Anda di halaman 1dari 242

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN

2006
1
SEJARAH KEDOKTERAN


Dr H Tatang Kartawan



FAKULTAS KEDOKTERAN UPN VETERAN
JAKARTA

2008/2009
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
2
SEJARAH KEDOKTERAN
1. Pendahuluan
2. Sejarah Kedokteran Kuno
3. Sejarah Kedokteran Abad Pertengahan
4. Sejarah Kedokteran Abad XIX
5. Sejarah Kedokteran Abad XX praPD-II
6. Sejarah Kedokteran Abad XX sPD-II
7. Sejarah Kedokteran Abad XX pascaPD-II
8. Menyongsong masa depan
9. Tokoh Kedokteran sepanjang sejarah.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
3
PENDAHULUAN (1)
Sejarah memberi inspirasi serta motivasi
bagi kita generasi sekarang.
Melalui sejarah kita belajar untuk
mengembangkan diri lebih baik dan
mencegah kesalahan masa lalu untuk
tidak terulang.
Sejarah juga menggambarkan
perkembangan peradaban manusia dari
waktu ke waktu.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
4
PENDAHULUAN (2)
Dengan mengamati sejarah dari waktu ke
waktu kita berupaya agar hari ini lebih baik
dari hari kemarin dan hari esok akan lebih
baik dari hari ini.
Sejarah bukan sekedar catatan masa lalu
tetapi track record yang dapat dievaluasi
untuk dikoreksi sebagai bahan informasi
berharga untuk masa depan.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
5
PENDAHULUAN (3)
Sejarah Kedokteran tidak terlepas dari Sejarah
Umat Manusia, memiliki zaman yang panjang,
yang diwarnai suatu tradisi luhur yang
diwariskan dari generasi ke generasi.
Tradisi luhur itu berupa sifat mendasar yang
melekat mutlak pada seorang dokter yang baik
dan bijaksana, yaitu : sifat keTuhanan,
kemurnian niat, keluhuran budi, kerendahan
hati, kesungguhan kerja, integritas ilmiah dan
sosial, serta kesejawatan yang tidak diragukan.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
6
PENDAHULUAN (4)
Imhotep dari Mesir, Hippocrates dari
Yunani, Galen dari Roma, Ibnu Sinna dari
Persia, Paracelsus dari Swiss, Ignas
Semmelweis dari Austria, Louis Pasteur
dari Perancis, Robert Koch dari Jerman,
Alexander Flemming dari Inggris
merupakan sebagian dari ahli pelopor
kedokteran di dunia yang meletakkan
sendi-sendi permulaan untuk terbinanya
suatu tradisi kedokteran yang mulia.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
7
PENDAHULUAN (5)
Dengan memegang teguh tradisi tersebut dokter
di seluruh dunia dari dulu sampai sekarang
memiliki ciri kepribadian yang khas yang dapat
mempersatukan para dokter tanpa
membedakan ras, bangsa, jender, agama,
tingkat sosial dan budaya.
Sama seperti sejarah manusia pada umumnya,
sejarah kedokteran juga memiliki sisi kelam dan
sisi terang yang dapat dijadikan cermin bagi
generasi sekarang dan generasi mendatang.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
8
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO
(1)
8000-3000 sM : Kesehatan
Pra-Sejarah perjuangan
hidup, rata-rata umur 35
(pria) dan 30 (wanita),
penyakit bersumber dari
ruh jahat (evil spirit).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
9
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO
(2)
2648 sM Imhotep (menteri muda Firaun
Zoser) menulis Books of Wisdom, sekitar
600 sM ia dianggap sebagai dewa, orang
Yunani bahkan menjulukinya Asklepios.
Mumifikasi yang berasal dari Zaman Mesir
Kuno menjelaskan kepada kita sekarang
tentang Pengobatan yang berasal dari
informasi orang mati.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
10
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO
(3)
2600 sM masa Cina Kuno: Nei Ching Manual
of Physics : Akupunktur (ada 365 titik) dan
Pengobatan (ada 16.000 jenis pengobatan)
1695 sM Raja Hammurabi dari Babylonia
mengeluarkan undang-undang tentang
Kedokteran.
1000 sM masa India Kuno : Ayurveda(Science of
Life) yang terdiri dari Charaka Samhita (medik)
and Sushinta Samhita (Bedah).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
11
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO (4)
Dalam mitos Yunani kuno
Asklepios (dewa, simbol
Kedokteran drakon atau ular
yang melingkar pada sebatang
tongkat) ,memiliki 2 orang anak
perempuan yaitu Hygiea (dewi
kesehatan) dan Panacea (dewi
penyembuhan).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
12
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO (5)
400 sM Hippocrates (Yunani)
Sumpah Hippocrates dan Hippocratic
Corpus (sebanyak lebih dari 70 jilid
buku) ,bangsa Yunani kuno percaya
bahwa keseimbangan tubuh tercapai
oleh 4 cairan tubuh (darah,
phlegmon, empedu kuning dan
empedu hitam) yang sangat vital
untuk kehidupan.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
13
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO (6)
331 sM - 391 M masa keemasan
Alexandria perpustakaannya
(700.000 judul/jilid), termashur
dengan figur dokter-dokternya
antara lain Herophilus (ahli
anatomi), Erasitratus (yang
menemukan jantung sebagai
pompa) dan Hypatia (murid
perempuan)
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
14
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO
(7)
14-37 M Cornelius Celsus De
Medicin (8 vol), inflamasi (rubor et
tumor cum calore et dolore)
64 M Dioscoides De Materia
Medica (600 jenis obat)
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
15
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO (8)
Abad 1 M Kerajaan Romawi
Kuno melanjutkan tradisi
Yunani Sekolah Tinggi
Kedokteran di Roma (didirikan
oleh orang-orang Yunani)
dogmatis, empiris dan
metodis.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
16
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO (9)
Galen (129-199 M) menulis 600
buku (buku tentang Anatomi
yang sangat revolusioner)
telah berpengaruh dalam dunia
kedokteran selama 15 abad
tetapi justru menyebabkan Ilmu
Kedokteran stagnan selama
1.000 tahun lebih.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
17
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO
(10)
431 M Nestorius pergi ke
Persia
membangun Sekolah
Tinggi Kedokteran di Jundi
Shapur
925 M Rhazes Continens
Liber
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
18
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO
(11)
936 1013 Albucasis (ahli bedah
terkemuka di zaman keemasan
Timur Tengah, lahir di Cordoba)
Al Tasrif (buku bergambar
tentang Ilmu Bedah pertama)
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
19
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO
(12)
980 1037 Avicenna (Ibn Sina)
Canon Medicina atau Al Qanun
(kitab suci Kedokteran, terdiri
dari 1.000.000 kata)
mendukung dan meneruskan
karya Galen di kekhalifatan Arab
sampai abad 17 M)
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
20
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO
(13)
1162 Avenzoar (dari Seville)
melakukan tracheostomy,
mengangkat cataract dan
mengangkat batu ginjal
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
21
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO
(14)
1148 Maimonides (seorang Yahudi, dokter
pribadi Sultan Salahuddin di Kairo)
mencoba memisahkan agama dari Ilmu
Kedokteran
1322 Jacqueline Felicia de Alemania dan
4 dokter perempuan lainnya buka praktek
dokter tanpa ijin, harus diadili oleh
pengadilan yang menyatakan bersalah
dikucilkan oleh Gereja
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
22
SEJARAH KEDOKTERAN KUNO
(15)
1320 Pandemi Pes (Black Death) : Gobi
(Mongolia) China Italia Eropa
Byzantin Gibraltar Afrika Arab,
membunuh lebih dari 1/3 penduduk Citra
buruk bagi komunitas kedokteran yang tdk
berdaya mengatasi pandemi ini baru tahun
1894 penyebab penyakit ini yaitu Pasteurella
pestis diketemukan.
1348 sekelompok orang Yahudi didakwa sebagai
penyebab penyakit pes ini (di Jerman) dibakar
hidup-hidup.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
23
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD PERTENGAHAN (1)
(THE RENAISSANCE AND THE ENLIGHTMENT)
1317-1390 John Ardenne
(British) luka tembak dan
bedah.
1452-1519 Leonardo da Vinci
lukisan-lukisan anatomi
(750).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
24
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD PERTENGAHAN (1)
(THE RENAISSANCE AND THE ENLIGHTMENT)
1493-1541 Paracelsus (Swiss) Ilmu
Kedokteran berhubungan dengan proses
kehidupan manusia (dengan demikian
pemikiran ini meruntuhkan konsep
pemikiran Galen dan Avicena, dan
kembali ke Kedokteran Hippocratic yang
lebih sederhana) pasien harus
diperlakukan secara holistik.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
25
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD PERTENGAHAN (2)
1510-1590 Ambroia Pare (French)
metoda menata-laksana luka-luka.
1518 Organisasi Kedokteran : Royal
College of Physician Charter
Practitioner.
1519-1603 Andrea Cesalpino (Italy)
sistem sirkulasi darah.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
26
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD PERTENGAHAN (3)
1543 Andreas Vesalius De Humani
Corporis Fabrica.
Gabriel Fallopio Tuba Fallopii.
Bartolomeus Eustachio Tuba Eustachii.
1546 Michael Servetus (Paris) Aliran
darah dalam paru-paru.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
27
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD PERTENGAHAN (4)
1628 William Harvey (British)
Susunan anatomi pada pergerakan
jantung dan darah (bertentangan
dengan teori Galen) tubuh harus
dilihat sebagai sebuah mesin yang
bergerak.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
28
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD PERTENGAHAN (5)
1632-1725 Anton van
Leewenhoek (warga Jerman
kelahiran Belanda)
menemukan mikroskop
pertama.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
29
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD PERTENGAHAN (6)
1660 Marcello Malphigi
(Italy) jaringan kapiler
sebagai penghubung arteri
dan vena.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
30
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD PERTENGAHAN (7)

1664-1665 Pandemi Pes
berulang lagi di Amsterdam
dan London saja 20% dari
populasi meninggal.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
31
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD PERTENGAHAN (8)

1670 Peter Chamberlain (England)
Forcep Chamberlain.
Pada akhir abad 17 sedikitnya separuh
dari jaringan tubuh diberi nama
penemunya, seperti Folikel Graaf,
lingkaran Willisi, katup Tulp, kelenjar
Cowper, kelenjar Bartholini, lingkaran
Hesselbach, dll.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
32
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD PERTENGAHAN (9)

1709 Gabriel David Fahrenheit
(Jerman) termometer air raksa.
1798 Edward Jenner (1749-1823,
England) vaksinasi cacar.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
33
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD PERTENGAHAN (10)

Abad 18 disebut juga abad Golden
age of quacks atau abad naivity :
piss prophets, worm doctors, bone
setters, stone cutters, magnetism,
dll.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
34
SEJARAH KEDOKTERAN ABAD XIX
RUANG LINGKUP
Pendahuluan
Meredam nyeri.
Martir Kedokteran.
Teknologi
Kedokteran.
Cara Penularan
Penyakit.
Bedah antiseptik.
Komunitas sel.
Kembali ke
Kedokteran Dasar.
Bedah terhadap
wanita.
Awal Psikiatri.
Kegiatan Kedokteran
Komunitas.
Manusia iblis.
Perawatan dan
Dokter perempuan.
Kedokteran
Alternatif.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
35
SEJARAH KEDOKTERAN ABAD XIX
PENDAHULUAN
Berkembang sejalan dengan Peradaban
Revolusi Industri di Eropa
Dampak pada perubahan sosial dan
ekonomi
Berpengaruh pada perkembangan Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi Kedokteran
Berbagai penemuan Ilmu Dasar Klinik dan
Kesehatan Masyarakat dihasilkan
Pionir besar kedokteran lahir pada abad
ini.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
36
MEREDAM NYERI (1)

1799 Humphrey Davy (British) menemukan
Nitro Oksida (N
2
O, laughing gas) 1844 Horace
Well (dokter gigi, USA) menggunakannya
untuk mencabut gigi.
1815 Michael Faraday (British) menemukan
Ether 1846 William Thomas Norton (USA)
menggunakannya untuk anestesia bedah.
1824 Henry Hickman melakukan anestesi
dengan campuran (CO
2
+ N
2
O).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
37
MEREDAM NYERI (2)

1847 James Young Simpson (England)
menggunakan chloroform dalam Obstetri.
1853 Karl Friedrich Gerhardt (France)
menemukan struktur molekul asam salisilat
1899 Hoffman dan Dreser (Germany)
menamainya Aspirin (acetyl spirea ulnaria
leaves round it off) 1971 Aspirin diduga
mempengaruhi efektivitas Prostaglandin
(semacam hormon yang dapat meningkatkan
sensitivitas nerve endings yang terletak dekat
dengan daerah inflamasi).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
38
MEREDAM NYERI (3)
1859 Carl Koller (Austria) menemukan
Cocaine 1884 William Halsted
menggunakannya untuk anestesi lokal.
Opium The miracle cure that addicted
millions.
1803 Friedrich Serterner (Germany)
menemukan Morfin.
1840-1842 Perang Candu I China melepaskan
Hong Kong.
1857-1860 Perang Candu II Legalisasi
perdagangan candu.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
39
MEREDAM NYERI (4)
1898 Bayer Heroin.
1900 Setelah Perang Saudara di Amerika
(1898-1902) 250.000 orang Amerika
menjadi kecanduan narkotika.
1914 Pemerintah AS mengontrol
perdagangan opium
1938 25.000 dokter di AS diadili karena
penyalahgunaan narkotika.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
40
TEKNOLOGI KEDOKTERAN (1)
1816 Rene Theophile Hyacinthe Laennec
(French) menemukan stetoskop pertama.
1830 Joseph Jackson Lister (British)
menemulan mikroskop akromatik.
1846 John Hutchinson (USA) menemukan
spirometer.
1851 Herrman Ludwig Ferdinand von
Helmholtz (Germany) menemukan
optalmoskop.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
41
TEKNOLOGI KEDOKTERAN (2)
1853 Alexander Wood (England)
menemukan alat suntik hipodermik.
1867 Sir Thomas Clifford Allbirth
menemukan Termometer.
1896 Scipione Riva-Rocci (Italian)
menemukan Sfigmomanometer (revisi
dari penemuan pertama oleh Samuel
Sigfried von Bosch dalam tahun 1881).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
42
MARTIR KEDOKTERAN
1847 Ignaz Semmelweis (Hungarian, tinggal di
Austria) pionir dalam bidang antisepsis yang
diberlakukan di barak-barak perawatan
/tindakan obstetri.
1855 Oliver Wendell Holmes (USA)
menemukan bahwa Demam Puerperal adalah
disebabkan penularan karena kesalahan yang
merawat atau yang melakukan tindakan.
1879 Akademi Kedokteran di Paris (disponsori
oleh Joseph Lister dan Louis Pasteur) mengakui
metoda Semmelweis (14 tahun sejak
meninggalnya).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
43
PENULARAN PENYAKIT (1)
Louis Pasteur (1822-1895, French, ahli
bakteriologi, ahli kimia, ilmuwan)
Menemukan pasteurisasi susu dan anggur
Tahun 1881 menemukan vaksinasi antraks
Tahun 1884-5 menemukan vaksin Rabies
Tahun 1894 menemukan kuman Pasteurella
pestis penyebab penyakit Pes
1915 semua karya Pasteur diakui dunia.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
44
PENULARAN PENYAKIT (2)
Robert Koch (1843-1910, dokter Jerman yang
bertugas di pedesaan)
Postulat Henle-Koch (setiap bakteri hanya
menyebabkan suatu penyakit)
Tahun 1876 Koch menemukan siklus hidup
penyakit Antraks (Kuman Antraks sendiri
diketemukan oleh Casimir Joseph Damien, French)
Tahun 1882 diketemukan kuman tbc
Tahun 1883-4 diketemukan kuman Vibrio cholerae
(di Alexandria dan Calcutta)
Tahun 1905 ia memperoleh hadiah Nobel.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
45
PENULARAN PENYAKIT (3)
Ilya Metchinkoff (1845-1916, dokter hewan dari
Rusia) tahun 1888 menemukan teori
fagositosis Tahun 1908 ia dianugrahi hadiah
Nobel (bersama Paul Ehrlich).
Emil von Behring tahun 1890-2 menemukan
Immunisasi terhadap penyakit Difteria and
Tetanus tahun 1901 ia mendapat hadiah
Nobel.
Shibasaburo Kitasato (Jepang) tahun 1894
menemukan kuman disenteri (bersama
Alexander Yersin, Swiss, secara terpisah)
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
46
PENULARAN PENYAKIT (4)


Pada akhir abad 19 hampir sebagian
besar kuman penyebab penyakit telah
diketemukan oleh Pasteur, Koch atau
oleh salah satu dari murid-muridnya.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
47
BEDAH ANTISEPTIK


Joseph Lister (1827-1912, British)
pada tahun 1867 memperkenalkan
teknik (dengan menggunakan asam
karbolat) drainage abses.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
48
KOMUNITAS SEL-SEL(1)
Abad 19 juga ditandai dengan
diketemukannya berbagai penyakit
yang dinamai nama Penemunya,
Misal Penyakit Addison(Thomas
Addison, 1855 ), Tumor Wilms
(Max Wilms, 1899).

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
49
KOMUNITAS SEL-SEL (2)

Claude Bernard (1813-1878, French)
menemukan konsep pengaruh
lingkungan internal Homeostasis
(air, suhu, oksigen, tekanan darah,
elektrolit) Perawatan Emergensi.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
50
KOMUNITAS SEL-SEL (3)

Rudolf Virchow (1820-1902,
Polish-Prussian) Omnis
cellulae e cellulae (setiap sel
berasal dari suatu sel sejenis)
Patologi Seluler (1858).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
51
KEMBALI KE KEDOKTERAN
DASAR (1)
Charles Darwin (1809-1882, England)
tahun 1858 menulis buku
On the origin of the species
evolusi seleksi alam
survival of the fittest.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
52
KEMBALI KE KEDOKTERAN
DASAR (2)
Johann Gregor Mendel (1822-1884,
Austrian) Formula Mendelian
(dominan vs resesif) tahun 1900
karya-karyanya diketemukan kembali
(Ilmu Genetika).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
53
BEDAH TERHADAP WANITA (1)

1809 McDowell (USA) melakukan
Salfingo-ooforektomi.
1822 Jacques Pierre Magnier (French)
memperkenalan pemeriksaan dalam
(colok vaginal).
1852 James Marion Sims (USA, Bapak
Ilmu Ginekologi) melakukan bedah
pada Fistula vesiko-vaginal.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
54
BEDAH TERHADAP WANITA (2)

1867 Isaac Baker Brown (London)
dikeluarkan dari Obstetrical Society,
bukan karena melakukan
klitoridectomi dan ovariotomi tetapi
karena masalah pelanggaran etika.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
55
BEDAH TERHADAP WANITA (3)

1888 Jack the Ripper ahli
bedah dari University of London (?)
yang diyakini telah menyayat-nyayat
korbannya yang sengaja dibunuh.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
56
AWAL PSIKIATRI (1)
Pandangan dari kacamata kejam
beralih menjadi perlindungan
hukum.
1793 Philippe Pivel (French)
membebaskan pasien sakit jiwa dari
pasungan.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
57
AWAL PSIKIATRI (2)
Pada pertengahan abad 19 bangsa-
bangsa di Eropa telah mencegah
penyalahgunaan inkarserasi.
1878 Jean Martin Charcot (1825-
1893) di Paris mendemonstrasikan
efek hipnotisme terhadap pasien;
salah satu muridnya adalah Sigmund
Freud (Austria).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
58
MANUSIA IBLIS


William Burke dan William Hare (Irish,
tinggal di England) menjual mayat-mayat
(atau orang yang sedang sekarat) kepada
dokter bedah Robert Knox pada tahun
1827 akhirnya diadili dan dihukum
gantung.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
59
PERAWATAN DAN
DOKTER PEREMPUAN (1)
1854 Florence Nightingale (1820-1910,
English) yang pernah mengunjungi Kaiser
Wirth (Germany) berangkat bersama satu
tim yang terdiri dari 38 perawat menuju
Scutari (salah satu wilayah perang Krim
untuk merawat sekitar 1.800 korban luka
Ternyata angka kematian turun dari
40% menjadi 2%.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
60
PERAWATAN DAN
DOKTER PEREMPUAN (2)
Kemudian ia menulis bukuNotes on
Nursing (di Sekolah Perawat St
Johns House) Ini memberikan
inspirasi Jean Henri Dunant dalam
kertas kerjanya yang dibacakan
dalam Konvensi Jenewa.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
61
PERAWATAN DAN
DOKTER PEREMPUAN (3)
1862 Bangsal Perawatan
Nightingale di Rumah Sakit
Kings College membuka
pelatihan tentang Kebidanan
bagi para perawat.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
62
PERAWATAN DAN
DOKTER PEREMPUAN (4)
1862 di AS selama Perang
Saudara, Clara Barton (1821-
1912) bekerja langsung di garis
depan ia dijuluki Angel of
the Battlefield 1882 ia
mendirikan American Red Cross.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
63
PERAWATAN DAN
DOKTER PEREMPUAN (5)
1864 Jean Henri Dunant
mendirikan The International
Red Cross.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
64
PERAWATAN
DAN DOKTER PEREMPUAN (6)
Mary Seacole (1805-1881)
bekerja di Panama dan Cuba
selama epidemi cholera dan
yellow fever.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
65
PERAWATAN
DAN DOKTER PEREMPUAN (7)
Dokter modern perempuan pertama
diketahui secara tidak sengaja pada
waktu dilakukan otopsi pada tahun 1865
terhadap Dr James Barry yang lulus
dokter dari Sekolah Kedokteran Edinburgh
(Ia pernah mengabdi sebagai dokter
dalam Peperangan di Waterloo dan di
Afrika Selatan).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
66
PERAWATAN
DAN DOKTER PEREMPUAN (8)
1859 Elizabeth Blackwell (1821-1910)
Dokter perempuan pertama yang diterima
menjadi anggota BMA.

1870 Elizabeth Garret Anderson diberi
lisensi oleh the Societies of Apothecaries
untuk berpraktek sebagai dokter.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
67
PERAWATAN
DAN DOKTER PEREMPUAN (9)
1894 Sekolah-sekolah
Kedokteran di AS mulai membuka
pintu kepada mahasiswa
perempuan Ada sekitar 10%
mahasiswa adalah perempuan.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
68
KEGIATAN
KEDOKTERAN KOMUNITAS

1842 Edwin Chadwick (1800-1890)
melakukan survei tentang kondisi saniter
di kalangan pekerja di Inggris.

Dalam abad 19 ini Dokter (Umum) dan
Konsulen (Spesialis) dibedakan.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
69
JALUR ALTERNATIF (1)
Abaf 19 juga dijuluki Abad Obat
Paten.
Herbalism : Samuel Thompson
setiap pengobatan yang
menghasilkan panas dapat membantu
penyembuhan, selanjutnya pada
tahun 1892 Jesse Boot mulai
memproduksi obat-obat ini di pabrik-
pabrik obat.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
70
JALUR ALTERNATIF (2)
Salep : Thomas Halloway (1800-1883).
Pil : Thomas Beecham (1820-1907).
Ramuan: Lydia Estes Pinkham (AS) pada
1873.
Homeopati : 1811 Samuel Hahnemann
(1755-1843,Jerman) Homeopathia
Materia Medica
Hydrotherapy : Pengobatan dengan kain
basah, bak air hangat dan kompres
basah pada perut.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
71
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD XX seb.PD II
Pendahuluan
Praktik dan Pendidikan.
William S Halsted.
ABO dan sistem Rh.
Penyakit Tropis.
Yellow Fever.
Penemuan di bidang
Neurologi.
Penyakit Sifilis.
Sistem Endokrin.
Penemuan insulin.
Memerangi Penyakit Infeksi.
Virus.
Pandemi Influenza.
Perjuangan melawan
Penyakit Tbc.
Alergi.
Kemajuan di bidang
Obstetri.
Genius.
Psikiatri dan Psikologi.
Nutrisi.
Teknologi Kedokteran.
Rontgen and Sinar X.
Radiasi.
Kedokteran Komunitas.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
72
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD XX seb. PD II
PENDAHULUAN
Ilmu-ilmu lain banyak menyumbang bagi
pengembangan Ilmu dan Teknologi
Kedokteran
Berbagai penyakit infeksi dan
pengobatannya ditemukan
Penemuan virus lebih jauh
Bidang industri dan alergi mulai dikenal
dan dikembangkan
Pencegahan berbagai penyakit infeksi
dengan vaksinasi.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
73
PRAKTIK DAN PENDIDIKAN

1873 di London (Harley Street) : 157 dokter spesialis
berpraktik (Seorang diantaranya adalah Dr Sir Arthur
Conan Doyle pengarang novel detektif Sherlock
Holmes).
1893 Sekolah Kedokteran John Hopkins (AS, alumninya
antara lain Dr William S Halsted, Dr Mary Elizabeth
Garrett, Dr William Osler, dll) dibuka di Baltimore
Maryland.
1910 Abraham Flexner (AS, Yayasan Carnegie)
menerbitkan Medical Education in the US and Canada
1910 : 4.400 dokter baru lulus (berasal dari 31
sekolah) 1920 : 3.047 lulus.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
74
A-B-O DAN SISTEM Rh
1900 Karl Landsteiner (1868-1943, Austrian) yang bekerja
di Universitas Wina menemukan sistem golongan darah
ABO.

1902 Golongan darah AB diketemukan sekarang ada 14
sistem golongan darah yang telah diketemukan

1930 Landsteiner menerima Hadiah Nobel 1936 ia
termasuk salah satu yang mengembangkan Ilmu Imunologi.

1927 Sistem Golongan Darah MN diketemukan.

1939-41 Philip Levine dan Rufus Stetson (USA) menemukan
Sistem Rh.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
75
PENYAKIT TROPIS
1870 Patrick Manson di Formosa menemukan
nyamuk (Culex) sebagai vektor Cacing Filaria
(penyebab Elephantiasis).

1892 Ronald Ross mulai meneliti Malaria 1897
ia menemukan siklus hidup Plasmodium pada
nyamuk Anopheles (India) 1902 ia memperoleh
Hadiah Nobel.

1902 Aldo Castellani dan Kolonel David Bruce
(British) menemukan Trypanosomiasis (dimana
lalat Tse-tse sebagai vektornya) di Uganda.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
76
DEMAM KUNING
1900 Penelitian di Havana (Cuba) yang
dilakukan 4 orang dokter militer AS (Walter
Reed, pimpinan; James Carrol; Jesse W Lazear,
kemudian hari meninggal karena Demam
Kuning; Aristides Agramonte) menggunakan
manusia sebagai percobaan.
1901 Carrol menemukan virus sebagai penyebab
dan Aedes aegypti sebagai vektor Kepala
Dinas Kesehatan Major William Gorgas
membasmi demam kuning di Havana dengan
mengkarantina pasien dan menghilangkan
tempat berkembang biaknya nyamuk.
1905-6 Cara pembasmian serupa dilakukan di
Panama.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
77
PENEMUAN DI BIDANG NEUROLOGI (1)
1891 Charles Scott Sherrington (1857-
1952,British) Penemu Hakikat Sistem
Syaraf (yang dikenal sebagai Neuro-
transmitter) 1906 ia menerbitkan buku
The integrative action of the nervous
system.
1932 Sherington dan Edgar Adrian berbagi
Hadiah Nobel untuk karyanya menjelaskan
Sistem Syaraf.
1949 Sherington : Aristotle 2000 tahun yang
lalu pernah bertanya Bagaimana cara Jiwa
melekat dengan Tubuh?, dan hari ini kita
juga masih menanyakan hal serupa !

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
78
PENEMUAN DI BIDANG
NEUROLOGI (2)
1906 Santiago Ramon Y Cajal
(Spanish) Teori Neuron
Memperoleh Hadiah Nobel.

1914 Henry Hallett Dole (British)
acethylcholine 1929 bersama H
W Dudley memurnikannya
1936 mereka memperoleh
Hadiah Nobel.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
79
PENYAKIT SIFILIS (1)
Sebelum tahun 1910 Sifilis berarti Semalam
bersama Venus berarti sepanjang hidup
bersama Merkuri (memang selama 400 tahun
Unguentum Saracenicum, semacam salep yang
mengandung Merkuri digunakan untuk
mengobati penyakit ini).
1905 Fritz Schandinen dan Eric Hoffmann
(Jerman) menemukan Treponema pallidum.
1906 August von Wassermann mengembangkan
tes untuk mendiagnosa.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
80
PENYAKIT SIFILIS (2)
1908 Paul Ehrlich (1854-1915)
berbagi Hadiah Nobel bersama Ilya
Metchinkoff untuk karyanya di bidang
Imunitas.
1910 Paul Ehrlich menemukan
Salvarsan atau 666 (mengandung
Arsenik) yang dapat membunuh
T.pallidum.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
81
SISTEM ENDOKRIN (1)
1893 George Oliver Dan Edward A
Schafer menemukan Adrenalin.
1901 Yokichi Takamura dan
Thomas Bill Aldrich memurnikan
Epinephrine kemudian
Friedrich Stolz mensintesanya.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
82
SISTEM ENDOKRIN (2)
1902 William Maddoch Bayles dan
Ernest Henry Starling menemukan
Secretin.
1909 Henry Hallet Dole
memurnikan Oxytocin
Pada tahun itu juga Harvey
Cushing (Baltimore, AS)
menemukan Growth Hormone.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
83
SISTEM ENDOKRIN (3)
1914 Edward Kendall menemukan
Thyroxine (diambil dari 3 ton
tiroid babi diperoleh 33 g
thyroxine)
1927 hormon ini disintesa.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
84
SISTEM ENDOKRIN (4)
1929 Edward Doisy dan Edgar Allen
(AS) mengisolasi Oestrone 1933
Oestriol dan Oestradiol 1934
Progesterone.
1931 Adolf Butenault mengisolasi
Androsterone (dari 3500 galon air
seni laki-laki) 1935 Ernst Laqueur
(Holland) memurnikan Testosterone.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
85
PENEMUAN INSULIN (1)
1900 Paul Langerhans
menemukan jaringan berupa
pulau-pulau pada kelenjar
pankreas.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
86
PENEMUAN INSULIN (2)
1921 Frederick Banting (1892-1941) dan
Charles Herbert Best (keduanya bangsa
Kanada) mengekstraksi Insulin dari kelenjar
pankreas anjing James B Collip (yang
bekerja dibawah John J R Macleod di
Universitas Toronto) memurnikannya 1923
Banting dan Macleod dianugrahi Hadiah Nobel
sedangkan Best dan Collip tidak (namun
demikian Banting dan Macleod atas kemauan
sendiri membagi hadiah mereka untuk
keduanya).

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
87
PERANG MELAWAN INFEKSI (1)
1927 Gerhard Domagk (German)
menemukan Prontosil, semacam
bakteriostatik, kemudian hari
diberi nama Sulfonamid baru
pada tahun 1935 penemuannya
dipublikasikan 1939 ia
dianugrahi Hadiah Nobel.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
88
PERANG MELAWAN INFEKSI (2)
1938 A J Ewins (British) mengembangkan
Sulfapiridin.
1940 Sulfadiazin diketemukan di AS dan
selanjutnya Sulfasoksazol di Perancis Obat-
obat Sulfa tersebut efektif terhadap penyakit
demam puerperalis, pneumonia, erysipelas,
mastoiditis dan meningitis; juga terhadap
demam rematik dan gonorrhoea Tetapi
pada tahun 1965 dilaporkan dari New York :
28 orang meninggal karena efek samping obat
sulfa.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
89
VIRUS (1)
1911 Francis Peyton Rous (AS)
mengembangkan penyakit tumor yang
disebabkan virus
1966 ia berbagi Hadiah Nobel bersama J B
Murphy (1912 keduanya meneliti virus yang
hidup dalam sel-sel hidup).
1931 Ernest Goodposture dan A M Woodruff
(AS) membudidayakan virus Teknik
membudidayakan Virus Cacar, Herpes simplex
dan Influenza.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
90
VIRUS (2)
1935 John A Kolmer (Philadelphia) dan
Maurice Brodie (New York) secara
terpisah meneliti virus Polio hidup yang
dilemahkan kemudian ditularkan kepada
manusia vaksin, tetapi waktu itu
dianggap berbahaya dan selanjutnya
dihentikan.
1939 Charles Armstrong (AS) berhasil
menularkan virus Polio pada tikus.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
91
PANDEMI INFLUENZA
Maret 1918 Bentuk jinak Influenza menyebar di
AS dan Sepanjol.
Des 1918 Apr 1919 Influenza menyebar di
seluruh dunia dan diperkirakan menewaskan 15-
25 juta manusia (Dalam PD I saja personil
militer yang tewas sekitar 8,5 juta).
1934 Wilson Smith dan Charles Stuart-Harris
(England) menemukan virus yang diduga
penyebab Influenza.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
92
PERJUANGAN MELAWAN
PENYAKIT TBC (1)
1882 Robert Koch (Prussia/Jerman) mengisolasi
Bacillus tuberculosis selanjutnya
mengembangkan tes Tuberculin.
Sebelum tahun 1905 terjadi Great White Plaque
(Epidemi Tbc) Terapi dilakukan di Sanatorium :
dengan memperbaiki standar hidup, melakukan
diagnosa lebih baik, penggunaan Sinar X yang baru
diketemukan Tbc dicoba dikendalikan.
1906 Albert Calmette dan Camille Gurin (French)
mengembangkan vaksin BCG.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
93
PERJUANGAN MELAWAN
PENYAKIT TBC (2)
1920 Pengobatan di Sanatorium termasuk
tindakan bedah.
1949 Streptomycin mulai digunakan.
1979 KLB Tbc di Inggris Sedangkan pada
tahun 1985-1992 jumlah kasus baru
meningkat di AS.
Eradikasi Berarti perang terhadap
kemiskinan.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
94
ALERGI (1)
1870 Charles Blackley
(England) dan Morrel Wyman
(Harvard) meneliti secara
terpisah dan menyatakan
bahwa pollen adalah penyebab
apa yang disebut Hay Fever.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
95
ALERGI (2)
1903 Charles Richet (1850-1935,
French) mempublikasikan Anaphylaxis
1913 ia memperoleh Hadiah Nobel.
Clemens von Pirquet (Austrian) dan
Bela Schick (Hungarian) mendefinisikan
allergy (Gr. Allos = berbeda,
berubah; dan ergos = kerja, kegiatan).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
96
ALERGI (3)
1910 Henry Hallet Dole
mengidentifikasi substansi
penyebab Anaphylaxis.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
97
ALERGI (4)
1932 Carl Draystedt (Illinois) dan Wilhelm
S Feldberg (Berlin) menemukan secara
terpisah bahwa zat yang disebut Histamin
dilepaskan oleh sel rusak dan
menyebabkan anaphylaxis.
1953 J F Riley dan G B West menemukan
bahwa histamin berasal dari granules of
Ehrlich (1877) pada misterious cell
(sekarang namanya mast cell).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
98
ALERGI (5)
1970 Alergen diduga sebagai
pemicu pelepasan histamin
(terdapat sekitar 1.000
granules dalam tiap sel).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
99
KEMAJUAN
DI BIDANG OBSTETRI (1)
1901 J W Ballantyne (Scottish)
mengajukan Prematernity hospital
atau perawatan antenatal.

1910 Christian Kielland (Norwegian)
mempergunakan forsep untuk
memperbaiki posisi kepala bayi.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
100
KEMAJUAN
DI BIDANG OBSTETRI (2)
1918 Tipe terbaru anestesia twilight
sleep (morphine + scopolamin
chloroform atau ether) diberikan
selama persalinan.

1931 Earle Cleveland Hans (Colorado)
mempatenkan penemuan barunya,
semacam handuk saniter sekali pakai
bagi wanita haid, dinamakan
catamenial device Tampax.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
101
KEMAJUAN
DI BIDANG OBSTETRI (3)

Perang melawan Kanker : 1898 Ernst Wertheim
(Austrian) Wertheim histerektomi.

1943 George N Papanicolaou (Greek) dan
Herbert Traut di Universitas Cornell
mempublikasikan Pap smear, suatu metoda
mendiagnosa Kanker Leher Rahim.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
102
GENIUS
J S Haldane (1860-1936, Scottish) menemukan
gas CO (fire damp, mengikat Hb 300 kali lebih
kuat dari O2) dan juga menemukan
Decompression sickness.

J B S Haldane (1892-1964) menemukan konsep
genetic linkage Pada tahun 1932 ia
mempublikasikan buku The Causes of
Evolution yang mengawinkan Darwinism
dengan Mendelian.


06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
103
PSIKIATRI DAN PSIKOLOGI (1)
1895 Sigmund Freud (1856-1939, Austrian) Dan Josef
Brener mempublikasikan Kasus Anna O dalam
Studies on Hysteria Psikoanalisa (Id, Ego dan
Super Ego).
1900 Karya Freud yang populer The Interpretation of
Dream : Oedipus complex menuju kerangka
perkembangan psikoseksual pada anak-anak
ia menyimpulkan bahwa Libido adalah kekuatan
yang mendorong.
Kritik terhadap Freud : tidak ilmiah! (ia tidak
melakukan sampel kontrol dalam percobaannya,
pengumpulan data sangat subyektif, istilah yang
digunakan mustahil dapat didefinisikan dengan
lengkap, terlalu menekankan pada seks sebagai motif
perilaku manusia).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
104
PSIKIATRI DAN PSIKOLOGI (2)
1904 Ivan Petrovich Pavlov (1849-1936,
Russian) Semua perilaku manusia
adalah hasil dari refleks fisik sejak lahir
dan yang dikondisikan.

1908 Ladislaus Joseph von Meduna
merumuskan shock treatment.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
105
PSIKIATRI DAN PSIKOLOGI (3)
1910 Alfred Adler (1870-1937) di Vienna
Psikologi Individual menetapkan
bahwa kelemahan atau
ketidakberdayaan adalah energi yang
mendorong dalam kehidupan manusia
Manusia bukanlah korban dari
kehidupan biologi maupun lingkungan
tetapi justru bebas menentukan
nasibnya sendiri.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
106
PSIKIATRI DAN PSIKOLOGI (4)
1913 John Broadus Watson (1878-
1956, AS) mengambil tesis Pavlov
Teori Perilaku Manusia
(Behaviorism) : Stimuli tertentu
menghasilkan reaksi fisik tertentu
Contohnya : Conditioning.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
107
PSIKIATRI DAN PSIKOLOGI (5)
1914 Carl Jung (1875-1961, Swiss) Libido
menghimpun sekumpulan energi kreatif yang
berlaku umum yang dapat digunakan untuk
perkembangan positif sepanjang hidup
menerapkan dua sikap pilihan (introversi dan
ekstroversi) Manusia didorong oleh masa
lalunya dan ditarik oleh masa depannya
Pada tahun 1956 American Psychological
Association menganugrahinya Gold Medal.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
108
PSIKIATRI DAN PSIKOLOGI (6)
1928 Diilhami oleh teori Watson,
Benjamin Spocks menerbitkan buku
Psychological Care of the Infant and
Child.

1935 Egas Moniz (Portugis) melakukan
bedah otak (lobotomi) pertama pada
manusia Pada tahun 1949 ia diberi
Hadiah Nobel.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
109
PSIKIATRI DAN PSIKOLOGI (7)
1938 Ugo Cerletti melakukan ECT (electro-
convulsant therapy) untuk mengobati
Depresi.

1938 B F Skinner menerbitkan buku The
Behavior of Organism : Ia tidak setuju
dengan adanya kebebasan keinginan,
baginya semua perilaku adalah hasil upaya
positif maupun negatif bisa Utopia
maupun Totalitarian!
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
110
NUTRISI (1)
1753 James Lindh (Scottish)
menganjurkan jus lemon (Vit C) untuk
mencegah penyakit Scurvy.
1917 Joseph Goldberger (AS)
menemukan PP Factor untuk mencegah
penyakit Pellagra.
1918 Edward Mellauby (AS) menemukan
Vit A dan
Vit D.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
111
NUTRISI (2)
1928 Albert von Szent Gyorgyi (Hungarian)
mengisolasi Vit C Pada tahun 1937 ia
memperoleh Hadiah Nobel.

1929 Christian Eijkman (Dutch) dan Frederick
Hopkins (British) dianugrahi Hadiah Nobel
untuk karya mereka yang menjurus
diketemukannya Vit B yang dapat mencegah
penyakit Beri-beri dan juga sebagai zat yang
mendorong dihasilkannya energi.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
112
NUTRISI (3)
1934 George H Whipple, George R Minot
dan William P Murphy (AS) berbagi Hadiah
Nobel untuk karyanya mengenai penyakit
Pernicious Anaemia.

1948 Extrinsic factor dari hati dan daging
sapi yang dikenal sebagai Vit B12
diketemukan oleh William B Castle.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
113
TEKNOLOGI KEDOKTERAN (1)
1899 Siegfried Czapski menyempurnakan
stereo-microscope dengan sudut pandang
lebar.
1903 Willem Einthoven (Holland)
mempublikasikan Electro-cardiograph
(ECG) pertama dianugrahi Hadiah
Nobel pada tahun 1924.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
114
TEKNOLOGI KEDOKTERAN (2)
1907 Ross G Harrison (AS)
mengembangkan Tissue culture.

1911 William Hill (British)
mengembangkan suatu gastroscope.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
115
TEKNOLOGI KEDOKTERAN (3)
1912 Alexis Carrel (French, pindah ke AS)
memperoleh Hadiah Nobel karena karyanya
mengoperasi pembuluh darah dan organ.

1913 Chevalier Jackson (USA) menemukan
direct-vision Laryngoscope, kemudian
Bronchoscope.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
116
TEKNOLOGI KEDOKTERAN (4)
1917-33 Edmund Boyle merancang alat
anestesi yang dikenal dengan Boyles
machine.

1921 C O Nylen (Scandinavian)
melakukan operasi telinga dengan
menggunakan suatu monocular
microscope Awal dari Bedah Mikro.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
117
TEKNOLOGI KEDOKTERAN (5)
1925 Joseph Bernard (British)
mengembangkan Ultraviolet
microscope (2.500x) dimana virus
yang besar dapat diamati.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
118
TEKNOLOGI KEDOKTERAN (6)
1928 W Einthoven dan Horace Darwin
(anak termuda Charles Darwin)
mengembangkan String galvanometer
1934 Johannes Berger menggunalan alat
ini untuk mengidentifikasi Brain waves.

1938 Edgar Adrian dan B H C Mathews
(British) menemukan EEG.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
119
RONTGEN DAN SINAR X (1)
1895 Wilhelm Konrad Rontgen
(1845 lahir di Jerman, warga negara
Belanda) menemukan sinar X di
Universitas Wierzburg (Ia adalah
Guru Besar di universitas ini)
Tahun 1901 ia menerima Hadiah
Nobel pertama di bidang Fisika.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
120
RONTGEN DAN SINAR X (2)
1956 Studi yang membuktikan
ada hubungan antara Kanker
pada Anak dengan Terpapar
sinar X.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
121
RADIASI (1)
1895 Henri Becquerrel (Ilmuwan Perancis)
menemukan radiasi pada garam Uranium.
1898 Polonium dan Radium diketemukan oleh
pasangan Curie (Marie Sklodowska lahir tahun
1867 di Polandia, dan suaminya Pierre Curie) di
Sekolah Fisika dan Kimia Sorbonne, Perancis.
1903 pasangan Curie berbagi Hadiah Nobel
untuk Fisika bersama Henri Becquerrel.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
122
RADIASI (2)
1906 Pierre tewas dalam kecelakaan,
kemudian Mary ditawari menggantikan
Pierre sebagai Guru Besar Ia menjadi
Guru Besar wanita pertama di Sorbonne.
1911 Marie Curie dianugrahi Hadiah Nobel
kedua, kali ini dalam bidang Kimia
Pada tahun 1934 ia meninggal karena
radiation sickness.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
123
RADIASI (3)
1934 Irene Curie dan suaminya
Frederic Joliot berhasil
mengembangkan radio-isotop
merupakan sumbangan berharga
bagi ilmu kedokteran baru yaitu
Nuclear Medicine Tahun 1935
keduanya dianugrahi Hadiah Nobel
untuk Kimia.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
124
KESEHATAN MASYARAKAT (1)
1850 Pada waktu Perang Krim prajurit
yang meninggal karena sakit sepuluh kali
lebih banyak dari pada yang tewas karena
pertempuran.

1898 Almroth Wright (ilmuwan Inggris)
berhasil mengembangkan vaksin Tifoid.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
125
KESEHATAN MASYARAKAT (2)
1899-1902 Dalam Perang Boer prajurit yang
meningal karena sakit lima kali lebih banyak
dibandingkan yang tewas karena pertempuran
(11.000 diantaranya karena penyakit Tifoid).
1904-5 Dengan memperbaiki kondisi kesehatan
dan makanan, penyediaaan air bersih dan
program vaksinasi masal Dalam Perang
Rusia-Jepang ternyata untuk pertama kalinya
yang tewas karena pertempuran lebih banyak
dari pada yang meninggal karena penyakit.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
126
KESEHATAN MASYARAKAT (3)
Dari pengalaman PD I, Pandemi Influenza dan
penyakit-penyakit infeksi lain lebih
meyakinkan kita bahwa negara harus berperan
dalam kesehatan semua warga negaranya :A
new concept of Dirt diarahkan untuk
mengorganisasikan pembinaan kesehatan
jasmani.
25% dari semua pasukan di Eropa dibuat tidak
berdaya oleh penyakit syphilis dan
gonorrhoea.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
127
KESEHATAN MASYARAKAT (4)
Setelah PD I, komunitas Kedokteran di
Amerika yang dipelopori oleh berbagai
Lembaga (seperti John Hopkins) sangat
antusias dalam menyelenggarakan free
medical care bagi penduduk pedesaan.

Di Eropa terlihat perkembangan kearah
suatu pola asuransi kesehatan nasional.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
128
KESEHATAN MASYARAKAT
(5)
1930 Pemerintah AS mendanai
suatu survei yang mencakup
800.000 keluarga.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
129
KESEHATAN MASYARAKAT (6)
1938 The National Health Conference di
Washington merekomendasikan suatu
program yang mencakup kesejahteraan
ibu dan anak, pelayanan bagi yang tidak
mampu dan asuransi kesehatan serta
kecacatan Ironinya ide ini ditentang
justru oleh the American Medical
Association, yang lebih menginginkan
tidak ada perubahan.


06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
130
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD XX selama PD II
Pendahuluan
Perlukaan dan Penyakit jenis baru.
Typhus.
Penicillin.
Bedah Plastik.
Kesehatan untuk Semua.
Sisi gelap dari perang.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
131
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD XX selama PD II
PENDAHULUAN (1)
Peperangan menafikan kemanusiaan, tetapi
sekaligus memajukan Peradaban Manusia
Perlukaan jenis baru :
Dalam PD I : karena daya ledak tinggi dan
pecahan tajam, karena parit yang basah dan
lembab(Nefritis,Demam dan Kaki Parit), dan
krn gas racun(Chlorene,Phosgene, Mustard)
Dalam PD II : Luka Bakar dan Radiasi
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
132
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD XX selama PD II
PENDAHULUAN (2)
Penemuan obat-obat baru
Sulfa, Kina
(Mepacrine) dan Penicillin
Cara Transfusi baru Plasma
kering dan cara Transportasi
Darah.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
133
PENDAHULUAN (3)
Dukungan Kesehatan cara baru Dokter yang
diterjunkan melalui udara, RS Lapangan yang
dikirim melalui udara, Evakuasi Medis Udara
Penemuan Vaksin baru :
Vaksin Tifoid (Almroth-Wright), Vaksin
Tifoid-paratifoid A & B (tab)
Penyakit Tetanus dapat ditekan rendah,
PenyakitTyphus dapat dimusnahkan
Henry Hallet Dole menggunakan Bismut Iodida
untuk mengobati Disenteri Amoeba.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
134
PERLUKAAN JENIS BARU
DAN PENYAKIT (1)
PD I : Daya ledak tinggi dan pecahan
tajam merobek bagian tubuh,
kerusakan karena tekanan ledak dan
luka berat pada kepala.
Parit Nefritis, Demam dan Kaki Parit.
Gas 91.000 terbunuh, 1,3 juta
pasukan mengalami radang paru akut
(oleh Chlorine, Phosgene dan Mustard).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
135
PERLUKAAN JENIS BARU
DAN PENYAKIT (2)
PD II : Adanya perubahan dalam
Teknologi Perang, Program imunisasi
masal dan penemuan obat-obat baru
mengurangi sampai 50% pasukan yang
sakit.
Perlukaan jenis baru : Luka Bakar pada
awak kapal terbang dan efek mematikan
akibat radiasi (bom atom).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
136
PERLUKAAN JENIS BARU
DAN PENYAKIT (3)
Karena vaksin Almroth Wright (tifoid 1914 dan
tifoid baru serta para tifoid A & B (tab) 1916)
Kematian karena Tifoid dalam Perang Boer
hanya 1%.
Selama PD II: Penyakit Tetanus ditekan rendah
dan penyakit Typhus berhasil dimusnahkan.
1914-1918 Henry Hallet Dole menggunakan
Bismuth Iodide untuk mengobati Disenteri
Amoeba.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
137
PERLUKAAN JENIS BARU
DAN PENYAKIT (4)
Obat-obat baru selama PD II : sulfa, kina
(mepacrine) dan penicillin.
Transfusi cara baru : plasma kering dan
transportasi darah.
Dukungan kesehatan cara baru :
parachuted doctors, air transported field
hospital dan air medevacuation.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
138
TYPHUS (1)
Penyebab: Bakteri Rickettsia yang
ditularkan oleh sejenis kutu.
PD I Front Barat : Bebas epidemi karena
penggunaan desinfektans dan fumigans
yang meluas.
PD I Front Timur : Dalam waktu 6 bulan
150.000 meninggal di Serbia; di Rusia 25
juta orang tertular dan sedikitnya 2,5
juta diantaranya meninggal.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
139
TYPHUS (2)
1939 Paul Muller (ahli Kimia dari Swiss)
menemukan DDT sebagai Insektisida
Pada tahun 1948 ia menerima Hadiah
Nobel untuk upaya ini.
PD II : Semua orang disemprot DDT
Epidemi typhus dihentikan untuk pertama
kalinya melalui tindakan langsung.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
140
PENICILLIN (1)
1928 Alexander Fleming (1881-1955, British)
menemukan sejenis jamur yang diberi nama
Penicillium notatum secara kebetulan di
Rumah Sakit St Mary London.
1935 Howard Florey (seorang ahli patologi),
Ernst Chain (seorang Yahudi Jerman) dan
Norman Heatley (seorang ahli biokimia)
mengisolasi zat anti bakterial dari jamur
tersebut kemudian zat tersebut dinamai
Penicillin.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
141
PENICILLIN (2)
1940 Mereka mencoba Penicillin pada
tikus, dan berhasil (di Sekolah Patologi
Dunn, Oxford).
1941 Norman Heatley berangkat ke AS
dan bekerja sama dengan Andrew J
Moyer untuk mengembangkan Penicillin
lebih lanjut.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
142
PENICILLIN (3)
1942 Fleming dan Almroth Wright mulai
menggunakan Penicillin terhadap
pasien.
1943 Sebuah Pabrik Obat di Inggris
mulai memproduksi Penicillin besar-
besaran.
1944 Penicillin digunakan selama
perang di semua front oleh Sekutu
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
143
PENICILLIN (4)
1945 Alexander Fleming, Howard Florey
dan Ernst Chain berbagi Hadiah Nobel
atas penemuan Penicillin. Moyer
mempatenkan di Inggris selama proses
produksi.
1990 Sedangkan Norman Heatley diberi
Honorary Doctorate of Medicine dari
Universitas Oxford.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
144
BEDAH PLASTIK
1908 Alexis Carrel menemukan metoda menjahit
pembuluh darah 1912 ia memperoleh Hadiah
Nobel.
PD I Carl Thiersch (ahli bedah Jerman) merekatkan
potongan kecil kulit diatas jaringan granulasi luka
yang bersih.
Harold Delf Gillies (English) mereparasi rahang bawah
dengan Bedah Plastik di Southern England.
1932 asistennya Archibald Hector McIndoe (1900-60,
New Zealand) melakukan teknik bedah plastik yang
sangat canggih.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
145
BEDAH PLASTIK (2)
1940 Sekitar 4.000 orang yang terluka bakar di
muka dan kepala dalam pertempuran di Inggris
Bedah Rekonstruksi.
1967 Teknik rekonstruksi syaraf diperkenalkan.
1968 Komatsu dan Tamai berhasil menyambung
ibu jari tangan yang putus.
1983 Penggunaan lintah dalam Bedah Mikro.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
146
PELAYANAN KESEHATAN
BAGI SEMUA
1911-13 National Insurance Act diberlakukan di
Inggris.
1938-39 Pemerintah Inggris menetapkan
Emergency Medical Service (EMS).
1942 Sir William Beveridge (1879-1963, seorang
Scott, ahli ekonomi), Ketua Komisi, mengajukan
Laporan Social Insurance and Allied Services
King Johns Magna Charta.
1946-48 Aneurin Brown (1897-1960), Menteri
Kesehatan Inggris mengajukan konsep NHS
(National Health Service) yang mencakup
asuransi nasional dan dokter keluarga.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
147
SISI GELAP PERANG (1)
1934-39 Sterilisasi paksa
dilakukan terhadap orang-
orang yang cacat mental, sakit
jiwa, epileptik dan kecanduan
alkohol sedikitnya 350.000
orang, oleh dokter-dokter
Nazi.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
148
SISI GELAP PERANG (2)

1936 Shizo Ishii mengepalai para ilmuwan di
Unit 731 milik Jepang, melakukan percobaan
terhadap manusia (di kota Pingfan, Manchuria
utara) Ketika perang berakhir, semua
maruta yang masih hidup dibunuh dengan
gas atau racun, 600 pekerjanya dibantai
dengan menggunakan senjata mesin dan
semua fasilitas dimusnahkan; ribuan tikus
pembawa penyakit pes dilepaskan,
mengakibatkan epidemi lokal Waktu itu
tidak ada tuntutan oleh pihak Sekutu karena
pihak Sekutu memperoleh hasil penelitian
bakteri sebagai tukar gantinya.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
149
SISI GELAP PERANG (3)
1940-41 Pembantaian dengan gas
terhadap 70.723 pasien sakit
jiwa, dilakukan kembali oleh
para dokter dan psikiater (Nazi).

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
150
SISI GELAP PERANG (4)
1943 Josef Mengele melakukan penelitian
terhadap manusia kembar dengan mengunakan
kuman tifoid dan tbc di Auschwitz, selanjutnya
juga dengan menggunakan gas gangren, gas
mustard, suhu beku, ketinggian, minum air
laut dan berbagai penyakit fatal lainnya
Tulang belulang mereka (tentunya setelah
mati) dijadikan koleksi para dokter Setelah
perang usai Mengele lari ke Amerika Selatan,
dan hanya 20 dokter yang dapat diadili di kota
Neurenberg (4 diantaranya dihukum gantung)

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
151
SISI GELAP PERANG (5)

1948 Etika Medik
berdasarkan Sumpah
Hippocrates melahirkan
Neurenberg Code
terhadap percobaan
menggunakan manusia
sebagai subyek.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
152
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD XX pasca PD II
Pendahuluan
Kemajuan di bidang Perinatal
Membina Kesehatan Anak.
Kemajuan di bidang Ilmu dan Teknologi.
Terobosan-terobosan dan Jalan Pintas
dalam dunia kedokteran.
Kedokteran Kuno dan Kedokteran Modern.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
153
SEJARAH KEDOKTERAN
ABAD XX pasca PDII
PENDAHULUAN (1)
Teknologi dan Ilmu Pengetahuan
Kedokteran berkembang sangat pesat
Tiap dekade berkembang menurut
Deret Ukur
Kontribusi Ilmu Pengetahuan lain
sangat menonjol
Batas-batas Etika dipertanyakan.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
154
PENDAHULUAN (2)
Muncul beragam penyakit infeksi
baru dan beragam gangguan Psiko-
sosial
Gaya hidup manusia sangat
mempengaruhi Kesehatan
Rekayasa Manusia (Human
Engineering) berhadapan dengan
Peradaban Manusia (Human
Civilization).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
155
KEMAJUAN DI
BIDANG PERINATAL
Pengendalian kelahiran
(Keluarga Berencana).
Pil KB.
I U D.
Persalinan.
Persalinan Alami.
Membentuk generasi y.a.d.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
156
KEMAJUAN DI BIDANG PERINATAL
PIL KB
1910 Ludwig Haberlandt (Austrian) melakukan
percobaan ovulasi : apakah dapat dicegah terjadinya
dengan hormon tertentu.
1940 Russel E Marker (Mexican) berhasil melakukan
ekstraksi progesteron dari diosgenin Perusahaan
Syntex memproduksinya Tapi pada tahun 1948 ia
meninggalkan perusahaan tersebut.
1951 Luis Miramonty memodifikasi Progesteron menjadi
Norethisterone Gregory Pincen di Massachusets (AS)
Konsultan Perusahaan Searle.
1957 FDA menyetujui Norethynodrel sebagai menstrual
regulator selanjutnya disebut obat kontraseptif oral
atau Pil KB.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
157
KEMAJUAN DI BIDANG PERINATAL
PIL KB (2)
1968 Paus Paulus II mengeluarkan Surat Ensiklik
Humanae Vitae yang melarang penggunaan
alat kontraseptif kecuali dengan cara alami
(misal : sistem kalender).
1961-69 Dilaporkan adanya Efek Samping:
Thrombophlebitis (fatal : Serangan Jantung dan
Stroke), migren dan jaundice.
1969 Penggunakan Pil KB hanya boleh
menggunakan Oestrogen apabila tidak melebihi
50 microgram.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
158
KEMAJUAN DI BIDANG PERINATAL
I U D
Pada Zaman Kuno : digunakan batu (Arab), tabung
(Hippocrates), pessarium batang (Victorians).
1909 IUD modern pertama diketemukan oleh dokter-
dokter Jerman (pessarium rajutan yang dibuat dari
sutera).
1920 Cincin Graefenberg yang sederhana dibuat dari
emas atau perak di kemudian hari alat serupa dibuat
dari plastik (Lengkungan Lippes, Koil Saf-T), tembaga
(Copper-T atau Copper-7), Busur Birnberg dan Perisai
Dalkon kesemuanya memungkinkan banyaknya
tuntutan hukum karena muncul berbagai kasus : infeksi
pelvis dan keguguran septik.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
159
KEMAJUAN DI BIDANG PERINATAL
PERSALINAN
(MUNCULNYA AHLI-AHLI YANG MELAKUKAN
INTERVENSI)
Pertengahan tahun 1970-an untuk mengurangi rasa
nyeri dilakukan Anestesia Epidural : suatu cikal bakal
menyulap jalan lahir menjadi tidak menyakitkan.
Induksi Persalinan : Castor oil (sampai tahun 1950),
kina, sparteine, oxytocin (1906 diketemukan oleh
Henry Hallet Dole 1950 disintesis oleh para peneliti
Perancis), prostaglandin (Pada tahun 1969 diketemukan
oleh seorang peneliti Swedia Ulf von Euler Pada
tahun 1970 ia dianugrahi Hadiah Nobel).
Bentuk sintetis prostaglandin digunakan oleh S S Karim
(dari Perusahaan Upjohn) berbentuk krim yang
dimasukkan kedalam cervix.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
160
KEMAJUAN DI BIDANG PERINATAL
PERSALINAN (2)
MEMONITOR FOETUS
1950 Emanuel Friedman (AS) mempublikasikan Peta
Partogram (yang menggambarkan hubungan antara
dilatasi cervix dan kemajuan turunnya bayi)
1969 Kieren ODriscol (British) melembagakan suatu
rejim yang disebut Active management of labor
Waktu Persalinan tidak boleh melebihi 12 jam (bagi
primipara bahkan tidak boleh melebihi 6 jam).
1976 Alex Turnbull (British) Melakukan Induksi rutin
menjadi prosedur yang biasa.
Inkubator : terbukti telah menyelamatkan jutaan jiwa
bayi-bayi.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
161
KEMAJUAN DI BIDANG PERINATAL
PERSALINAN ALAMI (1)
Dick-Read (1890-1959, seorang Dokter
Obstetri dari Inggris) menyatakan bahwa
rasa nyeri yang diderita pasien melahirkan
justru disebabkan oleh para dokter dan
para pembantunya Dalam bukunya pada
tahun 1933 Natural Childbirth,
selanjutnya sejak tahun 1942 Persalinan
menjadi Tanpa Rasa Takut.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
162
KEMAJUAN DI BIDANG PERINATAL
PERSALINAN ALAMI (2)
1951 Ferdinand Lamaz dan Pierre Villay
(France) mengembangkan Mind over
Body technique yang dibawanya dari
USSR dan kemudian menerbitkan buku
Painless Childbirth (1956) di AS
bukunya berjudul Psychoprophylaxis in
Obstetrics.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
163
KEMAJUAN DI BIDANG PERINATAL
PERSALINAN ALAMI (3)
1960 Fredrique LeBoyer (Paris) dalam bukunya
Birth without Violence menguraikan bahwa
persalinan seharusnya suatu pengalaman yang
lembut.
Michael Odent (French) merekomendasikan
cara persalinan apa yang dikenal sebagai
Underwater Birth.
1980 Persalinan yang dihadiri orang-orang
dekatnya sudah dianggap biasa.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
164
KEMAJUAN DI BIDANG PERINATAL
MEMBENTUK GENERASI Y.A.D.

1946 Benjamin McLane Spock (USA)
menerbitkan buku Common Sense Book of
Baby and Child Care
mengajarkan kepada para orang tua agar
menggunakan nalurinya (dalam mencintai dan
mengasihi anak-anaknya, dan sekaligus pada
waktu yang sama jangan terlalu merisaukan
disiplin terhadap anak-anak) untuk lebih
menaruh kepercayaan pada anak-anak
(permissive).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
165
MEMBINA KESEHATAN ANAK

Imunisasi dan Pencegahan Dini.

Blue Babies (Penyakit Jantung
Bawaan).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
166
MEMBINA KESEHATAN ANAK
IMUNISASI DAN PENCEGAHAN DINI
1944 Edwin J Cohn (Harvard) menggunakan Gamma
globulin sebagai antibodi terhadap penyakit Measles
kemudian juga terhadap penyakit Hepatitis, Polio,
Tetanus dan bayi Rh+.
Vaksin Measles dan Mumps: diketemukan oleh John
Franklin Endes dan Joseph Stokes Jr 1954 David
Edmonston mengisolasi virus untuk pertama kalinya
1963 vaksin tersebut disetujui diedarkan.
Rubella : 1963-4 Terjadi Epidemi in AS Herry Meyer
Jr dan Theodore C Panos mengembangkan virusnya.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
167
MEMBINA KESEHATAN ANAK
BLUE BABIES (CHD)
1888 Etienne Louis Fallot (France) menemukan CHD
yang dinamai Tetralogy Fallot.
1938 Helen Taussig (John Hopkins) menerbitkan buku
Atlas of Congenital Heart Disease 1943 mengilhami
Alfred Blalock untuk melakukan Bedah Jantung 1944
Blalock mengoperasi bayi umur 15-bulan Eileen Saxon,
ini merupakan operasi jantung pertama.
1947 Helen Taussig menerbitkan pula Congenital
Malformation of the Heart Bible of Pediatric
Cardiology Ia dianggap sebagai pionir di bidang
penyelamatan Blue Babies.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
168
KEMAJUAN DI BIDANG ILMU
DAN TEKNOLOGI
Karakteristik.
Struktur Kehidupan.
Memecahkan kode-kode.
Munculnya Ilmu Farmakologi.
Melihat kedalam Tubuh.
Teknologi Kedokteran.
Mengganti Pinggul.
Grafts dan Transplantasi.
Mengobati Jantung.


06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
169
KEMAJUAN DI BIDANG ILMU DAN
TEKNOLOGI
KARAKTERISTIK
Para Penetiti bukan perorangan.
tetapi Tim.
Adanya sumbangan ilmu-ilmu lain
(Matematika, Fisika, Engineering).
Komputer dan Laser ikut menunjang.

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
170
KEMAJUAN DI BIDANG ILMU DAN
TEKNOLOGI
STRUKTUR KEHIDUPAN


Penemuan helices DNA.
1869 Friedrich Miescher (Swiss) menemukan
Nucleine ( Asam Nukleat) : Guanine (G),
Adenine (A), Cytosine (C), Thymine (T) dan
Uracil (U).
1920 Dua asam-asam Nukleat dapat
diidentifikasi : DNA (G-A-C-T) dan RNA (G-A-C-
U).

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
171
KEMAJUAN DI BIDANG ILMU DAN
TEKNOLOGI
STRUKTUR KEHIDUPAN (2)
1953 Double-helix DNA dikembangkan
para ahli : DNA membuat RNA RNA
membuat protein membuat lain-
lainnya.
DNA (kandungan seluruhnya dalam
sebuah sel panjangnya 2 mil 1 mm @
5.000.000 pasangan dasar) mengandung
100.000 gen (dimana dalam I gen
terdapat 1.000 pasangan dasar).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
172
KEMAJUAN DI BIDANG ILMU DAN
TEKNOLOGI
STRUKTUR KEHIDUPAN (3)
1953 James Watson and Francis Crick
(Cambridge) menerbitkan buku Nature
yang menjelaskan Double-helix DNA
berdasarkan data Sinar X yang dibuat
Rosalind Franklin 1962 Watson and
Crick dianugrahi Hadiah Nobel untuk
Fisiologi dan Kedokteran (sayangnya
Franklin dilupakan).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
173
KEMAJUAN DI BIDANG ILMU DAN
TEKNOLOGI
MEMECAHKAN KODE-KODE


Hampir sebanyak 4.000 jenis
penyakit pada manusia disebabkan
oleh gen yang cacat.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
174
KEMAJUAN DI BIDANG ILMU DAN
TEKNOLOGI
MUNCULNYA ILMU FARMAKOLOGI


Penicillin.
Streptomycin.
Efek Samping.
Skandal Thalidomide.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
175
KEMAJUAN DI BIDANG ILMU DAN
TEKNOLOGI
MELIHAT KEDALAM TUBUH
Dari USG sampai Nuclear Magnetic Resonance.
X-ray 3D.
Thermography.
CT Scan (diketemukuan Housfield, yang
menerima hadiah Nobel pada tahun 1979).
Nuclear Magnetic Resonance Imaging (NMR)
atau Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Endoscopy.
Kateterisasi (Cerebral, Cardiac/PTCA).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
176
KEMAJUAN DI BIDANG TEKNOLOGI
TEKNOLOGI KEDOKTERAN
Hemodialisis.
Kedokteran Laser.
Mesin Jantung-Paru-paru.
Operasi Jantung (CABG, OHS,
Transplantasi) dan Pemb.Darah.
Bayi Tabung.
Komputer dalam Kedokteran
Cyto-analysis.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
177
KEMAJUAN DI BIDANG ILMU DAN
TEKNOLOGI
PENGGANTIAN PINGGUL


Menyempurnakan Asepsis.
Solusi Low-friction.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
178
KEMAJUAN DI BIDANG ILMU DAN
TEKNOLOGI
GRAFTS DAN TRANSPLANTASI
Adanya penolakan ?
Memperpanjang efek transplantasi
ginjal, paru-paru, jantung
(Christiaan Barnard, 1967, South
Africa), hati, pankreas?
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
179
KEMAJUAN DI BIDANG ILMU DAN
TEKNOLOGI
MENGOBATI J ANTUNG

Aspirin.
Jantung Buatan.
Alat Pacu Jantung.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
180
TEROBOSAN-TEROBOSAN DAN
JALAN PINTAS
Pengobatan Parkinsonism.
Vaksinasi Polio (Salk dan Sabin).
Terapi seksual (Kinsey, Masters dan Johnson).
Perang melawan Kanker.
Pengobatan AIDS.
Manajemen Nyeri.
Virus-virus baru : Hepatitis AG, AIDS (Luc
Montagnier,1983), Ebola, Kuru (Gajdusek,
1976 memperoleh Hadiah Nobel), SARS, Flu
Burung (AF H5N1), dll.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
181
KEDOKTERAN KUNO DAN
KEDOKTERAN MODERN
Tindakan yang bersifat global :
Vaksinatsi, Rumah Sakit di pedesaan,
Dunia penuh konflik.
Cacar (Smallpox).
Preventive Medicine.
Kembali melihat secara holistik.
Akupunktur Endorphine Methionine
encephalin + Leucine encephalin.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
182
MENYONGSONG MASA DEPAN
Polusi dan Kesehatan Lingkungan.
Penyakit-penyakit yang belum dapat
diobati.
Pelayanan Kesehatan.
Bergelut dengan Maut.
Teknologi Biomolekuler dan Imunologi.
Kemajuan di bidang Diagnosa
Jiwa dan Tubuh.
Masalah Sosial dan Penyakit-penyakit
Sosial.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
183
POLUSI DAN
KESEHATAN LINGKUNGAN
Limbah Industri dan Bahayanya.
Pemanasan Global.
Perusakan Sumber-sumber Alam.
Ledakan Penduduk.
Ketidak-seimbangan Ekosistem.
Udara Bersih dan Air Bersih.
Penggunaan bahan kimia, bahan nuklir
dan bahan biologi yang tidak terkendali.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
184
PENYAKIT-PENYAKIT
YANG BELUM DAPAT DIOBATI

Virus-virus.
Penyakit yang disebabkan
keterkaitan genetik.
Kanker.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
185
PELAYANAN KESEHATAN
Dokter Keluarga.
Asuransi Kesehatan.
Rumah Sakit Unggulan.
Tele-Medicine/e-Medicine
Kedokteran Alternatif.
Good clinical governance.
Mereparasi Tubuh (Laser, Plasty, Scopy,
Transplant, Implant)
Geriatri.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
186
BERGELUT DENGAN MAUT
Reanimasi (Memperpanjang
Hidup)
Menunda Kematian (Suspending
Death).
Euthanasia (Mengakhiri hidup
dengan sengaja)
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
187
TEKNOLOGI BIOMOLEKULER
DAN IMUNOLOGI
Mengklon manusia.
Monoclonal Antibodies.
Terapi Gen.
Screening sebelum dilahirkan.
Sel-sel Killer.
Interleukin Interferon,
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
188
KEMAJUAN
DI BIDANG DIAGNOSA
Imaging (MRI).
Tomography Scanning
(CAT, PET, MSCT).
Endoskopi.
Kateterisasi (Angiography).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
189
JIWA DAN TUBUH
Ilmu Psikologi.
Psikiatri.
Meta-Fisika.
Spiritual Medicine.
Psycho-social Medicine.
Bio-Physics.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
190
PENYAKIT-PENYAKIT SOSIAL
Penyebaran Narkotika.
Kecanduan Alkohol.
Kenakalan Remaja.
Penyalahgunaan Obat.
Deviasi Seksual.
Efek Samping Gaya Hidup.
Kebiasaan Merokok.
Prostitusi dan Perdagangan Manusia.
Terrorisme dan Kekerasan.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
191
TOKOH KEDOKTERAN SEPANJANG
SEJARAH

Imhotep
Hippocrates
Galen
Ibn Sina
Paracelsus
Edward Jenner


Ignaz P Semmelweis
Joseph Lister
Louis Pasteur
Robert Koch
William S Halstedt
Alexander Fleming
Gerhard Domagk
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
192
IMHOTEP (ABAD 27 sM)

Lahir di Memphis Mesir kuno 2.648 sM
Vizier, sage, arsitek, astrologer dan menteri
kepala pada masa Raja Zoser (2.686-2.613 sM),
Pewaris II Dinasti Faraoh III Mesir kuno
Dipuja sbg Dewa Kedokteran di Mesir dan
Yunani (Asclepius)
Arsitek Piramid Edfu (Upper Nile) dan Piramid
Tangga Necropolis Saqarah di Memphis
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
193
IMHOTEP (2)
Dalam buku Books of Wisdom kekuatan
magis dan agama berpengaruh thd
praktek kedokteran
Kepala Dukun Spiritual Istana Faraoh
merangkap Dokter Kepala dari negara
Reputasi genius sepanjang zaman
Dipuja sbg setengah dewa setengah ma-
nusia seabad setelah wafat
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
194
IMHOTEP (3)

Seorang dokter yg memiliki kemampuan
sangat tinggi

Sampai 525 sM (ketika Persia menyerbu
Mesir) ia dianggap Dewa menggantikan
Nefertum (anak Ptah Dewa Pencipta alam
semesta dari ibu Sekhmet Dewi Perang
dan Penyakit)

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
195
IMHOTEP (4)

Selama masa Greco-Roman kuil Memphis
dan Philae dipenuhi pengunjung yang
ingin mimpi bertemu minta pengobatan

Sir William Osler (seorang dokter Inggris
abad 19) menyebut Imhotep The first
figure of Physician to stand out clearly
from the mist of Antiquity
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
196
HIPPOCRATES
(460-377 sM)
Lahir di Pulau Cos Yunani
Ayahnya seorang dokter Yunani
Bapak Ilmu Kedokteran
Sering bepergian ke pelosok Yunani dan
Asia Kecil untuk berpraktek dokter dan
mengajar
Karyanya Corpus Hippocraticum dan
Hippocratic Oath

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
197
HIPPOCRATES (2)
Corpus Hippocraticum (mungkin bukan karyanya
sendiri) berupa rangkuman Perpustakaan
Sekolah Kedokteran Cos
60 karya ditulis dunia kedokteran atas namanya
untuk menghormatinya (abad 2 10 M)
Meliputi Anatomi, Pokok-pokok Klinis,
Penyakit wanita dan anak, Prognosis,
Pengobatan dengan Diet dan Obat,
Pembedahan dan Etika Kedokteran
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
198
HIPPOCRATES (3)
Hippocratic Oath merupakan petunjuk
perilaku dokter sepanjang zaman
Dipakai dalam penyumpahan dokter di
seluruh dunia
Hippocrates oleh Plato disebut sbg
Asclepiad dari Cos, karena ia
menggunakan filsafat untuk mempelajari
Ilmu Kedokteran

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
199
HIPPOCRATES (4)
Tubuh manusia holistic sebagai suatu
organisma
Penyakit disebabkan sisa makanan yang
tidak dicerna yg menyebabkan bau
5 abad kemudian Seranus (seorang dokter
Yunani) menulis biografinya, tetapi
bernada imaginatif
Wafat 377 sM di Larissa
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
200
GALEN (129-199 M)
Lahir di Pergamum, Mysia, Yunani kuno
(sekarang Bergama Turki)
Ayahnya seorang arsitek
Dokter Yunani yang hidup di Roma, studi di
Sekolah Asclepius Pergamum
Menemukan Fisiologi Eksperimental
Belajar filsafat Plato, Aristoteles, Epicurea dan
Stoicus
Studi di Corinth (Yunani) dan Alexandria (Mesir)

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
201
GALEN (2)
157 M


161-166 M


167 M



168-169 M
Dokter Kepala bagi para
gladiator di Pergamum

Diterima di Istana Marcus
Aurelius di Roma

Di Roma terjadi epidemi pes,
Ia kembali ke Yunani


Kembali ke Roma, diangkat
menjadi Dokter Pribadi
Commodus (anak Aurelius)
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
202
GALEN (3)
Seorang dokter yang ahli Filfafat dan Filologis.
Teori dan praktek Galen dalam dunia
kedokteran sangat berpengaruh selama abad
pertengahan dan abad kebangkitan.
Meneliti Anatomi melalui diseksi monyet Afrika
ahli bidang tulang dan otot, mengamati 7
pasang syaraf otak, mengamati katup jantung
dan perbedaan arteri serta vena, fisiologi syaraf
larings, fisiologi ginjal dan kandung kemih.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
203
GALEN (4)
Mengamati dan membuktikan bahwa :
Arteri mengalirkan darah bukan udara
Dialirkan dari hepar ke perifir, kemudian
darah tersebut menjadi daging
Juga ada aliran darah dari jantung ke paru-
paru
Konsep Kedokteran tentang Equillibrium yang
dianut Hippocrates (phlegm, black bile, yellow
bile, blood) ditambah dengan adanya pneuma
dibawa darah dan bertanggung- jawab dalam
mengendalikan proses-proses kehidupan tubuh
manusia.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
204
GALEN (5)
Konsep Fisiologi Galen dianut selama 14 abad
kemudian di dunia Kedokteran
Menurutnya seorang dokter juga harus seorang
ahli Filsafat, ia setuju dengan Aristoteles
bahwa Nature does nothing in vain Seluruh
struktur organik tubuh berfungsi sebagaimana
ia diciptakan Ada keseimbangan antara Yang
Menciptakan (Creator) dan Alam.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
205
GALEN (6)
Karya Galen dalam bahasa Yunani diterje-
mahkan kedalam bahasa Arab oleh Hunayn Ibnu
Ishaq pada abad IX :
Ada 129 karya
Pada abad XI diterjemahkan lagi kedalam
bahasa Latin
Menyebar ke seluruh Eropa
Pembaharuan tradisi Galen pada abad XV-XVI
merupakan dasar penting kebangkitan ilmu-ilmu
modern
Sampai meninggal pada tahun 199 ia tidak
pernah kembali ke Yunani.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
206
IBN SINA (AVICENNA)
(980-1037)
Kebangsaan Persia, ayahnya Pejabat
Persia, lahir di Bukhara (Turkistan)
dengan nama Abu Ali Al-Husayn Ibn
Abdallah Ibn Sina
Umur 14 tahun Mengungguli gurunya Al
Natili, 16 tahun Tabib-tabib mashur
dibawah pimpinannya, 18 tahun
menguasai semua limu pengetahuan, 21
tahun Menulis buku Filsafat
pertamanya.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
207
IBN SINA (2)
Karya besarnya berupa Ensiklopedi (dalam
bahasa Arab) Ash-Shifa dan Al Qanun
Ash-Shifa tentang Filsafat yang diperkaya
dengan kenyataan hidup
Al Qanun tentang Pengobatan (Kedokteran) :
I. Tubuh Manusia, Penyakit, Terapi
II. Materia Medica, Farmakologi Rempah-
rempah
III. Ilmu Penyakit (Organ)
IV Diagnosa, Prognosa, Tindakan
V. Farmakope
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
208
IBN SINA (3)
Abad XIII-XVII bukunya
diterjemahkan kedalam
bahasa Latin Cantica
Avicenna
1037 meninggal di Hamadan.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
209
PARACELSUS (1493-1541)
Kebangsaan Jerman, tinggal di Swiss,
ayahnya dokter, nama aslinya Theophrast
Bombast von Hohenheim
Mengagumi Celsus, menganut prinsip
Teori tanpa Praktek tidak ada gunanya
Keahliannya Ilmu Kimia dan Kedokteran
Gelar Doctor dalam Ilmu Kedokteran
diperoleh di Ferrara
Ia selalu dekat dengan kenyataan hidup.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
210
PARACELSUS (2)
Karya besarnya Paragranum, menulis
bahwa Ilmu Kedokteran harus bersandar
pada :
Pengenalan alam semesta
Menguasai Analisa Kejadian Biologik
Pengadaan Obat Kimiawi
(Kemoterapi)
Dokter yang berwatak berkorban dan
suka menolong.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
211
PARACELSUS (3)
Meletakkan Dasar Kemoterapi
Sering berpindah, karena banyak lawan-
lawan yang menentangnya
Seorang Katolik yang saleh
Menghubungkan manusia dengan Tuhan
Manusia sebagai bagian dari alam
semesta yang diciptakan Tuhan
1541 meninggal di Salzburg.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
212
EDWARD JENNER (1749-1823)
Kebangsaan Inggris, lahir di Berkeley
Gloucestershire, ayahnya Pendeta yang
meninggal ketika Edward 5 tahun
1770 Menjadi murid John Hunter
1773 Menyelesaikan pendidikan Dokter di
St George
Pribadi yang menarik dan disenangi di
lingkungannya

06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
213
EDWARD JENNER (2)
1792 Menyelesaikan gelar MD di St Andrew
1796-8 Hasil penelitiannya menyimpulkan :
Cowpox melindungi manusia dari
kemungkinan terjangkitnya Smallpox
Vaksinasi cacar pertama
Waterhouse menjalankan Vaksinasi Jenner
di Amerika
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
214
EDWARD JENNER (3)
1803 Berdiri Institut Jenner
1813 Universitas Oxford memberi gelar
kehormatan MD
Kenangan seluruh dunia kepadanya :
Pengabdi peri kemanusiaan
Sederhana
Suka menolong
Berhati terbuka
Penemuan vaksin 2 abad lalu, kini dunia
terbebas cacar dan penyakit lain
1823 Meninggal di Berkeley.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
215
IGNAZ PHILLIPP SEMMELWEIS
(1818-1865)
Lahir di Buda (Hongaria)
1844 Menyelesaikan pendidikan dokter di
Universitas Wina, kemudian bekerja di
RSU Wina
Angka kematian Febris puerperalis sangat
tinggi
Koleganya Jakob Kollestchka meninggal
akibat luka infeksi waktu Otopsi
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
216
IGNAZ P SEMMELWEIS (2)
Kesimpulannya telah terjadi penularan
racun kedalam jaringan sehat lewat pisau
bedah dan tangan dokter yang melakukan
pemeriksaan
1847 Diberlakukan Peraturan Mencuci
Tangan dengan larutan Klorin sebelum
masuk Ruang Bersalin Sebagian besar
dokter menentangnya Dipecat dari
RSU Wina.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
217
IGNAZ P SEMMELWEIS (3)
1865 Meninggal karena luka yang
diperoleh dalam tugas
1883 Duke menghubungi Lister, dan Lister
menyebut Semmelweis sebagai pelopor
dalam bidang Antisepsis
Baru diakui dunia kedokteran setelah
18 tahun meninggal
Menjadi Martyr dalam tugasnya.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
218
JOSEPH LISTER (1827-1912)
Lahir di Upton (Essex, England), ayahnya
Joseph Jackson Lister penemu mikroskop
akromatik
1852 Lulus dokter dari Institut London,
kemudian di Edinburg berguru kepada
James Syme menjadi Ahli Bedah
1861 Ahli Bedah RS Kerajaan di Glasgow
1869 Kembali ke Edinburg sebagai Guru
Besar.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
219
JOSEPH LISTER (2)
1877 Bekerja di RS Kings College London
Pengamatannya : Banyak kasus infeksi
(Gangrene, Pyemia, dll) akibat luka pasca
bedah
Berdasar Teori Pasteur pasti ada kuman
di udara penyebab infeksi tersebut
1860-7 Metoda Lister dengan
menggunakan Asam Karbolat (Karbol)
diterapkan di Kamar Operasi.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
220
JOSEPH LISTER (3)
Dengan diterapkannya Metoda Lister
Angka infeksi menurun drastis
1897 Memperoleh penghargaan Baron dari
Ratu Victoria (Dokter pertama yang
memperoleh penghargaan tertinggi)
Mendirikan Institut Pengobatan
Preventif Inggris Institut Lister
1912 Meninggal di Walmer (Kent).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
221
LOUIS PASTEUR (1822-1895)
Lahir di Dole (Perancis) dari keluarga
penyamak kulit
Waktu kecil bukan murid yang brilliant,
tetapi tekun
Ayahnya prajurit Napoleon yang fanatik
1843 Masuk Perguruan Tinggi, belajar
Kimia dari Dumas; minatnya terhadap
bakteri diilhami Spallanzani.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
222
LOUIS PASTEUR (2)
1857 Menjadi Professor Ilmu Alam dan
Kepala Ecole Normale
Pengamatannya a.l. :
Mengapa anggur menjadi cuka
Mengapa susu menjadi asam
Kesimpulannya pasti ada bakteri yang
hidup di udara
Penemuan pertama : Pasteurisasi susu
dan anggur (dipanaskan 50-60 derajat C
setelah beberapa menit).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
223
LOUIS PASTEUR (3)
1881 Menemukan Vaksin Anthrax
1882-5 Meneliti Vaksin Rabies
1885 Berhasil menolong anak yang digigit
anjing gila
1894 Menemukan Pasteurella pestis,
penyebab penyakit Pest
1895 Meninggal karena kelelahan dan usia
tua
1915 Karya-karya Pasteur diakui dunia.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
224
ROBERT KOCH (1843-1910)
Lahir di Klausthal, pegunungan Harz
(Hanover) Jerman, ayahnya pekerja
tambang perak yang memiliki 13 anak
Masa kecilnya dekat dengan alam
pegunungan yang menggugah hatinya
untuk mengagumi karya agung Tuhan YME
1866 Lulus dokter dari Universitas
Gottingen, guru yang dikaguminya
Friedrich Gustav Jacob Henle penemu
Contagium Animatum.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
225
ROBERT KOCH (2)
Pindah ke Berlin menjadi murid Virchow,
kemudian ke Hamburg menjadi Asisten
(waktu itu di Hamburg ada Epidemi
Kolera) Langenhagen (RS Jiwa), Niemeck
dan Rackwitz
Waktu Perang Perancis-Jerman, Koch
menjadi Dokter Lapangan
1871 Diangkat menjadi Dokter Wilayah di
Wolstein
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
226
ROBERT KOCH (3)
1876 Diilhami Casimir-JosephDavaine dan Louis
Pasteur, Koch berhasil menemukan Misteri
Siklus Kehidupan Anthrax, dibantu Ahli Botani
Ferdinand Cohn dan Ahli Patologi Julius
Cohnheim
Postulat Koch :
Parasit harus hadir pada penyakit dimaksud
Parasit tsb tidak boleh ada pada penyakit
lain
Parasit harus dapat diisolasi dari tubuh dan
dibiakkan.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
227
ROBERT KOCH (4)
1877 Karya tulisannya mengenai
Mikrofotografi dan Pewarnaan Bakteri
diterbitkan
1878 Menggunakan binatang percobaan
bagi pembiakan bakteri
1882 Dibantu Loffler dan Gaffky, Koch
mengumumkan Penemuan Kuman
Tuberculosis dihadapan anggota
Himpunan Fisiologi Berlin (Du Bois
Reymond) -
Virchow justru menentangnya.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
228
ROBERT KOCH (5)
1882 Kaisar Jerman menganugerahi Tanda
Jasa Mahkota
1882 Menemukan Basil Difteri, Gaffky
sendiri menemukan Basil Tifus
1883 Perjalanannya ke Mesir dan India
menemukan Vibrio Cholera
1890 Menemukan Tuberkulin untuk
mendeteksi Tuberculosis.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
229
ROBERT KOCH (6)
Ia meneliti juga Lepra, Rinderpest,
Demam Texas, Malaria, Penyakit Tidur,
dan lain-lain
1905 Mendapat Hadiah Nobel
1905 Penganutnya mendirikan Lembaga
(tbc) Robert Koch
1910 Meninggal di Baden-Baden.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
230
WILLIAM STEWART HALSTED (1)
(1853-1922)
Bapak Kedokteran Bedah Amerika.
1874 Mahasiswa Sekolah Kedokteran
dan Bedah di New York (kegiatan
utama sebagai mahasiswa adalah
olah raga).
1878 Berangkat ke Wina belajar
kepada Dr Theodor Billroth 1880
kembali ke New York.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
231
WILLIAM STEWART HALSTED (2)
1884 Menggunakan Cocaine untuk
anestesi ironinya ia menjadi
pecandu bahan narkotika ini.
1889 Associate Professor of Surgery
Menjadi Guru Besar selama 33
tahun, pernah mendidik 17 orang ahli
bedah di John Hopkins (pada waktu
itu untuk menjadi ahli bedah perlu
waktu 8 tahun).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
232
WILLIAM STEWART HALSTED (3)
Penemuannya a.l. :
Prosedur Halsted II pada Operasi
Hernia Inguinalis, Bedah saluran
empedu,usus kecil, kelenjar tiroid,
aneurisma arteri dan kanker payu
dara; penemu sarung tangan karet,
dll.
1922 meninggal oleh Pneumonia
karena adiksi narkotika berat.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
233
ALEXANDER FLEMING (1881-1955)
Lahir di daerah pertanian dataran tinggi
Skotlandia, dari keluarga sederhana di
pedesaan
Masa kecilnya di Lochfield, kemudian di
Darvel dan Kilmarno
Pada waktu Perang Boer mendaftar
menjadi Tentara Cadangan
1901 Masuk Sekolah Kedokteran St Mary
(London).
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
234
ALEXANDER FLEMING (2)
Setelah lulus bekerja di RS St Mary
dibawah pimpinan Almroth Wright yang
dikaguminya Memperoleh studi Ilmu
Bakteriologi
Pada waktu PD I ia masuk dinas militer
1915 Menikah dengan Sarah Marion Mc
Elroy
1922 Menemukan Lysozyme yang dapat
menghancurkan dinding sel bakteri.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
235
ALEXANDER FLEMING (3)
1928 Secara kebetulan menemukan jamur
Penicillium notatum yang dapat
menghancurkan bakteri Staphylococcus
pada suhu 24 derajat C
1929 Mengumumkan penemuannya pada
sebuah majalah ilmiah Inggris
1935 Howard Florey, Ernst Chain dan
Norman Heatley berhasil mengisolasi
bahan anti bakterial dari Jamur Fleming
Diberi nama Penicillin.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
236
ALEXANDER FLEMING (4)
1940 Penicillin dicoba pada tikus (di Dunn
School of Pathology, Oxford) dan berhasil
1941 Fleming dkk dari Universitas Oxford
berhasil membuat serbuk Penicillin :
Dicoba pada manusia, tetapi meninggal
Pada percobaan berikutnya berhasil
1941 Norman Heatley berangkat ke Amerika,
bekerja sama dengan Andrew J Moyer
mengembangkan Penicillin.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
237
ALEXANDER FLEMING (5)
1942 Fleming dan Almroth Wright mulai
menggunakan Penicillin kepada pasien
1943 Sebuah Perusahaan Farmasi
Inggris memproduksinya besar-besaran
1944 Penicillin digunakan di Front Sekutu
dalam PD II
1944 Fleming mendapat gelar bangsawan
Sir dari Raja Inggris.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
238
ALEXANDER FLEMING (6)
1945 Alexander Fleming beserta Howard Florey
dan Ernst Chain memperoleh Hadiah Nobel;
sedangkan Norman Heatley tidak, ia baru diberi
penghargaan Doctor HC dari Universitas Oxford
pada tahun 1990
1947 Sahabatnya Almroth Wright meninggal
1949 Isterinya meninggal
1953 Menikah lagi dengan Amalia Koutsouri
Voureka ahli Mikrobiologi dari Yunani
11 Maret 1955 Fleming meninggal dunia.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
239
GERHARD DOMAGK (1895-1964)
Lahir di Lagow Brunwick, Jerman
1915 Ikut PD I dan mendapat luka-luka
dalam pertempuran , kemudian pindah
dinas ke Korps Medis
1921 Lulus dokter dari Universitas Kiel
1924 Menjadi Dosen di Universitas
Griefswald
1928 Guru Besar Luar Biasa di Institut
Patologi Munster.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
240
GERHARD DOMAGK (2)
Oleh Perusahaan Farmasi LG Farbin
Industrie, Domagk diminta memimpin
Laboratorium Penyelidikan Patologi dan
Bakteriologi
Berhasil menemukan Para-amino-
benzena- sulfonamid
1932 Menemukan Protonsil yang efeknya
dapat menyembuhkan Infeksi
Streptococcus :
1935 Penemuannya diumumkan
Perrin Long (USA) memperkuat
kesimpulan Domagk.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
241
GERHARD DOMAGK (3)
1939 Ia dianugerahi Hadiah Nobel
Tetapi dilarang Pemerintah Nazi untuk
menerimanya
1947 Baru bisa berangkat ke Swedia ,
dan memperoleh Medali Emas serta
Piagam Penghargaan (Hadiah uang telah
dikembalikan ke Kas Yayasan Nobel)
Penelitiannya yang belum selesai :
Mencari obat anti tbc dan anti kanker
24 April 1964 ia meninggal dunia.
06/06/2014 ETIKA-HUKUM KEDOKTERAN
2006
242