Anda di halaman 1dari 15

Dr.

SUHAEMI ,SpPD, FINASIM


Pasien Geriatri dengan:

Gangguan Fungsi Kognitif,
Depresi,
Instabilitas,
Imobilisasi
Inkontinensi.


Antara fungsi kognitif yg normal untuk Usila
dan Demensia, yang jelas terdapat suatu
kondisi penurunan fungsi kognitif ringan yg
disebut mild cognitive impairment/MCI
dan vascular cognitive impairment/VCI yg
sebagian akan berkembang menjadi
demensia, baik penyakit Alzheimer maupun
demensia tipe lainnya.
MCI merupakan suatu kondisi sindroma
predemensia( kondisi transisi fungsi kognitif
antara penuaan dan demensia ringan, yang
akan berlanjut sebagian menjadi demensia.

VCI merujuk pada keadaan penurunan fungsi
kognitif ringan dan dihubungkan dengan
iskemia serta infark jaringan otak akibat
penyakit vaskular dan aterosklerosis
Demensia :

adalah gangguan fungsi intelektual ( berpikir
abstrak, penilaian, kepribadian, bahasa,
praksis dan visuospasial ) dan memori
didapat yg disebabkan oleh penyakit otak, yg
tidak berhubungan dgn gangguan tingkat
kesadaran, sehingga mempengaruhi aktivitas
kerja dan sosial secara bermakna
Demensia Alzheimer:

merupakan dementia yg disebabkan oleh
penyakit Alzheimer, muncul perlahan lahan
namun progresif
Adanya instabilitas membuat seseorang
resiko untuk jatuh.
Kemampuan untuk mengontrol posisi tubuh
dalam ruangan merupakan suatu interaksi
kompleks sistem saraf dan muskuloskletal yg
dikenal dengan sistem kontrol postural.
Jatuh terjadi manakala sistem kontrol
postural tubuh gagal mendeteksi pergeseran
dan tidak mereposisi pusat gravitasi terhadap
landasan penopang pada waktu yg tepat
untuk menghindari hilangnya keseimbangan.

SERING MERUPAKAN KELUHAN UTAMA
Subjektif :

Perasaan seperti akan jatuh disertai atau
tanpa dizzines, vertigo, rasa bergoyang, rasa
tdk percaya diri untuk transfer atau
mobilisasi mandiri, atau terdapat riwayat
jatuh
Definisi:

Kehilangan gerakan anatomik akibat
perubahan fungsi fisiologis, yang dalam
praktek sehari hari dapat diartikan sebagai
ketidak mampuan untuk melakukan aktifitas
mobilitas di tempat tidur, transfer atau
ambulasi selama lebih 3 hari.
Penyebab :

1. Gangguan Muskuloskletal
Artritis,Osteoporosis,Fx

2. Gangguan Neurologis
Stroke,Parkinson

3. Penyakit Kardiovaskular
CHF,PJK

4. Penyakit Paru
COPD
Definisi:

Keluarnya urin yang tidak terkendali sehingga
menimbulkan masalah higiene dan sosial.

IK merupakan masalah yg sering dijumpai
pada pasien geriatri dan menimbulkan
masalah fisik dan psikososial.
IK Akut atau Kronik

IK akut : dapat diobati bila penyakit yg
mendasarinya dapat diatasi seperti : ISK,
gangguan kesadaran, obat obatan,
psikologis, dan skibala, prolaps uteri.


IK kronik :

Tipe urgensi :
sering berkemih (>8x), keinginan berkemih yg
tidak tertahankan (urgensi), nokturi, keluarnya
urin yg tdk terkendali yg didahului oleh
keinginan berkemih yg tidak tertahankan.

Tipe Stres : keluarnya urin yg tdk terkendali pd
saat tekanan intra abdomen meningkat seperti
bersin, batuk dan tertawa

Tipe Overflow:

Dicirikan oleh menggelembungnya kandung
kemih melebihi volume yg seharusnya
dimiliki kandung kemih ( post-void
residu/PVR > 100 cc )

Komplikasi IK : lecet pada area bokong
sampai ulkus dekubitus karena selalu
lembab, serta jatuh dan Fx akibat terpeleset
oleh urin yg tercecer

Anda mungkin juga menyukai