Anda di halaman 1dari 13

Perawatan Endo Kunjungan Tunggal

DEFINISI
Suatu perawatan saluran akar yang meliputi tindakan
preparasi saluran akar secara Biomekanik dan pengisian
saluran akar yang diselesaikan dalam satu kali kunjungan





Harus dipertimbangkan TRIAD
Perawatan S.A. yaitu :
PREPARASI S.A.
STERILISASI S.A.
PENGISIAN S.A.
TIDAK DILAKUKAN PERBENIHAN
Menurut GROSSMANN DKK (1988)
Penelitian : S.A. sudah steril setelah dilakukan
preparasi Biomekanik dgn baik (didapatkan 80 %
S.A. steril)

Menurut TROPE DAN GROSSMANN DKK
(1985)
Pengisian S.A. dapat dilakukan bilamana S.A.
kering dan tidak ada keluhan
HAL HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
(Untuk mengurangi komplikasi perawatan)

1. Persetujuan penderita untuk perawatan
satu kali kunjungan
2. Operator berpengalaman melakukan
perawatan S.A. kunjungan berulang
3. Sarana lengkap
(RO FOTO, RUBBER DAM dll)
tenaga perawat yang terlatih
INDIKASI :

Gigi dengan S.A. normal (tampak pd ro foto)

Gigi dengan masalah mudah terjadi kebocoran akibat lepasnya
tumpatan sementara

Gigi anterior dengan masalah estetik

Gigi yang memerlukan perawatan S.A. untuk keperluan estetik

Gigi dengan pulpa terbuka o.k. trauma, karies, sebab sebab
mekanik

Gigi non vital tanpa gejala klinik

Gigi non vital dengan sinus tract / fistula
PEKHRUN (1986), dgn.adanya fistula maka tekanan yang
disebabkan oleh keradangan dpt.dihilangkan.
KONTRA INDIKASI

Periodontis apikalis pada gigi vital maupun
non vital (perkusi : sakit)
Gigi dgn.kesulitan anatomi antara lain: ruang
pulpa mengecil, S.A. mengalami klasifikasi
ataupun S.A. bengkok
Adanya resorpsi H.Alvetor
Gigi berakar ganda (tetapi bukan merupkan
kontra indikasi mutlak) tergantung
kemampuan operator
KEUNTUNGAN PERAWATAN ENDO
KUNJUNGAN TUNGGAL

Mengurangi waktu kunjungan tanpa mengurangi kualitas
perawatan

Menghilangkan kontaminasi antar kunjungan o.k. kebocoran /
tumpatan sementara lepas

S.A. yang sudah diisi dapat segera dibuatkan restorasi yang
membutuhkan retensi pasak

Operator tidak perlu membuang waktu untuk mengingat kembali
anatomi S.A. panjang kerja ataupun posisi apical stop

Pada kasus vital tidak diperlukan suntikan anestesi tambahan
atau pemasangan ulang Rubberdam

Mengurangi biaya perawatan
KERUGIAN PERAWATAN ENDO
KUNJUNGAN TUNGGAL


Bila perlu tindakan darurat untuk mengatasi rasa
sakit, misalnya DRAINAGE dari S.A. menjadi sulit
karena telah dilakukan pengisian S.A.

Meniadakan kontrol yang ada dalam kunjungan
berulang yaitu perbenihan (untuk memeriksa
efektifitas preparasi secara biomekanik)

Tidak dapat mengevaluasi respons jaringan pada
tiap tahap perawatan
LAPORAN KASUS
Penderita perempuan umu 28 tahun dengan permohonan
ingin dirawat selekasnya gigi insivus pertama R.A. yang
mengalami fraktur OK trauma
Tidak ada keluhan sakit pada penderita

PEMERIKSAAN KLINIS
Tidak terdapat karies, gigi belum perforasi
Tampak perubahan warna gigi
Tampak fistula pada bagian labial di regio apeks
Tidak ada rasa sakit pada perkusi / tekanan
Gigi tidak goyang
Relasi r.a. dan r.b. normal
Fraktur mahkota 1/3 insiso servikal
Gigi non vital
OH. baik
PEMERIKSAAN RONTGENOLOGIK
Bentuk akar dan S.A. normal
Rg. pulpa normal
Jaringan periodonsium menebal
Tampak pelebaran lamina duca
Sekitar apeks gigi tampak gambaran radioluscent yang
difus

DIAGNOSA
Gangren pulpa dengan kelainan periapikal

RENCANA PERAWATAN ENDO
Endointrakanal dengan pengisian S.A. secara single cone

RENCANA PERAWATAN TUMPATAN
Kombinasi restorasi resin komposit dan semen gelas
ionomer
CARA KERJA
Operator bekerja secara FOUR HANDED DENTISTRY


TAHAP PEKERJAAN
1. PERSIAPAN
Teknik asepsis dengan pemasangan rubber dam
Selama bekerja digunakan pengisap ludah

2. PREPARASI S.A. SECARA KONVENSIONAL
Dibuat CAVUTY ENTRANCE
Diukur panjang kerja dengan DWF
Extirpasi jaringan pulpa
Selama preparasi disertai irigasi H2O2 3 % dan akuades
steril secara bergantian
Preparasi sampai file terakhir no. 80/90
trial foto

3. PENGISIAN S.A. SECARA SINGLE CONE
Bahan pengisi gutapoin dan pasta S.A. ZnOChKM
Gutapoin dipotong sedikit di bawah servikal
Foto pengisian

4. PEMBUATAN RESTORASI
Teknik restorasi SANDWITCH

PEMBAHASAN KASUS
Yang perlu diperhatikan pada preparasi S.A. dan pengisian
S.A. harus sesuai panjang kerja sehingga tidak
mengakibatkan iritasi jaringan periapikal
Pengisian secara single cone ok. sisa jaringan pada
mahkota dianggap masih cukup ditinjau dari degi resistensi
meskipun tanpa penguat berupa pasak dalam S.A.
RE - PLANTASI = SENGAJA
= KECELAKAAN (LUKSASI TOTAL/AVULSI)

TRANS - PLANTASI = AUTO -TRANSPLANTASI
= ALLO - TRANSPLANTASI

IM - PLANT = ENDODONTIC IMPLANT