Anda di halaman 1dari 22

KARSINOMA

PROSTAT
OLEH:
Rizkya Mitayani G0000125
Dian Famastuti G0002052
Yulia Damaynti G0002155

PEMBIMBING:

DR. Dr. JB. PRASODJO,SpRAD
LATAR BELAKANG
Karsinoma prostat berhubungan dengan
perubahan produksi dan metabolisme dalam
traktus urinarius, radiology dan onkologi
Karsinoma prostat adalah karsinoma yang
terbanyak didunia
Namun karsinoma prostat adalah penyakit yang
agresif dan berprognosis buruk.

PATOFISIOLOGI
95% karsinoma prostat adalah
adenocarcinoma yang berkembang dalam
sinus dan duktus
Karsinoma prostat adalah multifokal. 70%
dari karsinoma prostat terdiri dari daerah
peripheral (PZ), dan sekitar 20%
ditemukan pada daerah transisi (TZ).
DIAGNOSA HISTOLOGI PATOLOGI
Gangguan arsitektur, invasi dan anaplasi
Lesi Dysplastik terjadi pada prostat dan
ditandai dengan hilangnya kutub sel,
peningkatan ukuran inti sel dengan
hyperchromicity dan pleomorphism
Lesi dysplastik yang demikian diistilahkan
sebagai prostatic intraephiteral neoplasma
(PIN)


GRADING
Score Gleason
membagi menjadi 2 tingkatan primer dan
sekunder
Pasien dengan score gleason 4 atau
kurang dianggap baik secara klinis, akan
tetapi pasien dengan score gleason 8-9
dianggap buruk.


STAGING
Sistem staging TNM (Tumor, Node,
Metastasis) merupakan standar
internasional untuk karsinoma prostat
T --- TX sampai T4
N --- NX sampai N1
M --- MX sampai M1
FREKUENSI
2006 terdapat 234.406 kasus baru pada
penderita karsinoma prostat, dan 27.350
penderitanya meninggal dengan
karsinoma prostat
MORTALITAS DAN MORBIDITAS
Mortalitas tertingi didapatkan pada usia sekitar
85 tahun
Devisi dari gambaran histologi diajukan oleh
McNeal. Prostat dibagi menjadi beberapa
bagian, yaitu sebela luar (PZ), daerah pusat (CZ)
dan sebuah inti (TZ). Pada usia muda, rata-rata
5% dari jaringan glandula prostat berada pada
daerah TZ

GAMBARAN KLINIS
stadium awal biasanya tidak memberikan gejala
dan tanda klinis
stadium lanjut dengan keluhan obstruksi saluran
kencing, hematuri, tanda penyebaran kejaringan
sekitar semisal pada rectum (adanya perubahan
pola defekasi) atau tanda metastasis ketulang
atau organ lain seperti nyeri tulang, fraktur
patologi.
SCREENING PSA
PSA screening merupakan salah satu
diagnosa yang terbaik untuk karsinoma
prostat
PSA dapat digunakan untuk mengikuti
perkembangan penyakit dan hasil
pengobatan
FAKTOR RESIKO

Faktor resiko terjadinya karsinoma prostat
meliputi diet, genetik, pekerjaan, ras dan
faktor yang lain
Faktor keturunan pada keluarga dapat
meningkatkan faktor resiko terjadinya
karsinoma prostat

UJI DIAGNOSA
RADIOGRAFI
Foto polos pelvis tidak dapat menunjukkan
kelainan pada prostat
untuk mengevaluasi pasien dengan
karsinoma prostat yang menunjukkan
gejala pada dada

CT SCAN
CT Scan dapat membedakan antara
daerah PZ dan TZ dari prostat
CT scan tidak dapat menggambarkan T1
atau T2 tumor dengan akurat, tapi invasi
ditepi periprostat atau vesika seminalis
oleh tumor T3 mungkin dapat dilihat

MRI
menunjukkan gambaran anatomi prostat
sampai bagian dalam dan menolong
klinikan nengidentifikasi daerah yang
intensitasnya berubah, yang
menggambarkan keabnormalan secara
fokal dari kelenjar
menilai perluasan lokal ekstra kapsul dan
penyebaran hingga ke vesika seminalis
ULTRASOUND
Kebanyakan karsinoma prostat menunjukkan
gambaran isoechoic
mempunyai peran dalam mendeteksi karsinoma
pada prostat dan apakah adanya gambaran
pembuluh darah tumor mereka mempunyai
peran untuk menentukan prognosis pasien
dengan karsinoma prostat yang dideteksi secara
biOpsi
KEDOKTERAN NUKLIR
BONE SCANING
metode standar untuk menilai
kemampuan metastase ke tulang dari
karsinoma prostat

GAMBARAN RADIOLOGI
Pemeriksaan pada
TRUS
Daerah hipoechoic di
zona perifer kanan

Pemeriksaan dengan
TRUS power doppler
Tidak terdeteksi Ca
prostat
CT scan
Pembesaran limfonodi
paraaorta
Proses metastasis
Foto Rontgen
Osteoblastik sklerotik
karena metastase Ca
protat pada os pelvis

MRI
Penonjolan Ca prostat
pada sisi kanan
kapsul dari prostat