Anda di halaman 1dari 16

ANTI INFLAMASI

BY : WIWIN NUR SIAM


Definisi
Inflamasi adalah respon terhadap
cedera jaringan dan infeksi

Proses inflamasi - reaksi vaskuler
cairan, elemen-elemen darah ,
leukosit dan mediator kimia
berkupul di tempat cedera
jaringan atau infeksi
Inflamasi merupakan suatu
mekanisme perlindungan tubuh
Inflamasi tidak sama dengan infeksi
Tanda tanda utama inflamasi
Eritema (Kemerahan)- darah
berkumpul pada daerah cedera
jaringan akibat pelepasan
mediator kimia tubuh (kinin,
prostaglandin dan histamin).
Histamin mendilatasi arteriola.
Edema (Pembengkakan) --. Plasma
merembes ke dalam jaringan
interstitial pada tempat cidera.
Kinin mendilatasi arteriol,
meningkatkan permeabilitas
kapiler
Panas disebabkan bertambahnya
penggumpalan darah dan pirogen
yang mengganggu pusat
pengaturan panas di hipothalamus
Nyeri pembengkakan dan
pelepasan mediator kimia
Hilangnya fungsi disbabkan karena
penumpukan cairan pada tempat
cidera yang mengurangi mobilitas
pada tempat cidera.

KOTIKOSTEROID
Sering dipakai sebagai agen
antinflamasi dapat
mengendalikan inflamsi
dengan menekan /mencehgah
komponen proses inflamai
pada tempat cidera
Contoh obat :
Prednison
Prednisolon
Dexamethasion
t 1/2 kortikosteroid lebih dari 24
jam bila deresepkan dalam dosis
besar dan hanya diberikan 1 kali
sehari.
Penghentian terapi steroid,
dosis harus diturunkan secara
bertahap dalam 5 10 hari.

OBAT ANTIINFLAMASI
NON STEROID (NSAID)
Merupakan obat-obat seperti
Aspirin yang menghambat
sintesa prostaglandin
Tidak dianjurkan untuk
meredakan sakit kepala ringan
dan demam.
Lebih ccok untuk mengurangi
pembengkakan, nyeri dan
kekakuan sendi
Obat AINS
1. Asam karbiksilat
2. Asam Enolat

1. Asam Karboksilat
Asam Asetat:
- derivat asamfenil asetat ;
diklofenak, fenklofenak
- derivat asam asetat inden/indol
; Indometasin, Sulindak, tolmetin
Derivat Asam Salisilat : aspirin,
benorilat, diflunisal, salsalat
Derivat asam Propionat
Obat seperti aspirin tetapi
mempunyai efek yang lebih kuat
dan lebih sedikit menimbulkan
iritasi GI
Exm; Ibuprofen, Ketoprofen,
Naproksen.
Derivat Asam Mefenamat ; As.
Mefenamat, Meklofamat

2. Asam nolat
Derivat Pirazolon ; Azapropazon,
Fenilbutazon, Oksifenbutazon,
Novamisulfon (Antalgin, dipiron,
metampiron,
metamizol,novalgin)
Derivat oksikam; piroksikam,
tenoksikam

Contoh obat AINS
1.Asam salisilat
sangat Iritafif hanya
digunakan untuk obat luar
Khasiat dan penggunaan :
keratolitik, dan antifungi
Derivat asam salisilat : Asam
Asetil Salisilat
contoh : Aspirin, Bufferin dan
Aspilet

Efek utama
Analgesik untuk nyeri
Antipiretik
Antiinflamasi
Efek samping : iritasi mukosa lambung

2. Metilsalisilat (Wintergreen oil)
cairan dari daun dan akar digunakan
lokal sebagai salep dan obat gosok
Derivat Antranilat
Exm : Asam mefenamat yang berfungsi
sebagai analgesik dan antiinflamasi
Efek samping :
gangguan lambung
Reaksi kulit
Kerusakan darah
Tidak dianjurkan untuk anak dibawah
14 thn dan wanita hamil. Pemberian
tidak melebihi 7 hari
Derivat Asam Fenil asetat
Diklofenak
Ketorolak AINS injeksi yang
pertama, dianjurkan untik
mengurangi nyeri jangka pendek.
OKSIKAM
T lebih dari 45 jam dierikan 1 kali sehari
Absorbsi cepat dilambung
Efek samping :
Ganguan GIT
Pusing
Tidak boleh diberikan pada wanita hamil,
tukak lambung dan penderita yang minum
antikoagulan
Indikasi : untuk penyakit inflamasi sendi
Tidak boleh dipakai bersama Aspirin dan
NSAID lain