Anda di halaman 1dari 47

DOKTER MUDA

ILMU KESEHATAN ANAK


PERIODE 5 MARET-12 MEI 2012
Suatu cara untuk meningkatkan
kekebalan seseorang secara
aktif terhadap suatu antigen
Mencegah terjadinya penyakit tertentu
pada seseorang
Menghilangkan penyakit tertentu pada
sekelompok masyarakat
Menghilangkan penyakit tertentu pada
dunia

IMUNISASI PASIF
IMUNISASI AKTIF
Imunisasi Pasif
Mendapat antibodi
yang telah terbentuk
Antibodi ibu ditransfer
melalui plasenta
selama trimester ke3
(campak, tetanus
neonatorum)
Antigen yang diberikan
masuk ke dalam tubuh
Menimbulkan respon imun
mirip seperti infeksi alamiah
Tubuh membentuk
kekebalan sendiri
Memori imunologis seumur
hidup
Apa itu PPI?
(Program Pengembangan
Imunisasi)
BCG
Hepatitis B
DTP
Polio
Campak
PPI
Bayi < 2 bulan
Dosis : 0,05 ml IK / ID
Deltoid kanan
Jika > 2 bulan : tes Mantoux
Daya lindung hanya 42% (WHO 50-78%)
Dikembangkan vaksin TB baru

BCG Ulkus superfisial 3
minggu
Korengan jaringan
parut 4-8 mm
Limfadenitis BCG itis

Tujuan umtuk mencegah dipteria,
tetanus, pertusis.
Dasar : 3 kali sejak umur 2 bulan dengan
interval 4-8 mg
Kontra indikasi absolut:
1. Riwayat reaksi anafilaksis
2. Ensefalopati (penyakit saraf akut berat dengan
kejang lama dan/atau gangguan kesadaran
dan/atau gangguan neurologis fokal )

Table 2. Approximate rates of adverse event occurring within 48 hours DTP vaccination

Event

Frequency

Local

redness, swelling, pain
1 in 2-3 doses
Mild/moderate systemic

fever, drowsiness, fretfulness
1 in 2-3 doses
vomiting, anorexia
1 in 5-15 doses
More serious systemic

persistent crying, fever
1 in 100-300 doses
collapse, convulsions
1 in 1750 doses
acute encephalopathy
1 in 100,000 doses
permanent neurological deficit
1 in 300,000 doses
Polio
Poliomielitis
Flaccid
Paralysis
Nyeri di
punggung
dan
extremitas
Vaksin polio :
1. Vaksin virus
hidup (Sabin) :
oral
2. Vaksin virus
mati (Salk) :
parenteral
Vaksin Hepatitis B :
Vaksin derivat plasma
Vaksin rekombinan
HB-1 diberikan vaksin rekombinan HB 10
mcg intramuskular, dalam waktu 12 jam
setelah lahir
HB-2 diberikan umur 1 bulan dan HB3
pada umur 3-6 bulan
Apabila pada pemeriksaan selanjutnya
diketahui ibu HbsAg-nya positif, segera
berikan 0,5 ml HBIG (sebelum 1 minggu)

Umur 9 bulan
Dosis 0.5 ml SK
Kontraindikasi : demam tinggi,
immunosupresi, immunoglobulin atau
pemberian komponen darah
Ulangan : umur 5-7 tahun
Campak
Demam 5-15%
pada hari 5-6
pasca
immunisasi,
selama 2 hari
Rash 5%, hari
7-10, selama 2-4
hari
Hib
MMR
Tifoid
Hepatitis A
Varisela
Influenzae
Pneumokokus
Vaksin Haemophilus influenzae type b
Mencegah radang paru, radang
selaput otak
Diberikan sejak umur 2-4-6 bl,
ulangan pada 15 bulan
Kombinasi (DTaP/DTwP-Hib)

Vaksin Haemophilus influenza b (Hib)
Vaksin MMR
Mencegah campak, gondongan dan
rubela
Subkutan atau intra muskular
Rekomendasi : pada usia 15 bulan
Serokonversi pada > 95% kasus

0,5 ml suntikan IM atau SK dalam
Diberikan pada umur 12-18 bln
Reaksi KIPI : malaise, demam, ruam
terjadi setelah 1 mgg imunisasi, selama 2-3
hari

Vaksin Mumps Morbili Rubela (MMR)
Anak dengan alergi berat terhadap
gelatin/neomisin
Demam akut
Anak mendapat vaksin hidup yg lain dalam
waktu 4 mgg (ex: BCG)
Tidak boleh diberikan dalam waktu 3 bln setelah
transfusi darah (whole blood)
Penderita HIV
Wanita hamil, apabila telah mendapat suntikan
dianjurkan tunggu 3 bln untuk hamil

Tidak ada kaitan dengan AUTISME!

Vaksin demam tifoid
(Typhim Vi

, Typherix

)
Tujuan untuk mencegah demam tifoid
dan paratifoid
IM, SK umur > 2 thn
Imunitas 2 3 minggu pasca
vaksinasi
Perlindungan 3 tahun

Vaksin Demam Tifoid
Vaksin Influenza - 1
Virus tidak aktif

Tiap tahun strain bisa berbeda berdasar
rekomendasi WHO.

Penyuntikan: IM atau SK

Vaksinasi diulang tiap tahun
Vaksin Influenza
(Vaxigrip, Fluarix )
Vaksin Hepatitis A (Avaxim, Havrix)
Indikasi : anak umur > 2 thn
endemis
sering transfusi (hemofilia)
kontraindikasi :
demam, infeksi akut
hipersensitif thdp komponen
vaksin
Intramuskular
Protektif pada 95-100%
Vaksin Hepatitis A
Vaksin Varisela
(Varilrix , Okavax )
Virus hidup dilemahkan
Umur > 1 thn
Kontraindikasi:
Demam, sakit akut/mendadak
Perhatian
Jangan diberikan bersama vaksin
hidup lain
Vaksin Varisela
Vaksin kombinasi DTwP (whole cell) + Hib
Vaksin kombinasi DTP aseluler +
Hib
Mencegah/ mengurangi risiko terjadinya:
Radang selaput otak
Radang paru (Pneumonia)
Radang telinga tengah
Infeksi bakteri
Diberikan pada anak usia 2 bulan- 2 tahun.