Anda di halaman 1dari 28

AKUN.

INTERNASIONAL/DWI/PPAK 1
TRANSLASI LAPORAN
KEUANGAN MATA
UANG ASING
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 2
Translasi Laporan Keuangan Mata Uang Asing
Bisnis Internasional Menimbulkan masalah
baru: tentang mata uang suatu negara
berbeda dengan mata uang negara lain
Diperlukan proses konversi yaitu suatu mata
uang asing diubah ke mata uang yang lain,
biasanya melalui suatu seksi mata uang luar
negeri dari bank dimana perusahaan itu
berada.
Bila perusahaan menyajikan Laporan
Keuangannya dalam mata uang tertentu,
namun harus disajikan dalam mata uang
lainnya, maka diperlukan proses Translasi
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 3
TRANSLASI
Suatu mata uang disajikan
dalam mata uang yang lain
Tujuan translasi:
untuk membantu pemakai
memahami laporan keuangan
tersebut.

AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 4
Istilah Dalam Proses Translasi
Functional currency adalah nilai mata
uang dari lingkungan dimana prusahaan
beroperasi.
Reporting currency adalah nilai mata uang
yang digunakan perusahaan induk dalam
menyiapkan laporan keuangannya.
Foreign Currency nilai mata uang selain
functional currency.
Local Currency adalah nilai mata uang
negara dimana perusahaan asing
beroperasi


AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 5
Proses Translasi
Mencakup pencatatan kembali suatu
rekening dari suatu nilai mata uang
ke dalam nilai mata uang yang lain.
Bila nilai tukar yang digunakan
adalah nilai tukar saat transaksi
terjadi disebut Historical exchange
rate
Bila nilai tukar pada tanggal neraca
disebut current or closing rate
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 6
Metodologi Translasi
Current rate method
Menjabarkan seluruh aktiva dan kewajiban pada kurs
sekarang (current rate). Nilai bersih yang dapat diubah
dalam kurs historis (historical rate).
Current /non current method
Menjabarkan akun-akun lancar pada kurs sekarang,
serta akun-akun tidak lancar pada kurs historis.
Monetary-non monetary method
Mengubah aktiva dan kewajiban moneter pada kurs
sekarang (current exchange rate) serta aktiva dan
kewajiban non moneter pada kurs historis.
Temporal method
Mengubah aktiva dan kewajiban yang dinilai pada harga
masa lalu (historical cost), sekarang dan masa depan
sedemikian rupa, agar bisa dinilai dengan akuntansi
yang sama , seperti mengubah aktiva dan kewajiban
yang dinilai pada harga masa lalu ke dalam kurs historis
yang layak.
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 7
PERKEMBANGAN SEJARAH
DI AMERIKA SERIKAT
Akhir tahun1960-an. awal 1970-an nilai
dolar melemah dari negara lainnya.
1971 dolar didevaluasi s/d kurang lebih
10% dari nilai emas resmi
1972 disahkan metoda temporal (ARS
No.12), namun tidak dijalankan
Desember 1973 FASB mengeluarkan
statement No. 1 Disclosure of Foreign
Currency Translation Information
1975 mengeluarkan Statement No.8
1981 mengeluarkan Statement No.52
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 8
FASB Statement No. 8
Tujuan translasi untuk menyajikan dan
dalam bentuk dolar (sejalan dg. GAAP)
aset, kewajiban, penghasilan atau biaya
yang diukur atau dinyatakan dalam mata
uang asing.
Laba rugi dari transaksi mata uang asing
dan translasi laporan keuangan mata uang
asing harus dinyatakan secara langsung
dalam laporan pendapatan

AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 9
SFAS 8
Item-item laba rugi diterjemahkan
berdasarkan nilai tukar rata-rata selama
periode yang dilaporkan , kecuali untuk
item yang berkaitan dengan rekening
neraca yang diterjemahkan berdasarkan
nilai tukar historis (msl. HPP dan
depresiasi).
Penyesuaian nilai tukar, yaitu jumlah yang
diperlukan untuk menyeimbangkan
laporan tersebut akibat adanya nilai tukar
translasi yang berbeda., dilaporkan setiap
periode dalam laporan laba rugu sebagai
laba atau rugi pertukaran.
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 10
Kritik thd SFAS 8
Income statement ditranslasi secara
bulanan dan saldo kumulatif dari bulan-
bulan yang lalu ditambahkan ke dalam
saldo total kumulatif pada tahun itu.
Pengakuan keuntungan dan kerugian
transaksi dan transalasi, ini berarti,
translasi earnings akan berfluktuasi secara
luas tergantung dari keaddan mata nilai
tukar mata uang asing, dan
ketergantungan dari operasi perusahaan.
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 11
Kretik SFAS 8
Banyak perusahaan yang komplin,
tentang nilai persediaan berdasarkan kurs
historis dalam dolar, alasannya:
Kesederhanaan dalam cost and benefit.
Bila perputaran persediaan cepat, mendekati current
rate, akan lebih mudah menghitung persediaan jika
menggunakan current rate.
Alasannya berkaitan dengan waktu
Mungkin terjadi perubahan nilai tukar dalam satu
kuartal yang mempengaruhi earnings dalam kuartal
berikutnya, jika inventori itu termasuk HPP.
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 12
Kritik SFAS 8
Berkaitan dengan gain and loss
pembayaran pada hutang jangka
panjang. SFAS 8 menghendaki
hutang jangka panjang ditranslasi
berdasarkan current rate.
Dampaknya kalau nilai mata uang
asing semakin menguat terhadap
nilai dolar, maka perusahaan
amerika akan mengakui kerugian.
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 13
FASB NO 52 (SFAS NO.52)
Tidak menyelesaikan masalah yang
ditimbulkan dalam Statement No. 8
Tujuannya:
Menyedikan informasi yang secara umum
kompetibel dengan efek ekonomi yang
diharapkan pada perubahan nilai aliran kas
dan modal perusahaan
Laporan konsolidasi merefleksikan hasil
finansial dan hubungan antara entitas
individual, yang diukur dengan uang
fungsionalnya yang sesuai dengan GAAP.
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 14
Memilih Metoda Translasi Menurut
SFAS No. 52
LK Perh.
Anak LN
ditranslasi
ke dolar
LK dl. Dolar
LK dl.
Mata Uang
asing
Tdk. Ada
translasi
Mata uang
Lokal tdk.
Sbg mata uang
fungsional
Mata uang
lokal sbg.
Mata uang
fungsional
Dolar tdk.
sbg.
Mata uang
fungsional
Dolar sbg.
Mata uang
fungsional
Translasi ke dolar dg.
Current rate method
Diukur
kembali dg.
US $ (metoda
Temporal)
Diukur dr.
Foreign.
Currency
menjadi
Functional
Currency dan
ditranslasi
ke US $
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 15
Pemilihan Mata Uang Fungsional
Harga Jual produk
Banyak ditentukan oleh pesaing di tingkat lokal atau regulasi
pemerintah lokal, ketimbang perubahan kurs jangka pendek
atau gejolak pasar dunia, maka mata uang lokal entitas luar
negeri dapat digunakan sebagai mata uang fungsional.
Pasar penjualan
Pasar penjualan di perusahaan induk atau kontrak penjualan
dengan perusahaan induk, maka mata uang yang digunakan
adalah mata uang perusahaan induk
Pengeluaran
Upah buruh, biaya material menggunakan mata uang lokal,
maka mata uang lokal sebagai mata uang fungsional.
Pendanaan
Jika ditentukan oleh mata uang lokal dari entitas luar negeri,
jika dana yang dihasilkan cukup untuk melunasi hutang.
Perjanjian serta transaksi antar perusahaan
dalam volume yang besar juga dapat dijadikan dasar untuk
menggunakan mata uang dari perusahaan induk sebagai mata
uang fungsional.

AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 16
Proses Translasi
Jika Reporting Currency digunakan oleh entitas asing dalam
buku dan catatannya, sedangkan fungsional currency
ditentukan sama dengan reporting currency, maka proses
translasi tidak dibutuhkan.
Jika Entitas asing menggunakan foreign currency dalam buku
dan catatannya, proses translasi tergantung pada pada
penentuan functional currency. Bila functional currency
adalah foreign currency maka laporan keuangan diubah ke
dalam mata uang perusahaan induk dengan menggunakan
current rate method.
Jika buku dan catatan menggunakan foreign currency, tetapi
functional currency adalah mata uang lain, maka laporan
keuangan perlu diukur kembali dari foreign currency menjadi
functional currency dengan menggunakan temporal method
dan kemudian di rubah ke reporting currency dengan
menggunakan current rate method
Jika buku dan catatan menggunakan foreign currency dan
functional currency ditentukan sebagai reporting currency,
maka laporan keuangannya perlu diukur kembali dalam
reporting currency dengan menggunakan temporal method
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 17
Metoda Temporal
Metoda ini digunakan untuk mengukur kembali
laporan keuangan dari mata uang asing ke dalam
uang fungsional.
Langkah-langkah menggunakan metoda ini:
Mengukur kembali kas, piutang dan kewajiban pada
current balance sheet rate
Mengukur kembali persediaan ( dari Historical Costs),
Aktiva, dan capital stock pada kurs historis yang wajar.
Mengukur kembali sebagian besar pendapatan dan biaya
pada harga rata-rata tahun yang bersangkutan. Biaya
penjualan dan biaya depresiasi ditranslasikan pada kurs
historis yang wajar.
Memasukkan semua gains dan losses pengukuran
kembali/translasi langsung ke dalam income statement
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 18
Metoda Current Rate
Metoda ini digunakan jika functional currency
ditentukan sebagai foreign currency.
Langkah yang harus dikerjakan:
Total aset dan kewajiban ditranslasikan pada kurs
saat ini
Rekening modal ditranslasikan pada kurs historis
wajar
Semua item pendapatan dan biaya ditranslasikan
pada kurs rata-rata pada perioda tersebut.
Dividen ditranslasikan pada kurs yang
dipengaruhi jika dividen tersebut dikeluarkan
Gain dan loss translasi dimasukkan pada sebuah
rekening khusus akumulasi penyesuaian translasi
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 19
Kalkulasi Penyesuaian Translasi
Penyesuaian translasi yang dilakukan
dengan menggunakan metoda temporal
maupun metoda current rate akan
dicerminkan dalam LK, sehingga jml. tsb.
harus dijabarkan secara lebih spesifik.
Metoda current rate, digunakan net asset
karena seluruh net aset ditranslasikan
pada kurs saat ini
Metoda temporal hanya digunakan net
monetery asset yang diukur pada current
rate
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 20
Pengungkapan Dampak
Statement 52
Statement 52 bersifat sangat spesifik
berkenaan dengan apa yang perlu
diungkap yaitu:
Laba rugi transaksi keseluruhan yang
dimasukkan dalam income
Analisis perubahan ekuitas pemegang saham
selama periode tersebut.
Salah satu kesulitan dari proses pengungkapan
adalah difokuskannya perhatian pada transaksi
yang dapat diukur dan laba atau rugi translasi.
Mengungkapkan dampak translasi laporan
keuangan terhadap operasi perusahaan.
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 21
Praktek Translasi di Eropa secara
Umum
Fourth dan Seventh Directive tidak
memuat petunjuk akuntansi untuk
transaksi mata uang asing dan translasi
laporan keuangan mata uang asing.
Inggris, Irlandia dan Belanda mempunyai
standar
Perancis, Jerman tidak mempunyai
standar, sehingga praktek translasi
bervariasi
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 22
Negara Eropa
Metoda current rate dan temporal
diizinkan dalam praktek, tapi
cenderung menggunakan metoda
current rate
Jerman menggunakan metoda
temporal
Prancis mengunakan metoda
temporal untuk perusahaan asing
yang terintegrasi, sedangkan current
rate dipakai untuk entitas asing
yang berdiri sendiri.
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 23
Inggris
Sebelum tahun 1983 metoda translasi
yang digunakan Current rate method
(Closing rate method)
Tahun 1983 Accounting Standars
Committee mengeluarkan Statement of
Standars Accounting Practice No 20 (SSAP
20) Foreign Currency Translation
SSAP 20 memberi kelonggaran untuk
memakai closing rate method atau
temporal method.
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 24
Perbedaan SSAP 20 dengan
Statement 52
SSAP 20 tidak mengatur transaksi mata
uang asing
Istilah di Inggris Closing rate bukan
current rate.
Statement 52 mensyaratkan penggunaan
average exchange rate untuk mentranslasi
income statement jika memakai metoda
current rate. Sedangkan SSAP 20
mengijinkan memilih closing rate atau
average rate dalam penggunaan closing
rate method.
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 25
Perbedaan SSAP 20 dengan
Statement 52
Statement 52 mengisyaratkan
penggunaan temporal method
untuk mentranslasi laporan
keuangan perusahaan yang
beroperasi di perekonomian yang
berinflasi
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 26
Perbedaan SSAP 20 dengan
Statement 52
SSAP 20 merekomendasikan
perusahaan tersebut, jika
memungkinkan menyesuaikan
laporan keuangan ke current price
level sebelum ditranslasi ke
pondsterling.
SSAP 20 tidak mensyaratkan level of
disclosure dalam translasi gains dan
losses yang diisyaratkan dalam
Statement no.52
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 27
Kanada
Metoda temporal dan current bisa dipakai
tergantung pada karaktristik operasi
Jika perusahaan asing tsb. Terintegrasi harus
menggunkan metoda temporal
Translasi gains dan losses dimasukkan ke income
statement , kecuali yang berhubungan dengan
hutang jangka panjang.
Jika perusahaan self-sustaining foreign operation,
maka harus menggunakan current rate method.
Translasi gains dan losses dimasukkan dalam
seksi terpisah dalam Stocholders Equity
Jika perusahaan beroperasi dalam negara yang
berinflasi tinggi LK seharusnya ditranslasikan
dengan menggunakan temporal method
AKUN. INTERNASIONAL/DWI/PPAK 28
International Accounting Standart (IAS)
IAS 21 Accounting for the effects of Changes in
foreign Exchange Rate disetujui Maret 1983,
dipublikasikan bulan Juli 1983.
Hal-hal yang dimuat dalam IAS 21:
Translasi LK mata uang asing menggunakan
metoda closing rate dan temporal tergantung
pada karakteristik operasi perusahaan asing.
Bila menggunakan metoda closing rate maka
dapat digunakan metoda rata-rata atau curent
rate
Bila operasi perusahaan berada di negara yang
tingkat inflasinya tinggi dapat disesuaikan
terhadap inflasi lokal sebelum ditranslasikan ke
dalam mata uang pelaporan atau dapat
menggunakan metoda temporal