Anda di halaman 1dari 21

SINUSITIS ODONTOGEN

Amanda Thedi Veibryn Luana Ike


Anatomi Gigi
Anatomi Gigi
Gigi Susu dan Gigi Permanen
Anatomi Gigi dan Sinus Maksila
Tooth Decay
Definisi dan Klasifikasi
Sinusitis : inflamasi mukosa sinus paranasal

Sinusitis dibagi menjadi 2 :
Rhinogen berasal dari hidung (sumbatan hidung)
Odontogen penyebaran infeksi dari gigi
(umumnya gigi pre-molar dan molar rahang atas)
Sinusitis
Aspek Klinis Anatomi Sinus Maksila
Dasar sinus maksila dan akar gigi rahang atas
(premolar, molar, kadang caninus) hanya
dipisahkan tulang yang tipis, bahkan akar-akar
gigi tersebut dapat menonjol ke dalam sinus
shg infeksi gigi-geligi mudah naik ke atas
sinusitis
Aspek Klinis Anatomi Sinus Maksila
Sinusitis maksilaris dapat menimbulkan
komplikasi orbita.
Ostium sinus maksila terletak lebih tinggi dari
dasar sinus, sehingga drainase hanya
tergantung dari gerak silia melalui
infundibulum yang sempit.
Etiologi Sinusitis Maksila Odontogenik
Penjalaran infeksi periapikal gigi maksila dari
kaninus sampai gigi molar tiga atas
Ekstraksi gigi : gigi atau akar gigi terdorong
saat dicabut atau terbukanya dasar sinus
Pemasangan implan gigi
Penjalaran penyakit periodontal (infeksi dari
membran periodontal melalui tulang spongiosa
ke mukosa sinus)
Trauma, cth : fraktur maksila
Etiologi Sinusitis Maksila Odontogenik
Hub langsung gigi maksila dan sinus maksila,
terutama pada gigi molar tiga terpendam.
Benda asing dalam sinus : fragmen akar gigi
dan bahan tambalan akibat pengisian saluran
akar yg berlebihan.
Osteomielitis akut dan kronis pada maksila
Kista dentogen yg meluas ke sinus maksila
Neoplasma yg menginfiltrasi sinus maksila
Patofisiologi
1. Infeksi gigi kronis jaringan granulasi di
dalam sinus maksilaris menghambat
gerakan mukosilier drainase terhambat
2. Kuman menyebar secara langsung/
hematogen/limfogen dari granuloma apikal
atau kantung periodontal gigi ke sinus
maksila
Patofisiologi
Infeksi bakteri (anaerob) menyebabkan
terjadinya karies profunda sehingga jaringan
lunak gigi dan sekitarnya rusak pulpa terbuka
kuman masuk dan mengadakan pembusukan
pada pulpa gangren pulpa meluas ke
selaput periodontium periodontitis jika
berlangsung lama terbentuk abses periodontal
yg dpt meluas ke tulang alveolar (dasar sinus
maksila) inflamasi mukosa sinus
Gejala Klinis Sinusitis Maksila Odontogenik
Unilateral, sekret mukopurulen kadang dapat
keluar dari hidung dan berbau busuk
Demam, malaise, nyeri kepala
Wajah terasa bengkak, penuh, dan gigi terasa
nyeri pd gerakan kepala mendadak, misalnya
sewaktu naik-turun tangga
Seringkali terdapat nyeri pipi khas yg tumpul
dan menusuk serta nyeri di tempat lain
(reffered pain)
Diagnosis
Anamnesa
Pemeriksaan fisik :
Palpasi nyeri tekan sinus
Rhinoskopi anterior gambaran mukosa edema,
sekret mukopurulen
Rhinoskopi posterior melihat koana (mukosa
hipertrofi dan hiperplasia)
Transiluminasi tampak suram/gelap
Nasal endoscopy
Pemeriksaan Penunjang
Foto polos posisi Waters, posteroanterior, dan
lateral batas udara cairan (airfluid level)
pada sinusitis maksila
CT-Scan : gold standard
Terapi
Atasi masalah pada gigi
Konservatif dengan obat (antibiotika,
dekongestan, antihistamin, kortikosteroid) dan
irigasi sinus
Operasi (FESS, Caldwell-Luc, dll)
Komplikasi
Komplikasi orbita :
edema palpebra
selulitis orbita
abses subperiostal
abses orbita
thrombosis sinus kavernosus
Mukokel : kista yg mengandung mukus
Komplikasi Intra Kranial (meningitis akut,
abses dural, abses subdural, abses otak)
Komplikasi
Komplikasi paru (sinobronkitis)
Bronkitis kronik
Bronkiektasi
Osteomielitis sinus maksila fistula oroantral
atau fistula pada pipi
Prognosis
Tergantung tindakan pengobatandan
komplikasi penyakit.
Jika drainase sinus membaik dengan terapi
antibiotik atau terapi operatif maka
prognosisnya baik.