Anda di halaman 1dari 18

HORIZONTAL WELL DRILL

STRING DESIGN
Haris Widya Nugraha (21100111130043)
Adi Dwi Nur Muharam (21100111120013)
Maulana Ridwan A. (21100111140087)
Benediktus Ivoni H. P. (21100111120018)
Ahmad Alam Faizal H. (21100110120016)
Modul Torque dan Drag
Perencanaan rangkaian drillstring
harus mempertimbangkan beban-
beban dan kemungkinan
bengkoknya drillstring. Karena
tertekuknya drillstring yang
akhirnya menyebabkan beban drag
semakin besar, serta apabila critical
buckling force telah melebihi
kekuatan yield rangkaian pipa yang
digunakan maka pipa akan patah.
Beban Torsi
Torsi yang berlebihan akan membatasi panjang
bagian lubang yang dapat ditembus. Torsi yang
mampu memutar bit dalam pengeboran
menggunakan Metoda Rotary dibatasi oleh:
Torsi Maksimal dari rotary table
Kekuatan torsi pada sambungan
Kekuatan torsi pada bagian pipa yang tipis

Perhitungan beban torsi akan semakin kritis apabila
pemboran memasuki fase pertambahan sudut.
Beban torsi/ puntiran juga dibatasi oleh kekuatan tool
joint serta jenis pipa yang digunakan. Apabila
menghadapi kendala seperti ini, maka langkah
selanjutnya adalah pendisainan ulang lintasan lubang
bor sehingga diperoleh lubang torsi yang minimum.
Beban Drag
Disebabkan drillstring rebah
dan menempel pada dinding
lubang bor.
Semakin besar sudut
kemiringan sumur, semakin
besar beban drag (sudut
maksimal 90)
Toleransi maksimum drag
ditentukan oleh strenght
dinding drillpipe, tool joint,
dan peralatan penyambung
lainnya.
Faktor penyebab terjadinya Drag pada pipa:
Adanya Dog Leg.
Komponen peralatan dengan ujung tajam.
Mud cake tebal (khususnya mengandung
cutting).
Belokan mendadak/tajam (khususnya tanpa
dog leg smooth).
Lumpur tanpa lubrisitas.
Lapisan cutting mengendap pada dinding
lubang bor.
Terjadinya swelling.
Buckling
Merupakan tertekuknya pipa pada lubang miring. (R.F.
MITCHEL)
Strategi Drillstring
Suatu usaha agar besar pertambahan sudut
lengkungan dapat memperkecil kemungkinan
menempelnya pipa pada dinding sumur, sehingga
menurunkan beban drag dan torsi.
Panjang Lateral Maksimum Horizontal
Dalam menentukan panjang maksimum
sumur bor horizontal ada tiga pembebanan
yang harus ditentukan terlebih dahulu, yaitu:
Menentukan beban tension
Menentukan beban torsi
Menentukan beban principal stress
Beban tensional yield strength merupakan faktor pembatas.
Pada saat menghitung torsi yang bekerja pada drill pipe maka
torsional strength adalah faktor pembatas. Sedangkan principal
stress strength merupakan batas yang harus dipenuhi saat
penentuan principal stress yang bekerja pada drill pipe. Panjang
maksimum bagian horizontal diperoleh saat harga salah satu
dari ketiga beban tersebut sama dengan harga salah satu dari
ketiga beban tersebut sama dengan harga masing-masing
faktor pembatasnya.
Data yang dibutuhkan untuk menentukan panjang maksimum
bagian horizontal yang diperlukan adalah:
Ukuran, berat, dan jenis drill pipe.
Data survey arah dan kemiringan, KOP, D, MD.
Densitas dan koefisien friksi lumpur.
WOB dan torsi di bit.
Drill string design.
Penentuan Tension
1. Asumsikan panjang bagian horizontal.
2. Tentukan susunan drillstring yang dipakai.
3. Hitung besarnya gaya normal untuk tiap
section yang dimulai dari bit.
4. Hitung besarnya beban tension untuk tiap
section yang dimulai dari bit.
5. Bandingkan tension maksimum dengan
yield strength drill pipe.

6. Jika tension maksimum yang bekerja pada drill pipe
lebih besar dari yield strength atau tension di
permukaan kecil atau sama dengan nol maka
perhitungan selesai dan panjang maksimum
ditentukan secara interpolasi atau secara grafis.

Penentuan Torsi
1. Hitung besarnya torsi untuk tiap section
dimulai dari bit.
2. Tentukan besarnya torsi maksimum pada
drill pipe dan bandingkan dengan harga
torsional strength drill pipe.
3. Jika harga torsi maksimum yang bekerja
pada drill pipe lebih besar dari torsional
strength drill pipe maka perhitungan
selesai dan panjang maksimum
ditentukan secara interpolasi atau secara
grafis.
Penentuan Principal Stress
1. Hitung besarnya principal stress untuk tiap
section dimulai dari bit.
2. Tentukan harga principal stress
maksimum dan bandingkan dengan yield
strength perluas penampang pipa
(principal stress strength).
Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan
metoda perhitungan di atas maka panjang maksimum
horizontal merupakan panjang di mana torsi
maksimum yang bekerja pada drill pipe sama
dengan torsional strength drill pipe.
Daftar Pustaka
Rubiandini, Rudi., Teknik Pemboran Lanjut,
Bandung : Institut Teknologi Bandung.


Thank You for Your Kind Attention