Anda di halaman 1dari 17

Desain Awal dan Optimasi Pompa

Electric Submersible Pump(ESP) pada


Lapangan Kuat
Oleh:
Evan Randika
Nim : 071.10.094
Maksud dan Tujuan
Maksud dari Tugas Akhir dengan topik Pompa ESP ini adalah:
1. Mendesign Pompa ESP pada sumur yang mempunyai Gas dan temperatur
tinggi pada sumur Horizontal dan Mengidentifikasi problem yang terjadi.
Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah:
1. Mengaplikasikan hasil design awal pompa ESP yang sesuai dengan
karakteristik dan kondisi sumur.

Metodologi
Menentukan Produktivitas sumur formasi dengan menggunakan metode
Bendakhlia and Aziz
Mendesain dan memilih pompa ESP dengan metode sensitivitas Stages
dan sensitivitas Pump Setting Depth
Menghitung jumlah gas bebas yang masuk kedalam pompa dan
menganalisa pengaruhnya terhadap effisiensi pompa

Data PVT dari Korelasi
Berikut Data Bo, o, dan Z
Z = 0,8548
Reservoir Pressure @ 1819
psi
Data Monitoring EV-08

Well Head
Date
W.H.
Temp
Time
Chk
Size
/ 64
WHFP Press Temp Press Temp
HW
liquid
T/ S
BFPD
Flow
counter
BOPD
BOPD
TAB
BS&W
HW
Gas
GAS MSCFD
0.750 BFPD LEVEL

1.500
30-prl-2014 01.00 32 260 250 100 360 250 85 #REF! 1,3 122 118 400 340
02.00 32 260 250 100 360 250 85 30 2,68 400
03.00 32 260 250 100 360 250 85 0 2,68 390
04.00 32 260 250 100 360 250 85 0 2,68 390
05.00 32 260 250 100 360 250 85 0 2,68 400
06.00 32 260 250 100 360 250 85 0 2,68 400
07.00 32 260 250 100 360 250 85 4 2,85 410
08.00 32 260 250 100 360 250 85 7 3,15 410
09.00 32 260 250 105 380 260 90 12 3,68 400
10.00 32 260 250 105 380 260 90 0 3,68 400
11.00 32 260 250 105 400 260 94 12 4,22 12,5% 400
12.00 32 260 250 110 400 260 94 0 4,22 400
AVE #REF! 122 118 #DIV/0! 12,5% 400 340
Test Tank
Pressure and Temperature Measurements Production Rates and Fluid Properties
Press Gas
Lift
MSCFD GAS
LIFT
Well Head Flowline
Casing
Press
Separator Liquid
Gambar Penampang Sumur
Basic Data
Data-data awal untuk desain pompa
Inflow Performance
Relationship
Teori IPR Bendakhlia dan Aziz (1991) menghubungkan antara Recovery Factor dengan
parameter V dan n yang di dapat dari tulisan di bawah ini:

Quote: Joshi, S.D. Horizontal well
technology/S.D.Joshi.
Inflow Performance
Relationship(Lanjutan)
Teori IPR Bendakhlia dan Aziz (1991) menghubungkan parameter V dan n dengan fungsi
Recovery Factor.

Inflow Performance
Relationship(Lanjutan)
Berikut Grafik IPR (Inflow Performance Relationship) dengan Metode perhitungan
Bendakhlia and Aziz

Q Desired
= 155
BFPD
Pompa Electric Submersible
Pump(ESP)
ESP merupakan salah satu peralatan pompa yang digunakan sebagai pengangkatan buatan yaitu
pompa centrifugal yang beroperasi dengan multi impeller (multistage) dan penempatannya
dibenamkan didalam fluida yang digerakan oleh motor listrik sebagai prime movernya.

Pompa Electric Submersible
Pump(ESP)
Kelebihan ESP
Dapat digunakan pada sumur dengan jumlah fluida yang besar
Umur pompa relatif lama
Dapat digunakan pada sumur miring
Effisiensi pompa cukup besar yaitu 60 70 %
Dapat beroperasi pada viskositas yang tinggi
ESP digunakan untuk sumur dengan watercut tinggi dan GOR rendah
Keterbatasan ESP
Motor listrik dapat mudah mengalami kerusakan
Biaya kapital awal relatif lebih besar dibanding gas lift
Kerusakan kabel sering terjadi
Korosi dan Abrasi dikarenakan fluida yang mengalir sangat besar
Gas dan benda padatan akan mengganggu operasi. Gas yang diperbolehkan masuk ke pompa adalah < 10%

Peralatan ESP
Peralatan di atas permukaan

Wellhead dan X-mass Tree
Junction Box
Switchboard atau Variable Speed Drive
Transformer
Down Hole Pressure Monitor
Peralatan di bawah
permukaan
Motor
Kabel
Protector (seal Section)
Intake Section (Separator Gas)
Pompa Sentrifugal
Downhole Motor sensor
Check valve
Bleeder valve
Centralizer

FlowChart

Data Sumur
DC-13
Optimasi
Lifting
Sensitivitas
PSD dan
frekuensi
Desain Awal
ESP
Sensitivitas
Stages
Identifikasi Problem Produksi

Laju Produksi
Kondisi
Optimum
Evaluasi ekonomi optimasi lifting dan
pump effisiensi
Grafik Pump Performance
Curve
Dengan naiknya TDH maka rate akan turun dan sebaliknya (head capacity)
Harga effisiensi maksimum pompa biasanya sekitar 55 75 %. Pompa dijaga supaya tidak terjadi
Upthrust atau Downthrust.


Brake Horse
Power
Head Capacity
Curve
Grafik
efisiensi
AGH (Advanced Gas Handler)
Pada sumur ini digunakan tandem gas separator dan AGH (Advanced Gas
Handler)
Dalam kondisi dimana pengunaan gas separator belum cukup untuk
mengatasi gas bebas yang masuk ke pompa, maka diperlukan dapat
digunakan gas handler.

Bagaimana
Prinsip Kerja
AGH?
THANK YOU FOR YOUR ATTENTION