Anda di halaman 1dari 34

DEGENERASI SEL

PATOLOGI KLINIK (WAT.02.7)


DR. RENA SUSILO
DEFINISI
Proses kemunduran sel yang berakibat
terjadinya perubahan struktur dan fungsi sel
yang bersifat reversibel disebabkan jejas
non fatal
JEJAS NON FATAL--------GANGGUAN
METABOLISME------PERUBAHAN
REVERSIBEL STRUKTUR DAN
FUNGSI SEL
Perbedaan dengan Nekrosis
Degenerasi
Perubahan pada
sitoplasma sel
Perubahan bersifat
reversibel
Nekrosis
Perubahan pada inti
sel
Bersifat irreversibel
Perbedaan dengan Infiltrasi
Degenerasi
Sel terjadi gangguan
metabolisme yang
disebabkan jejas non
fatal
Tampak perubahan
dalam sitoplasma sel
Infiltrasi
Terjadi gangguan
sistemik yang
berakibat pada sel
Contoh : Infiltrasi
glikogen intrasel pada
penderita von Gierke
Jenis Degenerasi Sel
1. Degenerasi Albuminosa
2. Degenerasi Hidropik
3. Degenerasi Hialin
4. Degenerasi Mucin
5. Degenerasi amyloid
1. Degenerasi Albumin
Sel yang terkena degenerasi didapatkan granula-
granula yang berisi protein
Disebut juga degenerasi parenchymatosa karena
proses ini menyerang sel parenchym ( tidak
pernah mengenai stroma)
Disebut juga degenerasi Cloudy Swelling karena
jaringan yang terkena tidak segar lagi, mirip
daging rebus = Degenerasi Bengkak keruh

Penyebab Degenerasi Albumin
Infeksi
Demam
Keracunan
Suhu yang rendah atau tinggi
Anoksia
Gizi buruk
Gangguan sirkulasi
Jaringan yang sering terkena
Degenerasi Albumin

Hati
Jantung
Ginjal
2. Degenerasi Hidropik
Degenerasi hidropik = degenerasi Albumin
(bengkak keruh)tetapi lebih berat
Terjadi perubahan permeabilitas membran
sel, sel membesar dan nampak vakuola pada
sitoplasma.
Banyak mengenai : sel ginjal pada kondisi
hipokalemia dan sel hati karena keracunan
karbon tetra klorida
3. Degenerasi Hialin
Hialin adalah istilah untuk masa yang :
homogen, cerah, tanpa struktur, berwarna
merah dengan pulasan HematoEosin(HE),
secara kimiawi suatu protein.
Sehari-hari disebur Hyalinisasi

Deg. Hialin terdapat pada:
Patologis
1. Councilman Bodies
pada Yellom Fever
2. Mallory bodies pada
cirosis hepatis
3. Cairan Hialin pada
leiomyoma uteri

Fisiologis
1. Corpus albican pada
ovarium
2. Corpus Amylaceum
pada kelenjar prostat
3. Cairan koloid pada
kelenjat tiroid
4. Degenerasi Mucin
Mucin : masa berstrukrur, warna jernih
berisi karbohidrat dan protein, normal
diproduksi oleh mukosa
Mukoid : menyerupai mucin diproduksi
oleh jaringan ikat. Contoh mukoid pada
placenta bayi baru lahir
Degenerasi mucin terjadi bila produksi
mucin berlebihan
Contoh degenerasi mucin
Peradangan pada mukosa usus, cavum nasi
Mucin pada Cystadinoma Mucinosum
Ovarium (tumor ovarium)
Pembentukan mukoid pada jaringan ikat
kaki penderita myxedema---- bengkak kaki

5. Degenerasi Amyloid
Disebut amyloid karena menyerupai
amylum (kanji)
Sehari-hari disebut amyloidosis
Organ yang terkena : Liver (menyerang
parenchym), Ren (menyerang kapiler
glomerolus), Lien (menyerang sinus)

Jenis Amyloidosis
Amyloidosis Primer
Idiopatik : tak
diketahui sebabnya
Familier : menurun
dalam keluarga
Amyloidosis skunder
Mengikuti penyakit :
sepsis, TBC, Lepra,
Sifilis, Rematik
Organ yang sering
terkena : liver, jantung
, lien
NEKROSIS SEL
PATOLOGI KLINIK (WAT. 2.07)
DR. RENA SUSILO
Definisi
Perubahan kemunduran sel yang berakibat
terjadinya perubahan struktur dan fungsi sel yang
irreversibel disebabkan oleh jejas fatal
Istilah yang berkaitan :
Nekrobiosis : kematian jaringan yang fisiologis,
misal sel kulit
Infark : kematian jaringan karena iskhemia
Somatik death : kematian jaringan pada orang
yang mati
Jenis Nekrosis
1. Nekrosis Koagulatif
2. Nekrosis Lequefaktif
3. Nekrosis Kaseosa
4. Nekrosis Gangren
5. Nekrosis enzimatik
6. Nekrosis Fibrinoid
1. Nekrosis Koagulatif
Terjadi penggumpalan protein / denaturasi
protein
Jaringan yang terkena akan keruh / tidak
segar
Khas pada sel yang mengalami kematian
hipoksia

2. Nekrosis Lequefaktif
Disebut juga nekrosis pencairan
Terjadi pencairan oleh enzim-enzim
lisosom sel (autolisis) dan atau oleh enzim
sel netrofil / makrofag (heterolisis)
Contoh : nekrosis sel-sel otak, nekrosis
jaringan karena infeksi---terbentuk nanah.
3. Nekrosis Kaseosa
Jaringan yang mati akan menjadi masa
seperti keju berwarna kekuningan
Contoh : nekrosis sel pada infeksi TBC
4. Nekrosis Gangren
Sel mengalami iskhemia---nekrosis disertai
infeksi bakteri pembusuk---bau busuk
Bila nekrosis koagulatif yang menonjol
disebut gangren kering
Bila nekrosis liquefaktif yang mennonjol
disebut gangren basah
Contoh : gangren pada penderita DM
5. Nekrosis Enzimatik
Terjadi nekrosis sel karena enzim yang
bersifat melarutkan
Contoh : kerusakan jaringan oleh enzim
pankreas pada penderita pankreatitis akut---
-- menyebabkan akut abdomen
Nekrosis Fibrinoid
Masih menjadi perdebatan apakah nekrosis
atau kolagenisasi
Nekrosis sel terjadi karena jejas imunologi
pada arteri atau arteriol
Pada daerah nekrosis terdapat penimbunan
masa fibrin yg berwarna merah muda,
homogen, ada protein plasma dan
imunoglobulin
SOMATIK DEATH
Patologi klinik (WAT, 02.7)
Dr. Rena Susilo
Definisi
Kematian jaringan yang terjadi pada orang
yang mati

Ada 2 Kematian
1. Kematian Relatif---- mati suri
2. Kematian Absolut---- tanda kematian pasti


Perubahan pada Orang mati
1. Algor mortis
2. Rigor mortis
3. Livor mortis
4. Putrefaction
5. Post mortem Clot

1. Algor Mortis
Disebut juga DINGIN MAYAT
Suhu orang mati turun menyamai suhu
lingkungan
Teraba dingin seluruh tubuh
2. Rigor Mortis
Disebut juga KAKU MAYAT
Terjadi 6 8 jam setelah mati
Dipertahankan 2 3 hari --- melemas lagi

3. Livor Mortis
Disebut Juga BERCAK MAYAT
Terdapat bintik-bintik merah kebiruan pada
bagian bawah tubuh mayat
Terjadi 2 3 jam setelah kematian
Disebabkan oleh eritrosit menggumpal
dibagian bawah oleh karena gravitasi.
4. Putrefaction
Disebut juga PEMBUSUKAN MAYAT
Sangat dipengaruhi adanya bakteri ditubuh
Kebanyakan dimulai dari perut ---usus
5. Post Mortem Clot
Disebut juga JENDALAN DARAH MAYAT
Jendalan darah pada mayat mudah ditarik dari
dinding pembuluh darah --- tidak melekat
Bila meninggal karena trauma (penganiyayaan)---
susah ditarik oleh karena ada perlekatan benang-
benang fibrin oleh adanya proses pembekuan
darah
Penting untuk Patologi Forensikmenilai bekuan
darah terjadi saat orang hidup atau sudah mati