Anda di halaman 1dari 5

Furi Ayu Fazrilla Siris

131000564
G
Seorang tenaga kerja wanita di pabrik rokok, berusia 28
tahun dan telah bekerja di pabrik sejak tiga tahun lalu di
bagian melinting rokok. Produksi yang dihasilkan per
hari semula sekitar 1.200 batang rokok. Kini dia
mengaku produksi yang dihasilkan sangat merosot,
setelah meja kerjanya diganti dengan yang baru, tetapi
dengan ukuran yang berbeda.
Sejak saya harus ganti meja yang lebih tinggi dari
biasanya, atas perintah mandor, kini saya lebih sering
cepat letih dan punggung bagian bawah saya kadang-
kadang terasa nyeri, keluhnya.
Dari uraian tersebut, dapat disimpulkan
bahwa keluhan-keluhan yang dialami oleh
tenaga kerja di pabrik rokok tersebut
merupakan penyakit akibat kerja
1) Keluhan yang dialami pekerja dirasakan setelah
meja kerjanya diganti dengan yang baru dan
dengan ukuran yang berbeda;
2) Nyeri dan kelelahan yang dirasakan oleh pekerja
merupakan akibat dari sikap badan yang tidak
sesuai dengan alat maupun lingkungan kerja;
3) Gejala gejala yang dialami oleh pekerja adalah
akibat dari proses kerja yang tidak ergonomis dan
merupakan salah satu faktor yang menyebabkan
penyakit di lingkungan kerja.
Terima Kasih