Anda di halaman 1dari 19

ASPEK LEGAL ETIK DALAM

DOKUMENTASI

Ns. Lia Dwi
APA ITU PERAWAT??
NURSE
Are you sure?
Why?
Be a nurse???
Keikhlasan
pengorbanan
cinta kasih
Responbility
Im NURSE
Profesi keperawatan timbul karena adanya
hub.antara perawat-- klien dalam kegiatan asuhan
keperawatan


Hub.terjalin atas dasar: saling percaya antara
perawat maupun klien




Kualitas pelayanan yang sesuai kebutuhan
masyarakat merupakan hal yang mutlak
diperlukan

Menuntut sikap hati-hati dan teliti
dari pemberi pelayanan serta
harus didasari pula dengan
pengetahuan, ketrampilan dan
sikap yang sejalan dengan
kewenangan akan tugas yang
diemban
Apa yang ada dibenak anda?
Keperawatan sebagai salah satu bagian integral dari
pelayanan kesehatan, harus mampu untuk menempatkan
diri pada posisi yang tepat agar mampu untuk memberikan
pelyanan yang berkualitas kepada klien, dan juga mampu
memberikan jaminan keamanan dalam melaksanakan
tugas dan kewajibannya

Sebagai upaya untuk dapat memberikan
pelayanan dengan penuh tanggung jawab dan
tanggung gugat, salah satu langkah yang bisa
ditempuh adalah dengan terselenggaranya
kegiatan pencatatan dan pelaporan yang baik dan
benar, yang didalam keperawatan kegiatan ini
lebih spesifik pada kegiatan Pendokumentasian
Proses Keperawatan
PENGERTIAN
Dokumen adalah suatu catatan yang dapat
dibuktikan atau dijadikan bukti dalam persoalan
hukum
Dokumentasi Keperawatan adalah merupakan
data yang lengkap mencakup semua respon klien/
keluarga terhadap kesehatannya yang ditulis
secara benar dan obyektif (bukan penafsiran),
yang diperoleh mulai dari pengkajian sampai
evaluasi. Dokumentasi dimulai dengan data dasar
kemudian diikuti dengan perkembangan klien.


TUJUAN DOKUMENTASI PROSES
KEPERAWATAN
1. Sebagai wahana komunikasi
2. Menunjukkan akontabilitas
(Mekanisme pertanggung
gugatan)




4. Berguna sebagai data statistik

5. Dokumentasi sebagai sarana penelitian

6. Berguna sebagai jaminan kualitas pelayanan

7. Memberi pelayanan yang berkelanjutan

ASPEK LEGAL DOKUMENTASI
1. Komponen umum data
Kondisi fisik, mental
Prilaku
Program pengobatan / perawatan
Respon pasien terhadap perawatan



2. Pedoman pencatatan data

Memahami dasar hukum dari tuntunan mal
praktek bagi perawat yang terlibat
Memberikan informasi kondisi pasien secara tepat
Memperlihatkan fakta secara tepat dan akurat
mengenai penggunaan proses keperawatan
3. Metode pencatatan data.
Penggunaan tinta.
Tinta hitam / biru.
Tidak dibenarkan memakai pensil mudah dihapus
mudah dimodifikasi.
Tanda tangan.
masing-masing catatan pada setiap kegiatan ditanda
tangani oleh pembuatannya ( nama jelas dan gelar ).
Kesalahan.
dicoret, kemudian ditanda tangani.
Tidak boleh dihapus / dihilangkan.
Waktu.
masing-masing catatan pad setiap kegiatan harus
mencatat waktu / hari kapan tindakan tersebut akan
telah dilakukan.

4. Situasi yang memberikan kecendrungan pada
tuntunan pengadilan.
Kesalahan administrasi pengobatan.
Kelemahan dalam supervisi pasien secara dan pengunaan
alat.
Kelainan dalam mengangkat /mengecek benda asing
setelah operasi.
Mengakibatkan pasien mengalami luka bakar.
Pemberhentian obat oleh perawat.
Tidak melakukan tekhnik antiseptik yang diharuskan.
Tidak mengikuti peraturan dan prosedur yang diharuskan.
Kelalaian tugas.

5. Hubungan etika dalam legalitas dokumentasi
keperawatan.
Menjaga kerahasian dan privacy catatan pasien.
Kewajiban moral sehat dengan pencatatan elemen-
elemen informed concent.
Menjaga kerahasian pernyataan / keterangan saksi.


6. Penanggung jawababn pelayanan keperawatan
melalui dokumentasi keperawatan.
Berpegang pada kode etik.
Memberikan prioritas terhadap kebutuhan /
masalah pasien.
Menggunakan standar dalam mencatat.
Menggunakan kebijaksanaan standar
Melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan
kerja perawat prefesional.

PRINSIP DOKUMENTASI
1. Brevity (ringkas)
2. Legidibility (mudah dipahami dan
dibaca)
3. Accuracy (sesuai data klien)
TEKNIK PENCATATAN
DOKUMENTASI
1. Naratif
2. Flow sheet (bentuk grafik)
3. Cheklist