Anda di halaman 1dari 67

KEJAHATAN SEKSUAL

BUDI SAMPURNA
ASPEK HUKUM
KUHP
PASAL 284 297
UU NO 23 TAHUN 2002 TENTANG
PERLINDUNGAN ANAK
PASAL 81, 82, 83 DAN 88
TREND PERKEMBANGAN UU DI BIDANG
KEJAHATAN SEKSUAL
PENGERTIAN
PERSETUBUHAN ADALAH MASUKNYA
PENIS KE DALAM VAGINA, SEBAGIAN
ATAU SELURUHNYA, DENGAN ATAU
TANPA EJAKULASI. SETIDAKNYA TELAH
MELEWATI VESTIBULUM
PERCABULAN ADALAH SETIAP
PENYERANGAN SEKSUAL TANPA TERJADI
PERSETUBUHAN
PENGERTIAN 2
PELAPORAN
DAPAT DILAKUKAN
OLEH SIAPA SAJA
PN WAJIB LAPOR BILA
MENGETAHUI ADANYA
TINDAK PIDANA
WN BERHAK MELAPOR
WN WAJIB LAPOR
PERMUFAKATAN
MAKAR
PENGADUAN
DILAKUKAN OLEH
ORANG YANG MERASA
DIRUGKAN
DISERTAI
PERMINTAAN UNTUK
DILAKUKAN
PENUNTUTAN
PS 284 KUHP
PERZINAHAN
SALAH SATU ATAU KEDUANYA TELAH
MENIKAH DG ORANG LAIN
BERHUBUNGAN SEKSUAL, KONSENSUAL
DELIK ADUAN, DALAM 3 BULAN HARUS
DISUSUL DENGAN UPAYA CERAI
PIDANA MAKS 9 BULAN, UNTUK KEDUA
PIHAK
PASAL 285 KUHP
PERKOSAAN
LAKI-LAKI MENYETUBUHI PEREMPUAN
BUKAN ISTERINYA, DENGAN KEKERASAN
ATAU ANCAMAN KEKERASAN
PIDANA MAKS 12 TAHUN
MEMBUAT TIDAK BERDAYA SESEORANG
TERMASUK KEKERASAN (PS 89 KUHP)
USIA KORBAN TIDAK RELEVAN
PASAL 286 KUHP
LAKI-LAKI MENYETUBUHI PEREMPUAN
BUKAN ISTERINYA YG DIKETAHUINYA
DALAM KEADAAN PINGSAN ATAU TIDAK
BERDAYA
PIDANA MAKS 9 TAHUN

PASAL 287 KUHP
PERSETUBUHAN DENGAN ANAK DI BAWAH
UMUR
LAKI-LAKI MENYETUBUHI PEREMPUAN BUKAN
ISTERINYA, YG DIKETAHUI BELUM CUKUP 15
TAHUN, ATAU BELUM PANTAS DIKAWIN
PIDANA MAKS 9 TAHUN
DELIK ADUAN, KECUALI:
BELUM 12 TAHUN
BERAKIBAT LUKA BERAT ATAU MATI (PS 291 KUHP)
ANAK, ANAK ASUH DLL (PS 294 KUHP)
TERHADAP BAWAHANNYA YG HARUS DIJAGANYA
PASAL 288 KUHP
LAKI-LAKI MENYETUBUHI PEREMPUAN
ISTERINYA YG BELUM PANTAS DIKAWIN
BILA BERAKIBAT
LUKA, PIDANA MAKS 4 TH
LUKA BERAT, PIDANA MAKS 8 TH
MATI, PIDANA MAKS 12 TH
UU NO 1/74 TTG PERKAWINAN
MENSYARATKAN USIA KAWIN 16 TH
UNTUK PEREMPUAN DAN 19 TH LAKI2
PASAL 289 KUHP
MELAKUKAN PERBUATAN CABUL DENGAN
KEKERASAN ATAU ANCAMAN KEKERASAN
PIDANA MAKS 9 TAHUN

SERING DIGUNAKAN SEBAGAI TUNTUTAN
SUBSIDER PADA PERKOSAAN YG
PERSETUBUHANNYA TIDAK TERBUKTI
PASAL 290 KUHP
PENCABULAN TERHADAP
ORANG YG PINGSAN ATAU TIDAK BERDAYA
ORANG YG BELUM CUKUP 15 TAHUN ATAU
BELUM PANTAS DIKAWIN
MEMBUJUK ORANG BELUM 15 TAHUN
ATAU BELUM PANTAS DIKAWIN UNTUK
BERBUAT CABUL ATAU BERZINA DENGAN
ORANG LAIN
PIDANA MAKS 7 TAHUN
PASAL 291 KUHP
BILA PASAL 286, 287, 289, 290
BERAKIBAT LUKA BERAT, PIDANA MAKS
12 TAHUN
BILA PASAL 285, 286, 287, 289, 290
BERAKIBAT MATI, PIDANA MAKS 15
TAHUN
PASAL 292 KUHP
ORANG DEWASA MELAKUKAN
PENCABULAN TERHADAP ANAK YG BELUM
CUKUP UMUR, BERJENIS KELAMIN SAMA,
PIDANA MAKS 5 TAHUN
PASAL 293 KUHP
MENCABULI ATAU MEMBIARKAN
PERBUATAN CABUL PADA ANAK BELUM
CUKUP UMUR, DENGAN :
BERI ATAU JANJI BERI HADIAH / UANG
MEMBUJUK
MEMPEDAYA / MENYESATKAN
DELIK ADUAN
PIDANA MAKS 5 TAHUN
KADALUARSA : 9 BULAN
PASAL 296 KUHP
PEKERJAANNYA MEMUDAHKAN
DILAKUKANNYA PERBUATAN CABUL
PIDANA MAKS 1 TAHUN 4 BULAN
PASAL 297 KUHP
PERDAGANGAN WANITA
PERDAGANGAN LAKI-LAKI BELUM CUKUP
UMUR
PIDANA MAKS 6 TAHUN
PASAL 81 UU 23/2002
DENGAN KEKERASAN ATAU ANCAMAN
MEMAKSA ANAK (BELUM 18 TAHUN)
BERSETUBUH DENGANNYA ATAU
DENGAN ORANG LAIN
PIDANA 3 15 TAHUN
DAN DENDA Rp 60 JUTA - Rp 300 JUTA
PASAL 82 UU 23/2002
DENGAN KEKERASAN ATAU ANCAMAN,
TIPUAN, KEBOHONGAN, BUJUKAN,
TERHADAP ANAK (BELUM 18 TAHUN)
BERBUAT CABUL DENGANNYA ATAU
DENGAN ORANG LAIN
PIDANA 3 15 TAHUN
DAN DENDA Rp 60 JUTA - Rp 300 JUTA
PASAL 83 UU 23/2002
MEMPERDAGANGKAN ANAK, MENCULIK
ANAK,
PIDANA 3 15 TAHUN
DAN DENDA Rp 60 JUTA - Rp 300 JUTA

PASAL 88 UU 23/2002
EKSPLOITASI EKONOMI ATAU SEKSUAL
TERHADAP ANAK UNTUK
MENGUNTUNGKAN DIRI SENDIRI
PIDANA MAKS 10 TAHUN
DAN/ATAU DENDA MAKS Rp 200 JUTA
TREND HUKUM
PERKOSAAN :
PERSETUBUHAN TIDAK HANYA PENIS KE
VAGINA, TETAPI JUGA KE ORAL, ANAL
DAN JUGA MASUKNYA BENDA ASING KE
VAGINA, ANAL, ORAL
BUKAN HANYA KEKERASAN DAN
ANCAMAN KEKERASAN, TETAPI YG
PENTING TANPA PERSETUJUANNYA
JUGA DI DALAM IKATAN PERKAWINAN
RAPE IS ANY PENETRATION TO ANY BODILY
ORIFICES WITHOUT CONSENT
DATA RSCM 1994 - 1998
JUMLAH KORBAN 919 100%
BALITA 45 5%
USIA 5 - 14 TAHUN 226 24,6%
BELUM MENIKAH 847 92%
DISETUBUHI 736 80%
KEKERASAN 246 26,8%
OBAT / ALKOHOL 104 11,3%
ANCAMAN 111 12,1%
PELAKU DIKENAL 639 69%
DATA RSCM 1994 - 1998
PERIKSA 24 JAM I 280 30,5%
LUKA SEDANG 24 2,6%
LUKA RINGAN 38 4,1%
LASERASI GENITAL 49 5,3%
LECET/MEMAR GEN. 65 7%
SD ROBEK BARU 112 12,2%
SD ROBEK LAMA 547 59,5%
SPERMA (+) 22 2,4%
HAMIL 46 5%

VICTIM PROFILES
UNMARRIED (99%)
NO PREVIOUS SEXUAL INTERCOURSE
(76%)
PSYCHOLOGICAL EFFECTS : MILD STRESS
(28), MODERATE (8), SEVERE (2)

PERPETRATOR PROFILES
NEIGHBORES : 37,5 %
UNIDENTIFIED : 13,5 %
FRIENDS : 9,5 %
RELATIVES : 7 %
FATHER : 5 %
SUPERORDINATE : 2,5 %
STEP FATHER : 1 %
PEMBUKTIAN PERKOSAAN
BUKTI KEKERASAN :
FISIK, RACUN / OBAT
BUKTI PERSETUBUHAN
BUKTI PENETRASI
BUKTI EJAKULASI :
SPERMA
CAIRAN MANI
BUKTI LAIN
BUKTI TENTANG PELAKU

TUJUAN PEMERIKSAAN
MEMASTIKAN KESELAMATAN DAN
KESEHATAN KORBAN / TERPERIKSA

MEMBANTU PENYIDIK DALAM
MENGUNGKAP KEJAHATAN MELALUI
PEMBUKTIAN ILMIAH
ASPEK MEDIKOLEGAL
VISUM ET REPERTUM HANYA DIBUAT ATAS
PERMINTAAN PENYIDIK
PEMERIKSAAN DAPAT DILAKUKAN SEBELUMNYA
(TIDAK TERLALU LAMA)
KETERANGAN HASIL PEMERIKSAAN DAPAT
DIBERIKAN KEPADA KORBAN
HARUS ADA CHAPERONE (SAKSI PEMERIKSAAN,
JENIS KELAMIN SAMA DENGAN KORBAN)
HARUS ADA PERSETUJUAN PEMERIKSAAN
BILA KORBAN TAK DIANTAR POLISI, PASTIKAN
IDENTITAS DG CARA LAIN
INFORMED CONSENT
INFORMASI:
MANFAAT PEMERIKSAAN
PROSEDUR YG AKAN DILAKUKAN
PENYELIDIKAN LANJUTAN YG DIPERLUKAN
DAN TUJUANNYA
CONSENT :
OLEH YBS ATAU KELUARGA TERDEKAT
(proxy consent hanya boleh bila ybs tak
mampu memberikannya)
FASILITAS
RUANG YANG MEMADAI
PENCAHAYAAN MEMADAI
CUCI TANGAN DAN TOILET
PERALATAN MEDIS, WOUND
DRESSING, KAMERA, DLL
POLISI TIDAK BERADA DI DALAM
PENDAMPING DIPERLUKAN BILA
PEMERIKSA BERJENIS KELAMIN LAIN
DENGAN TERPERIKSA
ANAMNESIS
RIWAYAT PERISTIWA
WHAT, WHEN, WHERE, HOW, WHO
PERLUKAAN
PENYEBAB PERLUKAAN
PENGOBATAN
RIWAYAT SAKIT ATAU LUKA
SEBELUMNYA
PAKAIAN
PERIKSA ADANYA BERCAK, KOTORAN, DEBU,
PERIKSA ADANYA ROBEKAN
KUMPULKAN BARANG BUKTI & TRACES
BUKA PAKAIAN UNTUK PERIKSA TUBUH
DOKUMENTASIKAN
DESKRIPSI TERTULIS
PHOTOGRAPHIC
PEMERIKSAAN FISIK
COMPREHENSIVE ( HEAD - FEET )
PEMERIKSAAN UMUM:
KESADARAN, NADI, TENSI, BB, TB, GIZI, DLL
JANTUNG, PARU, ABDOMEN, THT, MATA, ETC
PEMERIKSAAN KHUSUS:
PERLUKAAN
NEUROLOGIS, RADIOLOGIS, LAB, ETC
DOKUMENTASI
DESKRIPSI HARUS TEPAT DAN GUNAKAN
TERMINOLOGI YG BENAR
GUNAKAN BAHASA YG DAPAT
DIMENGERTI
GUNAKAN DIAGRAM UNTUK
MEMPERLIHATKAN POSISI
FOTOGRAFI BILA DIPERLUKAN
NILAI POLA PERLUKAANNYA
LABORATORY
INVESTIGATION
AMBIL SAMPEL :
BAHANNYA BENAR
CARA MENGAMBILNYA BENAR
CARA MENGAWETKANNYA BENAR
CARA MENGEMASNYA BENAR
CARA MENGIRIMNYA BENAR
CARA MENGINTERPRETASI HASIL BENAR
PERMINTAN PEMERIKSAAN BENAR
PENGAMBILAN BAHAN
SWAB:
LARING
BERCAK
VULVA
VAGINA,
CERVIX,
ANUS
BILAS VAGINA
BERCAK


KUKU JARI TANGAN
DARAH,
URIN
RAMBUT PUBIS LEPAS
RAMBUT PUBIS CABUT
PAKAIAN

PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
TOKSIKOLOGI
ADAKAH BAHAN MILIK PELAKU
SWAB / BILASAN:
SPERMA
FOSFATASE ASAM
KRISTAL : BERBERIO, FLORENCE
Zn
DNA, SEROLOGI
PELAKU?
ABO & Se dan DNA :
SEL SPERMA
RAMBUT, DLL
SATU ATAU LEBIH ?
IDENTITAS PELAKU ?
KOMPARASI DNA
MAHAL


JENIS DAN LOKASI CEDERA
ANATOMI GENITALIA
ANUS
TANDA
PENETRASI
LAMA
CEDERA DI
PAYUDARA
CEDERA
PAYUDARA
CEDERA
DI
LEHER
CEDERA EKSTREMITAS
CEDERA ORAL
CEDERA POSTERIOR
FOURCHETTE
Cedera di
fosa
navikulare
TOLUIDINE
BLUE
POSTERIOR FOURCHETTE
LABIUM
MINUS
ANUS
NORMAL
LESI
PERIANAL
PERIANAL
SPERMATOZOA
INTERPRETASI
LIHAT ADAMs CLASSIFICATION
ROBEKAN HIMEN TIDAK SAMPAI DASAR,
CEDERA HIMEN / VULVA
KEKERASAN TUMPUL
ROBEKAN HIMEN SAMPAI DASAR,
ROBEKAN VAGINA
PENETRASI
ADANYA AIR MANI / SPERMA DALAM
VAGINA
PERSETUBUHAN
TATA LAKSANA
BUKAN HANYA SISI MEDIS
INGAT ASPEK PSIKOSOSIAL KORBAN
INGAT ASPEK PENEGAKAN HUKUM
KOORDINASI ATAU RUJUKAN
DOKTER SPESIALIS YG DIPERLUKAN
PEKERJA SOSIAL
PSIKOLOG
AHLI HUKUM / POLWAN
SELAMAT
BEKERJA