Anda di halaman 1dari 59

PRODI - S1 AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
18/07/2014 1 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 2
Kerangka Dasar dan
Penyusunan Laporan
Keuangan Syariah
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 3
Dari seluruh sektor yang menggunakan akuntansi
syariah, sektor perbankan-lah yang paling maju
Secara Internasional, lembaga yang menyusun
standar akuntansi perbankan syariah adalah
Accounting and Auditing Organization for Islamic
Financial Institutions (AAOIFI) yang didirikan tahun
1411 H (1991) yang berpusat di Manama Bahrain.
AAOIFI telah berhasil menyusun beberapa hal, yakni:
1. Tujuan dan konsep akuntansi keuangan untuk
lembaga keuangan
2. Standar akuntansi untuk lembaga keuangan
khususnya bank
3. Tujuan dan standar auditing untuk lembaga
keuangan
4. Kode etik untuk akuntan dan auditor lembaga
keuangan
PENGANTAR AKUNTANSI PERBANKAN
SYARIAH
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 4
Secara Nasional, lembaga yang menyusun
standar akuntansi perbankan syariah adalah
Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI
yang tahun 2001 mengeluarkan dua buku
tentang akuntansi perbankan syariah yaitu :

1. Kerangka Dasar Penyusunan dan
Penyajian Laporan Keuangan Bank
Syariah (IAI,2001)

2. Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK) No. 59 tentang
Akuntansi Perbankan Syariah
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 5
TUJUAN AKUNTANSI BANK SYARIAH
1. Menentukan hak dan kewajiban pihak yang
terkait
2. Menyediakan informasi keuangan yang
bermanfaat bagi para pemakai laporan
dalam pengambilan keputusan
3. Meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip
syariah dalam semua transaksi dan
kegiatan usaha.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 6
TUJUAN LAPORAN KEUANGAN
BANK SYARIAH
1. Pengambilan putusan investasi dan pembiayaan.
Menyediakan informasi yang bermanfaat bagi
pihak-pihak yg berkepentingan dalam
pengambilan keputusan yang rasional.
Pihak-pihak berkepentingan, adalah:
a. shahibul maal/pemilik dana
b. kreditur
c. pembayar zakat, infaq dan shadaqah
d. pemegang saham
e. otoritas pengawasan

18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 7
f. bank indonesia
g. pemerintah
h. lembaga penjamin simpanan
i. masyarakat
2. Menilai prospek arus kas
Memberikan informasi yang dapat mendukung
investor/pemilik dana, kreditur dan pihak2 lain
dalam memperkirakan jumlah, saat dan ketidak
pastian dalam penerimaan kas di masa depan
atas deviden, bagi hasil dan hasil penjualan,
pelunasan dan jatuh tempo surat
berharga/pinjaman.

18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 8
3. Informasi atas sumberdaya ekonomi
Memberikan informasi tentang sumberdaya
ekonomis bank, kewajiban bank untuk mengalihkan
sumber daya tersebut kepada entitas lain atau
pemilik sama, serta kemungkinan terjadinya
transaksi dan peristiwa yang dapat mempengaruhi
perubahan sumber daya tersebut.

4. Kepatuhan bank terhadap prinsip syariah
Memberikan informasi tentang kepatuhan bank
terhadap rinsip syariah, informasi pendapatan dan
beban yang tidak sesuai prinsip syariah dan
bagaman pendapatan tersebut diperoleh serta
penggunaannya.


18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 9
5. Evaluasi pemenuhan tanggung jawab bank
terhadap amanah.
Memberikan informasi untuk membantu
mengevaluasi pemenuhan tanggung jawab bank
terhadap amanah dalam mengamankan dana,
menginvestasikannya pada tingkat keuntungan
yang layak, dan informasi tingkat keuntungan
investasi yang diperoleh pemilik dana investasi
terikat
6. Pemenuhan fungsi sosial.
Memberikan informasi mengenai pemenuhan
fungsi sosial bank termasuk pengelolaan dan
penyaluran zakat.
Fokus sasaran akuntansi keuangan adalah
kebutuhan informasi bersama dari para
pemakai yang tidak mempunyai otoritas atau
kemampuan untuk mendapatkan secara
langsung atau mengakses informasi tersebut.

Pemakai laporan keuangan eksternal bagi bank-
bank islam, meliputi :
a. Modal pemilik
b. Pemilik rekening investasi
c. Deposan lainnya
d. Pemilik rekening
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 10
e. Orang lain yang melakukan transaksi bisnis
dengan bank islam yang bukan pemilik atau
pemilik rekening
f. Lembaga zakat
g. Lembaga-lembaga pengatur

Kebutuhan informasi bersama para pemakai
adalah :
1. Informasi yang bisa membantu
mengevaluasi kepatuhan bank terhadap
syariah pada semua pembiayaan dan
urusan-urusan lain
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 11
2. Informasi yang bisa membantu mengevaluasi
kemampuan bank dalam hal:
a. menggunakan sumber daya ekonomi yang
tesedia dengan mengamankan dan
meningkatkan nilainya pada tingkat yang
rasional.
b. melaksanakan tanggung jawab sosial,
khususnya yang telah ditetapkan oleh
islam.
c. menyediakan kebutuhan ekonomi dari
orang-orang yang berurusan dengan bank
d. mempertahankan likuiditas pada tingkat yang
tepat.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 12
3. Informasi yang bisa membantu karyawan
mengevaluasi hubungan mereka dan masa
depan bank islam, termasuk kemampuan
bank untuk melindungi dan
mengembangkan hak-hak mereka,
keterampilan manajerial dan produktif
serta kemampuannya.
4. Diasumsikan jenis informasi tersebut
mencerminkan informasi minimum yang
dibutuhkan dari pemakai eksternal laporan
keuangan.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 13
Laporan keuangan untuk menyediakan
kebutuhan informasi bersama dibagi menjadi
kategori sebagai berikut :
1. Laporan-laporan yang sekarang dihasilkan
akuntansi keuangan dalam bentuk laporan
keuangan dan catatan-catatan laporan
keuangan tersebut.
2. Laporan-laporan yang dihasilkan akuntansi
keuangan atau sistem informasi lainnya dari
bank-bank islam dalam bentuk laporan
keuangan lain, yang sekarang tidak
dihasilkan.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 14
Perbedaan kedua kategori laporan ini karena dua
alasan:
Kategori laporan pertama yaitu laporan
keuangan dan catatan yang berkaitan merupakan
output utama dari laporan akuntansi. Laporan
tersebut lazim dikenal dan dibuat sesuai dengan
standar yang memberikan jaminan kejujuran
dalam penyajian posisi keungan, hasil-hasil
operasi dan arus kas
Kategori laporan kedua kurang dikenal dari
definisi pada umumnya dan tidak ada jaminan
laporan tersebut bisa dipercaya dan penyajian
yang jujur, keterbatasan proses akuntansi
keuangan.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 15
Contoh jenis laporan keuangan lain bank-bank
islam :
1. Laporan keuangan analitis mengenai
sumber-sumber zakat dan penggunaannya.
2. Laporan keuangan analitis mengenai
pendapatan atau pengeluaran yang dilarang
oleh syariah
3. Laporan mengenai dipenuhinya tanggung
jawab sosial dari bank islam
4. Laporan mengenai pengembangan
sumberdaya manusia bank islam.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 16
Proses (siklus) akuntansi
Reversing Entries



Jurnal Penutup

Dicatat Jurnal Penyesuaian



Dibukukan



18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 17
Proses (siklus) akuntansi
Input



ditangani Proses
komputer


Output


18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 18
Sesuai dengan PSAK no 59 tentang Akuntansi bank
Syariah, asumsi dasar konsep akuntansi bank
syariah adalah konsep kelangsungan usaha
(going concern) dan dasar akrual, penghitungan
pendapatan untuk tujuan bagi hasil
menggunakan dasar kas.

Alasan penggunaan dasar akrual antara lain;
Laporan keuangan dapat dibandingkan
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 19
Dalam Accounting, Auditing and Governance
Standarts for Islamic Financial Institutins,
diperbolehkan menggunakan acrual basis
atau atau cash basis, walaupun secara umum
menggunakan acrual basis dan bila
menggunakan cash basis harus dapat fatwa
dari dewan syariah setempat
International Accounting Standart (IAS)
menggunakan dasar akrual.
Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor
14/DSN-MUI/IX/2000 tertanggal 16 Sept 2000
perihal Prinsip Distribusi Hasil Usaha.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 20
Pengakuan pendapatan secara akrual
ketentuannya sebagai berikut:
1. Pendapatan Aktiva Produktif yang dapat
dilakukan secara akrual adalah pendapatan
atas aktiva produktif yang dikategorikan
kolektibilitasnya performing
2. Bila terjadi perubahan kolektibilitas
menjadi non performing, maka pendapatan
yang telah diakui dan belum diterima aliran
kas masuk dilakukan jurnal balik dan
dicatat dalam rekening administratif
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 21
3. Penyaluran dengan prinsip bagi hasil
(pembiayaan mudhrabah dan musyarakah)
hanya diperkenankan apabila telah diperoleh
laporan pengelolaan dana mudharabah yang
dapat dipertanggungjawabkan dari mudharib
( debitur )


Konsep Pengukuran akuntansi perbankan syariah :
1. Konsep unit akuntansi
2. Konsep going concern
3. Konsep periodisasi
4. Stabilitas daya beli unit moneter


18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 22
A. Pengakuan Akuntansi
1. Pengakuan Pendapatan, prinsip dasarnya
pendapatan harus diakui ketika diperoleh.
Perolehan pendapatan terjadi apabila
syarat-syarat berikut terpenuhi :
a. bank harus sudah mendapatkan hak
untuk menerima pendapatan tersebut.
b. harus ada kewajiban di pihak lain untuk
mengirim sejumlah tertentu atau yang bisa
ditentukan oleh bank

18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 23
c. jika belum tertagih, jumlah pendapatan
harus diketahui dan harus bisa ditagih dengan
tingkat kepastian yang cukup.
2. Pengakuan Biaya, prinsipnya adalah realisasi
atau perolehan baik karena biaya
tersebut berhubungan secara langsung dengan
pendapatan yang telah diperoleh dan diakui
maupun karena berhubungan dengan jangka
waktu yang dicakup oleh laporan laba rugi.
Biaya yang tidak mempunyai hubungan langsung
dengan pendapatan tetapi mempunyai
hubungan langsung dengan periode dimana
pendapatan tersebut diakui masuk ke dalam
kategori :
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 24
a. Biaya-biaya yang mencerminkan cost yang
memberikan manfaat pada periode sekarang
tetapi tidak diharapkan untuk memberikan
manfaat yang bisa diukur di masa yang akan
datang.
b. Biaya-biaya yang mencerminkan cost yang
dialami oleh bank yang diharapkan memberikan
manfaat selama beberapa periode.

3. Pengakuan Laba dan Rugi, prinsipnya pada
saat realisasi sebagai akibat dari :
a. selesainya transfer resiprokal atau non
resiprokal yang berasal dari keuntungan atau
kerugian.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 25
b. tersedianya alat bukti yang kompeten dan
memadai yang menunjukkan apresiasi atau
depresiasi nilai asset atau kewajiban yang
telah dicatat dan bisa diukur sebagai akibat
dari permintaan dan penawaran.

4. Pengakuan Keuntungan dan kerugian
investasi terbatas, prinsipnya sama dengan
prinsip pengakuan keuntungan dan
kerugian.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 26
B. Konsep Pengakuan Akuntansi
1. Konsep Matching
Untung/rugi selama jangka waktu tertentu
harus ditentukan dengan mencocokan
pendapatan dan keuntungan dengan biaya-
biaya dan kerugian yang berhubungan
dengan periode tersebut sesuai dengan
prinsip-prinsip dasar pengakuan akuntansi.

2. Sifat-sifat pengukuran
Mengacu pada sifat-sifat asset dan
kewajiban yang harus diukur untuk tujuan
akuntansi keuangan.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 27
Sifat-sifat yang harus diukur :
a. Nilai setara kas yang diharapkan atau
diperkirakan diperoleh atau dibayar.
Nilai setara kas yang diharapkan diperoleh
adalah jumlah unit moneter yang akan
diperoleh jika sebuah asset dijual tunai di
dalam kegiatan bisnis secara normal pada
tanggal sekarang.
Nilai setara kas yang diharapkan akan dibayar
adalah jumlah unit moneter yang diperlukan
untuk melunasi kewajiban pada tanggal
sekarang.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 28
b. Revaluasi asset, kewajiban dan investasi
terbatas pada akhir periode akuntansi
Prinsip-prinsip dasar yang harus dipenuhi
adalah :
Harus menggunakan indikator-indikator luar
(harga pasar), sejauh mana indikator-
indikator tersebut tersedia.
Harus memanfaatkan semua informasi yang
relevan apakah positif atau negatif
Harus menggunakan metode penilaian yang
logis dan relevan
Konsistensi dalam menggunakan metode
penilaian

18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 29
Sejauh mana relevan, para pakar dalam
revaluasi harus digunakan.
Konservatisme di dalam proses penilaian
dengan berpegang pada obyektivitas dan
netralitas di dalam memilih nilai-nilai.

c. Kemampuan asset, kewajiban dan
investasi terbatas untuk di revaluasi.

d. Sifat pengukuran alternatif terhadap nilai
setara kas (cash equivalent value)
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 30
Persamaan akuntansi umum
= +

Persamaan akuntansi bank syariah
= + +

= -


= + -
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 31
Aktiva
Modal Kewajiban Aktiva
Kewajiban Modal Investasi Tidak Terikat
Laba/
Rugi
Jumlah
Beban
Pendapatan Utama-/-
Hak pihak ketiga atas
bagi hasil IIT
Laba/Rugi Jumlah Beban
Pendapatan
Operasi Lain
Jumlah Pendapatan
Laporan keuangan bank syariah meliputi:
1. Laporan keuangan yang mencerminkan
kegiatan bank syariah sebagai investor
beserta hak dan kewajibannya, yang
dilaporkan dalam :
i. laporan posisi keuangan
ii. Laporan laba rugi
iii. Laporan arus kas
iv. Laporan perubahan equitas

18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 32
2. Laporan keuangan yang mencerminkan
perubahan dalam investasi terikat yang
dikelola oleh bank syariah untuk
kemanfaatan pihak-pihak lain berdasarkan
akad mudharabah atau agen investasi yang
dilaporkan dalam laporan dana investasi
terikat.
3. Laporan keuangan yang mencerminkan
peran bank syariah sebagai pemegang
amanah dana sosial yang dikelola secara
terpisah, yang dilaporkan dalam;
i. laporan posisi keuangan
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 33
ii. Laporan sumber dan penggunaan dana
zakat, infaq dan shadaqah.
iii. Laporan sumber dan penggunaan dana
al-qardhul hasan.

Perbedaan laporan keuangan yang harus dibuat
oleh bank konvensional dan syariah adalah :

18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 34
Bank Konvensional (PSAK 31) Bank Syariah (PSAK 59)
1. Laporan posisi keuangan 1. Laporan posisi keuangan
2. Laporan Laba rugi 2. Laporan Laba rugi
3. Laporan Perubahan Ekuitas 3. Laporan Perubahan Ekuitas
4. Laporan arus Kass 4. Laporan arus Kass
5. Catatan laporan keuangan 5. Catatan laporan keuangan
6. Laporan Investasi Terikat
7. Laporan sumber dan penggunaan dana Al Al-qardhul hasan
8. Laporan sumber dan penggunaan dana ZIS
1. Aktiva
Akun-akun dalam aktiva antara lain
a. Piutang dagang: untuk membukukan
penyaluran dana yang mempergunakan
prinsip jual beli, seperti piutang
murabahah, istishna dan salam diakui
sebagai aktiva produktif.
b. Pembiayaan: untuk membukukan
penyaluran dana yang menggunakan prinsip
bagi hasil, yaitu pembiayaan mudharabah
dan pembiayaan musyarakah
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 35
c. Persediaan/assets: untuk menampung barang-
barang milik bank syariah dengan tujuan untuk
dijual kembali.
d. Aktiva Ijarah: digunakan untuk membukukan
asset ijarah yang telah disewakan, asset yang
disewakan harus dipisahkan dengan aktiva
milik bank dan persediaan.
e. Istishna dalam penyelesaian: untuk
menampung transaksi istishna yang sedang
dalam proses penyelesaiannya.
f. Penyaluran dana investasi terikat executing:
untuk membukukan penyaluran mudharabah
muqayyadah dengan pola executing.

18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 36
g. Pinjaman Qardh: untuk membukukan pinjaman
qardh yang sumber dananya dari intern bank
syariah.
h. Penyertaan: untuk membukukan penyertaan,
dimana bank syariah memiliki saham suatu
perusahaan, baik untuk penyelamatan
pembiayaan atau yang ditanamkan pada anak
perusahaan.

2. Kewajiban
Unsur kewajiban pada neraca bank syariah:
a. Simpanan/titipan: untuk membukukan
penghimpunan dana yang menggunakan prinsip
wadiah.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 37
b. Kewajiban Investasi Terikat Executing:
untuk membukukan penerimaan
mudharabah muqayyadah dengan pola
penyaluran executing, sedangkan pola
chanelling yang belum disalurkan dibukukan
dalam titipan kelompok kewajiban.
c. Keuntungan Diumumkan Belum dibagikan :
untuk membukukan bagi hasil hak pemilik
dana Investasi tidak terikat yang dihimpun,
yang blm dibayarkan dan data bersumber
dari perhitungan pembagian hasil usaha.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 38
3. Investasi tidak terikat
Transaksi yang dibukukan adalah
penghimpunan dana pada bank syariah yang
mempergunakan prinsip mudharabah
mutlaqah (investasi tidak terikat). Investasi
ini tidak dapat dikategorikan pada
kewajiban maupun sebagai ekuitas pada
bank syariah.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 39
Unsur-unsur laporan laba rugi adalah:
1. Pendapatan operasi utama,meliputi:
a. pendapatan penyaluran yang menggunakan
prinsip bagi hasil, yaitu mudharabah dan
musyarakah
b. Pendapatan penyaluran yang menggunakan
prinsip jual beli, yaitu margin murabahah,
salam paralel dan istishna paralel.
c. Pendapatan ijarah.
2. Hak pihak ketiga atas bagi hasil Investasi
Tidak Terikat: jumlah bagi hasil pemilik
dana sesuai nisbah yang disepakati.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 40
3. Pendapatan operasi lainnya: untuk
menampung pendapatan operasi utama
lainnya yang merupakan milik bank syariah
sepenuhnya (tidak dibagihasilkan), seperti
pendapatan atas fee mudharabah
muqayyadah, fee wakalah, fee kafalah.
4. Beban-beban: semua beban yang menjadi
tanggungan bank sebagai mudharib
sebagaimana layaknya bank, seperti beban
tenaga kerja, beban umum dan
administrasi.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 41
Laporan arus kas disajikan sesuai dengan PSAK
2: laporan arus kas dan PSAK 31: Akuntansi
Perbankan.



Laporan perubahan ekuitas disajikan sesuai
dengan PSAK1: Penyajian laporan keuangan.





18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 42
Laporan ini memuat mudharabah muqayyadah
denga pola penyaluran Chanelling. Laporan
ini merupakan pertanggungjawaban bank
sebagai agen dalam mudharabah
muqayyadah.
1. Penyajian laporan perubahan dana investasi
terikat adalah:
a. investasi terikat berdasarkan sumber
dana dan memisahkan investasi
berdasarkan jenisnya.
b. sebagai komponen utama laporan
keuangan yang menunjukkan:
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 43
saldo awal dana investasi terikat
Jumlah unit investasi pada setiap jenis investasi
dan nilai per unit pada awal periode.
Dana investasi yang diterima dan unit investasi
yang diterbitkan bank syariah selama periode
laporan.
Penarikan atau pembelian kembali unit investasi
selama periode laporan
Keuntungan atau kerugian dana investasi terikat
Bagian bagi hasil milik bank dari keuntungan
investasi terikat jika bank sebagai mudharib atau
imbalan jika bank sebagai agen investasi
Beban administrasi dan beban tidak langsung
lainnya yang dialokasikan ke dana investasi
terikat.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 44
Saldo akhir dana investasi
Jumlah unit investasi pada setiap jenis investasi
dan nilai per unit pada akhir periode.

c. Investasi terikat adalah investasi yang
bersumber dari pemilik dana investasi terikat
dan sejenisnya yang dikelola bank sebagai
manajer investasi berdasarkan mudharabah
muqayyadah atau sebagai agen investasi.
Investasi ini bukan aktiva atau kewajiban bank
karena bank tidak berhak untuk menggunakan
atau mengeluarkan investasi tersebut serta bank
tidak memiliki kewajiban mengembalikan atau
menanggung resiko investasi.


18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 45
d. Dana yang diserahkan oleh pemilik investasi
terikat dan sejenisnya adalah dana yang
diterima bank sebagai manajer investasi atau
agen investasi yang disepakati untuk
diinvestasikan oleh bank. Dana yang ditarik
oleh pemilik investasi terikat adalah dana yang
diambil atau dipindahkan sesuai dengan
permintaan pemilik dana.

e. Keuntungan atau kerugian investasi terikat
sebelum dikurangi bagian keuntungan manajer
investasi adalah jumlah kenaikan atau
penurunan bersih nilai investasi terikat selain
kenaikan yang berasal dari penyetoran atau
penurunan akibat penarikan.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 46
f. Jika bank bertindak sebagai manajer
investasi dengan akad mudharabah
muqayyadah, bank mendapatkan
keuntungan sebesar nisbah atas
keuntungan investasi. Bila terjadi kerugian
bank tidak memperoleh imbalan apapun.
Jika bank ikut dalam investasi maka bank
menanggung kerugian sebesar bagaian dana
yang diikutkansertakan.

g. Dalam hal bank bertindak sebagai agen
investasi, imbalan yang diterima adalah
sebesar jumlah yang disepakati tanpa
memperhatikan hasil investasi.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 47
2. Pengungkapan dana investasi terikat adalah
pengungkapan hal-hal yang berkaitan
dengan laporan perubahan dana investasi
terikat dalam catatan atas laporan
keuangan mencakup, tetapi terbatas pada:

I. Periode yang dicakup oleh laporan
perubahan dana investasi terikat
II. Secara terpisah saldo awal, keuntungan
(kerugian), dan saldo akhir dana investasi
terikat yang berasal dari revaluasi dana
investasi tidak terikat.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 48
iii. Sifat dari hubungan antara bank dan para
pemilik dana investasi terikat, baik bank
sebagai mudharib maupun sebagai agen
investasi
iv. Hak dan kewajiabn yang dikaitkan dengan
masing-masing jenis dana investasi terikat
atau unit investasi
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 49
Laporan ini merupakan pertanggungjawaban bank
dalam menjalankan fungsi sosial dan pemegang
amanah dalam mengelola zakat, infak dan
shadaqah.

1. Penyajian laporan sumber dan penggunaan
zakat, infak dan shadaqah:
a. bank syariah menyajikan laporan ini sebagai
komponen utama laporan keuangan yang
menunjukkan:
1) sumber dana zakat, infak dan shadaqah yang
berasal dari penerimaan:
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 50
a) zakat dari bank syariah
b) zakat dari pihak luar bank syariah
c) infak
d) shadaqah
2) penggunaan dana zakat, infak dan shadaqah untuk:
a) fakir
b) miskin
c) hamba sahaya ( riqab)
d) orang yang terlilit utang (gharim)
e) orang yang baru masuk islam (muallaf)
f) orang yang berjihad ( fiisabilillah)
g) orang yang dalam perjalanan (ibnusabil)
h) amil


18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 51
3) kenaikan atau penurunan sumber dana
zakat, infak dan shadaqah.
4) saldo awal dana penggunaan dana zakat,
infak dan shadaqah
5) saldo akhir dana penggunaan dana zakat,
infak dan shadaqah.

b. zakat adalah sebagian dari harta yang
wajib dikeluarkan oleh muzaki (pembayar
zakat) untuk diserahkan kepada mustahiq
(penerima zakat). Wajib zakat adalah
shahibul mal, bank sebagai amil zakat.

18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 52
c. unsur dasar dari laporan ini meliputi
sumber dana, penggunaan dana selama suatu
jangka waktu, serta saldo dana zakat, infak
dan shadaqah pada tanggal tertentu.
d. sumber dana ini berasal dari bank dan
pihak lain yang diterima bank untuk
disalurkan kepada yang berhak.
e. penggunaan dana ini berupa penyaluran
kepada yang berhak sesuai dengan prinsip
syariah.
f. saldo dana zakat, infak dan shadaqah
adalah dana yang belum dibagikan pada
tanggal tertentu.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 53
2. Pengungkapan laporan sumber dan penggunaan
dana zakat, infak dan shadaqah.
pengungkapan hal-hal yang berkaitan dengan
laporan ini dalam catatan atas laporan
keuangan mencakup, tetapi tidak terbatas
pada:
1) periode yang dicakup oleh laporan sumber
dan penggunaan dana zakat, infak dan
shadaqah.
2) metode yang digunakan untuk menentukan
dasar zakat, dan unsur yang termasuk di
dalamnya.
3) dasar zakat baik bank bertindak sebagai
wajib zakat maupun kuasa pemegang saham
untuk membayar zakat.

18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 54
4) dasar penentuan zakat para pemegang
saham jika bank diharuskan membayar zakat
atas nama pemegang zakat.
5) kewajiban bank syariah sebagai
perusahaan induk untuk membayar bagian
zakat pada perusahaan anak.
6) rincian sumber dana zakat, infak dan
shadaqah.
7) dana zakat, infak dan shadaqah yang
disalurkan bank selama periode laporan
8) dana zakat, infak dan shadaqah yang
belum disalurkan pada akhir periode laporan.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 55
Laporan ini memuat tentang penerimaan dan
penyaluran al qardh yang sumber dananya dari
pihak ekstern, sedangkan yang bersumber dari
intern dilaporkan dalam neraca.
Laporan ini merupakan pertanggungjawaban bank
dalam mengelola dana al-qardhul hasan:
1. Penyajian laporan sumber dan penyaluran dana
al-qardhul hasan
a. bank syariah menyajikan laporan ini sebagai
komponen utama laporan keuangan, yang
menunjukkan:
1) sumber dana yang berasal dari:
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 56
a) infak
b) shadaqah
c) denda
d) pendapatan non halal
2) penggunaan dana untuk :
a) pinjaman
b) sumbangan
3) kenaikan atau penurunan sumber dana al-
qardhul hasan
4) saldo awal dana penggunaan dana al-
qardhul hasan
5) salso akhir dana penggunaan dana al-
qardhul hasan
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 57
b. unsur dasar laporan ini meliputi sumber,
penggunaan dana al-qardhul hasan pada
tanggal tertentu
c. sumber dana berasal dari bank atau dari
luar bank, yaitu berasal dari infak dan
shadaqah dari pemilik, nasabah dan pihak
lainnya.
d. penggunaan dana meliputi permberian
pinjaman baru selama jangka waktu tertentu
dan pengembalian dana al-qardhul hasan
temporer disediakan pihak lain.
e. saldo dana adalah dana al-qardhul hasan
yang belum disalurkan pada tanggal tertentu.
18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 58
2. Pengungkapan laporan sumber dan
penggunaan dana al-qardhun hasan.
Pengungkapan hal-hal yang berkaitan
dengan laporan ini dalam catatan atas
laporan keuangan mencakup, tetapi tidak
terbatas pada:
1) periode yang dicakup laporan sumber
dan penggunaan dana al-qardhul hasan.
2) rincian saldo al-qardhul hasan pada awal
dan akhir periode berdasarkan sumbernya.
3) jumlah dana yang disalurkan dan sumber
dana yang diterima selama periode laporan
berdasarkan jenisnya.


18/07/2014 Prodi S1 Akuntansi FEUG - wwa 59