Anda di halaman 1dari 35

ANEMIA MAKROSITIK

Anemia Megaloblastik
* Anemia Makrositik
Ukuran eritrosit normal : 6 8 U
Makrositik : bila > 8 U
Pd.hapusan darah tepi : makrositik
Pd.aspirat SST : megaloblastik
Defek pd pembtkan abnormalitas
ukuran ggn fungsi eritrosit

Penyebab A. Makrositik
1. Defisiensi vit B12 (cyanocobalamin)
2. Defisiensi asam folat (folic acid)
ANEMIA MAKROSITIK
akibat
Defisiensi Cyanocobalamin
( Vit B 12 )
* Defisiensi Cyanocobalamin
Vit B12 : seluruhnya berasal dari diet
Bhn makanan yg.berasal dari hewan.
Absorbsi : 5 ug / hari
Kofaktor pada 2 reaksi penting dlm
tubuh
Peranan Cyanocobalamin
1. Methyl-Cobalamin merupk kofaktor
bagi methionine-synthetase dlm rx
perubh homosistein metionin.
2. Adenosyl-Cobalamin merupk
kofaktor dlm rx perubh methyl-malonyl
CoA succinyl-CoA
Defisiensi Cyanocobalamin
Petanda penting :
1. Anemia makrositik
2. Hapusan darah tepi : makro-ovalosit
& netrofil mengalami hipersegmentasi
3. Kadar Vit B12 serum < 100 pg / ml
* Penyebab :
1. Penurunan produksi faktor intrinsik
( A. perniciosa, Pasca-gastrectomy )
2. Penurunan absorpsi vit B12 di-ileum
( Post-op, peny.Crohn )
3. Inf. Cacing pita (tape-worm)
4. Defisiensi vit B12 dalam diet
5. Defisiensi Transcobalamin II
* FISIOLOGI
Vit B12 masuk sal.cerna berikatan dg
faktor intrinsik ( dihasilkan oleh sel parietal
mukosa gaster ) diabsorpsi di-ileum
terminal oleh reseptor spesifik masuk
kedlm plasma ditimbun dlm hepar.
Tdp 3 protein transporter dlm plasma :
Trans-cobalamin I, II & III ( hasil sekresi
oleh lekosit ). Hanya Trans-cobalamin II
yg.mampu mentransport vit B12 kedlm sel.

Patogenesis
Hepar mengandung 2.000 5.000 ug
cadangan vit B12
Kebuth : 3 5 ug / hari
Defs vit B12 baru akan terjadi 3 thn setelah
tak ada sama sekali absorpsi.
Defs akibat diet miskin vit B12 sangat
jarang terjadi ( hanya vegetarian ketat )
Contoh :
Gastrectomy luas daerah penghasil
faktor intrinsik akan berkurang
Over-growth bakteri dlm lumen usus
Reseksi ileum luas daerah absorpsi
vit B12 akan berkurang
Inf. Cacing Diphyllobotrium latum
Crohns disease destruksi ileum
daerah absorpsi vit B12 akan berkurang.
Anemia Perniciosa
Penyebab tersering defs vit B12
Kelainan Auto-Imun herediter
Jarang terlihat seblm usia 35 th
Scandinavia / Eropa Utara
Remaja kulit hitam, wanita hispanic
Anemia Perniciosa
Gbr klinik :
Gejl klinik akibat defs vit B12, disertai
- Gastritis atrophic
- Kelainan Auto-Imun ( rheumatoid arthritis
Graves disease, defs IgA )
- Setelah beberapa thn sebagn pasien
Gastritis Atrophic => Carcinoma Gaster
GBR. KLINIK DEFS. VIT B12
Anemia megaloblastik
Bisa anemia berat ( hematokrit sp 10 % )
Perubh sel2 mukosa : glossitis, anorexia,
diare.
Ggn.neurologik :
1. Syaraf perifer parestesi
2. Columna post ggn keseimbangan
3. Ggn. cerebral
Kelainan Laboratorik
1. Anemia megaloblastik
2. MCV antara 110 140 fl (meningkat )
Pd sebagn pend : MCV normal
( mungkin ok menderita thalassemia
juga atau defs Fe, tak jelas )
3. Hapusan darah tepi : anisositosis &
poikilositosis. Khas : makro-ovalosit.
Hapusan darah tepi
Morfologi eritrosit sangat abnormal
seringkali keliru dx sbg A Hemolitik.
4. Hipersegmentasi netrofil ( banyak
netrofil yg intinya bersegmen 6 8 )
5. Jumlah retikulosit menurun

Hapusan darah tepi
Defs vit B12 mempengaruhi semua jenis
( cell-lines ) hematopoetik pd kasus
anemia defs vit B12 yg berat bisa terjadi
lekopenia atau trombositopenia maupun
pansitopenia.
Aspirasi Sumsum Tulang
Eritropoesis in-efektif ( ggn produksi RBC )
hiperplasi eritroid ( sbg respons )
Sel megaloblast abnormal dlm SST btk khas :
* ukuran abnormal besar,
* maturasi inti & sitoplasma tdk.sinkron.
Maturasi sitoplasma berlangsung normal ,
sintesis DNA terganggu pembtkn inti
terlambat
Seri mieloid : sel meta-mielosit raksasa
Kel. Laboratorik lain :
In-efektif eritropoesis dlm SST terjadi
destruksi sel eritroid yg sedang dlm masa
perkembangan Kadar LDH ( lactic-
dehydrogenase ) sangat meningkat, dan
Bilirubin 1 sedikit meningkat
Diagnosis
1. Kadar vit B12 serum rendah
( normal : 150 -350 pg / mL )
2. Schilling test ( utk dx A Perniciosa /
menurunnya absorpsi vit B12 oral )
Tahap I : pasien di-inj Vit B12 i.m.
Kmd diberi vit B12 yg sdh di-label
p.o
Tampung urine 24 jam
( Normal : > 7 % akan diekskresi )
Test Schilling tahap II
Diberikan vit B12 yg sdh dilabel, bersama
dg faktor intrinsik.
Bila pasien A Perniciosa ( defs faktor
intrinsik ), maka absorpsi akan diperbaiki.
Pd kasus berat ( epitel usus abnormal )
malabsorpsi umum hsl.test Schilling II
bisa tetap abnormal sp defek mukosa usus
pulih.
TERAPI
* Pd. A.Pernisiosa ( ggn absorpsi oral )
Inj. Vit B12 intra-muscular ( IM )
Dosis : 200 ug tiap kali pemberian
Minggu I : tiap hari (replacement tx)
Minggu II IV : tiap minggu
Tiap bulan sekali ( seumur hidup )
Respons Terapi
Umumnya cepat terlihat, KU membaik,
keluhan berkurang.
Retikulositosis terjadi dlm 5 7 hari.
Bisa terjadi hipokalemia pd hari2 pertama.
Abnormalitas hermatologik akan hilang
setelah 2 bulan.
Ggn SSP akan hilang bila terapi diberikan
sebelum 6 bln menderita sakit.
SEKIAN
Anemia Makrositik
akibat
Defisiensi Asam Folat
* DEFISIENSI ASAM FOLAT
Pendahuluan :
Folic acid = pteryl-mono glutamic acid.
Dlm btk reduksi dari Tetra-Hydro-Folate
merupk mediator penting dlm reaksi
1. Konversi homosistein metionin
2. Konversi deoxyuridilate thymidylate
(langkah penting dlm sintesis DNA)
Asam Folat
Tdp dlm hampir semua buah & sayuran
(terutama gol.jeruk/citrus & sayuran hijau)
Kebutuhan : 50 100 ug / hari
Cadangan tubuh : 5.000 ug ( cukup utk.
kebutuhan 2 3 bln)
Penyebab tersering defs.As Folat adalah
intake yg kurang.
Penyebab Defs. Asam Folat
1. Intake kurang ( diet miskin asam folat )
2. Absorpsi terganggu ( Tropical-sprue &
obat spt. Sulfa-salazine & Phenytoin )
3. Kebuth.meningkat ( a.hemolitik kronik,
kehamilan, dermatitis-exfoliatif )
4. Kehilangan as folat ( contoh : dialisis )
5. Hambatan reduksi ( methotrexate )
Penurunan intake asam folat
1. Peminum alkohol
2. Asupan buah & sayur kurang ( geriatri )
3. Penderita kanker ( anorexia )
4. Anorexia sebab lain
5. Over-cooked food
Gbr.Klinik Defs As Folat
Mirip dg defs vit B 12
Perbedaan : tak ada ggn neurologik

Diagnosis
1. Anemia makrositik
2. Pd hapusan darah tepi ditemukan:
- makro-ovalosit
- hipersegmentasi netrofil
3. Kadar as folat dalam serum atau
dalam eritrosit rendah
4. Kadar vit B 12 serum normal
Kel Laboratorik
1. Anemia megaloblastik
2. As Folat serum rendah ( < 3 ng / mL )
normal : > 6 ng / mL
Hsl bisa normal bila pasien baru saja
makan bhn mengandung as folat.
3. Kdr as folat eritrosit ( menggambarkan
intake beb bulan lalu ) < 150 ng / mL
Kel Laboratorik
Kadar vit B 12 normal
Pd alkoholik dg defs as folat, mungkin juga
ditemukan anemia akibat peny hati.
Pd kasus ini tdp Anemia makrositik tanpa
disertai perubh morfologi megaloblastik
tetapi pd hapusan drh tepi ditemukan
banyak sel target.
* Terapi
Asam Folat 1 mg / hari per oral
Umumnya respons terapi cepat terlihat
Klinis cepat membaik
Retikulositosis dlm 5 7 hari
Koreksi abnormalitas hematologik tercapai
sekitar 2 bln setlh terapi dimulai.
TerimA kAsih