Anda di halaman 1dari 36

TIM ANATOMI

UNIMAL LAMPUNG
REN
URETER
VESIKA URINARIUS
URETHRA
Bagian dari tractus urogenitalis, terletak
pada dinding belakang abdomen, tertutup
oleh peritoneum ( retroperitoneal ), di kedua
sisi columna vertebralis
Bentuk spt kacang, bagian atas terlindung
oleh sceleton thoracis
Facies anterior dan posterior, margo medialis
dan lateralis, polus superior dan inferior,
hilum renale, sinus renalis
Sinus renalis berisi : pelvis, calyces,
pembuluh darah, syaraf, dan sedikit
lemak
Yang keluar dari hilus renalis : pembuluh
darah dan ureter
Ginjal terletak didepan m. psoas mayor
Diameter ginjal 10 cm x 5 cm x 2,5 cm
Ginjal kiri lebih panjang dan besar
Pd org kurus kutub bawah ginjal kanan
dapat diraba wkt inspirasi dalam di regio
lumbalis kanan

Atas : Glandula suprarenalis
Depan ren kanan : hepar, pars descendens
duodeni, flexura coli dextra, usus kecil
Depan ren kiri : gaster, pancreas, flexura coli
sinistra, lien, usus kecil
Belakang : Diafragma, m. psoas mayor,
m.quadratus lumborum, costa XII
Posisi tubuh : V.L.I-IV
Ginjal kanan lbh rendah krn ada hepar
Respirasi

Capsula Fibrosa
Capsula adiposa / perinephric fat
Cortex renalis (luar)
Medulla renalis
Calyx mayor
Calyx minor
Sinus renalis
Pelvis renalis

A. interlobularis
A. Arcuata
A. Interlobaris
A. Lobaris
A. Segmentalis
A. Renalis (V.L I II )
Aorta abdominalis
Vena renalis sinistra menerima darah dari
v.suprarenalis sinistra dan v. testicularis
sinistra (Laki-laki) atau V. ovarica sinistra
(perempuan)
V. Renalis dextra
Tabung yg dilalui urine yg berasal dari ginjal
Terbagi 2 :
Pars abdominalis (dlm cavitas abdominis)
Pars pelvica (dlm cavitas pelvis)
Berjalan kebawah pada lateral pelvis, kmd menyilang
a.iliaca interna, vasa obturatoria dan n. obturatorius
smp setinggi spina iliaca, selanjutnya ke medial depan
untuk masuk ke vesika urinaria dari arah belakang
Laki-laki
Ureter disilang oleh ductus deferens di medial,
kmd berjalan ke depan bagian atas vesikula
seminalis
Perempuan
Dekat bagian ovarium, kmd berjalan di bawah
ligamentum latum bersama a.uterina yg
menyilang di atas dan di depannya. Kmd di
lateral cervix uteri ke medial smp lateral vagina
dan masuk vesika urinaria ( hati-hati saat operasi
jangan smp terpotong)
Ureter bermuara di vesika urinaria
Muara ureter (uterovesical junction) paling
sempit, sehingga batu ginjal yang turun
sering tersangkut di bagian ini.
Ureter bermuara dgn membentuk sudut
miring saat menembus dinding m.detrusor
shg berfungsi sbg katup yg mencegah refluks
dari urin ke arah ureter.
Dipengaruhi oleh umur dan isi urin dlm VU
VU kosong pd dewasa bundar dan terletak
seluruhnya dlm rongga pelvis
Bila VU penuh urin dapat sampai umbilicus
Pada wanita letaknya lebih rendah daripada
laki-laki
Pada bayi VU sebagian besar dlm cavitas
abdominis
Bentuk seperti piramid
4 buah facies : 1 facies superior (bersama
facies inferolateral membentuk apex
vesicae), 2 facies inferolateral ( collum
vesicae), 1 facies posterior (= fundus
vesicae/basis). Antara apex dan fundus
vesicae membentuk corpus vesicae

Atas : Corpus uteri, colon sigmoideum
Depan : spatium retropubicum (isi lemak dan
plexus venosus)
Apex vesicae : terletak dibelakang pinggir
atas symphysis pubica
Fundus vesicae : sudut superolateralnya
bermuara ureter kiri dan kanan, pada sudut
inferior tampak urethra, bagian belakang
terdapat ductus deferens kiri dan kanan,
dibelakang bagian bawah terdapat rectum,
pada perempuan berbatasan dengan dinding
vagina dan cervix uteri

Facies inferolateralis berbatasan dgn m.
obturatorius internus disebelah atas dan m.
levator ani di sebelah bawah
Collum vesicae terletak dibawah dan
terdapat disebalah atas prostata. Pada
perempuan, letak collum vesicae lebih
rendah.
Lig. Mediale puboprostaticum/lig.
Pubovesicale
Lig. Laterale puboprostaticum
Lig laterale vesicae
Trigonum vesicae (bagian fundus VU)
Bawah : sudut bawah oleh ostium urethrae
internum
Atas : 2 sudut atas oleh ostium ureteris
Bagian atas trigonum dibatasi oleh plica
interureterica yg terdapat diantara kedua
muara ureter
Uvula vesicae : Tonjolan di bagian bawah di
garis median yg terletak di atas dan di
belakang ostium urethrae internum
A. vesicalis superior (asal a. umbilicalis),
memperdarahi bagian atas VU
A. vesicalis inferior (asal a. iliaca interna),
memperdarahi bagian bawah VU dan collum
vesicae
Pembuluh vena membentuk Plexus vesicalis
yang bermuara ke dalam v. iliaca interna dan
berhubungan dgn plexus venosus prostaticus
Plexus vesicalis dan plexus prostaticus yg
merupakan bagian dari plexus hypogastricus
inferior, tdd :
Serabut motoris (parasimpatis) melalui n.
erigentes untuk m. detrusor
Serabut sensoris (simpatis) melalui n.
hypogastricus. Akan terangsang pada
peregangan VU shg memberi rasa penuh, rasa
terbakar atau rasa kejang dan perasaan
urgency
Serabut simpatis utk mempersyarafi pembuluh
darah


Refleks detrusor memulai kontraksi involunter
dari otot VU karena peregangan pada dinding.
Refleks ini terjadi melalui serabut aferen dan
eferen sistem parasimpatis dari n. splanchnicus
pelvicus. Refleks detrusor menjadi aktif bila VU
terisi lebih dari 100-150 cc urine
Refleks detrusor : regangan pd otot detrusor
mencetuskan refleks kontraksi dari otot tersebut shg
timbul keinginan utk kencing
Relaksasi m.puborectalis :VU akan turun sedikit
shghambatan pd uvula berkurang dan segmen bagian
pertama urethra melebar
Relaksasi m. sphincter urethrae externus:
memungkinkan VU utk mengosongkan isinya. Proses
ini dpt dibantu dgn tindakan valsava
Pemulihan : pada akhir miksi, kontraksi kuat m.
sphincter urethrae externus, dasar panggul, dan m.
bulbocavernosus pada laki-laki akan mengeluarkan
sisa urin dlm urethra, kmd m/ destrusor relaksasi.

Fibromuskular
Pada laki-laki : untuk keluar urin dan semen
Lumen urethra akan tetutup bila ada cairan
yg lewat
Urethra laki-laki dan perempuan berbeda
secara anatomis
Panjang : mencapai 20 cm
Mulai dari collum vesicae, memanjang
melalui prostat, diafragma pelvis dan
difragma urogenitalis, radix penis dan corpus
penis sampai ujung glans penis
Dibagi menjadi 3 : pars prostatika, pars
membranacea, pars spongiosa
Pars prostatica
Menembus prostata dari bagian basis prostatae
smp apex prostatae dan berakhir pada fascia
superior diafragmatica pelvis
Paling mudah berdilatasi dan paling lebar

Pars membranacea
Bagian urethra ini mulai dari apex prostatae
sampai bulbus penis, berjalan ke depan bawah
menembus diaphragma pelvis dan diaphragma
urogenitalis
Paling pendek, Panjang 2 cm, sulit dilebarkan
Berada dalam diaphragma urogenitalis serta
dikelilingi m. sphincter urethrae.
Pars spongiosa
Terdapat dalam corpus spongiosum penis mulai
dari bulbus penis sampai glands penis.
Pada glands penis terdapat fossa navikulare dan
berakhir sebagai ostium urethrae externum
Pada pangkal urethrae ini bermuara saluran dari
glandula bulbourethralis (Cowper) dan pada
bagian distal terdapat glandulae urethrales
(Littre)

Lebih pendek daripada laki-laki
Panjang 4 cm, mudah dilebarkan tampa
mengalami kerusakan
Dimulai dari collum vesicae, berjalan
kedepan dan kebawah menuju ostium
urethrae externum yg terletak diantara
labium minus pudendi dan di depan ostium
vaginae
Urethrae menembus diafragma pelvis dan
diafragma urogenitalis
Dinding belakang bersatu dengan dinding
depan vagina sehingga lebih mudah
mengalami kerusakan saat melahirkan
Sphincter urethrae externum pada
perempuan tidak lengkap sehingga lebih
sering mengalami stress incontinence
dibanding laki-laki.

Anda mungkin juga menyukai