengubah energi potensial air menjadi
energi listrik yaitu turbine generator beserta
panel-panel listriknya dan sistem kontrolnya.
Setelah memutar turbin air selanjutnya
dikembalikan lagi kesungai melalui saluran
khusus yang dinamakan tail race.



Turbin berfungsi mengubah atau mengkonversikan energi
potensial air menjadi energi mekanik berupa putaran poros turbin
yang akan diteruskan untuk memutar poros generator.
Generator berfungsi untuk menghasilkan listrik dari putaran
mekanis.
Pipa Hisap
Pipa hisap berfungsi untuk menghisap air,
mengembalikan tekanan aliran yang masih
tinggi ke tekanan atmosfer

Pengalih beban (Ballast Load)
Pengalih beban berfungsi sebagai beban
sekunder (dummy) ketikabeban konsumen
mengalami penurunan. Kinerja pengalih
beban ini diatur oleh panel kontrol.

1. Sistem pembangkitnya sederhana
Spare part/onderdil gampang didapat
Bisa dibuat/direkayasa oleh bengkel setempat, perawatan mudah, harga relatif
murah).
2. Listrik yang dihasilkan layak digunakan
Tegangan konstan(220 V)/(380V)
Frekuensi konstan(50Hz)
3. Keandalan yang baik
Tidakmudahrusak(perawatannya mudah)
Gangguan jarang terjadi
Tahan lama
4. Tidak mengenal daerah teritorial
Bisa dipasang didaerah terpencil maupun perkotaan asal ada potensit enaga air
Di daerah yang sudah terjangkau listrik PLN mau punyang belum
5.Kapasitas Daya dan Harga
Kapasitas daya terbangkit cukup besar
Harga daya terbangkit (Rp/kW) cukup murah

Penggunaan energi mikrohidro juga dapat digunakan
sebagai salah satu alternatif energi untukdaerah
pedesaan karena ramah lingkungan karena tidak
mengunakan BBM, sehingga harga jual listriknya bisa
lebih kompetitif dan murah.

Walaupun daya yang dihasilkan PLTMH berkisar
antara10-500 KW akan tetapi sangat membantu
masyarakat yang belum mendapatkan listrik dari PLN.

Pertimbangan mengapa PLN belum dapat
memberikan listrik pada daerah-daerah pedesaan
mungkin dikarenakan faktor ekonomis, teknis dan
lain-lain.
http://www.slideshare.net/agung_satria45/pr
esentasi-pembangkit-listrik-tenaga-
mikrohidro-pltmh
http://shalahuddin-
hasan.blogspot.com/2010/11/pembangkit-
listrik-micro-hydro-mini.html