Anda di halaman 1dari 33

OS KATARAK DIABETIK

DIBAWAKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIK


BAGIAN ILMU KESEHATAN MATA FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
2014
OLEH
Emmy Missyohrah B. Noor
PEMBIMBING
dr. Ririn Nislawati
SUPERVISOR
Dr. dr. Ahmad Afifuddin. Sp.M (K)
Laporan kasus dan Referat
Ny. EP NAMA
31 tahun UMUR
Perempuan JENIS KELAMIN
IRT PEKERJAAN
5 Mei 2014
TANGGAL
PEMERIKSAAN
BKMM TEMPAT PEMERIKSAAN
Identitas Pasien
Penglihatan kabur pada mata kiri Keluhan Utama
Dialami sejak 2 tahun yang lalu secara
perlahan-lahan, pandangan mata kabur
seperti berasap, mata merah (-), rasa
mengganjal pada mata (-), silau (+), gatal (-
)penglihatan ganda (-), sakit kepala kadang-
kadang dirasakan pasien, mual (-), muntah (-),
air mata berlebih (-), kotoran mata berlebih (-),
penurunan penglihatan (+). Riw. berobat ke
dokter (+), Riw. pemakaian kacamata (+)
sejak 7 tahun yll, Riw HT (+) 3 tahun yll tetapi
tidak berobat dengan teratur, Riw. DM (+) 2
tahun yang lalu dan berobat tidak teratur, Riw
penyakit yang sama dalam keluarga (-)
Anamnesis
Terpimpin
Anamnesis
Keadaan Umum :
Sakit Sedang/Gizi Cukup/Composmentis

Tanda Vital :

TD :
120/80
mmHg
N : 88
x/menit
P : 18
x/menit
S :
36,5
0
C
Status Generalisata
OS
Foto Klinis
OD OS
PJernihalpebra Edema (-) Edema (-)
Apparatus Lakrimalis Lakrimasi (-) Lakrimasi (-)
Silia Sekret (-) Sekret (-)
Konjungtiva
Hiperemis (-)
Hiperemis (-)
Bola mata Normal Normal
Mekanisme muscular
- ODS
Normal ke segala arah :


Normal ke segala arah :


Kornea
Jernih
Jernih
Bilik mata depan
Normal
Kesan Normal
Iris
Coklat, krypte (+)
Cokelat, kripte (+)
Pupil
Bulat, sentral
Bulat, sentral,
Lensa
jernih
keruh
Inspeksi
Pemeriksaan OD OS
Tensi ocular Tn Tn
Nyeri tekan - -
Massa tumor - -
Glandula
preaurikuler
Tidak ada
pembesaran
Tidak ada
pembesaran
Palpasi
VOD =
20/200
VOS = 1/60
Visus
Pemeriksaan OD OS
Konjungtiva Hiperemis (-) Hiperemis (-)
Kornea
jernih
Jernih
BMD normal Normal
Iris Coklat, krypte (+) Cokelat, kripte (+)
Pupil Bulat, sentral, RC (+) Bulat, sentral, RC (+)
Iris shadow (+)
Lensa jernih keruh
Penyinaran Oblik
Pemeriksaan Slit Lamp
SLOD : konjungtiva hiperemis (-), kornea jernih, BMD normal, iris
coklat, krypte (+), pupil bulat, sentral, RC(+), lensa jernih

SLOS :konjungtiva hiperemis (-), kornea jernih, BMD normal, iris
coklat, krypte (+), pupil bulat, sentral, RC (+), lensa keruh
Pemeriksaan Funduskopi
FOD : Refleks fundus (+), papil batas tegas, CDR 0,3
a:v 2:3 refleks makula (+), retina perifer dalam
batas normal

FOS : Refleks fundus (+), papil oval batas tegas, a:v
2:3 CDR 0,3, refleks makula (+)
Resume
Seorang perempuan umur 31 tahun masuk ke poli BKMM
dengan keluhan utama kabur pada mata kiri. Dialami sejak 2
tahun yang lalu, pasien mengeluhkan pandangan dirasakan
seperti berkabut, sakit kadang-kadang dirasakan pasien
terutama pada bagian frontal kepala, pandangan ganda (-),
Mata merah (-), air mata berlebih (-), kotoran mata berlebih (-),
mata rasa mengganjal (-).gatal (-), silau (+). Penurunan
penglihatan (+) pada kedua mata. Riwayat berobat di dokter (-
). Riwayat pemakaian kacamata (+) 6 tahun yang lalu, Riwayat
HT (+) 7 tahun yang lalu tetapi tidak berobat teratur, dan DM (+)
2 tahun yang lalu dan pasien tidak berobat teratur, riwayat
penyakit yang sama dalam keluarga (-).

Pada pemeriksaan fisis didapatkan OD . dalam batas nomal
sedangkan pada OS tampak kekeruhan lensa dan yang
lainnya dalam batas normal
Pada palpasi OD dan OS dalam batas normal
Pada pemeriksaan visus didapatkan VOD : 20/200 sedangkan
VOS 1/60, funduskopi didapatkan FOS papil oval batas tegas.
Pemeriksaan laboratorium GDS : 169 mg/dL
Diagnosis
OS KATARAK DIABETIK
Penatalaksanaan
-USG B Scan
- Ekstraksi katarak
Anjuran
Terapi
- Regulasi gula darah
- C. Lyteer ED 4 X gtt OS
- Levocyn ED 4 X gtt OS
Bonam Qua ad vitam
Bonam
Qua ad
sanationem
Dubia
Qua ad
kosmeticum
Prognosis
DISKUSI

Katararak diabetik adalah suatu perubahan pada lensa subkapsular yang
progesif, bilateral pada pasien dengan diabetes mellitus yang tidak
terkontrol
Katarak Diabetik
Anatomi lensa
- Struktur yang bikonveks
- Avaskular
- Tak berwarna
- Transparan
- Difixir oleh Zonula Zinii
- Terletak di BMP
- Nutrisi oleh : a. Humor Aquous
b. Humor Vitreus

Fungsi lensa adalah memfokuskan cahaya yang
masukke mata, agar tepat pada makula retina
Cara kerja :
a. Obyek jauh : - Otot ciliaris kendor
- Ligamentum Zonula Zinii tegang
- Lensa cekung

b. Obyek dekat : - Otot ciliaris tegang
- Lig. Zonula Zinii kendor
- Lensa cembung
METABOLISME LENSA

Transparansi lensa dipertahankan oleh kesimbangan air dan
kation (sodium, kalium)
Pompa aktif Na-K ATP ase
Ca ATP ase
Glikolisi anaerob 95%
HMP shunt 5%
Faktor resiko katarak diabetes
- Pasien diabetes 2-3x lebih besar
- Glukosa darah terganggu
- Penderita diabetes lama


Patofisiologi Katarak Diabetes
Glikasi non enzimatik
Peningkatan aldose reduktase
Stress oksidatif

a. Anamnesis
b. Melihat jauh kabur
c. Melihat dekat nyaman
d. Melihat bercak selalu mengikuti arah gerak
mata/pandang berkabut

Gejala Klinis
Gejala klinis
a. Pemeriksaan fisik
b. Penuruna virus
c. Presbiopia lebih cepat
d. Miopia
e. Kekeruhan lensa bentuk tebaran salju

Pemeriksaan tambahan
Tes urin dan gula darah
Diagnosis Banding
Katarak juvenil

Penatalaksanaan
a. ICCE (Intercapsular Catarac Extraction)
b. ECCE (Extracapsular Catarac Extraction)
c. Fakoemulsifikasi
Komplokasi pada katarak diabetik
adalah bisa menyebabkan
glaukoma


Prognosis
- Quo ad vitam = bonam
- Quo ad sanationem = bonam
- Quo ad kosmeticum = dubia
TERIMA KASIH