Anda di halaman 1dari 41

Sensasi Dan Persepsi

Dosen : Fatchul Munir, SPsi.




Fakultas Kedokteran Universitas Al-Zaytun
Pengertian
Stimulus, Sensasi dan Persepsi
Stimulus (rangsangan) bentuk energi yang
dapat meningkatkan respon (tanggapan) yaitu
seperti : energi elektromagnetik, gelombang
suara, tekanan pada kulit, dsb.

Stimulus is an event that produces responses
ot result in sensory experience as
electromagnetic energy, sound wave, pressure
on skin sense,

Sensasi proses dimana rangsangan pada
organ sensori atau sel reseptor (dalam mata,
telinga, hidung, mulut, dan permukaan kulit)
mengirimkan informasi mengenai stimuli
(rangsang) atau impuls saraf melalui sistem
saraf menuju otak berupa warna, suara, bau,
rasa.
Sensation process to respond stimuli on
organ sensory or receptor cell to transform
information about stimuli or nerve impulse
includes colour, sound, smell, vestibular
sense.

Persepsi suatu istilah untuk menunjukkan
kesadaran atas stimuli, kualitas atau kejadian
yang menstimuli organ indera yang
dipengaruhi oleh pengalaman tidak langsung
atas dunia sekitarnya.

Perception - a general term refering to the
awareness of objects, qualities, or events
stimulating the sense organs; refer to a
persons immediate experience of the world.

Sensory Processes
( Proses Penginderaan )
Paling sedikit ada lima indera yaitu : penglihatan,
pendengaran, penciuman, pengecapan, dan
perabaan.

Minimal list of senses includes vision, hearing, smell,
taste, and touch.

Penginderaan akan menghasilkan suatu bentuk
pengalaman tertentu mengenai dunia sekitar.

Activity produced in a sensory channel will result in a
certain type of experience.
In Psychology, The Question is ?

Bagaimana seseorang menerima
informasi mengenai dunia sekitar ?

How do people perceive information
about their world ?
Psikofisik
Psikofisik
Studi yang mempelajari hubungan antara
aspek-aspek fisik dari stimuli dan persepsi
psikologis atas stimuli tsb.

Psychophysics,
Psycho means mind or experience, physics
means physical events.
Study to consider the relationships between
physical events at one end of the sensory
channels and experience or behavior at the
other end.

Psikofisik :
Bagaimana Sensori ( Penginderaan) Bekerja?
Seberapa banyak energi yang diperlukan oleh
reseptor untuk mendeteksi stimuli?
What is minimum level of physical energy
that a person can detect stimuli?

Seberapa kecil perbedaan yang dapat
diterima oleh sensori diantara dua stimuli?
What is smallest difference that a person can
perceive between two stimuli in the same
sensory channel?
Ambang Sensori
Ambang Sensori (Sensosry Thresholds ) terdiri dua
yaitu :
1. Ambang mutlak, adalah intensitas yang paling
rendah dimana stimulus dapat diterima.
Absolute threshold, is this minimum energy level.

2. Ambang berbeda
Perbedaan yang paling kecil dalam intensitas
antara dua stimuli yang dapat dideteksi.
Difference threshold,n is the smallest difference
that can be discriminated.

Ambang Sensori Mutlak ( Absolute
Sensory Threshold )
Contoh :

Ambang Sensori Berbeda ( Difference
Sensory Threshold )
Contoh :
Signal-detection theory (teori deteksi sinyal)

Pendekatan psikofisik yang menitikberatkan pada
faktor-faktor yang mempengaruhi penilaian seperti
kepekaan indera dan motivasi pengamat.

Theory that concerned with the factors influencing the
judgements people make about signals that must be
detected against a noisy background (Morgan, 1979)



Webers law
There is a constant ratio between the amount of
energy, called I, which must be added to reach
the differential threshold and the intensity, called
I, of the stimulation which was already there.

Nilai dari ambang berbeda tergantung pada
intensitas stimuli terhadap banyaknya energi yang
ditambahkan (The value differential threshold
depends upon the intensity of the stimulus to
which more energy is added)







Ciri-ciri umum dunia persepsi, yaitu :
modalitas, dimensi ruang, dimensi
waktu, berstruktur, dunia penuh arti.

Dimensi penginderaan tergantung pada
empat hal, yaitu: intensitas, ekstensitas,
lamanya, kualitas.
Vision ( Penglihatan )
Vision is so much a part of our life that
we seldom stop to think about it as the
remarkable process that it really is.

Penglihatan bagian yang penting seperti
kehidupan kita yang hampir tidak
pernah berhenti.

Alat penginderaan penglihatan adalah mata
dengan ciri-ciri :
Struktur : syaraf reseptor rangsang yang
disebut conus (berbentuk kerucut)
cenderunmg kuat dan bacillus (berbentuk
batang) cenderung peka terhadap cahaya
yang keduanya terletak dalam retina.
Stimulus fisik berupa : cahaya, gelombang
elektromagnetik yang punya panjang
gelombang yang berbeda-beda. Yang
akhirnya menentukan kualitas penglihtan.

Hearing ( Pendengaran )
Hearing is probably second only to
vision in providing a channel through
which we can know, learn about and
appreciate the world.
Pendengaran merupakan saluran
penginderaan kedua yang membantu
mengenal, mempelajari dan
mengapresiasi dunia.
Alat pendengaran adalah telinga dengan ciri-
ciri sebagai berikut :
Struktur : gendang telinga (tympanic
membrane) dengan syaraf-syaraf reseptor
getaran di telinga bagian dalam (cochlea).
Stimulus fisik berupa : getaran-getaran
udara. Bila getaran tersebut teratur dan
periodik didengar sebagai nada.


Smell ( Penciuman )
It is through smell that we detect and
experience many of the changes in the
chemical world that surrounds us.
Penciuman membantu kita mendeteksi
dan mengalami banyak perubahan
dalam dunia kimiawi yang mengelilingi
kita.
Alat penciuman adalah hidung dengan ciri-
ciri sebagai berikut :
Struktur : hidung dan syaraf-syaraf
reseptor.
Stimulus fisik berupa : zat-zat kimiawi yang
berbentuk gas atau bau. Ada enam bau
yaitu : bau rempah-rtempah, bau harum,
bau eteris, bau damar, bau busuk, dan bau
hangus.

Taste ( Pengecapan )
The Smell and Taste are known as the
chemical senses.

Penciuman dan pengecapan dikenal
sebagai penginderaan terhadap aspek-
aspek kimiawi dari lingkungan.
Alat pengecapan adalah lidah dengan ciri-
ciri sebagai berikut :
Struktur : lidah dan syaraf-syaraf reseptor
pada papil-papil rasa di atas dan di sekeliling
lidah.
Stimulus fisik berupa : cairan kimiawi berupa
ras. Ada empat rasa yang dapat diterima
oileh pengecapan yaitu : manis, asin, asam,
dan pahit.


Touch ( Perabaan ) atau
Skin Senses ( Penginderaan Kulit )
Skin senses give us information about
quality of environment or can be
thought of as a giant sense organ that
covers the body.
Penginderaan kulit memberikan
informasi tentang kualitas lingkungan
atau dapat dianggap sebagai organ
indera raksasa yang melindungi tubuh.


Alat perabaan adalah permukaan kulit dengan
ciri-ciri sebagai berikut :
Struktur : permukaan kulit dengan berbagai
reseptor yang terdapat pada titik-titik
permukaan kulit yaitu titik-titik tekanan.

Stimulus fisik berupa : tekanan suhu (panas
dan dingin), rasa nyeri atau sakit.



Ilustrasi Audio-Visual
Gisela Leibold, seorang penderita stroke
yang mengalami kesulitan untuk
memahami benda yang bergerak.
Lincoln Holmes, kerusakan bagian otak
karena kecelakaan sehingga kesulitan
mengenali wajah.
Kevin Chappell, bisa memahami detil
gambar namun tidak memahami apa
gambar itu.

Why do things look the way they
do ? ( Kurt Koffka )


Persepsi Dunia Nyata
Persepsi terhadap dunia nyata
merupakan olahan semua informasi
yang diterima oleh indera-indera yang
dipengaruhi oleh kondisi-kondisi
psikologis dan pengalaman kita.
Persepsi :
Bagaimana otak mengorganisir informasi
sensorik dalam dunia nyata
Perceptual constancy ( Persepsi Konstan )
Hukum Gestalt mengenai organisasi persepsi
Depth Perception ( Kedalaman Persepsi )
Motion Perception ( Persepsi Gerak )
Figure and Ground in Form Perception
Form Perception ( Persepsi Bentuk )
Illutionm Visual ( Gambar Ilusi )
Perceptual Constancy
( Persepsi Konstan )
Persepsi tidak selalu terjadi di saat
obyek atau gejala itu langsung
ditangkap oleh penginderaan atau
panca indera namun tergantung oleh
ruang dan waktu.
Ada tiga macam konstansi yaitu :
konstansi tempat, konstansi warna,
konstansi bentuk.
Gestalt Law ( Hukum Gestalt )
Suatu gestalt adalah suatu totalitas dan
totalitas bukan penjumlahan dari bagian-
bagian totalitas itu. Unsur, struktur, arti
yang ditentukan oleh hubungan antar
bagian dalam totalitas tersebut.

Ada empat hukum gestalt yaitu :
1. Law of Proximity ( Hukum Kedekatan )
2. Law of Similarity ( Hukum Kesamaan )
3. Law of Closure ( Hukum Ketertutupan )
4. Law of Continuity ( Hukum Kesinambungan )
Depth Perception
( Persepsi Kedalaman )
Depth Perception is ability to perceive
three dimensional world.
Persepsi kedalaman merupakan
kemampuan indera penglihatan untuk
mengindera ruang yang berdimensi
tiga.
Ada beberpa standar yang digunakan dalam
persepsi kedalaman yaitu :

1. Perspektif atmosferik,
2. Perspektif linier,
3. Kualitas permukaan,
4. Posisi relatif,
5. Sinar dan bayangan,
6. Standar yang sudah dikenal

Movement Perception
( Persepsi Gerak )
Real Motion ( Gerakan Nyata ), the perception of the
actual physical movement of objects in the world (
persepsi dari gerakan fisik dari obyek sesungguhnya.
Contoh :
Apparent Motion ( Gerakan Timbul ), movement
perceived in the absence of physical movement of an
image across the retina ( gerakan yang dilihat dalam
tidak nampak gerakan fisik yang ditangkap melalui
retina ).
Contoh : Gerakan stroboskopik atau otokinetik.
Figure and Ground In Form
Perception
Proses yang paling mendasar dalam
mempersepsi bentuk adalah mengenal
gambar pada sebuah latar.

The fundamental process in form perception
is the recognition of a figure on a ground.

Gambar mempunyai bentuk, struktur, batas,
yang lebih jelas dan terletak di depan
Form Perception ( Persepsi Bentuk )
The sensory inputs we receive come
into our awareness as shapes, patterns,
and forms.

Semua informasi yang diterima oleh
indera ke dalam kesadaran berupa
ruang, pola, dan bentuk.

Illution
Ilusi merupakan kesalahan dalam persepsi
yaitu memperoleh kesan yang salahn
mengenai fakta-fakta obyektif yang
disampaikan oleh alat-alat indera kita.
Sebab-sebab ilusi yaitu :
1. Faktor-faktor eksternal
2. Kebiasaan
3. Kesiapan mental atau harapan tertentu
4. Kondisi rangsang selalu kompleks
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh
Terhadap Persepsi
Faktor-faktor yang berpengaruh yaitu :
1. Perhatian selektif
2. Ciri-ciri rangsang (gerak, ukuran,
intensitas)
3. Nilai-nilai dan kebutuhan individu
4. Pengalaman terdahulu
The Plasticity of Perception
Can perceptual processes be modified
by learning and other special
experiences that a person has had ?
Perceptual Learning
( Belajar Mempersepsi )
Perceptual learning as an increase in the
ability to extract information from the
environment as a result of experience or
practice with the stimulation coming from it
(Eleanor Gibson, 1969).
Belajar mempersepsi merupakan usaha
meningkatkan kemampuan untuk mengolah
informasi dari lingkungan sebagai hasil
pengalaman atau praktek dengan rangsangan
yang muncul.


Motives, Emotions, And
Expectations In Perception
William James mengemukakan bahwa
apa yang kita terima selalu berasal dari
yang kita pikirkan.

William James wrote that part of what
we perceive always comes out of our
own head.
The Basic Question is ?
How motives, emotions, and
expectations influence perception ?

Bagaimana motif, emosi, dan
harapan mempengaruhi persepsi ?



1. Seseorang yang termotivasi dan melibatkan emosi
cenderung melihat apa yang ingin dilihat dan
mendengar apa yang ingin didengar.

People are motivated or emotionally involved, they
tend to see what they want to see and hear what
they want to hear.

2. Seseorang akan memilih sesuatu yang sesuai dengan
kebutuhan dan emosinya serta menggunakan
harapan untuk memilih situasi yang samar.

People may be set to perceive the world in ways
that agree with our needs and match our emotions
also expectancy has much to do with the selection
ambiguous situations.
1