Anda di halaman 1dari 59

Lipid

dr. Ismawati, M.Biomed


Lipid
1. Klasifikasi
2. Pencernaan dan Transport Lipid
3. Metabolisme lipid
Klasifikasi
1. Lipid sederhana
Hidrolisis : asam lemak + alkohol
a. Lemak/trigliserida
Hidrolisis : asam lemak + gliserol
b. lilin/wax
Hidrolisis : alkohol rantai panjang + asam
lemak rantai panjang
Klasifikasi
2. Lipid majemuk
Hidrolisis : asam lemak + alkohol +
senyawa lain.
Contoh : - fosfolipid : asam lemak + alkohol
+ fosfat.
- glikolipid : asam lemak + alkohol
+ karbohidrat
3. Turunan lipid
Contoh : kolesterol, steroid
Asam lemak
Struktur umum asam
lemak :
kepala : hidrofilik
ekor : hidrofobik
Sehingga asam
lemak dikatakan
memiliki sifat
amfipatik.
Pencernaan, penyerapan, &
transport lipid
Penggunaan lemak sebagai sumber energi erat
berhubungan dengan metabolisme lipoprotein
dan kolesterol.
Mammal mempunyai 5 25% / lebih lipid dan
90% dlm bentuk lemak (TAG) yg disimpan di
dalam jaringan adipose
Hewan lemak disimpan dalam adiposit
Tumbuhan biji untuk perkembangan
embrio

Sumber lemak :
Makanan
Biosintesis de novo
Simpanan tubuh
adiposit
Masalah utama sifatnya
yang tidak larut dalam air.
Lipid diemulsi oleh garam
empedu disintesis oleh liver
& disimpan dlm empedu
mudah dicerna & diserap
Transportasi membentuk
kompleks dg protein
lipoprotein

Lipoprotein

Komposisi lipoprotein
- Triasilgliserol
- Fosfolipid
- Kolesterol
- Apoprotein

Kilomikron
Dibentuk di usus, terutama mengandung
triasilgliserol (t.a.g) dari makanan
masuk pembuluh darah.
Di dalam endotel dinding kapiler jaringan
ada enzim lilpoprotein lipase
memecah triasilgliserol.
Setelah t.a.g. dipecah, terbentuk sisa
kilomikron dibawa ke hati.
VLDL (Very Low Density
Lipoprotein)
Dikeluarkan dari hati dalam bentuk nascent
VLDL (terutama mengandung t.a.g yanng
dibentuk dalam sel hati (endogen)
masuk p.darah.
Nasib = kilomikron
Setelah t.a.g dari VLDL dipecah , VLDL berubah
menjadi IDL (intermediate density lipoprotein).
IDL sebagian kembali ke hati, sebagian berubah
menjadi LDL.

LDL (Low Density Lipoprotein)
Terutama mengandung kolesterol.
Diambil oleh jaringan yang memerlukan.
Digunakan untuk :
- struktur membran
- sintesis hormon steroid
HDL (High Density Lipoprotein)
Terutama mengandung fosfolipid
Disintesis di hati
Kelebihan kolesterol di jaringan diambil
oleh HDL.
HDL kemudian dibawa ke hati
Kolesterol yang ada di HDL dikeluarkan
dari hati : - dalam bentuk empedu
- diangkut kembali dalam
bentuk VLDL.

Metabolisme LIPID
Metabolisme LIPID
- Metabolisme asam lemak (jenuh dan tidak jenuh)
a. sintesis de novo
b. oksidasi
- Ketogenesis
- Kolesterol
oksidasi asam lemak
Mengapa beta-
oksidasi?
Oksidasi asam lemak terjadi dalam sel,
untuk menghasilkan energi.
Proses berlangsung dalam mitokhondria.
Asam lemak yang terdapat dalam darah
masuk ke sel (sitosol).
Dalam sitosol asam lemak tidak dapat
dioksidasi (tidak ada enzimnya), hanya
mengalami pengaktifan menjadi asil KoA.
oksidasi

FA diaktivasi dgn enzim
fatty acyl CoA ligase
atau Acyl CoA synthase /
thiokinase

Enzim ini spesifik utk
tiap jenis asam lemak
(SCFA beda dgn LCFA)

Untuk masuk ke dalam matrik mitokondria, asam lemak
yg sudah diaktivasi memerlukan karier karnitin
-Karnitin asiltransferase I : membran luar
-Karnitin asiltransferase II : membran dalam
Setiap oksidasi dihasilkan 1 asetil KoA.
Dari asam palmitat (16 atom C) dihasilkan 8 asetil KoA.
Selanjutnya asetil KoA masuk siklus asam sitrat
energi.
Energi yang dihasilkan pada oksidasi jauh >>>>
oksidasi glukosa
Oksidasi 1 mol asam palmitat 129 ATP
Oksidasi 1 mol glukosa 38 ATP
Oksidasi merupakan jalan utama metabolisme asam
lemak.
Degradasi FA dgn jumlah C ganjil pd
akhir beta oksidasi acetoacetil Co A
dipecah akan menghasilkan
propionil Co A dan Asetil Co A

Propionil Co A diubah menjadi
metilmalonil Co A suksinil Co.A
TCA


Sintesis asam lemak
Pembentukan (sintesis) asam lemak dari
asetil KoA.Asetil KoA diperoleh dari
oksidasi glukosa.
Bila konsumsi glukosa >>>> maka
glikolisis piruvat asetil KoA
diubah menjadi asam lemak.
Sintesis berlangsung di sitosol
Biosintesis Asam Lemak
Tidak sepenuhnya merupakan kebalikan
dari degradasi asam lemak
Enzim yang berbeda bekerja dlm reaksi
yang berlawanan :degradasi vs biosintesis


Asam lemak tak jenuh tunggal
(MUFA)
Dapat dibentuk manusia dari asam lemak
jenuh yang bersangkutan.
Asam palmitat (C = 16) asam
palmitoleat (16:1)
Asam stearat (C=18) asam
oleat (18:1)
Asam lemak tak jenuh jamak
(PUFA)
Pada manusia, dapat dibentuk dari MUFA
dengan penambahan ikatan rangkap yang
sudah ada ke arah gugs COOH.
Pada tumbuhan, dari ikatan rangkap yang
sudah ada ke arah gugs CH3 (, omega)
Manusia tidak dapat membentuk asam
asam lemak :
Manusia tidak dapat membentuk asam
asam lemak :
- seri -6 asam linoleat, asam
arakidonat
- seri -3 asam linolenat
Maka harus ada dalam makanan
asam lemak esensial.

Ketogenesis
Pembentukan senyawa keton :
- asetoasetat
- -OH-butirat
- aseton
Normal : kadar senyawa keton (< 1
mg/dL)
Ketogenesis
Pada keadaan tertentu terjadi peningkatan
oksidasi , misal pada :DM tidak terkontrol
dan kelaparan berat.
>>> lemak dipecah dari jaringan lemak
kadar asam lemak darah
oksidasi >> dibentuk
senyawa keton oleh hati, digunakan oleh
jaringan ekstrahepatik sebagai energi.
Ketogenesis
Bila pembentukan > pemakaian maka
kadar senyawa keton
ketonemia, ketonuria ketosis.
Metabolisme kolesterol
Kolesterol hanya dapat dibentuk oleh sel
hewan.
Endogen dan eksogen
Eksogen :
Kuning telur
Daging
Hati
Usus
Kolesterol mengalir dalam darah dalam
bentuk lipoprotein.
Kolesterol berfungsi sebagai komponen
stabilisasi membran sel, prekursor garam
empedu serta hormon steroid.
Kolesterol diperoleh dari makanan atau
dapat disintesis oleh semua sel tubuh,
terutama sel hati dan usus.
Sintesis kolesterol
Kolesterol hanya dapat dibentuk oleh sel
hewan.
Prekursor : asetil KoA (berasal dari
glukosa, asam lemak dan asam amino)
Berlangsung beberapa tahap :
- Fase kondensasi asetil KoA
mevalonat.
- Pembentukan skualen
- Siklisasi skualen lanosterol

Pembentukan Garam Empedu
Dibentuk di hati dari kolesterol.



sintesis garam empedu
Pengaturan pada enzim 7 hidroksilase,
reaksi ini membutuhkan vitamin C.
Bentuk utama adalah asam kolat .
Sebagian besar ( 98-99%) asam empedu
diserap kembali di usus halus, kembali ke
hati melalui siklus enterohepatik.
Aterosklerosis
Terbentuknya plak di dinding arteri,
sehingga mempersempit lumennya dan
menurunkan elastisitasnya.
Plak terdiri dari sel otot polos, jaringan
ikat, lemak dan kotoran yang tertimbun di
tunika intima
Aspek klinik
Konsentrasi kolesterol serum berhubungan
dengn kejadian aterosklerosis dan penyakit
jantung koroner.
Peningkatan kadar VLDL, IDL, LDL,dan
kilomikron dalam darah ( misal pada diabetes
melitus, hipotiroid, dll) sering disertai oleh
aterosklerosis yang dini atau berat.

Perubahan diet memegang peran penting dalam
menurunkan kolesterol serum.
Gaya hidup mempengaruhi kadar kolesterol.
Aspek klinik
Perubahan diet memegang peran penting
dalam menurunkan kolesterol serum.
Diet tinggi asam lemak tak jenuh jamak
(minyak bunga matahari, minyak jagung,
minyak kedelai )dan asam lemak tak jenuh
tunggal dianjurkan.
Diduga asam lemak tak jenuh
menstimulasi ekskresi kolesterol dan
oksidasi kolesterol menjadi asam empedu.