Anda di halaman 1dari 20

ANKLE AND FOOT

ANATOMI TERAPAN &


BIOMEKANIK
PENDAHULUAN
Ankle and Foot mrpk bag distal ektremitas bawah
yg berfungsi sbg stabilizator & penggerak.
T.a Distal TibioFibular joint, Ankle (TaloCrural)
joint, SubTalar (Talo calcaneal) joint, Inter Tarsal
joint, Tarso Metatarsal joint, Metatarso
Phalangeal joint, Proximal Interphalangeal dan
Distal InterPhalangeal joints
Patologi kecacatan bentuk, arthrosis, injury,
plantar fasciitis dll.
Kelainan / sakit pada kaki dapat menimbulkan
gangguan mekanik dan gangguan fungsi pada sendi
lutut, pelvis & hip, lumbar spine dan lebih jauh
gangguan cervical spine
ANATOMI TERAPAN
Tulang pembentuk
kaki:
1. Os talus yg mrpkn tulang
paling atas tulang kaki
2. Os calcaneus,
3. Os navicularis,
4. Os cuboideus,
5. Ossa cuneiforme lateral
middle medial,
6. Ossa metatarsalia 5 buah
7. Ossa palangea 14 buah
PENGELOMPOKAN
Fore foot; ta : ossa
metatarsalia & ossa
phalangea.

Mid foot; ta: os navicularis,
os cuboid & ossa cuneiforme

Rear foot; ta: os talus & os
calcaneus (Subtalar joint
/Talo calcaneal joint)
ARCUS KAKI
Longit arc :
mrpk kontinum calcaneus dan caput
metatarsal.
Transverse arc :
kontinum bag proksimal dibatasi os
cuboideum, lateral cuneiforme,
middle cuneiforme dan medial
cuneiforme lebih cekung dan
bag distal oleh caput metatarsalia
yg lebih datar
DISTAL TIBIOFFIBULAR JOINT.
Struktur sendi
Jenis Sindesmosis joint yg.
punya satu derajad kebebasan
gerak kecil, membuka dan
menutup garpu.
Diperkuat anterior dan
posterior tibiofibular ligament
& interosseum (membrane)lig
Arthrokinematic dan
osteokinematic

Gerak angulasi dlm bidang
frontal sbg gerak
membuka dan menutup
garpu dan Gerak geser
(translation = slide) dlm
bidang sagital dg range
sangat kecil
ANKLE JOINT (TALO CRURAL JOINT)
Struktur sendi
Merupakan Hinge joint dibentuk oleh
Cruris (tibiae dan fibulae) dan os
Talus.
Diperkuat oleh ligamenta: Tibio
fibular lig pd sisi superior, posterior,
inferior dan anterior, Tibiotalar lig,
serta posterior, inferior dan anterior
Talofibular lig
Osteokinematic
Gerakan Plantar flexion dg ROM
: 40 50
0
hard end feel
Dorsal flexion ROM : 20 30
0

elastic end feel.

Arthrokinematic
Traction terhadap talus selalu
kearah distal.
Translation untuk gerak dorsal
flexion kearah posterior dan
untuk plentar flexion kearah
anterior
SUB TALAR JOINT (TALO CALCANEAL)
Struktur sendi
Sendi jenis plan joint dibentuk
oleh Talus dan Calcaneus bones.
Diperkuat oleh ligamenta
Talocalcaneal lig.
Osteokinematic :
Gerakan yang terjadi abduction
(valgus) ROM: ... dan adduction
(varus) ROM: ... keduanya hard
end feel.

Arthrokinematic :
Traction calcaneus kearah distal
terhadap os talus.
Inter Tarsal Joint
Talo-Calcaneo-Navicular joint
Memiliki cekungan permukaan
sendi yg kompleks, termasuk
jenis sendi plan joint.
Diperkuat oleh lig:
Plantar Calcaneonavicular lig
Calcaneocuboideum joint
Merupakan plan joint.
Bersama talonavicularis
membentuk tranverse tarsal
joint.
Diperkuat lig :
1. Spring lig
2. Dorsal talo navicular lig
3. Bifurcatum lig
4. Calcaneo cuboid lig
5. Plantar calcaneocuboid lig
Cuneo navicular joints
Navicular bersendi dg cuneiforme I,
II, III yg berbentuk concave.
Cuneiforms bag plantar berukuran
lebih kecil yg bersama cuboid
membentuk tranverse arc.
Gerak utama plantar dan dorsal
flexion.
Saat plantar flexion terjadi gerak
luncur cuneiform ke plantar,
sebaliknya dorsal flexion gerak
luncur cuneiform kedorsal.
Cuboideocuneonavicular
joints
Cuneiform III cuboid
merupakan sendi utamanya,
berupa plan joint.
Gerak terpenting : Inversion
dan eversion.
Saat inversion cuboid
translation ke plantar medial
terhadap cuneiforme III,
sebaliknya ketika eversi
Intercuneiforms joints
Bersama navicular bone (lihat
atas) membentuk tranverse
arc, gerakan saat pronation-
supination atau eversion-
inversion terjadi pengurangan
dan penambahan arcus

Arthrokinematika
intertarsalia:
Gerak translasion antar ossa
tarsalia satu terhadap lainnya.
Tarso MetaTarsal Joint
(TMT)
Cuneiforms bones I II III
bersendi dengan metatarsal I II
III, Cuboid bone bersendi dengan
metatarsal IV V.

Metatarsal II ke proximal sehingga
bersendi juga dg cuneiforme I & III,
sehingga sendi ini paling stabil dan
gerakannya sangat kecil.

Gerakan TMT joint plantar dan
dorsal flexion
Osteokinematic
Pada plantar flexion terjadi
peningkatan arcus
MT I gerak roll slide
keplantarlateral
MT III-IV-V roll slide ke
ventromedial

Arthrokinematic
Traksi gerak MT ke distal
MetaTarso Phalangeal Joint (MTP)
Distal metatarsal convex dan
basis phalangeal concave
membentuk sendi ovoid-hinge.
Gerak flexionextension dan
abductionadduction.
MLPP = Extension 11
0

CPP = Full Extension
Gerak translation searah
gerak angular, traction selalu
kearah distal searah axis
longitudinal phalang
Proximal and Distal
InterPhalangeal Joint (PIP & DIP)
Head of (Caput) proximal phalang
convex dan basis distal phalangeal
concave membentuk sendi hinge.
Gerak flexionextension.
MLPP = Flexion 10
0

CPP = Full Extension
Gerak translation searah gerak
angular, traction selalu kearah
distal searah axis longitudinal
phalang