Anda di halaman 1dari 15

BENCANA ALAM DAN

PENANGGULANGAN KLB


PENANGGULANGAN BENCANA
Definisi Bencana menurut WHO (2002)
adalah setiap kejadian yang menyebabkan
kerusakan gangguan ekologis, hilangnya
nyawa manusia, atau memburuknya derajat
kesehatan atau pelayanan kesehatan dalam
skala tertentu yang memerlukan respon dari
luar masyarakat dan wilayah yang terkena.

Bencana di bagi menjadi 2 yaitu
1. Bencana alam
2. Bencana akibat ulam manusia
PERAN PERAWAT DALAM TANGGAP
BENCANA
Perawat tidak hanya dituntut memiliki
pengetahuan dan kemampuan dasar praktek
keperawatan saja, Lebih dari itu, kemampuan
tanggap bencana juga sangat di butuhkan saaat
keadaan darurat. Hal ini diharapkan menjadi bekal
bagi perawat untuk bisa terjun memberikan
pertolongan dalam situasi bencana.

MANAGEMEN BENCANA
Ada 3 aspek mendasar dalam management bencana,
yaitu:
1. Respons terhadap bencana
2. Kesiapsiagaan menghadapi bencana
3. Mitigasi efek bencana

PERAN PERAWAT DALAM MANAGEMEN
BENCANA
Peran perawat dalam fase pre-impect
Perawat mengikuti pendidikan dan pelatihan bagi tenaga
kesehatan dalam penanggulangan ancaman bencana.
Perawat ikut terlibat dalam berbagai dinas pemerintahan,
organisasi lingkungan dalam memberikan penyuluhan dan
simulasi persiapan menghadapi ancaman bencana.
Perawat terlibat dalam program promosi kesehatan untuk
meningkatkan kesiapan masyarakat dalam mengahdapi
bencana.
2. PERAN PERAWAT DALAM FASE IMPACT
Bertindak cepat
Berkonsentrasi penuh pada apa
yang dilakukan
Kordinasi dan menciptakan
kepemimpinan
PRINSIP PERENCANAAN DALAM
PENANGGULANGAN BENCANA
Pada saat kejadian akan datang anggota dari 3
pelayanan kegawatan yaitu polisi , pemadam
kebakaran , dan ambulan.
Pemadam kebakaran, mempunyai tanggung jawab
khusus terhadap menyelamatkan korban yang
terperangkap.
Pelayanan polisi, mengontrol tempat bencana ,
mempertahankan jalan masuk dan jalan keluar,
mengontrol lalu lintas dan orang-orang disekitar
kejadian,
Pelayanan ambulan, menyediakan personil dan
perlengkapan untuk menangani korban
GAMBAR








SEBAGAI CONTROL MEDIS BIASANYA DIPUSATKAN PADA UNIT
CONTROL AMBULAN DAN LOKASI KANTOR MEDIS AKAN MENGAWASI
UNTUK MEMBUAT PENGKAJIAN SITUASI SETELAH MENENTUKAN
JUMLAH KORBAN DAN IDENTIFIKASI KUATNYA INSIDEN. PADA SETIAP
TAHAP DARI TEMPAT KECELAKAAN KE TEMPAT TUJUAN AKHIR PASIEN
TRIASE MERUPAKAN PROSES SELEKSI .

KOMPOSISI DARI TIM MEDIS

MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB UNTUK MENETUKAN
PRIORITAS EVAKUASI DAN PENTING BAGI DOKTER UNTUK
MEMBERIKAN SARAN PADA REGU PENYELAMAT DAN
PEMBEBASAN KORBAN BENCANA YANG TERPERANGKAP. TUGAS
DARI TIM ADALAH MEMBERIKAN TRIASE ( PENYELEKSIAN ) DAN
RESUSITASI. KEMUDIAN AKAN MELIBATKAN PERAWATAN JALAN
NAFAS. VENTILASI DAN SIRKULASI PASIEN JUGA MENGHENTIKAN
ATAU MENGONTROL PERDARAHAN JIKA PERLU.

PERLENGKAPAN TIM

YANG HARUS DIKENAL OLEH ANGGOTA LAIN DAN SERUPA
DENGAN YANG DIGUNAKAN DIRUMAH SAKIT MEREKA SENDIRI,
PERLENGKAPAN JUGA HARUS COCOK DENGAN PERLENGKAPAN
AMBULAN SETIAP ANGGOTA STAF HARUS MEMPUNYAI SEPASANG
GUNTING YANG KOKOH ATAU PISAU ATAU KEDUANYA.
PERLENGKAPAN SUCTION , PERLENGKAPAN JALAN NAFAS,
DAN BALUTAN DISUPLAI OLEH PELAYANAN AMBULAN , SEMENTARA ITU
PEMADAM KEBAKARAN MENYUPLAI . PAKAIAN ANGGOTA TIM HARUS
DICOCOKKAN DENGAN CUACA TEMPAT KEJADIAN. PERJALANAN KE
TEMPAT KEJADIAN BISA DILAKUKAN BERSAMA DENGAN POLISI ,
PELAYANAN RS ATAU AMBULAN , KOORDINASI , KERJASAMA DAN
KOLABORASI YANG HATI-HATI PADA TAHAP PERENCANAAN AKAN
MENCEGAH KESALAHAN.

POSKO PENANGANAN KORBAN HARUS DIBANGUN DEKAT
PUSAT CONTROL KEDUANYA BERDEKATAN DENGAN TEMPAT
KECELAKAAN . LETAK HARUS MUDAH DIKETAHUI SELURUH
PENYELAMAT YANG MENYELEKSI SELURUH KORBAN DI TEMPAT
KEJADIAN. TEMPAT POSKO HARUS DALAM KEADAAN BERSIH.

ANGGOTA DARI TIM DASAR MEDIC DENGAN SENDIRINYA
DILENGKAPI PERLENGKAPAN.MEREKA BEKERJA SEBAGAI SATU TIM.
PELAYANAN AMBULAN MEMPUNYAI TANGGUNG JAWAB UNTUK
MEMBERIKAN BERBAGAI TANGGUNG JAWAB EKSTRA DAN
PENEMPATANNYA DISAMPING POSKO PENANGANAN KORBAN.



PENANGANAN DAN PENCATATAN KEADAAN KORBAN
TERMASUK LUKA-LUKA YANG DIALAMI HARUS DILAKUKAN.
PENCATATAN DILAKUKAN PADA SUATU ALAT FASILITAS YANG
DAPAT TERJAMIN KEAMANANNYA DAN MUDAH DITEMUKAN.
DIPERLUKAN KOMUNIKASI YANG LANCAR ANTARA TEMPAT
KEJADIAN DAN SELURUH RUMAH SAKIT YANG MENERIMA.

FUNGSI UTAMA DARI POSKO PENANGANAN ADALAH
TRIASE DALAM SITUASI KORBAN YANG BANYAK SEKALI . PROSES
INI MELIBATKAN PENGELOMPOKKAN KORBAN MENURUT
TINGKATAN DAN BESARNYA LUKA MEREKA.
TERIMA KASIH....