Anda di halaman 1dari 119

NAMA : Ir.Drs.

HANDOKO LEPDO PRASTOWO,MM


TEMPAT / TGL.LAHIR : JEMBER, 26 JULI 1947
PANGKAT : PEMBINA UTAMA MUDA ( IV/C )
JABATAN : WIDYAISWARA MADYA
KANTOR : BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
PROPINSI JAWA TIMUR
ALAMAT KANTOR : JL.BALONGSARI TAMA SURABAYA
ALAMAT RUMAH : JL.SIMP.BENDUNGAN WONOGIRI No.14
MALANG,TILP. 0341 - 583677
KEPEMIMPINAN : (LEADERSHIP, [ Inggr.]
hubungan yang erat antara seorang dengan
kelompok manusia karena ada kepentingan yang
sama (ENSIKLOPEDIA UMUM 93)

PEMIMPIN YANG EFFEKTIF di abad 21 adalah yang
mempunyai : Visi, Keberanian, serta Kerendahan Hati,
untuk terus menerus belajar dan mengasah kecakapan
( IQ ) dan emosinya ( EQ )
(Stephen R Covey, The Principle Concentred Leadership,
Jakarta 1997 )
KEPEMIMPINAN
DALAM ORGANISASI
TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS ( TPK )
Setelah selesai pembelajaran selama 18 Jam pelajaran dapat:
- Menguraikan kembali prinsip-prinsip dasar kepemimpinan
yang effektif
- Menilai gaya kepemimpinan dirinya dan menerapkannya
secara effektif dalam organisasi
- Menjelaskan pengertian dan manfaat meningkatkan EQ dan
ESQ
TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM ( TPU )
Setelah selesai pembelajaran ini peserta akan mampu:
memahami penerapan prinsip prinsip kepemimpinan
dalam organisasi secara efektif dan effisien dengan
Memberdayakan EQ dan ESQ yang ada pada dirinya
BAHAN PEMBAHASAN :
PRINSIP DASAR KEPEMIMPINAN
YANG EFEKTIF
PENDEKATAN GAYA KEPEMIMPINAN
PENGERTIAN DAN KEGUNAAN EMOSI
BAGAIMANA AGAR DAPAT MEMIMPIN DIRI SENDIRI ?
KENALI DIRI ANDA (KELEBIHAN DAN KEKURANGAN)
KENALI POTENSI ANDA:
POSITIF KEMBANGKAN / LATIH, SEMPURNAKAN
NEGATIF BUANG / KURANGI
MENJADILAH ORANG YANG BERJIWA DAN BERPIKIR
DEWASA (BERPIKIR DAN BERJIWA BESAR)
SEBELUM ANDA MAMPU MEMIMPIN ORANG LAIN,
ANDA HARUS MAMPU MEMIMPIN DIRI SENDIRI
PRINSIP DASAR
KEPEMIMPINAN YANG EFEKTIF
LAKUKAN HAL SBB :
Definisi :

Kepemimpinan adalah: pengaruh antar pribadi, komunikasi
ke arah suatu atau beberapa tujuan tertentu
(TANNEMBAUM)
Kepemimpinan adalah: perilaku individu, memimpin
aktivitas-aktivitas, suatu kelompok ke suatu tujuan, yang ingin
dicapai bersama (HEMHIEL & COONS)
Kepemimpinan adalah: proses mempengaruhi, aktivitas-
aktivitas sebuah kelompok, yang diorganisasikan ke arah
pencapaian tujuan (RAUCH & BEALING)
Kepemimpinan adalah: pengarahan terhadap usaha kolektif
agar bersedia, untuk melakukan usaha yang diinginkan guna
mencapai sasaran (JACOB & JACQUES)
LEADERSHIP 1800
(Sejarah)
Kepemimpinan merupakan inti manajemen
Manajemen dapat mencapai sasaran jika ada
kepemimpinan
Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh
seorang yang berjiwa Pemimpin
Pemimpin adalah orang yang memiliki kemampuan
untuk mempengaruhi perilaku orang lain atau
kelompok tanpa mengindahkan bentuk alasannya
Kepemimpinan adalah: paduan antara seni (arts)
dan kecakapan (ability) yaitu, cara mempengaruhi
sekelompok orang agar mengikuti dan mentaati
segala yang dikehendakinya dan membuat mereka
antusias mengikutinya
PENGERTIAN
KEPEMIMPINAN ADALAH :

KEMAMPUAN YANG DIPUNYAI DALAM BENTUK;
TEKNIK ATAU CARA YANG DILAKUKAN OLEH SEORANG
PEMIMPIN SUATU UNIT ORGANISASI ATAU BUKAN,
DIKOMUNIKASIKAN, GUNA MEMPENGARUHI ORANG LAIN,
YANG DIHARAPKAN MAU MELAKUKAN SESUATU,
YANG DIINGINKAN PEMIMPIN,
UNTUK MENCAPAI SASARAN YANG DIINGINKANNYA
- MENGGUNAKAN TEKNIK DAN CARA
- GUNA MEMPENGARUHI
- PADA ORANG LAIN
- KEARAH TUJUAN YANG INGIN DICAPAI
- KEMAMPUAN
- EMOSI
- SCIENCE
- SENI
-TEKNIK / CARA :
- MEMPENGARUHI
- MENCAPAI TUJUAN
SENI (EQ):
MENGENALI
DAN
MEMAHAMI
PROTOTIPE
MANUSIA
SIKAP PERILAKU
MANUSIA :
- APA MOTIVASINYA,
- KEINGINANNYA,
- HARAPANNYA,
- TUJUAN HIDUPNYA,
Dlsb.
ILMU (SCIENCE):
SUMBER DAYA
ORGANISASI,
VISIONER, SKILL,
TEKNIK-
MEMIMPIN,
KOMUNIKASI
DENGAN :
ILMU (SCIENCE) &
SENI (ART)
MEMIMPINLAH DENGAN HATI NURANI ANDA (ESQ)
Peranan Decision Maker :
- Entrepreneur
- Disturbance-Handler
- Resource Allocator
- Negotiator
KEWENANGAN
DAN
STATUS FORMAL
Peranan yang Interpersonal:
- Figurehead (Tampil dlm Upacara)
- Leader (Sebagai Penggerak)
- Liaision (Penghubung Kerja Sama)
Peranan yang
Informasional:
- Monitor
(Mengendalikan)
- Dissiminator (Hub.Kerja)
- Spokesman (Juru Bicara)
DALAM MELAKSANAKAN
KWNGAN & STA.FORMAL
PERLU ILMU
DAN KEMAMPUAN
PERANAN PEMIMPIN
(H.G.HICKS DAN C.R.GULLET)

1.BERSIKAP ADIL
2.MEMBERI SUGESTI
3.MENDUKUNG TERCAPAINYA TUJUAN
4.SEBAGAI KATALISATOR
5.MENCIPTAKAN RASA AMAN
6.SUMBER INSPIRASI
7.WAKIL ORGANISASI
8.MENGHARGAI
PEMIMPIN ADALAH ORANG YANG MAMPU
MEMPENGARUHI ORANG LAIN DENGAN CARA :

1. MAMPU BERSIKAP DAN BERTINDAK ADIL
2. PATUT MENJADI TELADAN LINGKUNGAN KERJA DAN
RUMAH TANGGA
3. MEMBERI CONTOH SIKAP PERILAKU YANG BAIK
4. SATUNYA KATA DAN PERBUATAN
5. MEMPUNYAI KETRAMPILAN KERJA
6. MENGHARGAI KEBERADAAN BAWAHANNYA
7. MENGHARGAI KEMAMPUAN BAWAHANNYA
8. MAMPU MENGUASAI EMOSI DALAM SITUASI APAPUN
9. MAMPU MEMBERI SEMANGAT KERJA LINGKUNGANNYA
10.MAMPU MEMANFAATKAN SUMBER DAYA ORGANISASI
DENGAN SEGALA KETERBATASANNYA
11.SELALU MEMPUNYAI INSPIRASI UNTUK ORGANISASI
12.MAMPU MENYELESAIKAN SEGALA PERSOALAN DENGAN
SUARA HATI NURANI , Dst
PEMIMPIN ADALAH :
ORANG YANG HARUSNYA, MEMPUNYAI
BANYAK KELEBIHAN DARI ORANG
YANG DIPIMPINNYA
KELEBIHAN YANG HARUS DIPUNYAI :

- KEIMANAN
- KETAQWAAN
- KEMAMPUAN (SKILL)
- KEPRIBADIAN (SIKAP PERILAKU)
PEMIMPIN HARUS MAMPU :

SEBAGAI PENGAYOM
SEBAGAI PELINDUNG
SEBAGAI PEMBINA
SEBAGAI PEMBIMBING
SEBAGAI CONTOH (SURI TAULADAN)
PEMIMPIN HARUS TERBEBAS DARI :
SIFAT- SIFAT KURANG BAIK,

PEMIMPIN HARUS
BERAKHLAKUL KARIMAH
KEPEMIMPINAN YANG EFEKTIF
DAN
PEMIMPIN YANG BERPRINSIP
PEMIMPIN YANG BERPRINSIP:

PUNYA PRINSIP DALAM BENTUK :
IDE, NILAI, NORMA DAN AJARAN
PRINSIP ADALAH MERUPAKAN BAGIAN DARI
KONDISI, KESADARAN DAN SUARA HATI
(STEPHEN R.COVEY)
PRINSIP HIDUP
PRINSIP KERJA
PRINSIP BERKELUARGA
PRINSIP BERMASYARAKAT
DLSB. DIPENGARUHI OLEH,
SISTEM NILAI :
BUDAYA,
AGAMA, dlsb
MEMPUNYAI
SEMANGAT
DAN MOTIVASI
UNTUK
MEWUJUDKANNYA
KEYAKINAN &
TUJUAN HIDUP
PUNYA NORMA :
AGAMA, SOSIAL
PRINSIP DASAR
SEORANG PEMIMPIN
Mereka selalu belajar (Karena Merasa Kurang)
Berorientasi pada pelayanan (Sebagai Ibadah)
Memancarkan energi positif (Kepribadiannya)
Mereka mempercayai orang lain (Suara Hati)
Hidup seimbang (Dunia dan Akhirat)
Melihat hidup sebagai suatu tantangan (Akhirat)
Sinergistik (Sebagai Makhluk Sosial)
Selalu berlatih untuk memperbarui diri (Punya
Motivasi, Konsisten, Istiqomah)
CIRI-CIRI
PEMIMPIN YANG BERPRINSIP
EMPAT JENJANG
KEPEMIMPINAN YANG BERPRINSIP
AGAR MENJADI KEPEMIMPINAN YANG BERPRINSIP,
LAKSANAKAN MELALUI PERUBAHAN, DARI DALAM DIRI KE
LUAR, PADA EMPAT JENJANG:

1. PRIBADI ( intra personal, kembangkan potensi diri, latih )
2. ANTAR PRIBADI ( inter personal, cerdas emosional, latih )
3. MANAJERIAL(mampu mengelola SDO, tanggung jawab untuk
menyelesaikan pekerjaan dengan orang lain )
4. ORGANISASIONAL
(kebutuhan untuk mengorganisir orang n. merekrut mereka,
melatih mereka, menggaji mereka, membentuk kelompok,
menyelesaikan permasalahan, menciptakan struktur strategi yang
jelas dan system yang selaras )
UMAT MANUSIA
SIAPA
ORANG YANG PALING BERPENGARUH
DALAM SEJARAH DUNIA
MICHAEL HARTS
ROHMATAN LIL ALAMIIN
NABI MUHAMMAD SAW
PEMIMPIN YANG JUJUR
PEMIMPIN YANG DICINTAI
PEMIMPIN YANG BERPRINSIP
PEMIMPIN YANG BERPENGARUH
PEMIMPIN YANG CAPABLE
PEMIMPIN YG.MEMPERSIAPKAN PENGGANTI
PEMIMPIN YANG MEMBERI CONTOH
PEMIMPIN YANG BERAKHLAK MULIA
ESQ POWER
Sungguh, pada diri Rasulullah kamu dapatkan suri teladan
yang indah, bagi orang yang mengharap (Rahmat Allah),
Dan (keselamatan) hari terakhir, serta banyak
Mengingat Allah.
S.Al-Ahzab (33) : 21
Dikutip dari ESQ POWER (Ary Ginanjar Agustian)
JADILAH :

1. PEMIMPIN YANG DICINTAI
2. PEMIMPIN YANG DIPERCAYA
3. PEMIMPIN SEBAGAI PEMBIMBING
4. PEMIMPIN PENCETAK KADER PENGGANTI
4. PEMIMPIN YANG BER-KEPRIBADIAN
KEPEMIMPINAN RASULULLAH ADALAH
KEPEMIMPINAN YANG BERPRINSIP :
(LEADERSHIP PRINCIPLE)

DIKUTIP DARI ESQ (ARY GINANJAR AGUSTIAN)
1.PEMIMPIN YANG DICINTAI : ADIL, BIJAKSANA, JUJUR,
PENUH KASIH-SAYANG
2.PEMIMPIN YANG DIPERCAYA : INTEGRITAS, BERPRINSIP
3.PEMIMPIN SEBAGAI PEMBIMBING : PEMIMPIN PENGGANTI
4.PEMIMPIN YANG BERKEPRIBADIAN : PEMBERI SEMANGAT
5.PEMIMPIN ABADI : TINGKAH LAKUNYA SESUAI DENGAN SUARA
HATI NURANI (YANG AKAN SELALU DIKENANG PENGIKUTNYA)
YANG SELALU MELEKAT DI HATI
DAN DI KENANG BAWAHAN, ADALAH :
PRIBADI SERTA SIFAT SEORANG PEMIMPIN DAN
YANG MEMIMPIN DENGAN SUARA HATI NURANI
DAN BUKAN WAJAH ATAUPUN
KEKAYAANNYA (ESQ POWER)
JANGAN SUKA MENCARI KAMBING HITAM,
AKUILAH KEKURANGAN ANDA,PERBAIKI
MARIFAT, ADALAH MODALKU (TERTUJU PADA ALLAH)
AKAL PIKIRAN, ADALAH SUMBER AGAMAKU (LOGIKA)
RINDU, ADALAH KENDARAANKU (CINTA PADA ALLAH)
BERZIKIR KEPADA ALLAH, ADALAH KAWAN DEKATKU (INGAT)
KETEGUHAN, ADALAH PERBENDAHARAANKU (YAKIN)
DUKA, ADALAH KAWANKU (SIAP MENERIMA)
ILMU, ADALAH SENJATAKU (PENGETAHUAN)
KETABAHAN, ADALAH PAKAIANKU (TAWAKAL)
KERELAAN, ADALAH SASARANKU (IKHLAS)
FAGR, ADALAH KEBANGGAANKU (SYUKUR NIKMAT)
MENAHAN DIRI, ADALAH PEKERJAANKU (CERDAS EMOSI)
KEYAKINAN, ADALAH MAKANANKU (ALLAH MAHA MENGETAHUI)
KEJUJURAN, ADALAH PERANTARAKU (AKHLAK BAIK)
KATAATAN, ADALAH UKURANKU (TAQWA PADA ALLAH)
BERJIHAD, ADALAH PERANGAIKU (MENAHAN NAFSU)
DAN HIBURANKU, KALA DALAM SEMBAHYANG (KHUSUK)
JAWABAN RASULULLAH
ATAS PERTANYAAN ALI BIN ABI THALIB R.A (ESQ POWER)
APABILA KAMU INGIN DUNIAMU, RAIHLAH DENGAN ILMU,
BILA KAMU MENGHENDAKI AKHIRATMU, RAIHLAH DENGAN ILMU,
APABILA KAMU MENGHENDAKI DUA-DUANYA,
RAIHLAH DENGAN ILMU PULA
(AL-HADITS)
HAMBATAN PEMIMPIN YANG BERPRINSIP ADALAH :
1. SELERA DAN NAFSU
2. KESOMBONGAN DAN PURA-PURA
3. ASPIRASI DAN AMBISI, KEPENTINGAN
ADANYA SATU SISTEM NILAI YANG DIANUT;
SEBAGAI PENGARUH TERBESAR,
DALAM KEPEMIMPINAN
Managers work with Other People
Managers are Responsible and
Accountable
Managers balance Competing Goals dan
Set Priority
Managers must Think Analitically and
Conseptually
Managers are Mediators
Managers are Politicans and Diplomats
Managers Make Difficults Decisions
TUGAS DAN
PERAN
MANAJER
7 KEMAMPUAN UNIK MANUSIA
KEMAMPUAN PRIMER :
1.Kesadaran / Pengetahuan Diri
2.Imajinasi dan Suara Hati
3.Kehendak Bebas atau Niat

KEMAMPUAN SEKUNDER :
4.Mentalitas Berkelimpahan (Berjiwa Besar)
5.Keberanian dan Pertimbangan
6.Kreatifitas
7.Pembaruan Diri
Jadilah Proaktif Prinsip Visi Pribadi
Merujuk pada Tujuan Akhir Prinsip Kepemimpinan Pribadi
Dahulukan yang Utama Prinsip Manajemen Pribadi
Berpikir Menang / Menang Prinsip Kepemimpinan antar
Pribadi
Berusaha Mengerti Terlebih Dahulu, Baru Dimengerti
Prinsip Komunikasi Efektif
Wujudkan Sinergi Prinsip Kerja Sama yang Kreatif
Asahlah Gergaji Prinsip Pembaruan Diri yang Seimbang
7 KEBIASAAN MANUSIA
YANG EFEKTIF
(Stephen R. Covey)
PEMIMPIN ADALAH ORANG YANG
MELAKUKAN HAL-HAL YANG BENAR,
DAN MANAJER ADALAH ORANG YANG
MELAKUKAN HAL-HAL DENGAN BENAR.
UNTUK SEORANG MANAJER, BAWAHAN HANYA
BEKERJA DENGAN 20 % KEMAMPUAN;
UNTUK SEORANG PEMIMPIN, BAWAHAN AKAN
BEKERJA DENGAN 80 % KEMAMPUANNYA
APA BEDA PEMIMPIN
DENGAN MANAJER ?

SEORANG MANAJER CENDERUNG MEMIKIRKAN
ANAK BUAH DLM. PENGERTIAN SEBESAR APA
BIAYA MEREKA DAN SEKECIL APA DIA BISA
MEMBAYAR MEREKA.
SEORANG PEMIMPIN CENDERUNG MEMIKIRKAN
ANAK BUAHNYA SEBAGAI SUMBER DAYA, DAN
BERTANYA-TANYA DALAM HATI SEBESAR APA
PENGHASILAN MEREKA DAN BAGAIMANA DIA
BISA MEMBANTU MEREKA MENJADI PAHLAWAN.
BAHWA ORGANISASI YANG GAGAL DAN
HAMPIR SELALU GAGAL, KARENA
MEREKA MENGURUS TERLALU BANYAK
DAN KURANG MEMIMPIN





AMANAH, BERKATA BENAR, PUNYA PRINSIP HIDUP,
MAMPU MEMBIMBING, MAU MENDENGAR,
SIAP MELINDUNGI ANAK BUAH,
KOMUNIKATIF, BERAKHLAK BAIK, VISIONER,
MENGAJAK KE JALAN YANG LURUS,
MEMBERI TELADAN YANG BENAR,
ADIL, LOGIS, SUKA MEMBANTU, DST
DAN
YANG SELALU MENGGUNAKAN SUARA HATI
(ESQ POWER)
PEMIMPIN YANG EFEKYIF
ADALAH ORANG YANG
MEMIMPIN DENGAN :
SEBAIKNYA ADALAH :
JADILAH ORANG YANG CERDAS EMOSI DAN
CERDAS SPIRITUAL
SEHINGGA ANDA SUKSES DALAM BEKERJA DAN
SUKSES DALAM MENJALANI KEHIDUPAN DUNIA
DENGAN TUJUAN AKHIRAT
DENGAN DEMIKIAN ANDA DAPAT
MELAKUKAN KERJA DAN SEMUA KEGIATAN DUNIA,
DINIATI BERIBADAH KEPADA ALLAH SWT
ILMU (SQ), AMALKAN, IMAN
....ALLAH AKAN MENINGGIKAN DERAJAT ORANG-ORANG
YANG BERIMAN DI ANTARA KAMU DAN ORANG-ORANG
YANG DI BERI ILMU BEBERAPA DERAJAT
(S. AL MUJADILAH ; 58: 11)
ILMU (EQ), LATIH, KARAKTER
ILMU (IQ), LATIH, PANDAI
LATIHAN DISKO
UNTUK MENGETAHUI POTENSI PESERTA
DAN KECENDERUNGAN SIKAP PERILAKU
KERJAKAN LEMBAR KERJA 1
PENDEKATAN GAYA KEPEMIMPINAN
MEMBAHAS
1. PENDEKATAN TEORI SIFAT (TRAITS THEORY)
Menekankan pada atribut atribut yang dimiliki oleh seorang
pemimpin
2. PENDEKATAN PERILAKU (BEHAVIOR THEORY)
Dikembangkan pada tahun 1950 akibat ketidakpuasan terhadap
teori sifat
Teori ini lebih menitik beratkan kepada keberhasilan pemimpin
karena perilaku pemimpin.
3. TEORI SITUASIONAL (KONTINGENSI)
Hersey dan Blanchard ( 1992 1997 )
Menggabungkan antara sifat, perilaku dan situasi, teori
situasional

PERILAKU KEPEMIMPINAN DALAM ERA PERUBAHAN
Perubahan atau reformasi adalah suatu proses transformasi
menuju ke arah terwujudnya keadaan baru, kondisi yang lebih
baik dibandingkan dengan keadaan sebelumnya
3 GAYA KEPEMIMPINAN
Wijnana Sikap Bijaksana
Mantri Wira Sebagai pembela negara sejati
Wicaksanang Naya Bijaksana Kemampuan
menganalisa dan mengambil keputusan
Matanggwan Mendapat kepercayaan dari
bawahan
Satya Bakti Haprabhu Loyal pada Atasan
Wakjnana Pandai Berpidato dan Berdiplomasi
Sajjawopasama Tidak Sombong, Rendah Hati,
Manusiawi
15 KOMPONEN KEPEMIMPINAN
(Gajah Mada)

Dhirottsaha Bersifat Rajin, Kreatif, Periang
Tan Lalana Bersifat Gembira
Disyacitta Jujur, Terbuka
Tan Satrisna Tidak Egois
Masihi Samastha Bhuwana Bersifat Penyayang,
Cinta Alam
Ginong Pratidina Tekun Menegakkan Kebenaran
Sumantri Sebagai Abdi Negara yang Baik
Anayakan Musuh Mampu Membinasakan Musuh
2.PENDEKATAN PERILAKU :

KEBERHASILAN SEORANG PEMIMPIN,
DIPENGARUHI OLEH PERILAKUNYA
W.J.Reddin Mengembangkannya
Dengan THE 3-D THEORY :

1.TASK ORIENTED (TUGAS)
2.RELATION ORIENTED (HUBUNGAN KERJA)
3.EFFECTIVENEES ORIENTED (HASIL MAKS.)
1. RO = RELATIONSHIP ORIENTATION (RO)
-Lebih perhatian terhadap manusia (kerja sama)
-Mengikut sertakan bawahan dalam pengambilan keputusan dan dalam
menentukan sasaran / tujuan
-Menghormati dan percaya pada bawahan / orang lain
-Memberikan perhatian, motivasi dan penghargaan pada bawahan / orang lain
2. TO = TASK ORIENTATION (TO)
-Menyelesaikan tugas dengan maksimal
-Memberikan petunjuk bimbingan dan pengarahan untuk mencapai sasaran /
tujuan
-Merencanakan mengorganisasikan dan melakukan pengendalian dan
pengawasan
-Bertindak Rasional dan Obyektif dengan dasar data / fakta dan informasi
3. EO =EFEKTIVENEES ORIENTATION (EO)
-Kemampuan dan menghasilkan kerjasama dari bawahan dan orang lain, untuk
mencapai produktifitas yang tinggi
3 POLA PERILAKU KEPEMIMPINAN
TEORI TIGA DIMENSI ( WJ REDDIN )
TIGA POLA DASAR YANG
MENENTUKAN PERILAKU PEMIMPIN :

1.RELATION ORIENTATION
2.TASK ORIENTATION
3.EFFEKTIVENEES ORIENTATION
PENDEKATAN PERILAKU OLEH :
W.J.REDDIN
DALAM TEORI 3-D
MEMBUAT 8 GAYA KEPEMIMPINAN
MISSIONARY COMPROMISER
DESERTER AUTOCRAT
DEVELOPER EXECUTIVE
BUREAUCRAT BENEVOLENT
AUTOCRAT
DALAM THE 3- D THEORY
ADA 8 GAYA KEPEMIMPINAN
DEVELOPER
Percaya pada orang lain
Senang memotivasi
Tugas utamanya adalah
mengembangkan bakat orang
lain
Senang bekerja sama
Keterkaitan pada organisasi
sangat kuat
Menghabiskan waktu dan
memberi tanggung jawab pada
bawahan
Bekerja adalah kebutuhan
Menganggap bahwa setiap
orang memiliki intelegensi,
imaginasi dan kreativitas
MISSIONARY
Baik budi dan ramah
Menempatkan pergaulan
di atas segala galanya
Kurang effektif (Ingin
menjadi orang baik )
Tidak mau mengambil
resiko dan menghindari
bentrokan
Memberi reward pada
orang berbuat kebaikan
Suka berubah pendirian
Ingin menghasilkan
Yang terbaik

8 GAYA KEPEMIMPINAN
( Pendekatan Perilaku; WJ REDDIN )
8 GAYA KEPEMIMPINAN
( Pendekatan Perilaku; WJ REDDIN )
EXECUTIVE
- Manager yang sangat effektif
- Menggariskan standar dan
prestasi yang tinggi
- Memperlakukan orang secara
berlainan
- Effektif dan menjadi contoh
- Bekerja menghasilkan tim
yang effektif
- Menciptakan iklim yang baik
- Menggugah partisipasi anggota
- Membangkitkan rasa
kebersamaan
- Senang Memotivasi

COMPROMISER
- Mengakui TO dan RO tetapi
tidak mampu
- Menggabungkan menjadi
keputusan sehat
- Sikap kompromi dan mendua
(mengurangi permasalahan
yang timbul)
- Membuat senang orang yang
mempengaruhi karier
- Kurang mengerjakan pekerjaan
dengan tuntas
- Mendorong tetapi kurang
sungguh-sungguh
- Tidak suka prestasinya mlorot
dan tinggi
- Rencana harus dikompromikan
BUREAUCRAT
Kurang menaruh minat pada TO
dan RO
Efektif dan patuh pada peraturan
Memandang dirinya paling efisien
Menempuh jalan yang telah
digariskan
Berpegang teguh pada hal hal
mendetail
Mentaati peraturan dengan patuh
Berorientasi pada aturan
permainan
Sulit diharapkan gagasan baru
Terikat pada masa lalu
DESERTER
Kurang memiliki ketiga gaya
tersebut
Semangat kerja rendah
Menghindari tugas
Active menghalangi keberhasilan
orang lain
Mencampuri atau menahan
informasi
Merasa diperlakukan tidak adil
Merusak organisasi dari dalam
Suka menghasut dan melakukan
sabotase
Melempar kesalahan
8 GAYA KEPEMIMPINAN
( Pendekatan Perilaku; WJ REDDIN )
8 GAYA KEPEMIMPINAN
( Pendekatan Perilaku; WJ REDDIN )
BENEVOLENT
AUTOCRAT

Memerintahkan orang lain tanpa
menumbuhkan rasa kecil hati
Hampir sama dengan autocrat
tetapi lebih halus dan efektif
Berusaha mengembangkan
potensi diri
Belajar dari kesalahan
Cocok di lingkungan Industri
Berambisi
Paham aturan dan metode
organisasi
AUTOCRAT
Menempatkan tugas diatas segala
galanya
Kurang effektif (mengacuhkan
pergaulan )
Kurang mempercayai orang lain
Menggunakan tekanan kekerasan
Manusia pada umumnya sama
kurang senang bekerja dan
menghindari tugas
Mengancam dengan hukuman
(dianggap mesin )
Beranggapan orang lebih suka
diperintah dan menghindari
tanggung jawab
COMPROMISER AUTOCRAT MISSIONARY DESERTER
Angin anginan Kaku Santai Tidak ada rasa
Keterlibatan
Tidak ada
keputusan
Diktator Penolong Semangat rendah
Berpandangan
pendek
Keras
Kepala
Lemah Sukar diramalkan
EXECUTIVE BENEVOLENT DEVELOPER BEREAUCRAT
Berpendirian
tetap
Kreatif Penolong Tidak ada rasa
keterlambatan
Ada
Keputusan
Inovatif,
Motivator
Mengembang
kan bakat
orang lain
Moral tinggi
Berpandangan
kedepan
Belajar dari
Pengalaman
Percaya kpd
orang lain
Sukar
diramalkan
Manusia
Organisasi
Paham
Aturan
Membangun
Kerja Sama
Patuh pada
Peraturan
Menjadi
tauladan
Loyal
LEBIH EFEKTIF
KURANG EFEKTIF
KURANG EFFEKTIF :
1. PENCARI KOMPROMI
(Compromiser)
2. OTOKRAT
( Autocrat )
3. PEMBAWA MISI
( Missionary )
4. PENYENDIRI
( Deserter )
LEBIH EFFEKTIF:
1. EKSEKUTIVE
( Executive )
2. OTOKRAT LUNAK
( Benevolent Autocrat )
3. PENGEMBANG
( Developer )
4. BIROKRAT
(Bereaucrat )
KEPEMIMPINAN SITUASIONAL ADALAH :

PEMIMPIN YANG MAMPU :

MENYESUAIKAN GAYA MEMIMPIN DENGAN CARA;
MENYESUAIKAN SITUASI DAN KONDISI KERJA,
SUASANA KERJA, FLEKSIBEL, MENYESUAIKAN
DENGAN TINGKAT KEMATANGAN KARYAWAN
KI HAJAR DEWANTORO :
- ING ARSO SUNG TULODO
- ING MADYA MANGUN KARSO
- TUT WURI HANDAYANI
3.PENDEKATAN SITUASIONAL

Model Partisipatif
(Mendorong)
( P3 )
Dukungan = T
Pengarahan = R

Model Konsultatif
(Membimbing)
( P2 )
Dukungan = T
Pengarahan = T

Model Delegatif
(Menyerahkan)
( P4 )
Dukungan = R
Pengarahan = R

Model Direktif
(Memerintah)
( P1 )
Dukungan = R
Pengarahan = T
4 MACAM PERILAKU PEMIMPIN SITUASIONAL
MENURUT PAUL HERSEY DAN KENNETH BLANCHARD
PERILAKU PEMIMPIN MENGARAHKAN
(DIREKTIF)
R T
T
P
E
R
I
L
A
K
U

P
E
M
I
M
P
I
N

M
E
N
D
U
K
U
N
G

(
S
U
P
O
R
T
I
N
G
)

4 MACAM PERILAKU DASAR
KEPEMIMPINAN SITUASIONAL
TIPE DIREKTIF (TIPE P1): (Tidak Mampu dan Tidak Mau)
PEMIMPIN MENENTUKAN ARAH YANG HARUS
DIKERJAKAN BAWAHAN
TIPE KONSULTATIF (TIPE P2): (Tidak Mampu Tapi Mau)
PEMIMPIN MAU MENDENGARKAN ANAK BUAH, BERI BIMBINGAN,
KEPUTUSAN TETAP PADA PIMPINAN
TIPE PARTISIPATIF ( TIPE P3): (Mampu Tapi Tidak Mau)
PEMIMPIN MENGHARGAI KEMAMPUAN BAWAHAN,
BAWAHAN DIAJAK UNTUK IKUT MEMUTUSKAN
TIPE DELEGATIF (TIPE P4): (Mampu dan Mau)
MEMBERIKAN KEWENANGAN PADA BAWAHAN
UNTUK MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG TELAH
DISEPAKATI
Tingkat Kematangan Karyawan
RENDAH SEDANG TINGGI
K1
Tidak mampu
dan
Tidak mau
(Direktif)
Perintah
K2
Tidak Mampu
Tapi
Mau
(Konsultatif)
Mengarahkan
K3
Mampu Tapi
Tidak
Mau
(Partisipatif)
Mendorong
K4
Mampu
dan
Mau
(Delegatif)
Mendelegasi
T
e
l
a
h

B
e
r
k
e
m
b
a
n
g

S
e
d
a
n
g

B
e
r
k
e
m
b
a
n
g

SITUASIONAL : WAKTU, TUNTUTAN PEKERJAAN,
KEMAMPUAN BAWAHAN, PIMPINAN, TEMAN SEKERJA,
HARAPAN BAWAHAN, TUJUAN ORGANISASI DAN
KEPENTINGAN SEMUA PIHAK
Tingkat Kedewasaan
(Dukungan Perilaku Anak Buah)
Tinggi Rendah
KEPEMIMPINAN YANG MAMPU
MENYESUAIKAN SITUASIONAL :
Kepemimpinan Direktif : Perintah
Karyawan dengan tipe K1 (Tidak Mampu dan Tidak Mau)

Kepemimpinan Konsultatif : Mengarahkan
Untuk karyawan dengan tipe K2 (Tidak Mampu Tetapi Mau)

Kepemimpinan Partisipatif : Mendorong
Untuk karyawan dengan tipe K3 (Mampu tapi Tidak Mau)

Kepemimpinan Delegatif : Delegasikan
Untuk karyawan dengan tipe K4 (Mampu dan Mau)
LATIHAN DISCO LEMBAR KE -2
BAGAIMANA TIPE KEPEMIMPINAN ANDA
Tinggi
Hubungan
Rendah
Penugasan
(P3)


Partisipatif
(K3)
(P3)


Konsultatif
(K2)
(P2)
Tinggi
Hubungan
Tinggi
Penugasan
(P2)


Delegatif
(K4)
(P4)
Rendah
Hubungan
Rendah
Penugasan
(P4)
Rendah
Hubungan
Tinggi
Penugasan
(P1)


Direktif
(K1)
(P1)



















{

H
U
B
U
N
G
A
N

}














































(
S
U
P
O
R
T
I
F
)

R
e
n
d
a
h







P
e
r
i
l
a
k
u

M
e
n
d
u
k
u
n
g








T
i
n
g
g
i

Rendah Perilaku Mengarahkan Tinggi
(DIRECTIF)
{ TUGAS }
R
T
T
TINJAUAN PERILAKU
KEPEMIMPINAN SITUASIONAL
Kepemimpinan Direktif : Perintah
Untuk Karyawan dengan tipe K1 (Tidak Mampu dan Tidak Mau)
Dukungan Rendah Pengarahan Tinggi
Hubungan Rendah Penugasan Tinggi

Kepemimpinan Konsultatif : Mengarahkan
Untuk karyawan dengan tipe K2 (Tidak Mampu Tetapi Mau)
Dukungan Tinggi Pengarahan Tinggi
Hubungan Tinggi Penugasan Tinggi

Kepemimpinan Partisipatif : Mendorong
Untuk karyawan dengan tipe K3 (Mampu tapi Tidak Mau)
Dukungan Tinggi Pengarahan Rendah
Hubungan Tinggi Penugasan Rendah

Kepemimpinan Delegatif : Mendelegasikan
Untuk karyawan dengan tipe K4 (Mampu dan Mau)
Dukungan Rendah Pengarahan Rendah
Hubungan Rendah Penugasan Rendah
KEPEMIMPINAN VISIONER ADALAH :
PEMIMPIN YANG DIPERLUKAN
DALAM ERA PERUBAHAN MASA KINI
Krisis yang sedang dialami organisasi di
berbagai belahan bumi
Keberhasilan masa depan memaksa
menantang berbagai konsep dan praktek-
praktek yang melandasi organisasi masa
depan
Rumusan-rumusan dan cara pendekatan di
masa lalu dianggap tidak effektif
Perlunya teori-teori manajemen yang baru
Solusi baru terhadap permasalahan yang
aktual
LATAR BELAKANG TERJADINYA
ERA PERUBAHAN KEPEMIMPINAN VISIONER
FAKTOR INTERNAL :
- KETIADAAN KESAMAAN VISI DAN NILAI
- TIDAK ADANYA KERANGKA DAN
ALUR STRATEGI YANG JELAS
- LEMAHNYA KETERPADUAN ANTARA VISI DAN
SISTEM
- GAYA KEPEMIMPINAN YANG TIDAK SESUAI
DENGAN VISI
- LEMAHNYA KOMPETISI SERTA INTEGRITAS
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPEMIMPINAN
FAKTOR EXTERNAL :
- SOSIO KULTURAL
- TEKNOLOGI
- PERUNDANG UNDANGAN
- POLITIK DAN SEBAGAINYA
KRISIS ORGANISASI,
MASALAH AKTUAL,
TEORI BARU
FAKTOR INTERNAL
ORGANISASI
FAKTOR EKSTERNAL
ORGANISASI
KEPEMIMPINAN
MASA KINI
VISIONER
TYPE VISIONARE
TYPE EMPOWERING
TYPE DINAMIS
TYPE
DECENTRALIZATION

SESEORANG YANG MAMPU MENCIPTAKAN SUATU
LINGKUNGAN YANG INOVATIF, KEBANGGAAN, LOYALITAS, DAN
TIDAK MENGHAMBAT KREATIVITAS MURNI
MEMPERBAIKI PENAMPILAN SUMBERDAYA ORGANISASI
MENCARI PENYEBAB KEGAGALAN
MEMBANTU BAWAHAN MELAKUKAN TUGAS DENGAN BAIK
MENCIPTAKAN SUATU LINGKUNGAN KERJA YANG PRODUKTIF
DAN KONDUSIF
PERAN
PERAN DAN PROFIL
PEMIMPIN PERUBAHAN
(VISIONER)
KEPEMIMPINAN VISIONER
(ESQ POWER; Ary Ginanjar)
1. IQRO BISMI ROB-BIKAL LADZII KHOLAQ
2. KHOLAQOL INSAANA MIN ALAQ
3. IQRO WA ROBBUKAL AKROM
4. AL-LAADZII ALLAMA BIL QOLAM
5. ALLAMAL INSAANA MAA LAM YALAM

1. BACALAH ATAS NAMA TUHANMU YANG TELAH MENCIPTAKAN
2. YANG MENCIPTAKAN MANUSIA DARI SEGUMPAL DARAH
3. BACALAH ! DAN TUHANMU YANG MAHA MULIA LAGI PEMURAH
4. DIALAH YANG MEMBERIKAN ILMU DENGAN
PERANTARAAN KALAM
5. MENGAJARKAN KEPADA MANUSIA APA-APA YANG
BELUM DIKETAHUINYA
S. AL-ALAQ (96): 1-5
1.Mencari peluang yang menantang
2.Berani mencoba dan bersedia menanggung resiko
3.Memimpin dengan harapan masa depan
4.Membina kesamaan visi
- Menciptakan kebersamaan
- Menciptakan peluang interaksi
- Menciptakan keterbukaan
- Tidak terpaku pada kegagalan
- Melibatkan pihak lain dalam proses
- Mengembangkan saling percaya
5.Memperkuat mitra kerja
6.Menunjukkan ketauladan
7.Merencanakan keberhasilan bertahap
8.Menghargai setiap peran individu
9.Mensyukuri setiap keberhasilan
( James M Kouzes and Barry Z Posner The Leader Challenge )

1. INTI PARADIGMA BARU, MENCAPAI KECEPATAN DAN
KUALITAS MAKSIMUM DENGAN JALAN
MEMINDAHKAN / DELEGASI WEWENANG, TERLETAK
PADA VISI PIMPINAN BARU.
2. VISI BARU MEMPUNYAI PANDANGAN YANG SANGAT
BERBEDA TERHADAP SIFAT MANUSIA.
TYPE VISIONARE
MEMAHAMI VISI
TYPE-2 PEMIMPIN

1. PIMPINAN BARU ADALAH PEMBANGUN BUDAYA KERJA,
ARSITEK LINGKUNGAN KERJA, YANG MEMBERIKAN
DORONGAN DAN KEGAIRAHAN.

2. KARYAWAN MERASA BEBAS BERPARTISIPASI

3. KARYAWAN AKAN MEMPERLAKUKAN PELANGGAN
SEBAIK PERLAKUAN YANG MEREKA TERIMA.

4. BUDAYA ORGANISASI YANG MENINGKATKAN
KEPERCAYAAN, PARTISIPASI, KOMUNIKASI, INSPIRASI
DAN PEMBERDAYAAN PERORANGAN
TYPE EMPOWERING
MEMBANGUN BUDAYA KERJA

MENGUSAHAKAN PERUBAHAN TRANSFORMASI DI
SELURUH BAGIAN YANG ANDA PIMPIN, TIDAK
HANYA MEMPENGARUHI CARA KARYAWAN
MELAKUKAN PEKERJAAN MEREKA, TETAPI JUGA
MERUBAH CARA BERFIKIR MEREKA,
MENGENAI PEKERJAAN MEREKA DAN BAHKAN
BARANGKALI MENGENAI DIRI MEREKA SENDIRI

TYPE DINAMIS
MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI
DAN SDM
GARIS DEPAN MENENTANG WEWENANG
YANG LEBIH BESAR; MUNGKIN SAJA SEBAGIAN
TERBESAR KARYAWAN ANDA, DI GARIS DEPAN
TIDAK PERNAH MEMIKIRKAN HUBUNGAN KERJA
APAPUN, SELAIN CARA KERJA HIRARKIS.
TYPE DECENTRALIZATION
MENDELEGASIKAN WEWENANG
LATIHAN DISKO - 2
BUAT KELOMPOK ( TERDIRI DARI 7 - 10 ORANG )
DISKUSIKAN PERIHAL :
1. KEPEMIMPINAN DENGAN TEORI SIFAT DAN PERILAKU
MASIHKAH RELEVAN UNTUK BIROKRASI SEKARANG
(BERI ARGUMEN) ( UNTUK KELOMPOK 1)
2. RELEVANSI KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DAN VISIONER
( UNTUK KELOMPOK 2)
3. BAGAIMANA BENTUK APLIKASI PEMIMPIN YANG VISIONER
UNTUK MELAKSANAKAN VISI DAN MISI ORGANISASI
( UNTUK KELOMPOK 3)
4. BAGAIMANA SEBAIKNYA PERILAKU KEPEMIMPINAN PADA
ERA REFORMASI DAN NETRALITAS PNS
( UNTUK KELOMPOK 4)
PENGERTIAN DAN KEGUNAAN EMOSI
MEMBAHAS
Emosi berasal dari bahasa latin movere = bergerak
Emosi adalah perasaan dari dalam lubuk hati,naluri
tersembunyi dan sensasi emosi dalam diri
Emosi adalah kemampuan mengetahui apa yang anda
rasakan (Kemunculan perasaan anda)
Kemampuan menerima dan merasakan rasa nyaman,
Tidak nyaman dari dalam diri
Kecerdasan Emosional adalah memahami mengindra,
memahami secara efektif, merupakan kekuatan dan
ketajaman emosi sebagai sumber energi, informasi dan
pengaruh (EXECUTIVE EQ, Rovert K Cooper, PhD dan
Ayman Sawaf, 1998 )
PENGELOMPOKAN EMOSI (PERASAAN) :
AMARAH, SENANG, SEDIH, IRI, BENCI, DENDAM,
RINDU, TAKUT, CINTA, KAGET, JENGKEL, MALU,
BANGGA, TERSINGGUNG, SOMBONG,
GELI, HERAN, SAKIT HATI, Dsb
KESEMUANYA DAPAT MUNCUL KARENA
KETIDAK SESUAIAN / ADA KESESUAIAN,
ANTARA HARAPAN, KEINGINAN DAN KENYATAAN
YANG DIHADAPI
TAHAP PERTAMA : ORANG PUNYA KEINGINAN DAN
HARAPAN
KEMUDIAN MELAKUKAN USAHA UNTUK MEMENUHI
KEINGINAN DAN HARAPANNYA
KECERDASAN EMOSI ADALAH :
KEMAMPUAN MENGELOLA EMOSI BERKUALITAS
DAN PENGGUNAANNYA SECARA TEPAT-
SASARAN, WAKTU DAN TEMPAT,
UNTUK KEBERHASILAN ANDA,
DALAM LINGKUNGAN SOSIAL DAN KERJA
MENGELOLA EMOSI YANG BERKUALITAS MELIPUTI :

EMPATI, MEMAHAMI PERASAAN ORANG LAIN,
MENGENDALIKAN AMARAH, MANDIRI,
MENYESUAIKAN DIRI, RAMAH DAN HORMAT, DST
CERDAS EMOSI BILA SESEORANG MEMILIKI :
KECAKAPAN PRIBADI DAN KECAKAPAN SOSIAL
Intra personal ( Dari Dalam Diri )
- Kesadaran diri :
Kesadaran tentang arti emosi, penilaian pribadi, percaya diri
- Pengaturan Diri :
Pengendalian diri, dapat dipercaya, waspada, adaptif dan inovatif
- Motivasi :
Dorongan berprestasi, komitmen, inisiatif dan optimis
Inter personal ( Dengan Orang Lain )
- Empati :
Memahami orang lain, pelayanan, mengembangkan orang lain,
mengatasi keragaman dan kesadaran politis
- Ketrampilan Sosial :
Pengaruh, komunikasi,kepemimpinan, katalisator perubahan,
manajemen konflik, pengikat jaringan, kolaborasi dan kerja tim
MAMPU MEMAHAMI DIRINYA SENDIRI (SIFAT BAIK & BURUK)

MAMPU MENGENDALIKAN DIRI (KAPAN DIAM, KAPAN BICARA)

MAMPU MEMOTIVASI DIRI SECARA EFEKTIF
- MEMILIKI NILAI AKHLAK YANG BAIK
- INGIN MENJADI YANG TERBAIK
- KOMITMEN PADA SASARAN KELOMPOK DAN ORGANISASI
- BERINISIATIF DAN SELALU MEMANFAATKAN
PELUANG SERTA OPTIMIS

MEMILIKI KEPEKAAN TERHADAP ORANG LAIN
- MEMAHAMI DAN MENGEMBANGKAN POTENSI ORANG LAIN
- BERORIENTASI PADA PELAYANAN, ATENSI
- MAMPU MENGATASI PERBEDAAN, MENGHARGAI
- MAMPU MEMBACA ARUS EMOSI KELOMPOK

MEMILIKI KETRAMPILAN SOSIAL
MAMPU MEMBINA HUBUNGAN DENGAN ORANG LAIN
PEMIMPIN YANG CERDAS EMOSI
DENGAN CIRI-CIRI :
MEMAHAMI KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
YANG ADA DALAM DIRINYA (SIFAT BAIK & BURUK)
- MENGEMBANGKAN KELEBIHANNYA (HAL YG.BAIK)
- ME - MINIMALISASI KEKURANGANNYA (HAL BURUK)
MENERIMA DAN MEMAHAMI BAHWA ORANG LAIN,
- MASING-2 MEMPUNYAI POTENSI YANG BERBEDA
MEMILIKI RASA HUMOR YANG TINGGI (TDK. MUDAH MARAH)
MENERIMA KRITIK DENGAN LAPANG DADA (BESAR HATI)
YAKIN BAHWA FALSAFAH HIDUPNYA ADALAH BENAR
TIDAK MUDAH MENYERAH, MERASA MAMPU MENGATASI
- PERSOALAN, KESULITAN SERTA KEGAGALAN
PRIBADI YANG MANTAP ADALAH :
PRIBADI YANG DEWASA SECARA MENTAL
( DR. KARTINI KARTONO )
Membantu IQ dalam memecahkan masalah yang
penting
Meningkatkan kinerja intelektual
Membantu lebih mengenali diri sendiri
Menjaga keseimbangan kebutuhan diri dan orang lain
Membantu pemimpin mengembangkan perannya
Dapat melakukan komunikasi secara terbuka dan
jujur
Menjalin team work yang efektif dan sinergis
Meningkatkan kreatifitas dan inovasi
APAKAH MANFAAT KECERDASAN EMOSI ?
MEMAHAMI LINGKUNGAN KERJA (ORANG & SARANA)
MEMAHAMI KELEBIHAN & KEKURANGAN ORANG LAIN
INTROSPEKSI KEKURANGAN DIRI (PERBAIKI, JANGAN SOMBONG)
MEMAHAMI KEKURANGAN & KELEBIHAN DIRI SENDIRI
MEMBUAT PERUBAHAN YANG POSITIF (AKHLAK & SIFAT RUBAH
MENJADI BAIK)
MEMUSATKAN PERHATIAN PD. ORANG LAIN (ATENSI & EMPATI)
MEMOTIVASI DIRI UNTUK MERUBAH MENJADI BAIK
HAYATI DAN RUBAH DIRI
IMPLEMENTASIKAN
DAPAT DENGAN CARA MELATIH DIRI
SUMBER : ARY GINANJAR AGUSTIAN
(ESQ POWER)
PEMAHAMAN
LUPA
KEGAGALAN
PEMAHAMAN
PELATIHAN
KEBIASAAN
KARAKTER
KEBERHASILAN
Ilmu
EQ
ARISTOTELES
Kita adalah produk dari apa yang kita
kerjakan berulang-ulang.
Karena itu, keunggulan bukanlah
suatu perbuatan,
melainkan suatu hasil pembiasaan.

Tanamlah gagasan, petiklah tindakan
Tanamlah tindakan, petiklah kebiasaan
Tanamlah kebiasaan, petiklah watak (Karakter)
Tanamlah watak, petiklah keberuntungan
( Samuel Smile )
Mulanya kita membentuk kebiasaan kita,
kemudian kebiasaan itu membentuk kita
PRIBADI YG SUKSES ADALAH :
Pribadi yang mampu tampil sebagai pemenang,
Apabila Seseorang mampu mengalahkan
semua unsur Negatif yang ada dalam dirinya
(DALAM BUKU BERPIKIR DAN BERJIWA BESAR)
AGAR MELATIH :
SIFAT AWAL : MALAS, ACUH, SUKA PAMER,
MEREMEHKAN TUGAS DAN ORANG LAIN, TIDAK DISIPLIN,
SOMBONG, MERASA PANDAI, MERASA PALING BENAR,
TIDAK MENYUKAI LINGKUNGAN KERJA, PEMBERONTAK,
TIDAK SYUKUR NIKMAT, ACUH, Dlsb.
RUBAH MENJADI:
MENGHARGAI ORANG LAIN, ATENSI, EMPATI, RENDAH HATI,
RAJIN, SELALU MAU BELAJAR, TIDAK MENYAKITI HATI, RAMAH,
SUKA MEMBANTU TEMAN, BERSINERGI, SOPAN, KREATIF,
TAHU MENEMPATKAN DIRI, PROFESIONAL, PROPOSIONAL,
DISIPLIN, TAHU DIRI, KERJA TANPA PAMRIH, TANGGAP,
CEKATAN, SYUKUR NIKMAT, Dlsb.
Positif thinking adalah :
(berpikir, bertindak serta berperilaku positif)
Atau kembangkan akhlak yg. baik,
Selalulah berbaik sangka pada orang lain,
Berperilakulah yang baik, dst
(David J. Schwartz)

MASUKKAN DALAM PIKIRAN ANDA SEGALA SESUATU YANG BAIK
REKAM DALAM PIKIRAN ANDA, SIFAT TEMAN YANG BAIKNYA,
ATAU APAPUN YANG ANDA TERIMA, TERIMALAH DENGAN BAIK
JANGAN MUDAH BURUK SANGKA (TETAPI WASPADA)

KESEMUANYA PERLU DILATIH DAN DILATIH
Pot.87
TUNJUKKAN KEMAMPUAN ANDA SECARA PROFESIONAL
BUATLAH CATATAN YANG RELEVAN DENGAN TUPOKSI ANDA
SEMPURNAKAN DIRI ANDA DAN BANGUNLAH JARINGAN KERJA
SELALULAH BERSIKAP KONSISTEN, MENYENANGKAN DAN
PROFESIONAL
DENGAN SEMUA PEGAWAI TERMASUK DENGAN PIMPINAN
RAHASIAKAN MASALAH PRIBADI ANDA
BERUSAHA MEMBANGUN HUBUNGAN KERJASAMA SECARA
BAIK, JANGAN MENGELUH, SELALU MEMINTA FEEDBACK
BERUSAHALAH MENCARI PELUANG-PELUANG BARU
KEMBANGKAN DIRI ANDA SECARA TERUS MENERUS
TIPS MENJAGA KESEIMBANGAN EMOSI
LATIHAN EMOSI
KERJAKAN LEMBAR KERJA 3
APAKAH SPIRITUAL QUOTIENT ( SQ ) ?

KECERDASAN YANG BERTUMPU PADA BAGIAN DALAM DIRI KITA
YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEARIFAN DI LUAR EGO, ATAU
JIWA SADAR ( BUKAN HANYA MENGETAHUI NILAI BARU )
DANAH ZOHAR

KECERDASAN YANG MENDAPAT INSPIRASI, DORONGAN DAN
EFEKTIVITAS YANG TERINSPIRASI THEIS NESS (PENGHAYATAN
KETUHANAN )
SINETAR

FAKULTAS DIMENSI NON MATERIAL KITA, RUH MANUSIA, INTAN
YANG TERPENDAM YANG HARUS KITA ASAH DAN
MENGGUNAKANNYA UNTUK MEMPEROLEH KEBAHAGIAAN
KHALIL KHAVARI
(ESQ POWER)
KECERDASAN SPIRITUAL ADALAH :

ADANYA KEYAKINAN DARI DALAM DIRI,
SEBAGAI MAKHLUK CIPTAAN TUHAN

KEYAKINAN ADANYA SESUATU DZAT
YANG MENGATUR SEGALA KEHIDUPAN
DI DUNIA INI

KEYAKINAN ADANYA SESUATU DZAT
YANG MENCIPTAKAN MANUSIA
SERTA DUNIA SEISINYA
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian
Malam dan siang terdapat tanda-tanda kekuasaan TUHAN,
Untuk mereka yang mau berpikir (S. ALI IMRAN; 3: 190)
DAN TIDAK AKU CIPTAKAN JIN DAN
MANUSIA, MELAINKAN UNTUK
BERIBADAH KEPADAKU
(S. ADZ-DZARIYAT : 56)
IBADAH DALAM ARTI LUAS :
1. DALAM ARTI YANG KHAS
2. HUBUNGAN ANTAR MANUSIA
3. AKHLAQ
ESQ ADALAH PENGEMBANGAN
IBADAH DALAM BENTUK :
HUBUNGAN ANTAR MANUSIA DAN
AKHLAK MANUSIA
(ESQ POWER) ARY GINANJAR
ESQ
HUBUNGAN ANTARA IQ, EQ, DAN ESQ
( Ary Ginanjar, ESQ )
SPIRITUAL
SQ ( GOD SPOT )
INTELEKTUAL EMOSIONAL
IQ
EQ
MEMPERTIMBANGKAN
BAIK / BURUK;
BENAR / SALAH
SUARA
ILAHIAH
FENOMENA MANUSIA
AMARAH
NAFSU
KEBENDAAN
PENYAKIT HATI
CINTA
BERIBADAH
IRI
DENGKI
BENCI
DENDAM
TAKABUR
RIYA
UJUB
HARAPAN
ILMU
TUJUAN HIDUP
KEPENTINGAN
KEINGINAN
MOTIVASI
YANG BENAR
DARI DALAM DIRI DARI LUAR DIRI
IKHTIAR /
USAHA
& AGAMA
PEMIMPIN
EQ SQ IQ & AQ
MEMPENGARUHI ORANG LAIN
KERJASAMA EFEKTIF
TUJUAN ORGANISASI
KECERDASAN INTELEKTUAL; (IQ)
KECERDASAN EMOSIONAL; (EQ)
KECERDASAN SPIRITUAL; (SQ)
KECERDASAN ADVERSITY; (AQ)
KECERDASAN EMOSIONAL, SPIRITUAL; (ESQ)
KAWASAN PENGEMBANGAN DIRI
COGNITIF
DIK
BRILIANT / I.Q
AFEKTIF BIN BIJAKSANA / E.Q
SPIRITUAL
BIN HATI NURANI / SQ
PSICHOMOTORIK LAT
TRAMPIL / SKILLED
MANAJERIAL SKILL
TECHNICAL SKILL
/ A.Q
OUTPUT KESELURUHAN : MEMILIKI KOMPETENSI
PUNYA MOTIVASI
KEMBANGKAN DIRI ANDA :

- SKILL (PRIBADI),
- EMOSI (SOSIAL),
- SPIRITUAL (HAMBA ALLAH)

CERDAS EMOSIONAL SPIRITUAL QUITIENT
(ESQ)
MANUSIA DUNIA KERJA MANUSIA
TUHAN
SPIRITUAL
SKILL EMOSIONAL




















IQ EQ SQ HASIL
BUTA
HATI
DIKTATOR
KORUPTOR
PETAPA
MANUSIA
PARIPURNA
(ESQ)
BAIK
BURUK
BAIK
BAIK
BAIK
BAIK
BAIK BAIK
BAIK
BURUK
BURUK
BURUK BURUK
BURUK
MENGAPA PERLU ESQ ?
(AKAL) (EMOSI) (KEIMANAN)
Langkah 2 : Dengarlah SUARA HATI ILLAHIAH
(MERUPAKAN SIKAP MENTAL)
dari Pusat Orbit (God Spot) Sifat Fitrah manusia ( SQ )
Langkah 3 : MENTAL BUILDING
Langkah 4 : PERSONAL & SOCIAL STRENGTH
Langkah 1 : Jernihkan hati dari 7 belenggu hati dengan
1. (Prasangka Negatif) Hindari prasangka buruk, upayakan berprasangka
baik kepada orang lain (Prinsip Manusia Ciptaan Allah)
2. (Prinsip Hidup) Berprinsiplah selalu kepada Allah Yang Maha Suci
3. (Pengaruh Pengalaman) Bebaskan diri dari pengalaman pengalaman
yang membelenggu pikiran, berpikirlah merdeka (Kehendak Allah)
4. (Pengaruh Kepentingan) Dengar suara hati, peganglah prinsip : karena
Allah, berpikirlah melingkar / pertimbangkan sebelum menentukan
kepentingan prioritas ( Bertindaklah Sesuai Suara ILahiah / Hati Nurani)
5. (Pengaruh Sudut Pandang) Lihatlah semua sudut pandang secara
bijaksana, berdasarkan suara suara hati yang bersumber dari Asmaul
Husna (Yang Terbaik Menurut Allah, Jangan Buat Kerusakan)
6. (Pengaruh Pembanding) Pertimbangkan terlebih dahulu, sebelum menilai
segala sesuatu (Belum tentu yang anda kemukakan sudah Benar)
7. (Pengaruh Literatur) Literatur mencoba mengungkap Misteri Kemampuan
yang dipunyai Manusia, ilmu pengetahuan bersumber dari Allah SWT
(Maha Suci Allah),

Mereka berkata : hati kami tertutup atas apa yang kamu seru dan di telinga
kami ada sumbatan dan antara kami dan kamu ada dinding.

Q.S. 41 Fushshilat : 5 (ESQ POWER)
SUARA
HATI
NURANI
BAIK
SANGKA,
BERAKHLAK
BAIK
Langkah 1 : Jernihkan hati dari 7 belenggu hati dengan
1
PRASANGKA
NEGATIF
SUARA HATI
TUJUH LANGKAH
ZMP
( SUARA ILAHIAH
AKAN MUNCUL )
SUARA HATI ILAHIAH dari Pusat Orbit (God Spot)
Sifat Fitrah manusia ( ESQ, Ary Ginanjar Agustian)

Pengasih Sesama Objektif Memiliki Skill
Menguasai Diri Adil Enerjik
Berhati Jernih Mensyukuri Selalu Menghargai
Cinta Damai Bersikap Mulia Sinergis
Jujur Berhati luas Ikhlas
Kreatif Nilai Kebenaran Pemberi Manfaat
Pemaaf Komitmen Inspirator
Murah Hati Konsisten Estetis
Pembuka Hati Mandiri Pendelegasi
Berpengetahuan Inovatif Berilmu
Empati Bersikap Terpuji Sabar

Sumber : Asmaul Husna

ESQ POWER (ARY GINANJAR AGUSTIAN)
Lindungi dan pagari Suara Hati ILahiah sebagai fitrah manusia ( God Spot ), dan
bentuk mental (EQ) dengan enam prinsip :

1. Star Principle : Orientasi hanya kepada Allah.
2. Angel Principle : Loyalitas seperti Malaikat, tanpa pamrih.
3. Leadership Principle : Meneladani kepemimpinan Rasulullah SAW
4. Learning Principle : Manusia pembelajar yang berpedoman
pada Al-Quran dan Sunnah
5. Vision Principle : Visi jauh ke depan ( dunia dan akhirat )
6. Well Organized Principle : Bersinergi dengan maksimal pada segala
peran, siap dan ikhlas menghadapi
segala tantangan dan resiko

Hai orang beriman ! Berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya kepada Kitab yang
diturunkan kepada Rasul-Nya dan Kitab yang diturunkan sebelumnya. Barang
siapa yang mengingkari Allah dan Malaikat Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya,
Rasul-rasul-Nya dan Hari Kemudian, sesatlah ia dengan kesesatan yang jauh.
Q.S. An Nisaa (4) : 136
Langkah 3 : MENTAL BUILDING
1.
Mission
Statement
5.
Total
Action
4.
Strategic
Colaboration
3.
Self
Controlling
2.
Character
Building
STAR
PRINCIPLE
LEARNING
PRINCIPLE
Langkah 4 : PERSONAL & SOCIAL STRENGTH
Personal Strength:
(Rukun Iman)

Mision Statement
Character Building
Self Controlling
Strategic Colaboration
Total Action

Sosial Strength :

Zakat, Memberi, Membantu,
Investasi, Niat,
Tahu Manfaat
KESIMPULAN :

PEMIMPIN HARUS PUNYA VISI (VISIONER),
JADILAH PEMIMPIN YANG MAMPU MENGGUNAKAN IQ, AQ, EQ,
SQ DALAM MEMBANGUN DIRINYA SENDIRI DAN ORANG LAIN

MAMPU MEMPENGARUHI ORANG LAIN UNTUK KERJASAMA
YANG EFFEKTIF DALAM RANGKA MENCAPAI TUJUAN
ORGANISASI

ADAKAN PERUBAHAN INTRAPERSONAL DAN INTERPERSONAL

MAKIN EFEKTIF KEPEMIMPINAN, MAKIN EFEKTIF PULA KERJA
DAN KINERJA ORGANISASI

AGAR DAPAT MENJADI KHOLIFAH DI MUKA BUMI DAN MEMBERI
KESEJUKAN SERTA KEDAMAIAN BAGI SELURUH ALAM
( INSYA ALLAAH )


Seorang hamba berkata : Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam
Allah menjawab : Hamba-Ku telah memuji-Ku
Sang hamba berkata : Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Allah menjawab : Hamba-Ku telah menyanjung-Ku
Sang hamba berkata : Raja Yang menguasai hari pembalasan
Allah menjawab : Hamba-Ku telah memuliakan-Ku
Sang hamba berkata : Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya
kepada Engkaulah kami mohon pertolongan
Allah menjawab : Ayat ini antara Aku dan hamba-Ku setengah-setengah dan
hambaku berhak atas apa yang ia minta
Sang hamba berkata : Tunjukilah aku ke jalan yang lurus jalan orang-2 yang
telah Engkau beri nikmat, bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan
pula jalannya orang-2 sesat
Allah menjawab : Itu semua untuk hamba-Ku dan
hamba-Ku berhak atas apa yang ia minta

(Hadits Qudsi) (R.Ahmad, Abu Dawud, Attirmidzi, Ibnu Hibban, Ibnu Majah)

Amal yang pertama kali di hisab bagi
Seorang hamba nanti di hari kiamat,
Ialah sholat, apabila sholatnya baik,
Maka baiklah seluruh amalan-2
Yang lainnya dan apabila sholatnya
Itu rusak, maka rusaklah segala
Amalannya yang lain
(H.R At-Thabrani)
.......Yang mulia disisi ALLAH SWT,
adalah orang yang Taqwa.......
(S.AL-HUJURAT: 49: 13 )
DAN SEKIRANYA PENDUDUK NEGERI ITU BERIMAN DAN
BERTAQWA, PASTI KAMI BUKAKAN BAGI MEREKA,
KEBERKATAN DARI LANGIT DAN BUMI
(S. AL ARAF (7): 96)
DAN BERTAQWALAH KAMU KEPADA ALLAH,
SEMOGA KAMU MEMPEROLEH KEBAHAGIAAN
(S. ALI IMRON (3): 200)
ALLAH HANYA AKAN MENERIMA (AMAL DAN IBADAH)
DARI ORANG-ORANG YANG TAQWA
(S. AL MAIDAH (5): 27)
DAN BARANG SIAPA YANG BERPALING DARI
PERINGATANKU, MAKA SESUNGGUHNYA BAGINYA
ADALAH KEHIDUPAN YANG SEMPIT
(S. THOOHA (20): 124)
SUBHANALLAAHI, WAL HAMDULILLAAHI,
WA LA ILAAHA ILLALLAAHU,
ALLAAHU AKBAR
PUNYAILAH TUJUAN HIDUP
DUNIAMU DAN
AKHIRATMU
(CAPAILAH DENGAN ILMU)
PERSIAPKAN DIRIMU
SEDINI MUNGKIN
INGAT, WAKTUMU DI DUNIA HANYA SEMENTARA SAJA
LAKUKAN KERJA DENGAN IKHLAS,
SEBAGAI IBADAH DAN TASBIHMU
KEPADA ALLAH SWT (ESQ)
..Barang siapa yang bertaqwa kepada ALLAH tentu
Diadakan-NYA jalan keluar baginya. S.At-Thalaq (65): 2
Dan memberinya rezeki dari pintu yang tidak diduga-duga olehnya,
Barang siapa yang bertawakal kepada ALLAH, maka ALLAH akan
Mencukupkan kebutuhannya, S.At-Thalaq (65): 3
AKU selalu menurutkan sangkaan hambaKU terhadap diriKU, jika ia
baik sangka kepadaKU maka ia dapat dari padaKU apa yang ia sangka,
Dan bila ia jahat (jelek) sangka kepadaKU, maka ia dapat apa yang ia
sangka dari padaKU.
(Hadits Qudsi) (R.At-Thabrani dan Ibn Hibban)
Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan ALLAH,
Kepada sebagian kamu, lebih banyak dari sebagian yang lain.
S. An-Nisaa (4): 32
Sesungguhnya ALLAH tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun,
akan tetapi manusia itulah, yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri
S.Yunus (10): 44
.musibah apa saja yang menimpa kamu adalah, disebabkan
Oleh perbuatanmu sendiri
S.Asy-Syuura (42): 30
.bahwa sesungguhnya ALLAH menghendaki akan menimpakan
Musibah kepada mereka, disebabkan sebagian dosa-dosa mereka.
S.Al Maidah (5): 49
Apa saja nikmat yang kamu peroleh, adalah dari ALLAH,
Dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari
(kesalahan) dirimu sendiri
S.An-Niisaa (4): 79
Dan tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan
main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang
sebenar-benarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.
S.Al-Ankabuut (29): 64
HAI ANAK ADAM, BERSEMBAHYANGLAH UNTUKKU
EMPAT ROKAAT PADA PAGI HARI, AKU AKAN
MENCUKUPIMU SEPANJANG HARI ITU
(Hadits Qudsi) (HR. Ahmad)
Aku telah mewajibkan atas ummatKU
Sembahyang lima waktu, dan berjanji
Kepada DIRIKU, bahwa barangsiapa
Rajin melaksanakan tepat waktunya,
Akan AKU masukkan syurga
(Hadits Qudsi) (HR. Ibnu Majah)
Apakah kalian mengira bahwa KAMI menciptakan kalian sia-sia,
Dan bahwa sesungguhnya kalian tidak akan di kembalikan
kepada KAMI? S.Al-Muminun (23): 115
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja.
( Tanpa pertanggung jawaban ) S.Al-Qiyamah (75): 36
Dan tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan
main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang
sebenar-benarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.
S.Al-Ankabuut (29): 64
Seorang hamba berada diantara Allah dan nafsunya, jika dia
Membela nafsunya, dia menjadi hambanya, sedangkan jika dia
Membela Allah maka dia menjadi hambaNya
Dengan demikian, nafsu merupakan medan pertempuran kita,
Namun seandainya tidak ada nafsu, kita bagaikan malaikat
(Abdul Qodir Al-Jailani)
Begitulah Kami wahyukan Al-Quran padamu dalam
bahasa Arab, supaya engkau dapat memberikan kesadaran
kepada Ummul Qura (penduduk kota Mekah) dan
penduduk (negeri) di sekelilingnya, serta memberi peringatan
pula tentang hari kiamat yang tidak di ragukan lagi
kedatangannya,ketika mana sebagian manusia masuk Surga
dan sebagian lagi masuk Neraka.
S. Asy-Syuura (42): 7
INGATLAH BAHWA DALAM HIDUP DAN
KEHIDUPAN, ADA PILIHAN-PILIHAN
(Stephen R. Covey)
Kullukum rooin wakullukum rooin mas-uulum an roiyyatihi,
(H.R. Bukhari)

Kamu sekalian pemimpin dan kamu sekalian akan di mintai
Pertanggung jawabannya tentang apa yang kamu pimpin,.
APABILA ANDA, MEMANG BERIMAN
DAN YAKIN AKAN ADANYA
AKHIRAT (HARI PERHITUNGAN)
Wassalaamualaikum
warrokhmatullaahi
wabarokaatuh
RENUNGAN BAGI ORANG TUA
Putramu bukanlah Putramu
Mereka adalah putra-putri kehidupan yang mendambakan kehidupan
mereka sendiri
Mereka datang melalui kamu, tetapi tidak dari kamu
Dan sungguhpun bersamamu, mereka bukan milikmu.
Engkau boleh memberikan kasih sayangmu, tetapi tidak pendirianmu,
sebab mereka mempunyai pendiriannya sendiri.
Engkau bisa memberikan tempat pijak bagi raganya, tetapi tidak bagi jiwanya.
Lantaran jiwanya ada di masa datang yang tidak dapat engkau jangkau,
walau hanya dalam mimpi.
Engkau boleh mengikuti alam mereka, tapi jangan mengharapkan mereka
dapat mengikuti alammu.
Sebab hidup tidak akan surut ke belakang dan tidak pula terhambat
di masa lalu.
Engkau adalah busur, dari mana anak panah kehidupan putera-puterimu
melesat ke masa depan.
(Khalil Gibran 1883 -1931)
Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri.
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, ia belajar menyesali diri.

Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, ia belajar
keadilan.

Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh
kepercayaan.
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri.
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia
belajar menemukan cinta dalam kehidupan.
ANAK BELAJAR DARI KEHIDUPANNYA
(Terjemah dari Learn what they live,
Dorothy Law Nolte)
Aku bukan seorang Kristiani, bukan Yahudi,
bukan pula Majusi, Aku bahkan bukan seorang
Muslim.
Aku tidak dimiliki oleh tanah, atau lautan yang
dikenal atau tidak dikenal.
Alam tidak dapat memiliki atau mengakui aku
sebagai miliknya, demikian pula langit.
Tidak pula India, Cina, Bulgaria,
Tempat kelahiranku tidak ada dimanapun,
Tandaku tidak memiliki dan tidak memberi tanda.
Kau katakan melihat mulut, mata, dan hidungku-
mereka bukan milikku.
Aku adalah kehidupan itu sendiri.
Aku adalah kucing itu, batu ini, tidak satu pun.
Aku telah melempar dualitas seperti kain lap yang
usang.
Aku melihat dan mengenal seluruh waktu dan
semua dunia,
Sebagai satu, satu, dan selalu satu.
Maka apa yang mesti kulakukan, agar kau
mengakui siapa yang berbicara?
Akuilah itu dan ubahlah segalanya!
Ini adalah suaramu sendiri yang menggemakan
dinding-dinding Tuhan.
MEMBANGUN KECERDASAN EMOSIONAL , SPIRITUAL, ( ESQ )
(Ary Ginanjar)
1. Penjernihan Emosi
Bagian I
2. Pembangunan
Mental
Bagian II



3. Ketangguhan Pribadi
Bagian III




4. Ketangguhan Sosial
Bagian IV
ZERO MIND PROCESS
MENTAL BUILDING 6 PRINSIP
MISSION STATEMENT
(PENERAPAN MISI)
CHARACTER BUILDING
(PEMBANGUNAN KARAKTER)
SELF CONTROLLING
(PENGENDALIAN DIRI)
STRATEGIC COLLABORATION
(SINERGI)
TOTAL ACTION (LANGKAH TOTAL)
Pengasih Sesama Objektif Memiliki Skill
Menguasai Diri Adil Enerjik
Berhati Jernih Mensyukuri Selalu Menghargai
Cinta Damai Bersikap Mulia Sinergis
Jujur Berhati luas Ikhlas
Kreatif Kebenaran Pemberi Manfaat
Pemaaf Komitmen Inspirator
Murah Hati Konsisten Estetis
Pembuka Hati Mandiri Pendelegasi
Berpengetahuan Inovatif Berilmu
Empati Bersikap Terpuji Sabar

Sumber : Asmaul Husna

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari bani Adam keturunannya
dari sulbinya, dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka
(seraya berkata : Bukankah Aku ini Tuhanmu ? Mereka menjawab :
Betul (Engkau Tuhan kami) kami bersaksi )
Q.S. Al ARaaf (7) : 172
Langkah 2 : DENGARLAH SUARA HATI ILAHIAH
dari Pusat Orbit (God Spot) Sifat Fitrah manusia ( SQ )
KOMPETENSI KEPEMIMPINAN
YANG EFEKTIF (LAN, 2005)
Kompetensi Stratejik
Kompetensi Manajerial
Kompetensi Teknikal
Kompetensi Sosial
Kompetensi Etik
Kompetensi Spiritual
10. ANALISYS
11. PLANNING & ORGANIZING
12. LEADERSHIP
13. STRATEGIC VISION
14. BEHAVIOR FLEXIBILITY
15. TOLERANCE FOR STRESS
16. TENACITY
17. INNOVATION
18. ENERGY LEVEL
1.ORAL COMUMUNICATION SKILL
2.ORAL PRESENTATION SKILL
3.LISTENING SKILL
4.SENSITIVITY
5.PERSUASIVENESS
6.DESICIVENESS
7.JUDGEMENT
8.IMPACT
9.DELEGATION
Sikap dan Perilaku
(Behavioral)
Integritas
Keberanian
Kejujuran
Tanggungjawab
PERLU DILATIH DAN DILATIH
TEMA DIKLAT KEPEMIMPINAN
TAHUN 2006
DIKLATPIM TINGKAT III :

MENGEMBANGKAN
KAPASITAS KEPEMIMPINAN APARATUR
DALAM RANGKA PENINGKATAN
KINERJA MANAJEMEN PUBLIK
PEMERINTAH DAERAH