Anda di halaman 1dari 32

Oleh : dr.

Muhammad Taqwa


Apasih Ca Mammae itu??


Kanker payudara :
Proses keganasan pada kelenjar payudara, infiltratif,
destruktif dan dapat bermetastase.
20% keganasan di dunia
Di Indonesia kanker payudara menduduki peringkat kedua
setelah kanker rahim. yang paling banyak menyerang wanita
Indonesia.
Deteksi dini penting, semakin cepat kanker ditemukan, hasil
terapinya akan lebih baik dan penyebarannya dapat dicegah.
Keterangan:
A= Ductus
B= Lobulis
C= Ampula
D= Nipple
E= Jaringan lemak
F= M. pektoralis mayor
G= Dinding dada ( tlg iga )


Pembesaran:
A= Sel duktus normal
B= Membran basalis
C= Lumen duktus


Pertumbuhan sel-sel baru :
-Abnormal
-Progresif
-Kemampuan metastasis
- dari sel parenkim,
stroma, areola, atau papila
dari payudara
CARCINOMA MAMMAE
Gimana Epidemiologinya??
Di Amerika Serikat, 28% kanker pada
wanita kulit putih, dan 25% pada wanita
kulit hitam
Kanker terbanyak diderita wanita
Keganasan nomor dua pada wanita di
Indonesia (setelah kanker rahim)
Terutama pada wanita usia 45-66 tahun
(Indonesia)
5
Kenapa bisa terkena Ca
Mammae??
Etiologi kanker payudara adalah paparan
terhadap mutagen berupa :
mutagen endogen yaitu radikal bebas
seperti lipid peroksidase dan
malondyaldehida (MDA)
mutagen eksogen yaitu radiasi.
Apa Saja Faktor Resikonya?
Yang tidak dapat dicegah/dihindari:
Usia > 40 th
Ras ( kulit putih > Afrika-Amerika)
Perempuan > laki-laki
Periode menstruasi ( dengan menarche
lebih awal [<12 th] atau menopause lebih
lambat [> 55 th], memiliki risiko yang >
tinggi
(nullipara) atau yang pertama kali melahirkan anak pada
usia lebih dari 31 tahun sebelum berusia 18 tahun
Riwayat kanker payudara dalam keluarga
Riwayat kanker payudara


yang tidak menikah atau yang
menikah tetapi tidak pernah
melahirkan anak.
yang melahirkan anak pertama
setelah berusia 35 tahun.
Mengalami radiasi sebelumnya pada
payudara.

Apa Saja Faktor Resikonya? (Lanjutan)
GIMANA CARA MENDIAGNOSISNYA??
Anamnesis
Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan penunjang
DIAGNOSIS
PASTI
Gejala awal tanpa keluhan, bila ada berupa:
Bentuk tidak teratur
Batas tidak tegas
Permukaan tidak rata
Konsistensi padat keras
Gejala lanjut kelainan pada kulit, berupa:
Infiltrasi
Retraksi puting susu
Peaud orange (seperti kulit jeruk)
Satellite nodule (benjolan di kulit)
Ulserasi
Harus diperhatikan dalam pengelolaan:
Stadium dini prognosis lebih baik
Staging + histopatologis menentukan keputusan terapi dan
tindakan
10


Puting susu tertarik
kedalam &
kemerahan

Dimpling, discharge,
ulkus, peau dorange

Posisi Pemeriksaan Fisik
12
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Mammografi
Histopatologi
jaringan
FNAB
Laboratorium
Pem. Metastase
jarak jauh
Tumor marker
Stadium I : Ukuran tumor tidak
lebih dari 2 cm dan tidak
terdapat penyebaran ke organ
lain maupun di kelenjar getah
bening supraclavicula.


Stadium II : Ukuran tumor antara 2-5
cm dan tidak terdapat penyebaran di
organ lain maupun di kelenjar getah
bening supraclavicula.

Stadium III :
Ukuran tumor lebih dari 5 cm dan
tidak terdapat penyebaran di organ
lain maupun getah bening
supraclavicula.

Stadium IV :
Ukuran tumor seberapapun
bilamana sudah ada penyebaran
di organ tubuh lain atau di
kelenjar getah bening
supraclavicula abdomen

STAGING
Tujuan : Strategi terapi yg plg cocok
Prognosis : Membandingkan hasil terapi
Yang dipakai :
Klasifikasi TNM dari International Union
Against Cancer yang dipakai oleh American
Joint Commission on Cancer Staging
Tx Tumor primer tidak dapat diduga
T0 Tumor primer tidak dijumpai
Tis Karsinoma insitu
T1 Tumor 2 cm
T1mic Mikroinvasi atau invasi 0,1 cm
T1a invasi >0,1 cm, tapi 0,5 cm
T1b invasi >0,5 cm, tapi 1 cm
T1c invasi >1 cm, tapi 2 cm
Sistem TNM Tumor Grade (T)
T2 Tumor >2cm, tapi 5 cm
T3 Tumor >5 cm
T4 Berapapun ukuran tumor dengan
ekstensi langsung ke dinding dada dan
kulit
T4a Ekstensi ke dinding dada tidak
termasuk otot pektoralis
T4b Edema (termasuk peaud orange)
atau ulserasi kulit payudara, atau satelit
nodul pada kulit
T4c Gabung T4a dan T4b
T4d Karsinoma inflamasi

Sistem TNM Tumor Grade (T)

N0 Tidak ada metastase KGB regional
N1 Dijumpai metastase KGB aksila
ipsilateral, mobile
N2 Teraba KGB ipsilateral, terfiksasi,
atau secara klinis tampak KGB mamari
interna ipsilateral dengan tidak adanya
metastase KGB aksila
N2a Teraba KGB aksila yang terfiksasi satu
dengan lainnya atau ke struktur sekitarnya
N2b Secara klinis metastase hanya
dijumpai pada KGB mamari interna ipsilateral
dan tidak dijumpai metastase KGB aksila
secara klinis
Sistem TNM Tumor Grade (N)
N3 Metastase pada KGB infraklavikular
ipsilateral dengan atau tanpa keterlibatan KGB
aksila atau dalam klinis tampak KGB mamari
interna ipsilateral dan secara klinis terbukti
adanya metasatase aksila atau adanya
metastase KGB supraklavikular ipsilateral
dengan atau tanpa keterlibatan KGB aksila
atau mamari interna.
N3a Metastase KGB infraklavikular ipsilateral
N3b Metastase pada KGB mamari interna
ipsilateral dan KGB aksila
N3c Metastase pada KGB supraklavikular
ipsilateral

Sistem TNM Tumor Grade (N)
Mx Metastase jauh tidak dapat
dibuktikan
M0 Tidak dijumpai metastase
jauh
M1 Dijumpai metastase jauh

Sistem TNM Tumor Grade (M)
AMERICAN
JOINT
COMMITTEE
ON CANCER
STAGE
GROUPING
Stage TNM
0 Tis N0 M0
I T1 N0 M0
IIA T0 N1 M0
T1 N1 M0
T2 N0 M0
IIB T2 N1 M0
T3 N0 M0
IIIA T0 N2 M0
T1 N2 M0
T2 N2 M0
T3 N1 M0
T3 N2 M0
IIIB T4 N0 M0
T4 N1 M0
T4 N2 M0
IIIC Any T, N3, M0
IV Any T, Any N, M1
Diagnosis Banding
1. Fibroadenoma mammae
2. Penyakit Fibrokistik
3. Cystosarcoma philloides
4. Galactocele
5. Mastitis
TATALAKSANA
Operatif
Radioterapi
Kemoterapi
Hormonal terapi
Imunoterapi

Pembedahan / operasi
kanker payudara
bedah kuratif
Bedah kuratif yang mungkin dilakukan adalah
mastektomi radikal, dilakukan jika tumor
terbatas pada payudara dan tidak ada infiltrasi
ke dinding dada dan kulit mammae, atau
infiltrasi dari kelenjar limfe ke struktur
sekitarnya.

Bedah radikal (Halsted ) angkat payudara dengan
sebagian besar kulitnya, m. pektoralis mayor, m.
pektoralis minor dan semua kelenjar aksila sekaligus.
Bedah radikal yang dimodifikasi (Patey) , m.
pektoralis mayor dan m. pektoralis minor
dipertahankan jika tumor mammae jelas bebas dari
otot tersebut.
Bedah konservatif (BCT) merupakan eksisi tumor
luas + diseksi aksila dan radiasi kuratif (uk tumor <
3cm)




Terapi Operatif
Breast Conserving Therapy (BCT)
Mastektomi Simple (Mc Whirter)
Mastektomi radikal (Halsted & Meyer)
Wangesten + Lewis
Dahl-Iverson + Tobiassen tahun 1950
Urban dan Ariel
Mastektomi radikal yang dimodifikasi
(Modified Radical Mastectomy)
Sentinel Limfe Node Biopsy (SLNB)


27
Kemoterapi
Diberikan sebagai :
Kemoterapi ajuvan pada pasien dengan
metastasis KGB regional pada pemeriksaan
histopatologi pasca mastektomi untuk
menghambat mikrometastasis
Kemoterapi paliatif pada pasien yang telah
metastasis secara sistemik.
Kemoterapi neoajuvan diberikan sebelum
mastektomi
28
Radioterapi
Radioterapi kuratif
Tujuan: mempertahankan mammae
Harus dikombinasikan dengan terapi lain
terapi tunggal tidak efektif
Radioterapi paliatif
Pada tumor yang inoperabel, yaitu:
Tumor >5 cm
Perlekatan dinding dada
Radioterapi standar radiasi seluruh
payudara, kGB aksila dan supraklavikula
Penyulit limfedema

29
Prognosis
Tergantung dari stadium, semakin kecil
stadium, semakin baik prognosisnya
Screening dan Deteksi Awal
SADARI
Pem. Oleh tenaga kesehatan
Mammografi
DAFTAR PUSTAKA
World Health Organization. Breast cancer : Prevention and Control .2009. Available from :
www.who.int.
Ramli, Muchlis. Kanker Payudara. Soelarto Reksoprodjo dkk (editor). Kumpulan Kuliah Ilmu
Bedah. Edisi Pertama. Binarupa Aksara. 1995. Hlm: 342-364.
Albar, Zafiral Azdi dkk (editor). Protokol PERABOI 2003. PERABOI. Jakarta. Edisi Pertama.
2004. Hlm: 2-15.
Asrul. Hubungan antara Besar Tumor dan Tipe Histologi Kanker Payudara dengan Adanya
Metastase pada Kelenjar Getah Bening Aksila. Bagian Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran
Universitas Sumatera Utara. 2003. Available from: http://www.usu.ac.id.
De Jong, Wim . Buku Ajar Ilmu Bedah . EGC. Jakarta. Edisi Pertama . 2005 . Hlm : 387-402.
Manuaba, Tjakra W. Payudara. R. Sjamsuhidajat dan Wim de Jong (editor). Buku Ajar Ilmu
Bedah. Edisi Kedua. EGC. 2004. Hlm: 387-402.
Haskell, Charles M. and Dennis A. Casciato. Breast Cancer. Dennis A. Casciato and Berry
B. Lowitz (editors). Manual on Clinical Oncology. Lippincott Williams and Wilkins.
Philadelphia. 2000. Page: 11.
Souhami, Robert L. Et al (editors). Oxford Textbook of Oncology. 2nd Ed. Oxford Press.
Page: 110-116
American Cancer Society . Detailed Guide : Breast Cancer . 2009. Available from :
www.acs.org.
Makhoul, Issam. Breast Cancer: Overview. 2006 Available from: http://www.emedicine.com.
Toward Optimized Practice (TOP) Program. Guideline for the Early Detection of Breast
Cancer. Available from: http://www.albertadoctors.org.