Anda di halaman 1dari 44

Berasal dari kata Latin cella yang berarti ruang

kecil, pertama kali dikemukakan oleh Robert


Hooke (1665).
Dengan menggunakan mikroskop sederhana, ia
mengamati ruangan kecil yang ada pada gabus,
dan ruang tersebut diberi nama Sel.
Kemudian, statement ini diperkuat oleh beberapa
peneliti lainnya, antara lain Robert Brown (1831),
Theodor Schwann (1839), Rudolf Virchow
(1858), dan Louis Pasteur (1859-1861).

Teori Sel
Theodore Schwan (1810-1882) & Scheleiden
(1804-1881): Sel merupakan kesatuan struktural
organisme hidup.
Max Schultze (1825-1874): Sel merupakan
kesatuan fungsional dari kehidupan.
Rudolf Virchow (1858): Semua sel berasal dari sel
yg telah ada (omnis cellula-cellula). Inti yg terdapat
di dalam sel terdiri atas struktur yg berbentuk
benang disebut kromosom mengandung gen. Gen
yg berfungsi mengatur penurunan sifat. Maka Sel
merupakan suatu kesatuan hereditas.
Sel merupakan unit terkecil dan fungsional
makhluk hidup.
Mengandung materi genetik yang dapat
diwariskan.
Memiliki bagian-bagian yang rumit yang saling
berhubungan dan saling tergantung.
Bagian-bagiannya membentuk sistem yang
kompak.
Setiap sel dapat melakukan kehidupan.

Struktur sel dibedakan menjadi dua, yaitu struktur sel
prokariotik dan eukariotik.
Ciri-ciri Struktur Sel Prokariotik:
- Memiliki membran plasma, nukleoid (berupa DNA dan
RNA), dan sitoplasma yang mengandung ribosom.
- Tidak memiliki membran inti.
- Tidak memiliki sistem endomembran (membran dalam),
seperti retikulum endoplasma dan kompleks golgi.
- Memiliki mesosom dan kromatofor sebagai pengganti
mitokondria dan kloroplas.
- Mempunyai Flagela dan Pili sebagai alat gerak dan
penempel pada saat melakukan reproduksi.

Karakteristik struktur sel Eukariotik, yaitu:
- Memiliki membran inti.
- Memiliki sentriol yang merupakan organel yang
dapat dilihat ketika sel mengadakan pembelahan.
- Struktur ini terdiri dari retikulum endoplasma,
kompleks golgi, mitokondria, lisosom, ribosom,
nukleus, membran plasma, badan mikro, serta
kloroplas pada tumbuhan.


SEL PROKARIOTIK:
Dinding sel
Membran plasma
Mesosom
Ribosom
DNA
RNA
Sitoplasma
Kromatofor
Flagela
Pili
SEL EUKARIOTIK:
Membran plasma
Sitoplasma
Nukleus
Sentriol
Retikulum Endoplasma
Ribosom
Kompleks Golgi
Lisosom
Badan Mikro
Mitokondria
Mikrotubulus dan Mikrofilamen
SELAPUT PLASMA
Tersusun atas lipoprotein.
Bersifat semipermeabel.
Berfungsi mengatur
tranportasi zat-zat dari dan
ke dalam sel.
PLASMA SEL
Terdiri dari Nukleoplasma
dan Sitoplasma.
Nukleoplasma adalah
plasma yang terdapat dalam
inti.
Sitoplasma adalah plasma
yang ada di dalam sel dan di
antara dinding sel dan inti
sel.

INTI SEL (NUKLEUS)
Berfungsi sebagai pusat
pengaturan seluruh proses
yang terjadi dalam sel.
Terdiri atas selaput inti
(membran inti), plasma inti
(nukleoplasma), anak inti
(nukleolus), dan benang-
benang kromatin.
MITOKONDRIA
Tempat respirasinya sel.
Mempunyai struktur
berdinding rangkap dan
krista.
Sebagai hasil oksidasi pada
mitokondria, terbentuk ATP.
A. SEL TUMBUHAN
B. SEL HEWAN
Organel Sel Hewan dan Sel Tumbuhan.
Sel tumbuhan. Organel Khusus sel tumbuhan
a. Dinding sel, merupakan bagian terluar dari sel dan
dibentuk oleh badan golgi.
Fungsi dinding sel :
- melindungi bagian sel yang berada disebelah dalamnya.
- Sebagai jalan keluar masuknya air beserta materi teri terlarut.
- Memberi bentuk tertentu dan memperkokoh sel
- Bersama-sama vakuola menjaga turgiditas sel untuk
menopang tubuh.

b. Vakuola, vakuola adalah rongga yang berada
didalam sel , berisi cairan dan memiliki membran.
Fungsi vakuola sel tumbuhan:
1. Memasukan air melalui tonoplas(membran vakuola)
agar tekanan turgor sel tetap baik.
2. tempat menyimpan pigmen/antosianin. Didalam
vakuola sel mahkota bunga terdapat pigmen merah,
biru, kuning.
3. Tempat menyimpan cadangan makanan, misalnya
amilum diakar ketela pohon, gula dibatang tebu,
dan protein dikacang kedelai.
Lanjutan ..
4. Menyimpan minyak atsiri, yaitu minyak yang mudah
menguap, misalnya minyak kayu putih dan aroma
harum pada bunga melati
5. Menyimpan sisa metabolisme, misalnya alkaloid dan
kristal asam oksalat.
C. Plastida, merupakan organel sel yang terdapat didalam
sitoplasma, dan merupakan hasil perkembangan dari badan
kecil yang dikenal dengan proplastida yang terdapat dalam
maristematik.
Berdasarkan pigmen yang dikandungnya, plastida dibagi
menjadi:
1). Leukoplas, merupakan plastida tidak berwarna dan berfungsi
sebagai penyimpan cadangan makanan.
Leukoplas dibagi menjadi 3 yaitu:
a). Amiloplas, fungsi membentuk dan dan menyimpan amilum
b). Elaioplas, berfungsi untuk membentuk dan menyimpan
minyak / lemak.
c). Proteoplas, berfungsi menyimpan protein.
2). Kloroplas, suatu plastida yang mengandung klorofil,
pigmen karotenoid.
Macam-macam klorofil:
a . Klrofil a, berwarna hijau biru
b. Klorofil b, berwarna hijau kuning.
c. Klorofil c, berwarna hijau coklat.
d. Klorofil d, berwarna hijau merah.
3). Kromoplas, plastida yang memberikan aneka warna
nonfotosintetis seperti pigmen merah, orange dan
kuning.

Pigmen yang termasuk kelompok kromoplas antara
lain:
a). Karoten, plastida yang memberikan warna kuning .
Misal pada wortel.
b). Xantofil, plastida yang memberikan warna coklat,
misal pada ganggang coklat.
c). Fikosianin, plastida memberikan warna biru, ms
pada ganggang biru.
d). Fikoeritrin, plastida yang memberikan warna merah,
ms. Pada ganggang merah.
Sel hewan.
Organel-organel khusus yang terdapat pada sel
hewan.
a). Sentriol, terdapat pada sitoplasma yang merupakan
perkembangan dari sentrosom. Berperan untk
mengatur arah gerak kromosom pada saat sel
membelah.
b). Lisosom, organel sel berbentuk kantong kecil ,
berfungsi sebagai pencernaan internal ( menguraikan
molekul yang masuk kedalam sel) , autolisis
(penghancuran diri ).
NUKLEUS
Organel sel hewan dan sel tumbuhan
1. Nukleus,
- Organel yang paling besar ukurannya dan terletak
di tengah plasma.
- terdiri atas membran inti, nukleoplasma berisi
kromatin, dan nukleolus.
- Berfungsi mengatur semua kegiatan sel .
2. Retikulum endoplasma,
- RE ada dua, RE kasar dan RE halus.
- Fungsi RE :

RETIKULUM ENDOPLASMA
APARATUS GOLGI
MITOKONDRIA
PEROKSISOM
LISOSOM
MIKROTUBULUS
MIKROPILAMEN
Lanjutan
- Fungsi RE.
a. penghubung antara sitoplasma dan nukleoplasm
b. tempat melekatnya ribosom.
c. tempat sintesis senyawa-senyawa kompleks
d. menetralkan racun misal RE yg ada didalam hati
3. Apparatus golgi(badan golgi).
- berfungsi sebagai sintesis senyawa komplek
sebagai bahan dinding sel tumbuhan.
- mengirimkan hasil sintesis kebagian sel yang
membutuhkan.
- membuat enzim-enzim pencernaan dan
membentuk lisosom.


Lanjutan.
4. Ribosom.
- berupa butiran halus yang tersebar dan melekat
pada RE kasar.
- berfungsi sebagai sintesis protein.
5. Mitokondria.
- organel berbentuk oval dan dibatasi membran
rangkap
Lanjutan mitokondria
- membran tersusun dari lipatan-lipatan
- berfungsi sebagai pemecahan zat yang
menghasilkan energi tinggi melalui proses respirasi
( berperan dalam pembentukan ATP ).
6. Badan mikro.
- disebut badan mikro karena ukurannya sangat kecil
- badan mikro terdiri atas peroksisom dan glioksisom.
- peroksisom berfungsi menguraikan Hidrogen
Peroksida ( H2C2) yang bersifat racun bagi tubuh.
Lanjutan badan mikro
- glioksisom hanya terdapat pada sel tumbuhan
terutama jaringan yang mengandung lemak.
- glioksisom berperan dalam metabolisme lemak
(mengubah lemak menjadi gula )
Gbr. Sel hewan dan Sel tumbuhan
Gb. Sel Hewan Gb. Sel Tumbuhan.
Tabel Perbandingan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan
No Bagian Sel Sel Tumbuhan Sel Hewan
1 Dinding sel ada Tidak ada
2 Membran plasma ada ada
3 Organel sel
a). nukleus ada ada
b). Retikulum endoplasma ada Ada
c). Ribosom ada ada
d). Badan mikro
- peroksisom ada ada
- glioksisom ada Tidak ada
e). Komplek golgi Ada/diktiosom ada
f). Mitokondria ada ada
g). Lisosom Tidak ada ada
h). Sentriol Tidak ada ada
i). Plastida ada Tidak ada
4 Vakuola ada Tidak ada/ kecil
Gbr. Sel hewan dan Sel tumbuhan
Gb. Sel Hewan Gb. Sel Tumbuhan.

BADAN GOLGI
Berfungsi untuk proses
pengeluaran dari sel atau
ekskresi sel.
Badan Golgi banyak
ditemukan pada sel-sel
kelenjar.
LISOSOM
Organel ini hanya ada pada
hewan.
Merupakan tempat
pembentukan enzim-enzim
pencernaan.
Terdapat pada sel-sel
imunitas, seperti leukosit,
monosit, dan limfosit.

RETIKULUM ENDOPLASMA
Merupakan saluran-saluran
halus dan berlekuk-lekuk.
Berfungsi menghubungkan
nukleus dengan sitoplasma.
RIBOSOM
Terdapat Retikulum
Endoplasma dan berupa
butir-butir halus.
Berfungsi sebagai tempat
sintesis protein.

SENTROSOM
Hanya terdapat pada sel
hewan saja.
Mengandung 2 sentriol,
yang akan berfungsi ketika
pembelahan terjadi.
Kedua sentriol akan menjadi
bintang kutub, dan di antara
keduanya terbentuk serat
gelendong.
PLASTIDA
Merupakan organel sel yang
hanya ada pada sel
tumbuhan.
Menurut bentuk, warna,
dan fungsinya, plastida
dibedakan menjadi
Leukoplas, Kloroplas, dan
Kromoplas.

VAKUOLA (RONGGA SEL)
Pada tumbuhan, semakin
tua sel, vakuola semakin
besar. Dan di dalam vakuola
terdapat air sel dengan zat-
zat yang larut dan
mengendap.
Pada hewan, vakuola
terbagi dua, yaitu vakuola
nonkontraktil dan vakuola
kontraktil.
DINDING SEL
Hanya terdapat pada sel
tumbuhan, antara lain
terbentuk dari lignin dan
sellulosa.
Adanya zat-zat tersebut
menyebabkan bentuk sel
tumbuhan lebih keras
daripada sel hewan.
Jaringan Epitel
Epitel merupakan jaringan penutup dr tubuh, baik
permukaan dalam maupun permukaan luar
Epitel berfungsi sebagai pelindung, sekresi dan
penyerap.
Macam-macam jaringan epitel
1. Berdasarkan bentuk dan susunannya
a. Epitel selapis epitel pembuluh darah
b. Epitel pipih banyak lapis kulit telapak kaki
c. Epitel kubus sebaris kelenjar gondok (glandula
thyroid) epitel nefrol ginjal
Berdasarkan Fungsinya
Epitel Pelindung (proteksi) berfungsi
melindungi jaringan yg terdpt di bawahnya
seperti epidermis kulit.
Epitel kelenjar: - kelenjar endokrin misalnya
kelenjar ludah dan kelenjar keringat.
Epitel penyerap yaitu melakukan penyerapan
secara intensif misalnya epitel usus halus.



Jaringan Otot
Fungsi utama otot adalah sebagai penggerak
alat tubuh lain karena kemampuannya untuk
berkontraksi.
Jaringan Otot dibedakan atas 3 macam:
1. Otot Polos = otot licin
2. Otot lurik = otot rangka = otot serat lintang
3. Otot jantung
Jaringan Otot
1. Otot Polos
- Sel otot polos spt kincir dgn ujungnya runcing
- Sifat kontraksinya tak sadar
- Mempunyai inti yg letaknya ditengah
- Gerakannya lamban tetapi dpt berurutan dan
tdk cepat lelah
- Terdpt pd dinding pencernaan makanan (usus
halus, lambung, esofagus), dinding pembuluh
darah, dinding saluran pernafasan
Jaringan Otot
2. Otot Lurik
- Bentuk serabut silindris
- Dalam 1 serabut otot lurik terdpt banyak inti yg
letaknya di pinggir
- Memiliki bagian cerah dan gelap memberikan
aspek bergaris melintang
- Sifat kontraksinya sadar dan menurut kehendak.
- Reaksi terhadap rangsang cepat tetapi tdk tahan
kelelahan
- Terdapat pada otot rangka.
Jaringan Otot
3. Otot Jantung
- Otot jantung sama dengan otot lurik tetapi
memiliki serabut yg bercabang yg berhubungan
satu sama lainnya disebut synsitin
- Reaksinya lambat dan tahan terhadap kelelahan